NovelToon NovelToon
Duren Bangsawan

Duren Bangsawan

Status: tamat
Genre:Duda / Percintaan Konglomerat / Single Mom / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: oniya

Cleona Chavez, gadis SMA sebatang kara yang mempunyai kelainan yaitu kelebihan hormon prolaktin. Cleona tak sengaja menemukan bayi di tempat sampah. Karena kasihan Cleona membawa bayi itu pulang dan mengasuhnya seperti anak sendiri. Beredarnya berita miring membuat Cleona dikeluarkan dari sekolah dan diusir dari kontrakan.

Suatu hari, identitas sang bayi pun terbongkar. Siapa sangka, Cleona telah membesarkan seorang bayi yang merupakan pewaris tahta kerajaan. Ayah sang bayi adalah seorang Duda Bangsawan.

Persaingan cinta tak terelakan, karena tak hanya Prince Castin Afson yang jatuh hati pada sosok Cleona. Melainkan Duren CEO (Devil Amore), Duren Polisi (Elmer Gavril), Duren Dokter (Calvin Adis). Keempat Duda Bangsawan bersaing untuk mendapatkan Cleona.

Duren manakah yang akan Cleona pilih?

***

Jangan lupa follow IG Othor : @Oniya_99

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 ~ Klub Malam

"Syarat yang ketiga adalah yang paling penting, yaitu kami hanya menerima karyawan yang sudah tidak perawan." Cleona reflek mengangkat dahinya heran.

"Maaf, Tuan. Kalau saya boleh tahu, pekerjaan karyawan di sini apa saja? Kenapa tidak menerima yang masih perawan?" tanya Cleona yang tiba-tiba punya firasat tidak baik.

"Pekerjaan karyawan wanita hanya mengantarkan anggur ke pelanggan."

"Lalu, apa hubungannya dengan perawan atau tidaknya?"

"Tentu saja ada hubungannya, kalau seandainya ada pelanggan yang menginginkan jasamu, maka kamu harus melayaninya. Untuk risikonya kami tidak akan menanggung apa pun yang terjadi."

Melihat raut wajah Cleona, pria paruh baya itu kembali melanjutkan ucapannya, "Tapi, kamu bisa saja menolak asalkan tidak menyebabkan kerusuhan apalagi membuat pelanggan marah," tambahnya membaut Cleona kembali yakin.

"Baiklah, Tuan. Saya sudah tidak perawan. Izinkan saya untuk menjadi karyawan di sini," tegas Cleona yakin. Gaji yang ditawarkan cukup besar, Cleona terpaksa berbohong agar bisa diterima sebegai karyawan. Masalah menolak keinginan pelanggan, akan ia pikirkan nanti.

"Bagus, kau mulai bekerja malam ini."

" Terima kasih, Tuan."

***

Malam harinya.

"Langsung ganti pakaianmu dan cepat bergabung dengan karyawan lainnya," seorang pria berpakaian formal memberikan dress dan heels khusus kepada Cleona. Dengan penuh semangat Cleona langsung membawanya ke kamar mandi dan segera menggantinya.

"Bagaimana ini? Dress ini bukan ukuranku, begitu singkat dan ketat di tubuhku," Cleona memandangi pantulan tubuhnya yang indah bak gitar spanyol.

Dress ketat berwarna hitam berkilau itu sukses mengekspos lekukan tubuhnya yang indah. Kaki yang jenjang, dada yang besar dan sintal, bo kong yang kencang, didukung dengan wajah yang sangat cantik. Siapa pun yang memandang pasti akan jatuh oleh pesonanya.

"Apa yang kau lakukan di dalam sana! Cepatlah keluar dan lakukan tugasmu!" bentak pria di luar sana, Cleona langsung keluar dan menyiapkan botol anggur sesuai pesanan.

Semula Cleona berjalan dengan santai. Namun, langkah kakinya terasa berat saat melihat pandangan mata yang tertuju padanya.

Belum lagi beberapa karyawan lain yang dengan santainya melakukan sentuhan bahkan hubungan intens dengan pelanggan lain tanpa rasa malu sedikit pun. Cleona takut, Cleona takut ia juga akan diperlukan sama seperti itu.

"Tuhan, tolong lindungi aku, aku sangat membutuhkan pekerjaan ini," gumam Cleona melewati pasangan-pasangan yang tengah bermesraan.

Tiba di depan sebuah pintu ruangan yang ia tuju, Cleona langsung membuka pintu dan masuk ke dalamnya. Cleona terlonjak kaget saat melihat tiga orang pria berwajah menyeramkan tengah mengonsumsi obat-obatan terlarang. Tak hanya mengonsumsi, mereka juga punya setidaknya empat koper yang juga berisi obat terlarang itu.

