NovelToon NovelToon
Cinta Riko Dan Laras

Cinta Riko Dan Laras

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:81.3k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Sedang revisi

Cintaku berawal pertengkaran yang tak ada habisnya bersama orang yang menurutku sungguh menyebalkan, namun cinta itu tumbuh dengan sendirinya, ternyata dia juga mencintai ku setelah pertengkaran tersebut.
Tapi ayahnya tidak menyetujuinya meski aku dan dia tidak pacar beneran. Akhirnya aku di keluarkan dari kampus dan pindah ke kampus lainnya.
tenyata ayah dari si laki-laki itu adalah teman lama ayahku yang pernah membantu perusahaannya.
Mari simak kisah selanjutnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bingung dengan perasaan sendiri

Aku masih terdiam.

Riko pun mengambil piring dan makan, baru satu suapan, tiba-tiba ia berhenti makan.

"Suapi aku"perintahnya.

"Ogah"jawabku tak terima.

Dia mengambil piringnya dan meletakkan di tanganku.

Dia menunjukan jarinya ke arah mulutnya.

Tanpa memotong dagingnya lagi,aku memasukkan daging kemulutnya, awalnya Riko tidak mau membuka mulutnya, tapi kusuruh Radit dan Ari memegang tangannya dan aku pun memasukkan daging kemulutnya, hingga ia batuk-batuk.

Kami pun tertawa bersama, karena melihat Riko menderita.

"Teman-teman kurang ajar kalian ya, uhuk..uhuk.., awas kalian"katanya sambil memegang lehernya, ia meminum air disana, namun kami masih saja tertawa.

"Lihatlah, temanmu saja mendukungku, kau bisa apa sekarang?"tanyaku menantang.

Dia hanya bisa menunjuk kearahku, tapi tak bisa berkata-kata.

Aku pun mengambil mikrofon dan menyanyi dengan suara indahku, ya iyalah 'kan itu lagu seringku nyanyikan dirumah.

Riko awalnya terpana mendengar suaraku, tapi ketika aku melihatnya dia memalingkan wajahnya dan mencibirkan bibirnya.

Dasar, apa mungkin dia memang tidak bisa memuji orang.

Aku terus bernyanyi menikmati laguku, teman-temannya juga ikut bertepuk tangan, hanya dia yang terdiam seperti patung.

Selesai menyanyi aku pun duduk dan mengambil minuman dia atas meja,untuk membasahkan tenggorokanku, untungnya masih tersisa dan tidak di habiskan oleh Riko.

Kembali Riko mengambil mikrofon dan menyanyikan sebuah lagu.

Awalnya aku tidak peduli dengan lagunya, tapi lama-kelamaan aku mendengarnya dengan seksama, lagu itu adalah mewakili perasaanya.

Aku mendapati lagu itu, arti dari lagu tersebut.

Ia binggung dengan perasaannya sekarang, sebenarnya Ia menyukai wanita itu atau tidak, terkadang Ia ingin mendekati wanita itu, tapi ketika di dekatnya Ia mulai bertingkah untuk mendapat perhatian Wanita itu.

Itulah isi lagunya.

"Apa ia menyanyikan lagunya untukku? Di dalamnya terdengar seperti ceritaku dan dia sehari-hari, apa dia menyukaiku? Tapi masa iya, banyak perempuan yang mengantri, bahkan aku tak masuk hitungan"pikirku dalam hati.

Selesai menyanyikan lagunya, ia memandang wajahku sambil tersenyum.

Kenapa dia tersenyum begitu, aku pun manyun, sedangkan teman yang lain bertepuk tangan, apa lagi Lusi sang idolanya bernyanyi hingga ia bersorak senang.

Tak terasa jam menunjukan pukul 10:10.

"Udah malam, pulang yuk"ajakku.

"Bentar lagi ya Laras, aku mohon"kata Lusi memelas.

"Ya sudah, aku pulang sendiri"kataku merajuk.

"Oke! baiklah"kata Lusi tak rela.

"Ya sudah kami pulang dulu ya Riko"kata Lusi tersenyum.

"Ya"jawab Riko singkat.

Kami bertigapun pulang, ketika di perjalananan.

"Eh, besok kita kesitu lagi yuk"ajak Lusi.

"Kayaknya aku ngak bisa deh"kataku.

"Kenapa?"tanya Lusi.

"Tugasku banyak Lus, dalam beberapa hari ini mungkin harus diserahkan, mungkin empat hari lagi deh"jawabku menjelaskan.

"Kalau kamu gimana Put?"tanya Lusi kepada Putri.

