Pertemuan pertama yang kurang mengenakkan membawa kedua insan manusia kedalam sebuah pertengkaran .
Sean Adijaya , Tampan , kejam dan kaya raya , tiga kata yang mampu menggambarkan sosok pewaris tunggal dari Adijaya group .
Natasya putri Pratama , cantik , cerdas , lembut dan kaya , empat kata yang mampu menggambarkan sosok pewaris tunggal dari Pratama group .
Dua putra-putri sang penguasa itu terlibat perseteruan di kampus mereka kuliah , sosok Sean yang kejam beberapa kali mencoba memprofokasi Tasya and the gank , namun sayang sifat Tasya yang lembut tak merespon apa yang Sean lakukan .
Ditambah lagi dengan dua sosok gank paling berkuasa dikampus ini membuat seluruh mahasiswa tunduk dengan Tasya , dan membuat Sean murka dan semakin menjadi jadi .
Namun semua berubah ketika Tasya dan Sean tahu , bahwa mereka terlibat perjodohan dari orang tua mereka .
Apakah terjadi di kehidupan mereka kedepannya ?, gue juga gak tau sih wkwkwkw , kuy kita baca bareng bareng .
author
Ramles
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rama Ramles, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
"Lo mau ngapain sama calon istri gue!!"
Pagi yang biasanya di disambut dengan sangat suka cinta berubah menjadi suram bagi Taysa , Mata sembabnya yang terlihat jelas menggambarkan jika dia Baru saja menangis .
"Sya mandi gih gue udah selesai " Ucap Nindi setelah keluar dari kamar mandi .
Tasya bangkit dari duduknya berlalu menuju kamar mandi tanpa mengucapkan satu patah kata pun , Nindi pun nampak sedih melihat kondisi sahabatnya itu .
Yaa setelah kejadian semalam , Nindi memutuskan menginap untuk menemani sang sahabat yang sedang terpuruk , Di sepanjang malam dia menjadi saksi bagaimana sedihnya Tasya .
Mungkin menurut pandangan sebagian orang Tasya seperti berlebihan , Namun bagi Nindi tidak , dia bisa merasakan apa yang Sahabatnya itu rasakan , Sebagai wanita karir pernikahan hanyalah tujuan akhir ketika semua yang mereka inginkan tercapai .
Sebagai wanita awam mungkin Orang orang seperti Tasya dan Nindi dianggap melawan kodrat dari Seorang wanita itu sendiri , yang menurut mereka kodrat wanita hanyalah Memasak , Mengasuh anak , mengurus rumah tangga dan Melayani suami .
Dan Itu salah , Di saat Nindi dan Tasya Kecil mereka ikut merasakan bagaimana efek hancurnya rumah tangga salah satu sahabat nya Karena orang ketiga , sejak saat itu mereka membentengi Pikiran dengan mindset mindset positif .
Berbeda dengan wanita awam atau wanita kebanyakan di negara ini , mereka lebih cenderung mengandalkan pria dalam hal apapun , Mereka terlalu takut untuk mengutarakan pendapat dan menegur jika sang pria berbuat salah .
Wanita memang harus nurut kepada suaminya tetapi suami juga tidak bisa berbuat seenaknya saja kepada istri , bahkan ada kata kata yang sangat familiar buat kita semua yaitu "Banyak istri banyak rejeki , karena banyak yang mendoakan" Katanya .
Syarat substantif adalah syarat yang berkaitan dengan alasan untuk dapat berpoligami, yaitu: (1) Istri yang tidak dapat menjalankan kewajiban sebagai istri ; (2) Istri mendapat cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan; (3) Istri yang tidak dapat melahirkan keturunan.
Dan semua syarat di atas seolah diabaikan oleh para pria di jaman sekarang , banyak juga yang memberikan ke pahaman yang salah hingga seseorang terjerumus dan melakukan .
Tasya dan Nindi dua orang wanita yang tak akan mempan dengan pria yang hanya berucap bahwa mereka akan memberikan surga untuknya , Karna mereka bisa menuju surga dengan cara dia sendiri , Terlebih mereka telah mendapatkan surga dunia, jadi tidak akan terpengaruh dengan omong kosong - omong kosong Pria yang sok beragama yang mencoba memperngaruhi mereka untuk menjadi istri kedua , Cuih sangat menjijikkan.
Setelah selesai mandi dan bersiap siap , Tasya dan Nindi turun dari lantai dua menuju lantai secara bersamaan , Tasya pun segera berlalu begitu saja ketika melihat kedua orang tuanya yang sedang menunggu nya untuk sarapan pagi .
"Itu yang selama ini Aku takutkan " Ucap Anton dengan sendu menatap perubahan sifat putri kesayangan mereka itu .
"Tidak papa biarkan Tasya sendiri yang memutuskan, bagaimana pun dia lah yang akan menjalani bukan kita " Ucap Sindi mencoba menenangkan hati sang suami .
