NovelToon NovelToon
QUEENESYA

QUEENESYA

Status: tamat
Genre:Komedi / Detektif / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Bullying dan Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Angelica Maria Vianney

Percayalah, bahwa bahagia akan datang pada akhirnya. Kamu hanya perlu bersabar dan selalu bersyukur untuk setiap napas yang kamu hirup setiap harinya.


Ini kisah kehidupan seorang Queenesya, gadis yang tidak pernah di anggap ada oleh keluarga Petter dan tak hayal mendapat bullying dari Aurel, putri tunggal keluarga Petter.

Siapa yang akan menyangkan bahwa ia adalah putri tunggal dari pengusaha yang tidak bisa dianggap remeh dan merupakan cucu dari ke-empat keluarga besar yang sangat berpengaruh di dunia yang diculik oleh pesaing bisnis Vondrienty ketika baru seminggu ia lahir ke dunia.


karya ini hanya Fantasi Author saja

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Angelica Maria Vianney, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12 Rencana

Kedua pasang kaki itu akhirnya telah berhenti melangkah, kini mereka telah sampai pada salah sstu ruangan di mansion tersebut, apa lagi kalau bukan kamar Kenned, sepupu super usilnya itu. Entah mengapa Dion ingin pergi ke kamar ken padahal ia tahu sendiri bahwa ken tidaklah cocok dengan dirinya, menurutnya Gion lebih cocok dengannya yang otaknya memang tidak beda jauh, sama-sama usil dan selalu dirinyalah yang menjadi sasaran kejailan mereka. Tanpa meminta izin dulu pada sang pemilik kamar, Gion langsung refleks membuka pintu tersebut tanpa memulainya dengan ketukan terlebih dahulu.

"Aaa..sial" Kaget kenned karena ulah Gion yang tidak mengetuk pintu kamarnya terlebih dulu

"Ada apa denganmu?" Tanya Gion pada sohibnya itu dengan wajah yang tidak bersalah sama sekali

"Kenapa kamu masuk tanpa mengetuk dulu" Ucap Ken kepada kedua sepupunya yang sekarang justru enak-enakan menghabiskan cemilannya, ah tidak lebih tepatnya itu hanya berlaku pada Gion, tidak dengan Dion yang hanya duduk di sofa sambil menatap mereka berdua.

"Cih, aku mana mau masuk kamar kamu kalau bukan karena kutup es. Lebih baik aku santai di kasur king zize milikku" Ucap Gion padanya, yang semakin membuat dirinya bingung dengan kedua saudaranya ini. Tadi Dion yang aneh sampai tersenyum sendiri lalu sekarang sekutu usilnya ini juga mulai aneh seperti Dion.

"Sebenarnya apa yang telah terjadi pada kalian berdua, mengapa kalian sangat terlihat aneh hari ini. Tadi Dion yang tiba-tiba tersenyum dan sekarang Ken yang... arght, apa ada yang bisa memberitahu aku" Ucap Gion lagi dengan tampang yang frustasi

"Hn"

"Hm"

'What the...' batinnya tidak habis pikir dengan kedua orang di hadapannya sekarang, fix sekarang Gion benar-benar kesal, andaikan kedua orang yang ada bersamanya sekarang ini bukan saudaranya rasanya Gion ingin segera mengikat mereka di pohon touge. Bayangkan saja jika kalian berbicara panjang lebar dan hanya di balas dengan deheman saja, betapa kesalnya kalian bukan diabaikan dan dicampahkan oleh saudara sendiri.

"Sudahlah Gion, sekarang kita harus fokus pada rencana selanjutnya" ucap kenned

"Memangnya rencana apa yang pernah kita lakukan sebelumnya" tanya Gion pada keduannya, yang memang masih belum mengerti arah pembicaraan sekarang ini

"Beberapa tahun ini kami berdua sudah mencoba mencaritahu mengenai gadis kecil yang kita temui di taman waktu itu" Ucap Dion yang sekarang mulai angkat bicara

"Apa!!! Kalian anggap aku saudara atau musuh sih kenapa tidak ada yang memberitahu aku"

Ucap Gion, yang tidak menyangkah bahwa kedua saudaranya ini menjalankan misi penting tanpa sepengetahuan dirinya.

"Bagaimana kami mau mengajak kamu jika kamu saja tidak mau keluar kamar selain bersekolah" ucap Ken pada saudara sepupunya itu.

'Benar juga... jadi karena hal itu kenned selalu mengganggu tidur nyenyaknya' batinnya, memang benar jika selama beberpa tahun ini Kenned selalu saja berkali-kali mengetuk pintu kamarnya ketika ia sedang istirahat, ini juga salah dirinnya sendiri.

"Baiklah, Jadi bagaimana?? Apa ada perkembangan??" Tanya Gion pada keduannya yang hanya membalas dengan gelengan saja.

Selama beberapa tahun ini, Dion dan Kenned sudah berulang kali mencari tahu mengenai gadis kecil itu, namun karena informasi yang mereka miliki tidaklah lengkap membuat pekerjaan mereka terhambat, lagipula data yang mereka temukan sangatlah banyak yang bernama Esya, Queenesya serta Kesya. Lagipula data sang adik tidak pernah dipublikasikan oleh keluarga, jadi tidak mungkin mereka akan menemukannya. Mereka juga sering mengunjungi El Pueblo de Los Angeles dengan harapan akan bertemu dengan gadis kecil yang menggemaskan itu, namun mereka tidak pernah menemukan bahkan bertemu lagi dengannya.

"Tahun ini, princess akan berumur 15 tahun bukan. Itu tandanya tahun ini princess seharusnya sudah masuk Senior Hight School" Ucap kenned dengan tiba-tiba tanpa ia sadari sendiri, membuat kedua anak kembar di dekatnya kini menatap dirinya.

