NovelToon NovelToon
One More Time

One More Time

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Romansa / Chicklit
Popularitas:31.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rafa Linda

"Jika diberi kesempatan mengulang waktu. Hal apa yang akan kamu ubah?"

"Mencegah pertemuan ku dengan suami ku!"

Ita diberi kesempatan oleh sang waktu untuk menulis kembali hidupnya. Namun, siapa yang menyangka kesempatan emas itu membuatnya terlempar jauh di masa SMA sebelum semua tragedi dimulai.

Mampukah Ita membelokan takdir yang telah terjadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rafa Linda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. Blangko Karir

Haris diam. Ia menatap lekat manik putrinya. Jika ini hanya bercanda Haris akan memarahi putrinya karena sudah kelewatan. Tapi, Haris tidak menemukan canda dalam tatapan Ita.

"Atas dasar apa kamu nggak setuju kerjasama dengan H Group? Kasih Papa alasan. Papa akan pertimbangan kalau alasan mu masuk akal."

DEG!

Mana mungkin Ita mengatakan kalau setelah ini perusahaan Papanya dirundung masalah. Para investor-investor itu akan melepaskan buntutnya dan meninggalkan Haris dengan utang yang sangat besar.

Hanya H Group yang bertahan. Bersamaan dengan itu kontrak kerja dengan jaminan ikatan pernikahan akan ditetapkan.

"Itu--"

"I-ita cuma nggak suka sama pimpinan mereka. Banyak gosip miring yang nyebutin dia suka main cewek terus selama menjabat sebagai Direktur dia bertindak semena-mena sama bawahannya. Ita cuma takut Papa ditipu sama dia," celetuk Ita.

Percayalah ia dalam suasana bingung dimana dirinya tidak yakin atas ucapannya sendiri.

"Hahaha. Kamu baca berita dimana info ngawur kayak gitu?"

"Dimana-mana."

"Dengan kata lain, kamu benci Pak Raga kan? Bukan perusahaannya."

"I-iya."

"Kalau itu alasan mu. Papa tetap akan menjalin kerjasama dengan beliau. Karena untuk menjalankan suatu perusahaan titah pimpinan bukan suatu hal yang mutlak. Kamu perlu diskusi dulu dengan pemegang saham lain dan bawahan mu pun ikut berpartisipasi," Haris menggapai pundak Ita. "Kamu boleh benci orangnya, tapi jangan benci perusahannya. Tanamkan itu baik-baik."

Ita menggeser pelan tangan Haris yang berada di pundak Ita. "Sayangnya aku tipe orang yang benci sepenuh hati. Maaf Pa, aku tetap nggak terima Papa kerjasama dengan H Group!" tandas Ita tajam sebelum pergi

Haris menatap kepergian Ita. Entah mengapa perkataan istrinya tempo lalu benar adanya. Kepribadian Ita berubah.

^^^^^^

Hari ini Ita akan melakukan ujian nasional susulan. Hesa mengantar sampai depan ruang kepala sekolah.

"Nih...." Hesa memberikan permen mint sama seperti yang ia lakukan dulu. Saat itu Ita langsung cemberut karena Hesa tidak membawakan susu UHT seperti biasa dan Ita ngambek sampai sore.

Benar-benar kekanakan! Ita yang sekarang pun menyadari sifat manjanya itu dan tidak akan mengulanginya lagi!

"Makasih Hes. Doain aku ya?"

"Always, good luck!" ucap Hesa ceria. Ia masih di tempat sampai Ita benar-benar masuk dan pintu itu tertutup.

Senyum Hesa menghilang. Digantikan tatapan datar memandang pintu yang tertutup.

Sama seperti Tina yang sempat cerita tentang perubahan sikap Ita. Hesa pun sekarang merasakannya.

Hesa sempat menebak Ita akan panik dan merengek minta kunci jawaban. Namun hingga hari H tiba, Ita masih bersikap tenang. Seolah ada orang lain yang merasuki tubuh Ita.

"Sebenernya siapa kamu?"

^^^^^^

Ita menatap kosong permen mint itu. Bagaimana pun satu kenyataan telah ia kantongi. Sampai detik ini alur hidupnya masih sama.

Sampai detik ini Ita tidak merubah apapun!

