NovelToon NovelToon
Young Bride

Young Bride

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Beda Usia / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:672.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: Grace Putry

Hanya kenyataan yang sangat cepat membuat ku merasakan hidup bersama orang baru yang sama sekali tidak aku kenal terlebih di usiaku yang baru menginjak 18 tahun.

Dan kejadian kejadian yang terjadi seperti proses kehidupan terkhusus untukku.
Angelina Clarzie.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Grace Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

Xavier POV

Aku sungguh salut dengan permintaan Angelina padaku. Dia lebih memilih untuk membebaskan Chaterina dan membiarkan wanita itu hidup semestinya.

Walaupun aku menyanggupi nya, tetapi aku memberikan syarat yaitu Chaterina harus di kirim ke luar dari negara ini. Lebih baik wanita itu pergi jauh dari sini daripada tetap ada dan menyisakan kenangan di benak Angelina.

Sepulang dari markas, hari sudah hampir sore. Aku menyuruh Angelina untuk menunggu ku di kamar. Ada hal yang ingin ku bicarakan dengan nya.

"Tunggu aku di kamar baby. Ada hal yang ingin ku bicarakan denganmu."Kataku padanya. Aku masih memiliki sedikit urusan kantor yang harus ku cek.

"Baiklah."Hanya itu jawaban yang diberikan Angelina. Aku melihatnya berjalan menuju kamar kami. Dan aku langsung saja berjalan ke ruang kerjaku.

Sejam kemudian...

Aku sudah menyelesaikan pekerjaanku dan langsung saja kembali ke kamar kami. Ya, hari ini aku benar-benar harus berbicara serius dengan Angelina. Terutama tentang hubungan kami serta kelanjutannya. Aku merasa sudah memberikan waktu yang cukup untuk kami saling mengenal.

Sudah sebulan dan untukku itu sudah cukup. Kami sudah tinggal bersama dan mungkin sudah mengerti satu sama lain. Tetapi, sepertinya Angelina masih senang dengan status kami yang sekarang.

Aku menarik nafas panjang sebelum membuka pintu kamar kami. Aku melihat Angelina sedang terduduk di ranjang kami sambil membaca buku.

"Hey."Ucapnya padaku.

"Hai sayang. Sedang membaca apa?."Tanyaku sambil berjalan ke arahnya dan duduk di sampingnya.

"Novel. Tapi Xavie, bolehkah aku menggunakan ruang perpustakaan mu di mansion ini untuk membaca?."Tanya sambil menatap penuh harap padaku. Oh dear. Sungguh cantik.

"Tentu saja boleh sayang. Sudah ku bilang bukan? Mansion ini juga adalah milikmu hem."Kataku sambil mencuri kecupan di pipi nya. Aku bisa melihat pipinya memerah malu.

"Kenapa hem? Sudah di cium berulang kali tetapi masih saja malu?."Tanyaku padanya.

"Tentu saja aku malu Xavie. Kita berdua tinggal bersama dan untuk hal itu aku masih belum bisa terbiasa."Jawabnya pelan.

Aku melihat dan hanya menanggapi nya dengan usapan di kepala Angelina. Aku memegang tanganku erat dan menatapnya lekat.

"Lihat aku sayang."Kataku sambil menatap dalam kearahnya. Angelina balik menatapku dengan tatapan polos."Aku ingin berbicara serius denganmu sayang".

Angelina yang mendengar ucapanku hanya mengangguk mengiyakan.

"Sudah hampir sebulan bukan kita tinggal dan hidup bersama. Dan aku rasa sudah cukup untuk kita mengenal bukan? Aku mau hubungan kita segera di resmikan sayang."

Aku melihat kekagetan di wajah Angelina. Tetapi aku akan tetap meyakinkannya.

"Apa kamu masih ragu kepadaku sayang? Aku tahu belum lama kita bertemu dan kita pun di jodohkan. Tetapi jujur saja sayang, aku sudah tertarik denganmu dari awal bertemu di caffe untuk pertama kalinya. Aku menyuruh orang kepercayaanku untuk mencari tahu tentang mu baby. Dan betapa senangnya aku disaat melihat sosok yang di jodohkan oleh orang tuaku adalah kamu sayang. Aku sungguh bahagia. Aku belum tahu pasti perasaan apa yang ku punya sekarang untukmu, tetapi rasa tertarik, nyaman bahkan takut kehilangan mu sudah ada dalam diriku sayang."Ucapku panjang lebar dan aku bisa melihat wajah Angelina yang gugup di hadapanku.

"Xaviee.. aku..."Ucapannya terpotong disaat aku langsung saja mengecup lembut bibirnya. Seakan takut dengan jawaban dan perkataan yang akan di lontarkan nya.

"Engg.hh. lepaskan dulu Xavie. Aku ingin berbicara."Ucapnya lemah. Aku langsung saja melepaskan ciuman kami.

"Aku.. Aku menghargai semua yang kamu lakukan sebulan ini untukku Xavie. Aku sungguh bersyukur kamu menjadi sosok penolong disaat semua yang ku sayangi pergi. Aku bisa melihat ketulusanmu. Dan aku seperti sudah jatuh sangat jatuh denganmu."Ucapannya padaku. Aku yang mendengar itu agak sedikit bingung. Sialan... Disaat seperti ini otak cerdasku tidak bisa bekerja..

"Maksud ucapanku adalah aku sudah mulai merasa mencintai mu Xavie. Maafkan aku yang sangat cepat terjatuh kepadamu dan aku sangat takut mengungkapkannya kepadamu."Ucapan Angelina seakan membuatku tidak bisa bernafas dengan baik.

Sungguh..Dia berkata sudah mulai mencintaiku?.. Oh Damn.

