NovelToon NovelToon
Aku Merebut Pria Protagonis Wanita

Aku Merebut Pria Protagonis Wanita

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Wanita Karir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Chicklit
Popularitas:33.4k
Nilai: 5
Nama Author: Riza melyn

Ester, Lady yang masih remaja itu harus terbangun dengan kenyataan bahwa selama ini dia berada dalam Dunia novel. Novel 19+ yang dia baca saat liburan di Eropa. Dunia dimana wanita lah yang lebih di utamakan.

Ibunya membawa kembali selir dan anak haram, lalu berubah menjadi keluarga yang bahagia. Ezter harus mempertahankan kehidupannya dan mengambil kekuasaan, namun salah satu syarat dia harus menikah.

Di detik-detik terakhir sebelum pernikahan terjadi, tunangannya memutuskan hubungan. Ezter menjemput suami di biro pencatatan sipil, yang merupakan pria pemeran utama wanita.


Lee Chung-Ah, wanita yang sangat kompeten itu tidak ingin mengikuti alur novel begitu saja.
"Aku tidak akan mengganggu kehidupan pemeran utama wanita, aku hanya merebut salah satu anggota Harem miliknya. Itu saja!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riza melyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pernikahan Diana [II]

Sebagai anak pertama, Ezter berada di sana untuk menjadi saksi bersama kedua adiknya.

Sedangkan Marilyn berada di deretan sebelah, dan tak bergabung dengan kelompok Ezter.

Deretan belakang adalah para bangsawan, ada bisikan-bisikan dibelakang sana namun kepala Ezter tetap lurus dan tak melirik ke lain tempat.

Hingga kedua mempelai masuk, semua orang berdiri untuk menyambut mereka. Diana dan David saling bergandengan tangan, lalu tiba di depan Pendeta janji suci yang sakral itupun terucap.

"Mulai sekarang, Diana De Leon dan David Fleo menjadi sepasang suami-istri. Tuhan dan semua yang hadir adalah saksi pernikahan ini..."

Terlihat wajah berseri-seri kedua pengantin itu, semua orang juga bertepuk tangan ketika Pendeta menyebutkan bahwa mereka telah menjadi sepasang suami-istri.

Marilyn yang paling bahagia, ia melambaikan tangannya pada Diana dan David diatas sana.

Ketika Pendeta memberkati Diana dan David, tatapan Marilyn langsung tertuju pada Ezter yang berwajah datar.

'Aku bukan lagi anak haram. Tak ada yang bisa menghentikan aku lagi. Hahaha..' Marilyn merasa sangat puas.

Merasakan tatapan yang tertuju padanya, Ezter menebak bahwa itu pasti berasal Marilyn. Dan benar saja, saat dia melirik kearah gadis lain terdapat senyuman kemenangan disana.

Marilyn melihat bahwa Ezter melihatnya, sehingga ia juga dengan cepat merubah senyum liciknya menjadi senyuman yang manis. Namun yang ia dapat malah ketidakpedulian dari Ezter, Marilyn merasa sangat kesal sampai-sampai kipas yang berada di tangannya berbunyi retak

Edward merasa sangat bosan, ini adalah acara terlama yang pernah mereka berdua hadiri. Ezter telah mengatakan pada kedua adiknya, bahwa setelah ini David akan menjadi suami dari Ibu mereka.

Edmund menatap Ibunya diatas panggung kecil itu, tatapannya datar dan tak merasakan apapun. Sejak mereka lahir, Diana tak mempedulikan anak-anak itu sehingga Edmund sendiri tak merasakan kesedihan ataupun kebahagiaan yang datang dari Pernikahan kedua Diana.

"Kak, aku lapar. Apa sudah selesai?" Edmund menarik gaun kakaknya dan bertanya dengan pelan

"Sebentar lagi. Setelah mereka turun dari sana, kita akan pulang. Kau harus menahannya sebentar, oke?" Ezter berkata dengan sabar

Edmund mengangguk, sebenarnya dia tak merasa lapar, hanya saja melihat senyum bahagia David dan Marilyn membuat anak itu merasa tertekan.

