NovelToon NovelToon
Affair With My Step Brother

Affair With My Step Brother

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:545.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ita Yulfiana

Berselingkuh dengan calon duda yang merupakan kakak tiri sendiri. Apa jadinya?

Follow IG @honey.queen174

Hai guys! Dukung terus ya biar aku bisa semangat nulis ceritanya sampai tamat😁

Happy reading~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ita Yulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13

Tidak terasa jam sudah menunjuk pukul 8 malam. Malam ini aku menutup toko lebih awal dari kemarin. Seorang karyawan wanita yang aku pekerjakan untuk membantuku di toko sudah pulang sejak pukul 5 sore tadi.

Setelah mengunci pintu bagian depan atau pintu masuk, aku mematikan beberapa lampu dan hanya menyisakan satu saja yang masih menyala di dalam ruangan. Lalu aku ingin naik ke lantai atas untuk beristirahat. 

Oh iya, bangunan ini terdiri dari dua lantai. Lantai bawah aku jadikan sebagai toko dan lantai atas aku jadikan sebagai tempat tinggal atau tempat peristirahatan.

Baru saja aku hendak beranjak menuju tangga, tiba-tiba saja suara ketukan yang berasal dari bagian depan pintu kaca toko mengagetkanku. Aku berbalik, ternyata mas Darren yang berdiri di depan sana. Dia melambaikan tangan ke arahku dan dengan segera aku membukakan pintu untuknya.

"Dek, kenapa tokonya cepat sekali kamu tutup?" tanya mas Darren begitu memasuki toko.

"Kei capek, Mas. Tadi pagi sampai sore Kei sibuk terus mengerjakan pesanan pelanggan," jawabku seraya berjalan mengekor di belakangnya.

"Harusnya kamu senang dong, Dek kalau kamu sibuk. Itu artinya, kamu dapat banyak pemasukan hari ini. Iya, 'kan?" ucapnya sambil tersenyum dan berbalik melihatku.

"Ehehe. Iya juga sih, Mas. Eh, itu Mas Darren bawa apaan dari resto," tanyaku penasaran. Sebenarnya aku bisa langsung tahu kalau paper bag itu berisi makanan, dilihat dari logo restoran milik mas Darren yang terpampang jelas di kedua sisi paper bag tersebut.

Mas Darren kembali tersenyum. "Mas bawa makanan kesukaan kamu dong. Ini ambil, kita makan malam bersama."

"Ah, serius? Asyik dong." Aku tersenyum lebar sambil mengambil alih paper bag yang ada di tangan mas Darren. 

Sebenarnya tadi sekitar jam setengah 7 malam, aku sudah makan malam bersama kak Rey. Tapi karena Mas Darren membawa makanan kesukaanku dari restorannya, aku jadi lapar lagi. Sekali-kali makan malam dua kali juga tidak apa-apa 'kan. Tidak mungkin juga aku langsung gemuk dalam waktu  semalaman. Hehe.

Aku dan mas Darren berjalan naik ke lantai atas. Di sana ada meja makan lengkap dengan dapur. Perabotannya juga  lumayan lengkap, mirip seperti apartemen. Ibu yang sudah menyiapkan semua itu untukku.

"Dek, semenjak kamu pindah ke sini, Mas jadi kesepian di rumah. Apa-apa serba sendiri. Makan juga sendiri."

"Tapi Mas nggak ngobrol kalo lagi sendirian, 'kan?" candaku. Sekarang ini kami berdua sudah sangat akrab, jadi aku tidak sungkan lagi kalau mau bercanda dengan mas Darren.

"Enak saja. Memangnya kamu pikir Mas ini sudah gila apa?" protesnya dengan ekspresi yang menurutku sangat lucu, dan itu membuatku semakin senang menggodanya.

"Ya kali, Mas. Siapa tahu gara-gara Mas sebentar lagi bakalan cerai sama mbak Feli, Mas jadi suka ngobrol kalau lagi sendirian," ucapku lalu terkekeh.

Tiba-tiba mas Darren mencubit pipiku. "Dasar. Enak sekali kamu kalau bicara."

"Aduh, aduh. Mas Darren ih, Kei 'kan cuma bercanda," ucapku seraya mengusap pipiku yang terasa sedikit sakit akibat ulah mas Darren.

"Salah sendiri." Mas Darren tersenyum sambil mulai mengaduk makanannya.

"Oh iya Mas, ngomong-ngomong sidangnya gimana tadi pagi? Apa lancar?" tanyaku dan dijawab anggukan oleh mas Darren. 

"Mm ... tadi pagi Mas ketemu sama mbak Feli nggak di sana?" tanyaku lagi.

Terkadang aku berpikir, jika seandainya  mas Darren kembali bertemu dengan calon mantan istrinya itu, apa mungkin mas Darren akan berubah pikiran dan menarik kembali gugatan perceraiannya. Mas Darren 'kan dulu cinta mati sama si Felicya itu. Tidak menutup kemungkinan bahwa mas Darren masih memiliki sisa rasa di hatinya.

Cie elah, sisa rasa. Kayak lagunya Mahalini aja. Wkwkwk.

"Cih, mana mungkin dia berani muncul di hadapan Mas lagi." Mas Darren menjawab dengan sinis.

Sepertinya apa yang aku pikirkan tadi tidaklah benar. Dan sepertinya mas Darren sudah tidak mencintai wanita itu lagi. Mungkin karena dia benar-benar dikecewakan oleh perempuan itu.

"Jadi tadi pagi mbak Feli nggak datang ke persidangan? Memangnya boleh begitu, Mas?" tanyaku lagi.

