NovelToon NovelToon
Rahim Untuk Majikan Kejam

Rahim Untuk Majikan Kejam

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Nikah Kontrak / Single Mom / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:41.3k
Nilai: 5
Nama Author: aaswidia

Saat dirinya sedang dikejar kejar preman jahat. lalu tiba-tiba di tolong seorang pria tampan..


lalu dirinya bekerja sebagai pembantu ditempat pria yang menolong nya..



suatu hari dirinya harus membalas Budi. dengan mau memberikan rahim nya untuk sang pria penolong tanpa dinikahi.. akankah Melisa mau memberikan rahim nya itu?



Dan ada alasan apa si pria ini. meminta rahim pembantunya secara tiba-tiba?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aaswidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13

''Bang mana cewek yang kemarin yang di bilang pembantu itu?'' tanya Aksa

Vino langsung menatap Aksa dengan tatapan yang sulit diartikan. seolah ia tak suka Aksa menanyakan Melisa..

Aksa pun tampak keheranan, Melihat reaksi Abang nya.. bukannya menjawab tapi malah mendelik padanya . .

''Bang'' panggil Aksa lagi

''Gak ada , dia sudah gue pecat'' ujar Vino. suaranya berubah dingin

''Yahh kok.lo pecat sih bang'' mendadak Aksa seperti lesu

''Ya terserah gue dong. toh dia kerja nya tidak becus'' kata Vino.

''Hm bang harusnya Lo bilang dulu ke gue'' kata Aksa

''Ngapain gue harus laporan dulu sama Lo. dia kerja gue yang gaji bukan Lo'' dengan bersungut-sungut Vino berucap.

''Iya itu benar. Tapi maksud gue tuh. Lo bilang dulu kalau mau pecat dia, atau Lo pindahin dia ke rumah gue''

Vino semakin menatap tak suka,

''Lo butuh pembantu juga gitu?'' tanya Vino heran dan tentu penasaran.

''Bukan gue jadiin pembantu sih bang'' sambil senyum-senyum

vino semakin waspada ''Lalu?'' tanyanya

''Ya mau gue jadiin Baby sister untuk Arka'' jelas Aksa.

Lalu Vino berpikir ke yang macam-macam dalam benak hati nya. Awalnya Melisa dijadikan pengasuh lalu diam-diam si Aksa deketin Melisa. enak saja tidak akan pernah gue biarkan. Kata batinnya berbicara.

''Ooi bang'' Aksa berteriak mengagetkan Arka dan membuyarkan lamunan Vino

''Papa. kenapa berteriak sih. sakit kuping Ar'' keluh anaknya.

Aksa hanya cengengesan ''lupa sayang'' mengusap kepala Arka.

''Lo telat Bro.. dia sudah pergi'' kata Vino

''Dia pergi nya kemana bang? Lo pasti tahu kan?'' sangat penasaran rupanya adiknya itu. pikir Vino

vino tersenyum miring, ''Dia sudah pergi ke kampung nya pasti''. kata vino

''Tapi Lo pasti tahu ya kan alamat kampung dia?'' kukuh Aksa .

Sial nih dia ngebet banget kayaknya pengen ketemu di Melisa, apa bagusnya sih tuh cewek. sampai adik gue kaya gitu pengen ketemu . Hati Vino terus berbicara

''Bang''

Vino menggeleng ''Sorry gue gak tau. dia gak sebutin'' kata vino.

semakin terlihat lesu saja si Aksa, mendengar Vino tak tahu alamat kampung nya Melisa..

Sudah seharian ini Aksa dan Arka berada di rumah nya Vino..

saat Aksa sedang memandikan anaknya di kamar mandi atas,

buru-buru Vino pergi ke gudang. dimana ia masih menghukum Melisa,

Krek..

Vino membuka pintu gudang itu yang sangat gelap. Karena tak ada lampu yang terpasang, vino Melihat Melisa sedang meringkuk di bawah sana,

vino tersenyum miring, ''katanya takut tikus. Tapi lihat dia sekarang tertidur dengan pulas'' ucap Vino berbicara sendiri.

lantas Vino pun berjalan menghampiri Melisa, tentunya setelah ia menutup pintu kembali..

''Hei bangun'' titah nya dengan menggoyangkan kaki Melisa

''Emmh'' Melisa melenguh saat merasakan ada yang menggoyangkan kakinya.

Melisa Melihat di depan seperti ada orang..

segera Melisa mencoba duduk dan ia langsung memegang kaki orang itu..