Cleona ragu untuk maju, tapi ia benar-benar tak punya pilihan. Sebelum kembali melangkah, Cleona menghela napas lebih dulu. Cleona membuat rencana, yaitu ia akan langsung pergi kabur usai meletakkan botol anggur yang ia bawa.

Cleona melangkah tanpa menoleh pada ketiga pria itu, ia langsung meletakkan botol anggur satu persatu kemudian langsung membalikkan badan dengan nampan ia letakkan di depan dada untuk menutupi asetnya yang paling menonjol.

"Tunggu!" Cleona sontak kaget saat tangannya dicekal seorang pria di belakangnya. Cleona menghela napas, setelah itu barulah ia membalikan badan.

"Ada yang bisa saya bantu, Tuan?" tanya Cleona sopan dan ramah.

"Akh!" teriak Cleona saat pria lainnya menepis nampan di tangannya. Cleona reflek menutupi dadanya yang menonjol.

"Puaskan kami dulu, setelah itu kamu boleh pergi," ucapnya langsung menarik kemudian mendorong Cleona dengan kasar hingga terbaring tak berdaya ke atas sofa.

"Ma-maaf, Tu-tuan. Sesungguhnya saya ma-mau. Tapi, sa-saya se-dang ha-id," bohong Cleona terbata-bata.

"Benarkah?"

"Sayang sekali."

"Tenang teman-teman, lihat dua gunung kembar, mulut kecil dengan bibir sensual dan kedua tangannya. Bukankah itu pas untuk kita bertiga," terang salah satu dari mereka.

Cleona yang ketakutan langsung bangkit dan siap akan pergi. Akan tetapi, usahanya gagal karena bukannya lolos, Cleona justru masuk ke dalam pelukan salah satu pria bertubuh tinggi.

"Mau lari ke mana Nona seksi?" Cleona berusaha menepis tangan mereka yang berusaha untuk menyentuh bagian sensitif tubuh Cleona.

"Lepaskan saya! Lepaskan!" Cleona terus berontak hingga memancing emosi mereka.

Plak!

Pipi di sisi kanan Cleona memerah usai mendapatkan tamparan. Perih itu tak Cleona rasakan ia terus berontak dan menepis tangan-tangan yang ingin menyentuhnya. Tiga lawan satu, tentu saja Cleona kalah.

Namun, Cleona tak kehilangan akal, ia menendang pangkal paha salah satu pria hingga mengaduh kesakitan.

"Beraninya kau!" bentak pria lainnya yang bertubuh pendek, ia langsung merobek baju Cleona. hingga setengah dari gundukan Cleona terekspos, membuat hasrat dua pria itu memuncak. Cleona menahan dressnya yang robek agar tak semakin turun.

"Lihat bagaimana kami memuaskanmu!" Cleona terus menjerit saat salah satu pria mengunci tubuhnya, kemudian mengikis jarak hingga hanya menyisakan jarak lima sentimeter saja. Cleona hanya mampu menangis, ia tak lagi dapat melakukan apa pun selain pasrah.

"Tolong aku Tuhan, aku mohon."

BRAK!

.

.

.

1
🌹🪴eiv🪴🌹
tisu ku habis belom beli , pending dulu kalo baca karya mommy_ar
mengandung bawang 🤧
🌹🪴eiv🪴🌹
se-pohon nya aja ada aku 🤣
RahaYulia
ortunya baby d yg sbnrnya itu siapa ya?
Erina Munir
kok ga ada ya thor novelnya....salah judul kali thor....atau d alihkan k yg lain ya thor....
Erina Munir
maaf maksudnya castin
Erina Munir
mauu nyeee yee carvin /Drool//Drool//Drool/
Erina Munir
/Good//Good//Good//Good//Good/
Erina Munir
rasaaiiin luuhh...matii..luuhh
Erina Munir
shok teraphy niih pda
Erina Munir
bner2 nih manusia kardus...ga takut lumer luh ya..
Erina Munir
wwaah..pda bosen idup pda...ga takut apaah...sama tuan castin...
Erina Munir
hrs ngapain lgi siih kak castiin...jdi bapeer niih
Erina Munir
soo sweet.../Angry//Angry//Angry//Angry/
Erina Munir
adduuhh tuan prince ..galak bnerr euuy
Erina Munir
si Reader ..atuh thoor /Angry//Angry//Angry/
Erina Munir
thoor...kok masih ada sih acara menderitanya cleona..udh dong thoor
Erina Munir
melow nih thoor akkuuhh.../Cry//Cry//Cry/
Erina Munir
ho oohhh...pake banget sedihnya
Erina Munir
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Erina Munir
klo aku bilang mah wajah ya agak serem thoor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!