Tak beberapa lama, keduanya benar-benar berbalik. Marilyn tak ragu-ragu berlari kearah mereka. "Ayah, Ibu.. Selamat atas pernikahan kalian. Aku benar-benar bahagia!" ucapnya dengan bersemangat

Ezter juga bangkit, lalu berjalan dengan tenang kearah kedua pengantin yang sedang berbagai tersebut.

Melihat wajah Ezter, David langsung berdecak kesal. namun pria itu masih menahan senyumnya

Ezter tiba di depan mereka, dia mengangkat sudut gaunnya. "Selamat untuk pernikahan kedua Anda, Ibu. Saya turut bersuka cita untuk kalian." ucap Ezter dengan tenang dan anggun

Edward menaruh tangan kanannya diatas dada, lalu kakinya sedikit di tekuk. "Selamat atas pernikahan mu, Ibu." Edward sedikit gugup, namun dia tetap mengikuti salam para bangsawan dengan baik.

Begitu juga dengan Edmund. "Selamat atas pernikahan Anda. Semoga bahagia selalu," dengan sangat natural anak itu memberikan salam dan ucapan selamat.

"Te-terima kasih telah datang dan menjadi saksi pernikahan kami. Aku sangat bahagia," ucap David yang sedikit gugup karena tatapan dari Ezter yang sangat datar.

Ketiganya berbalik, dan membiarkan bangsawan lain memberikan selamat.

Tatapan David dan Marilyn sangat tajam, namun hanya sebentar saja dan tak di sadari oleh lainnya.

Mereka tersenyum bahagia atas ucapan selamat dari bangsawan yang hadir di gereja.

Sedangkan Ezter dan kedua adiknya telah menaikkan kereta kuda dan kembali ke Mansion. Kehadiran mereka hanya sebatas formalitas, sehingga tak ada yang penting lagi.

Tamu dan para bangsawan yang hadir tak melihat wajah sang Grand Duke, beberapa orang berbisik tentang banyak hal.

Gosip mulai terjadi setelah meninggalkan gereja. Namun, di malam hari mereka masih akan mengikuti acara perta di kediaman keluarga De Leon.

Ester yang kembali ke Mansion segera mengganti pakaiannya dengan yang lebih santai, lalu makan dan beristirahat, begitu pula dengan kedua anak kembar. Mereka berdua tidur hingga sore hari, sebelum di bangunkan untuk kembali bersiap menghadiri pesta di malam hari.

Ezter beristirahat sebentar, gadis itu tidur selama satu jam lebih, sebelum bangun karena keributan yang terjadi di luar sana.

Ezter melirik kearah jam yang tergantung di kamar, ini baru pukul tiga siang, sebentar lagi akan sore namun karena tak bisa lagi beristirahat gadis itu pergi ke ruang kerja dan membaca beberapa dokumen penting, memastikan tak ada kesalahan apapun disana.

Waktu berjalan cepat, dan sudah sudah waktunya untuk Ezter kembali bersiap untuk pesta malam ini.

...________...

Waktu menunjukkan pukul setengah tujuh malam, para tamu undangan telah tiba di aula keluarga De Leon. Ada pula yang masih mengantri untuk masuk, acara benar-benar sangat meriah dengan orang-orang yang mengenakan pakaian terbaik mereka.

Para musisi juga telah memainkan alat musik mereka, orang-orang saling mengobrol tentang banyak hal, kebanyakan adalah tentang bisnis ataupun gosip terpanas di Grand Duchy Mordekhai.

"Hubungan keluarga kami sangat baik berkat Count."

"Terima kasih, itu karena kita memiliki bisnis bersama."

"Saya berharap, keluarga kami bisa bekerja sama dengan keluarga Viscount."

"Itu sedikit sulit, namun ambillah kesempatan ini untuk mendapatkan kesempatan bekerja sama."