''Tolong pak mas, atau siapapun tolong keluarkan aku dari sini. aku takut'' Ucap Melisa dengan memohon suaranya tampak gemetar.

Vino menyingkirkan tangan Melisa di kakinya, ia pun berjongkok . dan Vino memegang rahang Melisa,

''Apa sih bagusnya kamu. sampai adikku sepertinya sangat ingin bertemu dengan mu?'' kata Vino masih memegang rahang nya Melisa

Melisa hanya diam karena ia tidak mengerti..

''Jawwab. apa yang kau berikan pads adikku Sampai dia seperti menginginkan mu?'' desak Vino

''Ma-aaf pak sa-saya tidak mengerti maksud anda'' ucap Melisa sedikit tak jelas karena akibat tangan Vino.

''Jangan so polos deh kamu Melisa, saya itu bukan anak kecil yang bisa kau bodohi.

Melisa semakin tidak mengerti saja apa maksudnya pria ini?

ia pun hanya memilih diam..

Tapi tiba-tiba dia berkata, ''Pak saya mau berhenti kerja di rumah ini'' Ucap Melisa dengan memberanikan diri.

Vino terkejut dia membulatkan matanya dan menatap dengan tajam, Vino jadi kepikiran dengan keinginan adiknya yang tadi.

''Oh bagus apa kalian sudah membuat janji. kau keluar dari kamar ku. Lalu kau bekerja di rumah adik ku?'' tuduh vino semakin menekan dagu Melisa

Melisa meringis ia mencoba melepaskan tangan vino yang menyakitinya..

''tolong lep-paskan pak'' pinta Melisa.

bukannya melepaskan justru kini Vino membekap mulut Melisa dengan lakban..

Vino tersenyum puas karena sekarang Melisa tak akan bisa berteriak minta tolong. dan sudah pasti Aksa tak bisa mendengar suara Melisa yang sebenarnya masih berada di rumahnya..

''Menurutlah padaku. maka kau akan ku bebaskan dari gudang ini. dan untuk tadi yang kau bilang. kau ingin berhenti bekerja di rumah ku. itu tidak akan terjadi karena belum saat nya kau pergi..'' puk puk . Vino menepuk pipi Melisa beberapa kali, mungkin agar Melisa mendengarkan ucapannya dengan serius karena ia tak pernah main-main..

Vino kembali menutup pintu gudang. dan meninggalkan Melisa yang sudah tak bisa mengeluarkan suaranya lagi...

Aksa pun beberapa hari ini ia menginap di rumah Abang nya. Karena ia pikir mungkin Vino berbohong mengatakan Melisa sudah dipecat.

Tapi sampai beberapa hari, Aksa memang tak melihat lagi Melisa. dan mungkin saja Benar Abang nya sudah memecah wanita itu.

hingga akhirnya, Aksa pun pulang. Karena kebetulan juga dia ada pekerjaan di kantornya. Yang mengharuskan dia untuk hadir . .

Ah akhirnya Vino bisa bernafas lega. Karena adiknya sudah pergi juga..

Sudah tiga hari itu juga Melisa ia kurung. .

Lalu sekarang Vino akan menghentikan hukuman untuk Melisa.

ia pun menyuruh bibi ''Bi tolong bawa wanita itu ke kamarnya''

''Den. Jadi Melisa Sudah tidak kena hukum lagi?'' tanya bibi tentu bibi senang

''Ya.'' ujar vino

''Syukurlah'' bibi pun buru-buru pergi untuk membawa Melisa dari gudang yang gelap itu.

ceklek pintu bibi buka.

Namun sepertinya tak ada suara pergerakan dari Melisa.

bibi merasa cemas pun segera menghampiri.

''Neng Melisa, bangun neng'' Ucap bibi. menepuk bahu Melisa pelan

Tapi nyatanya Melisa tak merespon

''Neng ayo bangun. kita pergi ke kamar ayo'' ajak bibi lagi

Karena Melisa hanya diam bibi coba meraba kening dan leher Melisa .

''Aduh neng Sepertinya kamu demam lagi. ini sangat panas tubuhmu'' ucap bibi sangat cemas

dan ternyata sekarang Melisa ini jatuh pingsan.

buru-buru bibi memberitahu kepada Vino.

''Maaf den itu''

''Kenapa bi?''

''Neng Melisa nya deman dan ia jatuh pingsan '' jelas bibi memberi tahu.

''Lalu?''

'hah bibi mengeluarkan nafas panjang.