"Kamu sedang tidak mengerjaiku kan baby?."Tanyaku memastikan. Aku melihat Angelina mengeleng kepalanya.

"Sungguh kau ... Oh God baby. aku sungguh bahagia."Kataku sambil langsung memelukknya erat.

"Terima kasih sayang hem. Kamu sudah menerimaku dan untuk perasaanmu itu, aku tahu aku belum bisa memastikan perasaan yang ku punyai untuk mu jadi maukah kamu membantu ku memastikannya sayang?."Tanyaku sambil memeluk erat pinggangnya.

"Dengan senang hati Xavie. Aku akan selalu membantu mu untuk hal itu. Dan terima kasih kembali telah memilihku menjadi bagian dari diri mu juga Xavie."Aku mengecup seluruh wajahnya gemas.

"Kalau begitu apakah kita bisa mempercepat pertunangan kita? ahh kalau tidak maukah kamu langsung menikah denganku saja baby?."Tanyaku cepat dan penuh harap.

"No no Xavie. Lebih baik kita bertunangan saja dulu. Aku baru mau menikah denganmu kalau kamu sudah benar-benar mencintaiku dan begitu juga aku."Jawabnya.

Shit...

"Baiklah apapun maumu sayang. Tetapi aku ingin kita segera melaksanakan pertunangan kita. Biar seluruh dunia tahu kalau kamu ada milikku. Milikku seorang."Ucapku posesif.

"Terserah apapun maumu sayang."Balas Angelina kepadaku. Aku tidak salah dengan bukan? Angelina memanggilku sayang?..

"Kamu memanggilku apa baby?."Tanyaku masih dalam mode kaget dan seluruh badanku kaku.

"Ehmm saa..yang?."Jawabnya perlahan. Oh God. Sungguh merdu suaranya saat memanggilku seperti itu.

"Selalu panggil aku dengan sebutan itu oke baby?Aku sangat menyukainya."Perintahku.

Aku kembali menciumnya dalam dan cepat sambil **** tubuhnya. Ciumanku melampiaskan seluruh kebahagiaanku malam ini. Angelina pun menerima perlakuan ku dengan mengikuti alur ciumanku. Shit... Ciuman kali ini sungguh membangkitkan gairah lelaki ku.. Aku semakin di butakan oleh gairah..

Dan aku bisa melihat Angelina yang menikmati ciumanku sambil memejamkan matanya. Sialan sungguh sexy..

Tanganku tidak tinggal diam dan mulai menjalar di badannya. Aku seperti kesetanan walaupun hanya ciuman yang menjadi pemicu..

Sepersekian detik berlalu ... Aku tersadar dengan semua yang terjadi. Langsung saja aku bangun dari atas badannya. Aku melihat Angelina yang terengah-engah akibat ciuman kami dan sedang menatap sayu kepadaku..

"Baby.. Maafkan aku yang kehilangan kontrol seperti tadi hem.. Aku.."Kataku yang langsung di potong oleh ucapan Angelina.

"Tidak perlu meminta maaf. Aku juga menikmatinya. Dan ya, seperti nya kita harus berhenti. Kamu tahu aku tidak ingin melakukannya sebelum menikah Xavie."Ujar Angelina

Ya,, aku mengerti dan mengikuti apa mau Angelina. Aku tidak ingin di cap buruk olehnya. Dan dengan senang hati aku akan bersabar untuk hal itu..

"Iya baby. Aku mengerti maksudmu."Kataku sambil bangun dan berjalan ke arah kamar mandi. Aku harus segera berendam air dingin.

Yaa,, dan mulai hari ini aku meresmikan hubunganku dengan Angelina. Walaupun baru sekedar pengakuan antara kami dan pengesahan melalui ciuman panas.

1
Grace Putry
Hai gais kalo cerita ini aku revisi dan terbirkan jdi buku kalian mau ga buat dukung?🤭
Rhenii RA
baby, hem, ish😁
Grace Putry: Yukk kak mampir cerita baruku. Dijamin suka kayak cerita yg pertama 🥰
total 1 replies
Rhenii RA
nampan bukan mapan thor
Rhenii RA
Plin plan sekali jadi orang🥴
Rhenii RA
Iblisnya bisa diperdaya Xiela tapi😆
Rhenii RA
masalahnya berbelit2 gak kelar
Rhenii RA
Pertanyaannya kenapa dia cepet2 pengen liat Xavie kalau ujungnya lari lagi kaya kuda pengen e'ek?
Rhenii RA
dari dulu ancamannya itu terus mas Xavie, tapi tetep aja ngebiarin si Jal**g bebas berkeliaran🤪
Rhenii RA
terlalu baik membuat kita terlihat sangat lemah😑
Rhenii RA
Seharusnya itu si ibu tiri dimasukin dulu ke dalem karung, biar ga kabur2
Rhenii RA
tuh kan kebanyakan POV, ceritanya jadi ngulang2 thor😌
Rhenii RA
Saran aja thor, kalau bisa POVnya dikurangi agar ceritanya tidak terkesan berulang☺
Sudirman Sudirman
bkn main si babang main nyosor aja 😁😁😁
Sudirman Sudirman
baru baca sepertinya seru ....
Paramitha Tikva
kenapa gak dilaporin ke polisi aja
Paramitha Tikva
heis kenapa tdk minta tolong papanya X buat tanya nomor camernya biar dikasih nomor angel,,bah hidupmu X riweh amat
Ahmat Hapids
kalo gini caranya jangan salahin sikap angelina kedepannya kalo benci sama xavier
Ahmat Hapids
wow beda usia 18 tahun
Rhenii RA
labil sih ceweknya, malah kabur
Rhenii RA
antara baik dan bego hanya beda tipis😪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!