Ariestya reyvand seorang gadis sholeha yg tidak pernah mengenal lelaki manapun kecuali ayah dan keluarganya tiba tiba harus melaksanakan taaruf dgn orang yg baru saja hadir dlm kehidupannya ialah sesosok lelaki tampan dan sholeh yg bernama Arkhana pratama afriansyah
Di pertemukan karena insiden habis bensin
yg akhirnya menjadi cinta sejati.namun di sela sela kebahagian mereka dlm rumah tangga arkha sang suami tercinta dari tya harus pergi berlayar ke negri seberang demi sebuah pekerjaan yg membuat mereka ldran...dan disinilah cinta mereka di uji.akankah cinta akan tetap abadi selamanya???
bagaimana kelanjutan cerita mereka lanjut baca yuk..kisah mereka di
Bismillah cinta
by:evidayanti ali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon evidayanti ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CH 13
HAPPY READING
💖💖
"Mayra.." Teriak Arkha memotong pembicaraan dari May dgn mata melotot.
Tentu saja hal itu semakin membuat rasa penasaran yg sangat dalam bagi Aries.Ada apa sebenarnya antara Mas Arkha dan Mayra batin Aries bertanya tanya.
" Kenapa sih bang? takut kalo aku bilang bg arkha itu playboy..Hum..nyata yah..seperti itu..yah namanya juga buaya..asal cewek yah nimbrung aja." Ujar ketus May yg dgn santainya merapikan kukunya dan melipatkan kaki kiri ke kaki kanannya.
" Ck..may tolong keluar dari sini silahkan" Ujar arkha mempersilakan May untuk pergi namun nihil gadis itu tak menggubrisnya sama sekali.
" Lu bukan tuan rumah Arkha..hem..sempat nyesal sih..kok bisa kita putus..tapi bagus deh..orang lu nya buaya..Aries..gua gk tau darimana lu kenal cowok kek Arkha..tapi gua saranin..kudu banyak sabar ries..Suami lu ini buaya banyak ceweknya..lu udah pernah ke kuala lumpur belom? Rata rata seisi Kota itu pernah dipacari ama lakik lu ini..
Sory..gua udah bongkar rahasia lu Ar..gua cuma gk mau lu nyakitin sahabat gue nantinya.oke sekarang gua keluar dari sini.
Makasih lu udah pernah nyakitin gua." Ujarnya panjang lebar yg kemudian ia pun berdiri dan saat ia berjln melewati Arkha dgn sengaja ia menepuk dada bidang itu.
saat ingin keluar dari ruangan itu ia pun kembali membalikkan badannya.
" Oh ya ries..gua minta maaf yah..dah" Ujarnya dgn santai melambaikan tangannya dan kemudian melenggang dari sana yg diikuti oleh Dya.
" Apa semua itu benar adanya mas?" Tanya Aries kini menatapi suaminya yg masih dengan wajah ditekuk.
" Aries..Apa kamu lebih percaya sama Mayra darpada abang?" Bukannya menjawab Arkha malah nanya balik.
" Bukan gitu maksud Aries mas..Tapi..Aries butuh kepastian."
Arkha menghembuskan nafasnya berat dan kemudian duduk di sofa sembari memijit pelipisnya.
" Iya semua itu benar adanya..Tapi itu dulu ries..sebelum abang kenal sama kamu..Benar abang pernah pacaran sama Mayra..Tapi sekatang kan abang cuma sayang sama kamu..abang cintanya sama kamu dek." Ujarnya sembari mengemgam tangan Aries sembari menatapi dalam pada netra aries untuk membuktikan semua ucapannya benar.
" Huh..Aries percaya mas..Em..biar gimana pun..mas selalu bisa buat Aries percaya.Maaf yah mas.."
Selanjutnya Arkha pun memeluknya dgn erat.
" Makasih ya sayang.."
Aries hanya tersenyum tipis tanpa menjawab ucapan suaminya itu.
**
"Iya dok.Ini saya masih di indonesia dok.
Rencana hari ahad besok baru balik.Ada apa ya dokter Irsan?"
Tanya Arkha saat ia sedang menelpon dgn dokter Irsan atasannya sekaligus pemilik Rumah sakit tempat Arkha bekerja.
" Jadi begini dokter Arkha..Saya nak ingin awak pulang secepatnya..kalau tak besok lusa pun jadilah..Pasalnya kita disini kekurangan dokter untuk dikirim ke wilayah wilayah terjangkit virus covid 19 itu.Maka dari itu saya harap sangat awak dapat membantu terlebih sekarang virus covid 19 semakin merajalela saja" Tuturnya di sebrang sana.