''Maaf den tapi bisakah Aden. membawanya ke kamarnya. bibi tidak kuat membopong tubuhnya'' jelas bibi

''Bi..'' Vino ingin protes

''Maaf den tolong lah sekali ini.. ini demi nyawa seseorang''

''Hah baiklah'' vino pun beranjak dan ia segera pergi ke gudang.

sesampainya di sana, Vino berjongkok lalu dia meraba dulu kening Melisa yang memang sepertinya ia mengalami demam.

dengan satu tarikan Melisa sudah berada di gendongan vino. lantas Vino pun Membawa Melisa ke kamar pembantu. dan menyuruh bibi untuk menghubungi dokter. agar Melisa segera di periksa dan tentu agar cepat sembuh,

1
Sumi Ati
Kok gak sesuai judul ya?
Juni Cayang Bunda
seru loh KK. tapi knp tamat?
Dwi ratna
gk dlanjutkn ya ka
Hanizar Nana
itulah kekurangan mu vino km serakah dgn harta sehingga km sanggup mengorbankan rasa dihati mu utk sebuah harta yg fana ini.coba kamu teguh dgn kata hatimu dan cari wanita mu sampai dapat bawa dia dlm hidupmu.kau akan bahagia wlpun hidup sederhana Krn kau punya cinta.
Hanizar Nana
jangan lama amat up nya Thor . cerita nya seru
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒: aku usahakan ya kak mksh sudah setia,boleh kakak sambil nunggu baca cerita ku yg lain, klik profil ku ya kak.gak kalah seru kok 💖💖
total 1 replies
Hanizar Nana
kekejaman mu akan membawa kesengsaraan dirimu Vano. maka berpikir lah dgn baik kelakuan mu sudah benarkah??.klu kau kejam pantas saja orang meninggal kan dirimu
mami Ros
aku mampir kk
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒: mksh dah kesini 😁
total 1 replies
Hanizar Nana
Jeny kena Corona ntar km peluk nular SM km 🤣🤣🤣..
biya
caper banget sih Jenny,ga tau aja dia kalau Vino lagi mikirin Melisa 🤣🤣🤣
ehh Vino ternyata opa ji chang wook 😍😍
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒: sesuai ekspektasi hayalan kakak GK kira-kira 🤣🤣 OMG Vinoooo
total 1 replies
Hanizar Nana
waduh vino jadi semakin bringas aja.apalagi sampai bentak Oma, dosa kamu vino.kau sendiri langsung batalkan klu memang tdk mau jangan pakai emosi mu bila berhadapan dgn orang tua
Hanizar Nana
hati" kau Bella jgn salah bicara km sudah jelas kau pelakunya bella.apalagi skrg macan sdg mengamuk maka dipastikan kau juga kenak imbasan apalgi sampai ketau kau menjebak Melisa maka tamatlah riwayat mu bella
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒: tenang kak tenanggg 😁
total 1 replies
Hanizar Nana
makanya Melisa mending km plg aja tempat vinno biarpun dia marah" tp disitu tidak ada yg berniat jahat SM km.skrg pikirkn setiap tindakan yg kau ambil dan jalan kan
biya
Aksa juga sepertinya tidak akan menyalah kan Melisa secara Melisa kan baru dirumah itu tata letak barang barang juga dia baru tau,pas datang juga ga bawa apa apa kan apa lagi bawa racun...duh c Bella gegabah nih.
biya
kebangetan nih ulet keket bikin orang sampe sakit perut gitu,gemes banget dah .
Hanizar Nana
ingatlah Bella setiap perbuatan akan ada hasilnya.jgn merasa hebat
biya
apa Bella masukin garam ya?🤔🤔
Hanizar Nana
dimana aja yg sirik sabar aja Melisa , Bella blom tau dia siapa km dihati aksa.ntar dia sendiri yg kena batunya atas perbuatan nya
Manggu Manggu
semangat author
biya
waw Bela seperti iri nih,meraa posisi nya terancam...bau bau nya mau bikin ulah nih sama Melisa 🤔
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒: Bela akan beraksi 🙊
total 1 replies
Hanizar Nana
wawww Vinno jgn ngegas gitu yg ada Melisa nantik mati sebelum kau dapatkan.dia TDK bersalah.cara mu yg salah.sadar lah dgn sikapdan sipat mu itu tlah melukai hati nya Melisa.
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒: Vino hanya ketakutan Melisa di rebut adiknya, pdhl calon istrinya lagi ngamokk minta di perhtiin 🥱😁
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!