"Terima kasih sarannya, Nyoya."

"...."

"...."

Beberapa bangsawan telah memegang gelas sampanye dan saling bersulang dan mengobrol dengan ceria, namun kebanyakan dari mereka saling berkata kotor.

"Viscountess Fleur, Viscount Fleur, beserta Tuan muda Carl Fleur. Memasuki ruangan!"

Perhatian para bangsawan teralihkan, melihat satu keluarga yang memasukkan ruang pesta.

"Oh, ini adalah Viscountess Fleur. Bukankah keluarga mereka memiliki hubungan dengan Keluarga De Leon?"

"Itu benar. Saya dengar, putra mereka bertunangan dengan Lady Ezter."

"Jadi ternyata dia adalah calon suami Lady Ezter? Betapa beruntungnya Tuan muda Fleur ini."

"...."

"...."

Banyak orang yang mulai membicarakan tentang hubungan kedua keluarga yang sepertinya akan di ikatkan dengan pernikahan anak-anak itu di masa depan.

Di sisi lain, dalam ruang tunggu, seorang gadis muda mendengar ucapan para tamu.

Wanita muda di sebelahnya segera menjelaskan dengan cepat. "Yang baru saja masuk adalah Keluarga Fleur, Tuan muda keluarga itu merupakan tunangan dari Lady Ezter. Mereka bertunangan saat Lady Ezter masih berusia 10 tahun, itu terjadi dua tahun yang lalu."

"Jadi, dia tunangan j*Lang itu?" Matanya tertuju pada remaja yang sedang tersenyum dan menyapa beberapa orang di kejauhan.

"Beruntungnya... Wajah itu terlihat bagus, dia tidak buruk." gumam Marilyn melihat wajah Carl Fleur dari kejauhan.

Ketukan di pintu berhasil membuat Marilyn teralihkan karena dia telah di panggil untuk memasuki ruang pesta.

'Wajah tampan, mana bisa aku sia-siakan? Dia harus menjadi milikku!'

1
ji_in
thor, udah tamat?
Bangun T.S
btw udah 3 bulan nih thor ?? gak ada lanjutannya kah ???
Ra dhiraemon
Hai izin mampir kk
soalnya ceritanya menarik
EL CASANDRA
next kak😁
EL CASANDRA
Inget scene Blaze dan Ancia di komik The Little Princess and her monster prince😂. Pernah baca komiknya ya Thor😁
EL CASANDRA
wah, tumbuhkan benih benih cinta diantara keduanya 🥳
EL CASANDRA
tertutup ==> tertuju
EL CASANDRA
dimana ==> dimata
EL CASANDRA
*meninggalkan
EL CASANDRA
bersekan ==> bergesekan
pirang ==> piring
EL CASANDRA
pemimpi ==> memimpin
EL CASANDRA
Terserah, buat kau aja. Ntar Ezter sm male lead wkwk😂
EL CASANDRA
yaelah, cm penari jalanan aja songong. Tuh juga anaknya, sok banget 😒
EL CASANDRA
ketiga ==> ketika
EL CASANDRA
ouh jadi maksudnya Boba milktea. Soalnya pas dia bilang milktea ya bingung kok malah buatnya Boba wkwk. Tambahin Thor kata-katanya biar gak salah mengartikan 😂
EL CASANDRA
pasti Ezter sih yg jadi pewaris
EL CASANDRA
Gelar untuk Duke wanita adalah duchess, lalu untuk marquess wanita adalah marchioness
EL CASANDRA: hehe nambahin doang Thor 😁
total 1 replies
EL CASANDRA
Ouh jadi setelah Chung Ah masuk dunia novel dia gak ingat apapun sampai dimana dia mau dibunuh untuk pertama kali yang menyebabkan ia ingat kehidupan pertamanya yang dimana dia juga baca novel itu di kehidupan yang itu
Girlz
next
Girlz
bagus thor ceritanya, sering update yah hehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!