NovelToon NovelToon
Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku

Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Tamat
Popularitas:529.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Zian hafiz

Pernikahan yang sudah berjalan selama 6 tahun bahkan sudah di karuniai anak perempuan cantik yang lucu dan pintar tidak menjamin sang Suami Heru tidak berselingkuh.

Di usir dari rumah sang suami dan menjadi seorang pembantu di rumah pengusaha kaya mengubah kehidupan Adista, perempuan berwajah Ayu ini.

Bagaimana kisah selanjutnya Adista,yuuk mampir di cerita ku Kau lepas aku,di angkat Derajat ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bandara

Jangan lupa tinggalkan Like dan komentar nya ya kak, 🙏🙏

Dukung terus karya saya agar saya lebih semangat menulis 😚

****

Mentari menyapa pagi, bunyi ponsel membuat Rizal terbangun padahal ini masih hari libur nya di akhir pekan..

Rizal membuka mata nya perlahan dan mengambil ponsel di nakas.

"Hallo ma" jawab Rizal dengan suara serak khas bangun tidur

"Zal...ini sudah jam berapa? kamu bisa telat lo Zal nganterin Vania nya ke bandara,dari tadi dia telpon kamu nggak di angkat" ocehan Bu Ayu terdengar dari sebrang sana membuat Rizal menjauhkan ponselnya dari telinga.

"Mandi sana,Vania sudah nungguin kamu dari tadi,apa perlu mama yang ke sana Zal buat nyeret kamu mandi" kesal Bu Ayu

"Iya...iya ma,ini juga sudah mau mandi" jawab Rizal cemberut lalu meletakkan ponsel nya kembali.

"Heran deh pa lihat si Rizal ini,nggak ada gregetnya sama Vania, padahal yang antri sama Vania itu banyak lo pa,malahan anak kamu sia-sia kan kesempatan begitu saja" oceh Bu Ayu

"Ma...Rizal itu tipe lelaki yang tenang,dia nggak mau mengumbar sana-sini,kamu tau sendiri kan Rizal dari dulu bagaimana"

"Tapi mama heran nya kok bisa ya dia nikah nya sama Olive perempuan bar-bar gitu apa Rizal di guna-guna,jauh cantikan Vania ya pa"

"Siapa saja bisa cantik ma, nenek-nenek pun bisa cantik kalau perawatan dan punya uang banyak,jangan bicarakan mantan menantu sendiri,nggak baik"

"Papa ngatain mama nenek-nenek??" kesal Bu Ayu

"Siapa yang bilang mama, salah lagi, setiap papa bicara salah mulu ma,jangan minta pendapat papa deh, pusing kepala papa" ucap Pak Tyo pergi meninggalkan Bu Ayu sendiri di balkon rumah mereka

"Pa.....Papa...mau kemana pa?" pekik Bu Ayu tapi tak di pedulikan pak Tyo

***

"Dis... Rapikan pakaian Mia dia akan ikut saya" ucap Rizal saat keluar rumah

"Kemana pak?" tanya Adis penasaran

"Menemani saya ke bandara" jawab Rizal membuat Adis terdiam,dia heran pagi-pagi begini Mia akan di bawa ke Bandar.

"Kamu tenang saja,Mia aman sama saya, tidak perlu takut begitu" ucap Rizal seolah tau isi kepala Adis saat ini membuat perempuan itu sedikit malu

"Ayo Mi,bunda gantikan pakaian mu" ajak Adis

"Tidak perlu, pakaian itu saja Dis! Di rapikan saja sedikit" potong Rizal membuat Adis merapikan penampilan anak nya,dan memoles sedikit bedak tabur agar Mia bertambah wangi.

Rizal membimbing tangan Mia keluar rumah,ada perasaan menghangat di hati Adis, meskipun Mia tak mendapat kan kasih sayang dari ayah kandung nya pak Rizal sangat sayang pada Mia dan itu sangat di syukuri oleh Adis.

****

Vania yang melihat mobil Rizal masuk ke dalam pekarangan rumah nya tersenyum manis,dia sudah lama menunggu Rizal untung saja masih ada waktu dua jam lagi menjelang keberangkatan nya, waktu ini akan Vania gunakan untuk moments perpisahan yang tidak akan terlupakan untuk Rizal pikir nya.

Setelah Rizal memasukan barang Vania ke dalam mobil dia segera membuka pintu belakang nya, membuat Vania kesal kenapa harus duduk di belakang.

"Masuk" ajak Rizal tapi Vania tak mau masuk

"Kenapa bukan di depan?" tanya nya kesal

"Ada Mia"

"Mia!! siapa Mia?"

"Keponakan ku" jawab Rizal santai

Keponakan dari mana? setau Vania Rizal anak tunggal tidak memiliki adik dan kakak, untuk Dina sepupu nya baru menikah tidak mungkin langsung memiliki anak,dan untuk keluarga Rizal dari sebelah papa nya semuanya di luar negeri,jadi keponakan Rizal yang mana pikir Vania.

"Masuk atau naik taksi" ucap Rizal membuat Vania semakin kesal mau tak mau di masuk ke dalam mobil.

"Kenapa bukan dia yang duduk di belakang?" tanya Vania

"Mia mabuk kalau duduk di belakang" jawab Rizal

"Kenapa harus ada dia sih,lagian anak siapa coba pake ganggu acara gue segala" batin Vania

Mia melihat kiri kanan gedung bertingkat besar dengan tersenyum bahagia.