"Kau benar"

"Tumben kau cerdas"

'Sebenarnya, apa yang baru aku katakan pada mereka?' batin kenned  yang bertanya sendiri pada dirinya yang masih belum sadar akan ucapannya tadi.

"Kemungkinan besar princess bisa saja mendaftarkan diri di Quelinety Hight School" ucap Gion, yang memang memiliki insting yang lebih kuat dari Dion dan Kenned. Namun jangan salah, selain insting kuat yang Gion peroleh dari opa hans, ia  juga memiliki kecerdasan yang di turunkan oleh bundanya.

*Ps:

   QHS atau Quelinety Hight School adalah salah satu sekolah paling terkemuka di kota Lost Angeles

Sekolah ini merupan sekolah miliki keempat keluarga besar yang sangat dihormati dan bahkan disegani oleh dunia

Nama sekolah ini di ambil dari gabungan hurup dari nama keempat keluarga yang dijadikan satu.

Pemimpin sekolah ini adalah kedua opa dan oma dari Duo Kembar, Kenned serta Queenesya

Dengan Kepala sekolah yang merupakan kawan lama dari ayah Lukas, yaitu Sagara Fernandez

☆Kembali ke cerita ☆

Jika Gion memiliki kecerdasan dan insting kuat yang ia dapat dari keluarga sang bunda, maka berbeda dengan Dion yang justru mendapat otak yang hampir semuanya dari keluarga sang Ayah yaitu kecerdasan dalam hampir semua bidang, penyusun strategi yang kuat dari oma hellen serta kebijakan yang ia dapatkan dari opa Robert. Sedangkan Kenend ia mewarisi kedua hal dari oma hellen dan opa robert dan tentunya sikap usil dari sang bundanya sendiri, namun ada satu yang paling mendominasi dari dirinya yaitu, jiwa Psyco dari oma hellen Lalu, apa jadinya dengan Queenesya kelak??

"Benar tidak salah lagi, jadi apa rencana kita selanjutnya" Ucap Kenned pada keduanya

"Hmm... bagaimana jika kita melakukan sayembara" usul Dion

"Maksudnya?" Tanya keduanya

"Jadi gini kita buat sebuah sistem sayembara tanpa sepengetahuan mereka yang khususnya lebih mengarah pada proses seleksi keanggotaan dalam bidang seni sesuai dengan bakat mereka" Ucap Dion yang berterus terang

Kepada kedua manusia yang segender dengannya, yang sekarang sedang melongo tidak habis pikir dengan ide yang sedikit konyol miliki oleh saudaranya itu.

Bagaimana tidak, Ini sudah bukan zaman kerajaan lagi yang harus menggunakan sistem sayembara untuk menemukan sesuatu yang hilang. Mereka setuju dengan ide Dion yang menurutnya memnag bagus dengan cara menyeleksi unit keanggotaan seni, hanya saja mereka tidak setuju dengan julukan yang di gunakan oleh Dion, mengapa bukan 'misi rahasia para pangeran tampan' atau 'Trio detektif tampan' setidaknya julukan jauh lebih keren daripada 'sayembara' yang di gunakan Dion. Namun, dalam pikiran mereka hanya ada satu pertanyaan yang sama 'Kemanakah Dion yang Briliand', fix bagi Gion sekarang kembarannya ini benar-benar sudah aneh tingkat dewa.

1
Ananda jaka Ideatama
Luar biasa
Erlina Ibrik
gambarnya gk bisa di buka
Endang Iswahyuni
benar²kakak goblok seharusnya kasih tahu keluarganya biar melindunginya lu bocah sok kepinteran lihat akibatnya sekarangnya
Epijaya
maaf sampai dgn bab ini ceritanya tidak nyambung dgn judul sbb sampai bab tidak menceritakan tentang qunsya.tp LBH yg lain.jd kurang menarik.
Hasanah Ana: ya tidak menceritakan Quensya TPI menceritakan keluarga x
total 1 replies
Epijaya
knp ceritanya tidak ada kisah Quensya?
Wulan Dari Sidyan
seru cerita ada sedih nya ada bahagianya semua campur aduk
Insan Kuratun Jannah
wah cerita ini sangat seru selali
Nadyah Tambunan
ini kenapa sekelas esya sama evan
Nadyah Tambunan
bukannya sibevan seumuran sama Dion saga Gion😏😏
Nur Ain
jahat gitu MCM manA nak jd kakak ipar
Nur Ain
hahaha parkir dulu..thor2
SeYeolSoo
wait mo nanya sebenernya nama ayahnya si kembar dan esya tuh lucas apa yohan?
Nadyah Tambunan: yohan
total 1 replies
Rini Andriani
single
Asry Sagala
kalo anak2 menyelidiki bakal enggak dapet Thor soal nya cuma banyak bacot doang udah tau saudaranya bukan di kasih tau sama orang tuanya tunggu mati biar di kasih tau
Carlos Sianturi
makin berbelit. aneh aja secara diprolog udh keren tuhh silsilah keluarganya 4 klan besar. tpi kok goblok yaaa... anak sendiri disekitar ga tau. buat lahh dia nutupi warna matanya pakai sf, nahh apa kabar dengan gelang dan nama panggilan? dan masa ga nanya nama lengkapnya selama tinggal bersama membengongkan
Siti Nurain
👍
Mrytl22
"Gion ganteng, Gion sabar"
MaMy
g bisa nulis namanya sendiri itu ntar
Anonim
suka
Rini Haryati
keren ceritanya
sukses...semangatthor
mksh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!