" Oh..Gawat betullah kalau macam tu dok.Oke esok saya langsung otw dok.Makasih infonya dan makasih sudah kabari saya."
" Oke dok.Saya tunggu tau..Assalamualaikum.."
" Walaikumsalam"Arkha pun menutup teleponnya dan pada saat yg sama Aries baru keluar dari kamar mandi dgn rambut panjang terurai.
Seketika Arkha melongo membulatkan matanya sempurna melihat pemandangan yg luar biasa ini.
Glek
Arkha menenguk salivanya dalam dalam yg membuat Aries heran menatapnya.
" Kenapa mas?"
pertanyaan Sang istri pun akhirnya berhasil membuyarkan lamunannya.
" Hem..gk.Gk papa" Ujarnya gelahapan dan segera berlalu menuju kamar mandi guna menyembunyikan rasa malu yg kini menyerangnya..
..
" Dek..Abang nak bicara sesuatu.." Ujarnya sembari duduk di depan Aries sembari menggemgam tangan istrinya.
" Besok abang berangkat ke KL lagi.Dek gk papa abang tinggal lagi?"
" Kok secepat itu mas? Baru 2 hari loh mas disini?" Tanya Aries kini menatapi suaminya heran.
" Iya sayang.Maaf..Tadi abang di telpon sama dokter Irsan..dia tu pemilik rumah sakit abang kerja sayang..Dia ingin abang pulang besok ya..karena kita mau dikirim ke wilayah wilayah terjangkit virus covid. Ya pokonya gitu dah dek..Dokter Irsan ingin abang pulang besok.Bolehkan?"
Setelah ucapan Arkha, Aries terlihat murung.
" Baru saja pulang udah mau pergi lagi" Lirihnya pelan.
" Apa dek?" Tanya Arkha yg mendengar sekilas tapi tidak begitu jelas.
" Hum..Ya udah..Mas pulang aja gk papa kok..Lagian mas juga mau bantuin orang lain kan?" Ucapan Aries justru membuat rasa kurang enak pada diri Arkha sendiri dan kemudian ia pun memeluk tubuh istrinya.
Cup
Ia pun mengecup pucuk kepala istrinya yg masih tanpa hijab.
" Maaf ya sayang..Aku haris ninggalin kamu lagi..." Ujarnya sebelum mempererat pelukannya.
**
Pagi harinya Arkha sudah siap siap dengan memasang sepatunya.Setelah sebelumnya mereka sempat sarapan bersama pagi ini, Aries akan mengantar Arkha ke bandara.
" Dek..Udah siap nih.Ayok.." Ujarnya yg segera diiyakan oleh Aries.Akhirnya mereka pun masuk ke dalam mobil yg kemudian di kenderai oleh Arkha.
Selama perjalanan tidak ada yg membuka suara.Mereka bungkam seakan keduanya terhanyut oleh pikiran masing masing.
Tak lama setelahnya mereka sampai di bandara.Aries hendak turun dari mobil namun Arkha segera mencegat tangannya.
" Dek gk keberatan kan abang pergi?" Tanya Arkha yg masih diam dalam duduknya.
Aries menghela nafas berat.
" Mas..jika sekalipun Aries gk setuju..Mas harus tetap kembali..Ya..nyawa pasien mas sangat berharga mas..Sementara Aries akan merasa bersalah jika mas tidak kembali." Ujarnya yg kemudian mengembangkan senyuman dibibirnya.
" Makasih ya..Udah ngerti posisi abang sekarang..Abang janji bakalan balik secepatnya untuk aries." jawab nya sembari menggemgam tangan Aries dan kemudian mencium kening dan pipi Aries setelahnya mereka pun ke bandara itu.
Dan terjadilah perpisahan yg sebenarnya setelah berpelukan Arkha meninggalkan Aries disana.
" Hati hati mas.." Ujarnya sembari melambaikan tangannya pada Arkha yg baru saja melangkahkan kakinya ke dalam pesawat.
**
" Kok terasa sakit ya..padahal kan mas Arkha pergi cuma sebentar" Ucap Aries yg kini merebahkan tubuhnya di kasurnya.
Sembari menimang nimang hpnya dgn harapan Arkha akan segera menghubunginya.
Namun nihil sampai Aries tertidur pun Arkha sama sekali gk ada kabar.
Ada apa dgn Arkha??
Bersambung
like n komen yah..
Jangan lupa mampir di ceritaku juga, ya, kak. Judulnya Wafa dan Hijabnya