Frustasi! Ita memijit kepalanya yang terasa akan pecah dengan kemungkinan terburuk semua akan berjalan sama. Ita butuh sesuatu untuk merubah alur hidupnya sebelum hari kelulusan tiba!

"Ita? Apa ada yang sakit?" tanya guru pengawas salah paham dengan gestur tubuh Ita.

"E-enggak kok Bu."

"Kalau sakit nggak usah dipaksain ya. Ibu yakin kalian pasti lulus semua."

Lulus?

Dalam sekejap ide gila muncul melalui satu kata itu. Bagaimana jika Ita tidak lulus? Bukankah selama ini yang menjadi garis start adalah hari kelulusan?

Jika Ita tidak lulus maka Raga tidak akan bisa menikahinya karena Ita harus mengulang kelas. Lalu Hesa tidak akan mengikuti konfoi kelulusan.

Senyum Ita mengembang. Ia telah bertekad! Dibanding ijazah Ita lebih memilih masa depan tanpa Raga. Maka saat ini ia harus menjawab pilihan yang salah dari lima pilihan ganda.

Sekembalinya dari ruang kepala sekolah. Ita kembali ke kelas. Dengan tampang kusut.

"Gimana ujiannya tadi? Susah banget kan?! Gila emang! Sejak kapan kita diajarin kayak gitu," oceh Tina yang berujung menghardik si pembuat soal.

Yah, dibandingkan susah mencari jawaban benar. Ita justru kesusahan mencari jawaban salah. Karena Ita tidak mau satu soal pun benar. Maka Ita harus tau terlebih dahulu jawaban benarnya supaya bisa memilih jawaban salah.

Cukup aneh untuk dilakukan. Tapi ya sudahlah! Toh, Ita bukan orang aneh yang melakukan hal gila ini tanpa sebab.

"Nggak usah nyalahain soal. Kayaknya emang otak lo yang bermasalah," tukas Hesa.

"Eh gini-gini gue pernah peringkat satu ya!"

"Kapan?"

"Pas SD."

"Elah! Gue yang loncat kelas aja biasa aja."

"Sombong lo bocah! Harusnya lo jadi adek kelas gue. Sini sungkem dulu!"

"Ogah!"

Fokus Hesa beralih ke Ita yang sedang melamun. "Ta? Ngelamunin apa?" tanya Hesa sembari merentangkan kelima jarinya di depan wajah Ita.

"Hm?" saut Ita linglung.

"Tuh kan nggak konsen. Kalau dipikir akhir-akhir ini kamu sering ngelamun. Ayo dong semangat lagi. Jangan khawatir nggak lulus. Liat manusia wibu satu ini. Dipikirannya selalu karakter gepeng aja santai."

"Kita semua pasti lulus," ucap Hesa semangat.

Pernyataan Hesa sukses mendapat pukulan dari Tina. Hesa pun langsung mengaduh akibat pukulan itu.

"Wiba-wibu! Gue cuma tau anime naruto ya!"

"Ya tapi kan lo nggak punya kesukaan lain selain naruto. Itu tandanya lo wibu!"

"Bang*at emang mulut lo!"

"....."

"....."

Mereka masih berdebat sedangkan Ita hanya memperhatikan. Sayang sekali mereka terlalu khawatir pada sesuatu yang justru sejengkal pun tidak Ita khawatirkan.

Sudah Ita ikhlaskan kelulusannya demi bertaruh pada takdir. Semuanya untuk masa depan baru.

"Ta, menurut lo gue harus masuk jurusan hukum atau Menegemen?" tanya Tina.

Sejenak pikiran Ita teralihkan dengan pertanyaan Tina. Kenapa dia tidak jujur dengan hatinya? Di antara dua pilihan itu, tidak ada satu pun yang ia minati.

Dari mana Ita tau?

Tentu saja dari masa depan. Ita sering mendengar keluh kesah Tina yang menyesal tidak memilih jurusan design grafis dan menuruti keinginan Kakaknya yang meminta masuk di jurusan Menegemen.

"Dari dua pilihan itu. Lo yakin mau masuk salah satunya?"

"Iyalah," jawabnya yakin.

"Gue tanya lagi. Lo yakin?!" tanya Ita sekali lagi.

Senyum tipis terpatri di wajah Tina, "ternyata gue nggak bisa nyembunyiin apapun dari lo ya? Itu semua kemauan kakak gue. Katanya kedua jurusan itu yang peluang kerjanya bagus. Makanya gue suruh masuk sana."