"Om lihat itu om ada gambar rusa nya,besar ya om" tunjuk Mia antusias

"Iya, Mia pernah ke sana?" tanya Rizal dan di jawab gelengan oleh Mia

Meskipun Mia lama tinggal di Jakarta bukan berarti dia sering jalan-jalan, paling jauh juga Mia ke mini market menemani bunda nya belanja bulanan dan sesekali ke pasar belanja sayuran, untuk jalan-jalan hampir tidak pernah karena ayah nya selalu sibuk lembur.

"Norak!!" Gumam Vania dari belakang dengan tangan bersidekap di dada.

"Wah...... Itu toko donat ya om?" tunjuk Mia lagi melihat gambar donat di pinggir jalan

"Iya sayang,Mia mau?" tanya Rizal

"Dulu bunda suka buat donat om,tapi sekarang-"Mia tak meneruskan ucapannya dia terlihat murung

"Kenapa?"

"Nggak papa" jawab Mia menggeleng cepat dan memasang wajah ceria kembali.

Vania benar-benar geram melihat Mia yang selalu berbicara membuat nya tak ada waktu bersama Rizal.

Tak berapa lama mereka sampai Bandara,Rizal segera turun dan membukakan pintu untuk Mia.

"Ayo sayang" ucap Rizal manis dan membantu Mia turun terus berjalan ke arah bagasi menurun kan barang Vania tanpa membuka pintu mobil untuk Vania, lagi-lagi hal ini membuat Vania kesal, bisa-bisa nya bocil itu mengambil posisi nya dan mengalihkan perhatian Rizal.

"Satu tangan Rizal menuntut Mia dan satu lagi membantu mendorong koper Vania, sedangkan Vania mau tak mau berjalan di sebelah kiri koper, padahal dia berharap tangan nya yang di tuntun oleh Rizal.

"Seperti nya kami hanya bisa mengantarkan kamu sampai di sini Van" ucap Rizal karena memang yang boleh masuk ke dalam hanya Vania tapi bukan begini harapan Vania,dia ingin Rizal menunggu nya sampai pesawat akan berangkat kalau begini bisa saja dia pergi dengan sopir atau pun taksi pikir nya.

"Zal....apa tidak ada yang ketinggalan?" tanya Vania saat Rizal meletakkan koper nya dan hendak pergi

"Seperti nya tidak, bagasi sudah kosong" jawab Rizal

Vania hendak mendekat pada Rizal tapi dengan cepat Rizal menggendong tubuh Mia lalu meminta Mia untuk melambaikan tangan pada Vania sebagai salam perpisahan.

"Sampai jumpa tante,lain kali kita bertemu lagi" ajar Rizal dan di ikuti Mia membuat Vania emosi

Vania menghentak kan kaki nya kesal lalu membalikan tubuhnya dan pergi,dia marah pada Rizal karena moments perpisahan ini tidak sesuai harapan nya,Vania berharap mobil tadi dia bisa bercumbu dengan Rizal sebelum keberangkatan nya ternyata ada bocah pengganggu yang ikut bersama Rizal.

1
Dewi Dama
cerita nya bagud episode nya sedikit..tamat nya bagus..dan cerita nya juga tdk.ber tele2
Dewi Dama
Luar biasa
Anggra Anggra
syang Rizal GK tegas ama ma2 nya
Arie Chrisdiana
critanya bagus ndak bertele2 dan bahasanya juga jelas,,,tetap semangat thor utk karya selanjutnya
Arie Chrisdiana
makin seru dan panas ini suasananya thor, bakal ada yg mendidih tuch kepalanya 😂😂😂😂
Arie Chrisdiana
trima aja Asia lamarannya Rizal biar bungkam itu mulut2 ember dan tunjukkan pd mantan suamimu dan mantan mertuamu klau kmu bs dpt yg lbh baik dr suamimu
Arie Chrisdiana
semoga mamanya Rizal merestui hubungan anaknya dan Asia dan iru mmg seharusnya tgsnya org tua dimana kebahagiaan seorang anak itu lbh penting
Bunda Puput
Luar biasa
Sri Wahyuni
👍👍🗯👍💪💪💪💐🌼🌻💐🌼🌻
sri hasan basri, S.Pd.
simpel, g ribet dan bertele tele, jalan ceritanya mudah dipahami lewat bahasa sederhana, mebarik, jdi pengen baca karya author yg lainnya. thanks thor, ceritanya menghibur banget.
sri hasan basri, S.Pd.
andai aku baca novel ini on going, pengennya aku minta pd author supaya pesawat vania jatuh boom mamp*s dah ulat bulu, geli liatnya....
sri hasan basri, S.Pd.
dina banting harga, udah bawahan, laki org, masih juga diembat, brner2 perempuan g laku. bikin malu kaum perempuan.
Desi
jd rizal blom tau ya ampun
Desi
namanya anak dr mantan pasti kepikiran dong meski jujur sakit banget lho
Desi
akhirnya diakui juga menantunya alhamdulillah
Desi
alhamdulillah
Desi
semoga Alloh selalu memberikan kebahagiaan selamanya ya
Desi
seharusnya bangga dong bu
Desi
bakal jadi oma selamat ya bu
Desi
alhamdulillah akhirnya dapat cucu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!