Tiba-tiba aku merasa sedikit khawatir. Apa mungkin jika Felicya tidak datang ke persidangan, mereka berdua tidak akan jadi bercerai?

"Tidak apa-apa. Justru kalau dia tidak datang, malah akan semakin bagus. Proses perceraian biasanya lebih cepat selesai kalau pihak tergugat tidak hadir di persidangan," jelasnya sambil menikmati makan malamnya.

"Baguslah kalau begitu," ucapku yang langsung mendapatkan tatapan curiga dari mas Darren.

"Dek, ekspresi kamu kenapa begitu? Sepertinya kamu senang sekali kalau Mas bercerai sama Feli."

Pertanyaan mas Darren seketika membuatku terkejut sekaligus malu. Aku menjadi salah tingkah. Apa benar dari luar aku nampak sangat senang jika mereka berdua bercerai? Ah, memalukan sekali. Bisa-bisa mas Darren curiga kalau aku masih suka padanya.

"Eng-enggak kok, Mas. Kei nggak senang kok kalau Mas bercerai sama mbak Feli," bohongku yang berusaha menyangkal tuduhan mas Darren yang memang benar adanya.

"Jadi maksud kamu, kamu senang kalau Mas terus bersama dengan wanita seperti dia?" tanyanya lagi.

Mampius. Salah lagi 'kan? Kalau begini rasanya aku ingin mencomot bibirku sendiri. Siapa suruh keceplosan di depan mas Darren.

"Eh, Ng-nggak nggak, Mas. Maksud Kei, mm ... maksud Kei nggak gitu kok. Kei cuma ... Kei hanya ingin mendukung apa pun keputusan Mas Darren. Asalkan Mas Darren bahagia, Kei akan selalu mendukung," jelasku sedikit gelagapan. Takut salah bicara lagi.

"Oh begitu. Terima kasih ya, Dek. Kamu memang adiknya Mas yang paling baik," ucap mas Darren sambil tersenyum padaku.

.

.

Setelah aku kenyang dan mas Darren masih makan. Tiba-tiba aku teringat akan sesuatu. Sekarang 'kan aku sudah punya pacar, apa sebaiknya aku ceritakan pada mas Darren ya. Kira-kira kalau mas Darren tahu aku sudah punya pacar, akan seperti apa reaksinya nanti? Apa dia akan setuju atau tidak kalau adiknya ini memiliki pacar.

Tapi sekarang 'kan aku sudah dewasa, tidak mungkin juga mas Darren mau melarang. Ini semua aku lakukan agar aku bisa mebghapus semua perasaan cintaku padanya. Harusnya mas Darren senang karena dia pasti berpikir kalau aku sudah move on darinya. Sebaiknya aku ceritakan saja deh.

"Mm ... Mas."

"Iya, Dek. Kenapa?"

"Mm ... Kei mau minta pendapat Mas Darren nih," jawabku.

"Pendapat? Pendapat tentang apa?" tanyanya lagi.

"Mm ... menurut Mas Darren, gimana kalau ... Kei punya pacar?" Mendengar pertanyaanku, tiba-tiba mas Darren meletakkan sendok dan garpu yang ada di tangannya di atas piring.

Dilihat dari reaksinya, sepertinya mas Darren ingin berbicara serius denganku. Aku jadi deg-degan. Dag dig dug, dag dig dug.

1
Yani Cuhayanih
ribet amat sihh hidup mu kei..lama2 kamu bisa tepar sendiri../Smug/
L.s
aku mampir Thor jgn lupa mampir juga dikarya ku 'Terjebak dalam kebencian'
gaby
Mending Kei aja yg mati kelindes truk. Aq ga suka karakter Kei yg tukang php di dua pria
gaby
Kei plin plan. Aq malah ga menyalahkan Darren sm skali karena dr awal emang Kei naksir Darren & Rey cm dijadikan pelarian tanpa ada rasa cinta. Kei itu cwek sok paling laku, ngasih php ke smua cwok. Jujur aq lbh suka bila jln critanya Kei menikah dgn Rey, abis itu Darrren mati bunuh diri, biar Kei trauma seumur hdp.
Ruk Mini
ko ga sesuai judul sih thorrr..aq kira jdi ame abank ye..tpi gpp lh ..yg penting Happy ..tq thorr d tgg lgi karya2 mu🙏
Athie Roesmana
klo loe diem aj kei, b'ati emank loe jg gatel...
Athie Roesmana
panik panik panik... keceplosan saking panik nya rey rey🤣🤣🤣
Athie Roesmana
cowok egois loe pacarin kei...
Athie Roesmana
darren di pikirin...
fitria widyani
bagus kaak ceritanya. penulisannya rapi tata bahasanya mudah dipahami.. pokoke keren deeh kaak.. gak sabar baca karya kakak yg lain🤗🤗🤗
Komangnovi Andayani
kira kira bakal sama darenkah?
Athie Roesmana
gila...bnr2 manusia terlahir tanpa otak dan hati si darren, auto ilfeel gw
Athie Roesmana
sumpah jijok bgt sm si kei...
Athie Roesmana
aneh kok ad cewek dgn gampang pilih cowok yg ga ad perjuangan nya buat dia, malah cowok yg prnh buang dia....
Athie Roesmana
team rey tentu nya aq
Athie Roesmana
dih kocak malih....loe aj blm cere dah dekati cewek
Athie Roesmana
salahin ibu loe lah yg egois, bis dpt laki baru seenak nya misahin anak sm sesuatu peninggalan ayah nya... ga abis pikir deh
Athie Roesmana
narasi nya panjang beut...
meli
bagus bangett di tunggu exra part thoor semangat ngetik 🌹👍👍👍
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
Darren kayaknya sih cemburu itu🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!