"Aku hanya ingin melihat Tasya seperti wanita sesungguhnya " Ucap Anton dengan sendu , terkadang dia merasa gagal menjadi orang tua ketika sang putri bekerja keras banting tulang untuk membesarkan usaha nya sendiri , Bahkan beberapa kali dia ingin menyuntik dana di perusahaan yang Taysa dirikan namun dengan sangat percaya diri Tasya menolak nya , dengan dalih ingin mandiri .
"Biarkan waktu yang mengubahnya , kita hanya bisa berdoa dan bersabar " Ucap Sindi dengan senyum yang berhasil membuat sang suami tersenyum kembali .
🍂🍂🍂
Universitas intan jaya
Di jalan menuju kampus para mahasiswa segera menepikan diri ketika mendengar teriakan dari Nindi yang membuat isi kepala seolah olah akan keluar .
Gerombolan tiga manusia itu berjalan menuju kampus dipimpin oleh Tasya yang berjalan paling depan , dengan Nindi dan Steven berada di samping kanan dan kirinya .
Mereka pun sampai di meja khusus untuk mereka yang bersebelahan dengan meja khusus Sean and the gank , nampak TASYA melirik calon suaminya itu dengan tajam , dia pun tersenyum meremehkan ketika melihat ada tiga gadis berada di sampingnya .
"Perhatian tidak ada yang berhak mengeluarkan satu katapun saat kita masih di lingkungan kalian , dan bagi yang melanggarnya akan berhadapan langsung dengan Gua , paham !!!!!" Ucap Nindi dengan lantang yang diiyakan oleh seluruhnya .
Sebenarnya Sean tidak terima dengan perlakuan dari Nindi ,Namun rasa trauma nya di alami nya beberapa hari yang lalu belum sepenuhnya sembuh , dan dia tak mau rasa trauma itu kembali Karna ulah wanita bar bar itu lagi .
Seperti yang Nindi tadi perintahkan suasana tampak hening , tak ada sedikitpun Suara disana bahkan untuk menyendok makanan aja mereka sangat hati-hati takut menimbulkan suara .
Setelah Beberapa menit Tasya nampak berdiri diikuti dengan kedua temannya yang lain, dan berjalan meninggalkan kantin kampus , namun sebelum menyusul kedua temannya , Nindi nampak berdiri dan melihat sekelilingnya .
"Thanks atas kepatuhannya , and sebagai gift gue traktir seluruh isi kampus untuk makan di kantin sepuasnya , Ibu kantin nanti saya Bayar via transfer" Ucap Nindi sebelum pergi meninggalkan kantin .
Seluruh penghuni kantin nampak menyambut gembira hadiah dari Nindi , dan tak butuh waktu lama berita itupun sudah tersebar luas hingga seluruh isi kampus , membuat ibu ibu dan embak embak kantin sibuk melayani ribuan pelanggan itu.
"Sean Lo gak mau nambah , hari ini pihak kantin menyediakan 4 kali lipat loh " Ucap Dimas dengan membawa beberapa makanan dan minuman di meja mereka .
"Huff anggun , Astrid capek benget gue bantuin " Ucap Vhee dengan gundukan makanan di nampan yang tinggi nya menutupi wajahnya .
"Cih memalukan " Ucap Sean memutar kedua bola matanya dengan malas .
Dia pun memilih pergi dari kantin meninggalkan para sahabatnya yang tengah kalap dengan makanan masing masing .
Sean memilih berjalan dengan santai menikmati suasana kampus yang mendadak sepi karena ulah Nindi .
Di saat berjalan dengan santai fokusnya teralihkan dengan Sosok wanita cantik, yang sedang berjalan dengan dipapah oleh seorang pria yang dia sendiri belum pernah melihatnya .
"Itu kan Taysa , apa yang mereka berdua lakukan , siapa itu gue rasa itu bukan Steven , apakah dia mempunyai teman yang lain ?" Ucap Sean dalam hati berperang dengan pertanyaan nya sendiri .
Karna rasa penasarannya yang sangat tinggi dia pun memilih mengikuti mereka berdua secara diam diam dari belakang.
Entahlah kenapa dia melakukannya , tetapi ada rasa aneh ketika melihat sang calon istri bersentuhan dengan pria lain .
"Idih yaa kali gue cemburu , ingat Sean Lo harus fokus dengan rencana Lo awal " Ucap Sean memeringatkan diri sendiri , dan melanjutkan Misi untuk mengutit calon istrinya dan selingkuh , anjaayyyyyyy .
"Woy Lo mau ngapain sama calon istri gue !!!" Ucap dengan lantang mendorong pria itu dengan sangat keras hingga terjatuh dilantai .
Dia sangat terkejut ketika melihat Taysa dan pria itu hendak berciuman .
Next .
jangan lupa like coment and faforit 🙏😁
Cerita ini hanya fiktif and jangan ada yang tersinggung jika ada kata kata saya yang menurut kalian tidak pantas , thanks all love you 😘😘😘
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