"Ini kan hidup lo. Denger kata hati lo bukan kakak lo. Mereka berhak kasih masukan. Tapi bukan berarti lo terima mentah-mentah,"

"Coba gue tanya, jurusan yang benar-benar lo minati apa?"

"Gue sih pinginnya ke design grafis. Tapi--"

"Ya udah masuk aja. Di masa depan gue nggak mau denger lo ngeluh salah milih jurusan dan lain sebagainya."

"Oke deh, malam ini gue bicara sama kakak gue. Makasih ya Ta. Cuma sama lo gue dapet pencerahan."

"Oh jadi selama ini sama gue nggak? Balikin semua contekan gue!" Saut Hesa tidak terima.

"Hehe, ampun Sa. Lo sumber pencerahan gue yang lain maksudnya,"

"Btw, lo jadi daftar STAN?" Tanya Tina.

Hesa berhenti memakan gorengannya. Ia memandangi Ita yang tengah menyedot es teh manis buatan primadona kantin, Mbok Munah.

"Gue ngikut Ita lah."

"Ih! Nyesel gue tanya. Dasar bucin abnormal!" sarkas Tina.

"Kenapa ngikut aku? Aku nggak pernah larang kamu buat kuliah di luar kota."

Bisa gawat kalau Hesa punya pemikiran seperti itu. Ita harap itu hanya bahan candaan.

"Soalnya aku takut selama LDR kamu direbut orang."

Bagi Ita, Hesa memang tipe cowok bucin dan karena hal itulah hubungannya langgeng dari kelas dua. Tapi, mengingat akhir perjalanan hidupnya membuat Ita sadar. Ada tragedi lain yang dekat-dekat ini harus dicegah. Untuk antisipasi saja Ita akan membuat janji dengan Hesa.

Kalau waktu beneran bisa diputar. Hal pertama apa yg bakal kamu ubah?

komen yak

Jangan lupa vote, Like, favorite dan share ya

lope sekebon 😍

1
Nahda Nabila
luarbiasa
charis@ŕŕa
up lg donk
charis@ŕŕa
selalu terbaik
kpn up lg thor
charis@ŕŕa
kak part satu ny mn?? tahun baru nich bikin greget aj se
Nur Hayati
kasihan raga juga y
charis@ŕŕa
waduh....bingung nich
......

hesa apa raga y...🤔🤔🤔🤔🤔⁉️⁉️⁉️⁉️
charis@ŕŕa
lanjut thor...raga gmn nich
Nur Hayati
sedih.... klo ujungnya ita meninggal juga sm j bohong kehidupan kedua y... padahal ud g sm raga tp msh juga... hehrh
charis@ŕŕa
OMG thor.......
q kehabisan kata".....
lg dong thor part ny
LaDDy KhayNaz
novel kedua yg kubaca dan certanya berakhir sad end galau
charis@ŕŕa
gk ad flash back setelah kecelakaan t???
Linda: Okee. Kalo badan masih sehat. Insha Allah up tiap hari
total 6 replies
Nur Hayati
iy cm yg jd misteri dia meninggal kenapa y? klo ita kan kecelakaan... trs bukannya raga selingkuh sm shasha
Linda: Nanti ada penjelasannya. pantengin terus yaa 😀
total 1 replies
Nuraini Aini Aza
berarti raga ikut kembali kemasa lalu ya Thor???
Linda: Iyes. Nanti bakal ke jawab semua
total 1 replies
Nur Hayati
kayanya sama2 mengulang waktu... ita pas hbs operasi, raga pad kecelakaan n koma
charis@ŕŕa
masih misteri....
iini msih pov ita....
pov raga nya blm....😄😄
Nur Hayati
suka klo lihat dihidupkan kedua. cm klo dikehidupan pertama kenapa cuek y. bahkan g sadar bininya yg ketabrak
Nur Hayati
up lg
Nur Hayati
apa sasa yg dipilih lg?
nuke
semoga fano bisa masuk penjara.
charis@ŕŕa
kok seperti misteri ya....
khidupan sebelum it mninggal raga berkhianat tp stelah kehidupan ke-2 kok raga ud knal ita ....
pusing kn jd ny??? tlong dong buka tabir chaya ny.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!