"Kalau aku.......kayaknya bisa deh"jawab Putri tersenyum.

"Asyik, besok kita pergi berdua, tapi kalau kamu Laras udah selesai tugasnya, kabari kami oke!"Kata Lusi senang.

"oke! baiklah"jawabku.

Tak berapa lama sampailah di rumahku.

"Jati-hati kalian ya"kataku sambil melambaikan tangan.

"Ya" jawab mereka melajukan motornya pergi dan menjauhiku.

Aku masuk ke dalam rumah.

"Yah, aku pulang"panggilku.

Namun tak ada jawaban.

"Ayah"

Rupanya ayah sudah tertidur di sofanya, aku pun mengambil selimut dan menyelimuti ayah.

"Selamat malam Ayah, semoga mimpi indah"ucapku dan mencium kening ayah.

Aku pun masuk ke kamarku, dan memejamkan mata, tak lama kemudian aku pun tertidur.

***

Pagi seperti biasanya, aku siap untuk berangkat ke kampus, syukurlah sepertinya hari ini aku tidak di jemput oleh makhluk menyebalkan itu lagi.

Sesampainya di kampus, seperti biasa aku di tarik oleh Riko kedalam mobilnya.

"Ada apa?"tanyaku kesal.

"Nih"katanya menyodorkan sebuah kotak kecil, aku pun membukanya.

Ternyata isinya adalah ikat rambut ibuku, akhirnya aku pun senang hingga meneteskan air mata.

"Apa sesenang itu?"tanyanya manyun.

"Tentu saja aku bahagia, ini adalah ikat rambut pemberian terakhir dari Ibuku dua tahun lalu, jika aku rindu, aku pasti memakainya, terima kasih sudah menjaganya dengan baik"kataku menangis bahagia.

"Maaf"katanya memandang kearah depan.

"Ha"Aku bingung.

"Maaf karena aku hampir saja ingin menghancurkan ikat rambutmu, ketika aku mendengar jika itu punya mantan pacar mu dulu"katanya jujur.

"Kenapa? Kamu cemburu?"tanyaku meledek.

"Jangan g-r"jawabnya menjulingkan matanya.

Aku melihat di kursi penumpangnya dan tertuju sebuah benda yang kukenal yaitu pistol.

"Kau masih membawanya?"

"tentu saja untuk berjaga-jaga"

"Apa semua dosen tau?"

"Ya, mereka bilang aku pengecualian, karena meraka tau dengan keadaanku"

"Bagaimana jika nanti kau marah-marah denganku, tiba-tiba kau membunuhku dengan barang ini?"tanyaku ketakutan

"Ngaklah mana mungkin aku tega, kalau kamu kutembak dengan pistol mainan air itu saja"katanya bercanda.

"Ye...kirain di tembak dengan bunga"

"Kalau dengan bunga tentu saja dengan orang yang aku suka"

"Oh"jawabku kecewa.

Riko pun memberikan tasnya kepadaku, seperti biasa aku jadi pembantunya.

Aku mengikutinya dari belakang.

Datanglah seorang perempuan memberikan suratnya kepada Riko, memang Riko menerimanya, namun surat cinta yang di buat serapi dan seindah mungkin oleh perempuan itu tadi, malah berakhir di tong sampah, untungnya perempuan tadi setelah memberinya Ia pun langsung pergi.

Sifat Riko sudah membuatku biasa, aku pun sudah tak heran.

"Pantesan sampai sekarang kau masih jomblo, ada perempuan yang suka dengamu kau abaikan, apa jangan-jangan kau homo?"ejekku.

"Omong kosong apa yang kau bicarakan, jangan membuat kesimpulan sendiri"jawabnya sambil menjentik jidatku dan beranjak pergi.

Aku kesakitan dan memegang keningku, aku masih mengikutinya dari belakang.

Sesampainya di kelasnya, aku meletakkan tasnya, beberapa perempuan datang menghampiri Riko, mereka semua membawa kue, coklat yang diatasnya surat cinta,baju kaos keren dan sebagainya, mereka menyerbu Riko hingga aku pun keluar dari merumunannya.

Mereka memohon untuk menjadikan mereka asisten Riko, dan Aku pun tidak tau ceritanya, karena aku keburu kabur mumpung ada kesempatan.

Ketika waktu pulang ku tidak melihat Riko, apa mungkin dia sudah pulang duluan.

Di perjanan pulang, aku melihat dia bersama wanita yang cantik, mereka bahkan bergandengan tangan, mungkin dialah perempuan yang dia katakan, yang akan di tembak dengan bunga dan lagu tadi malam.

Aku melihat mereka tertawa, mereka sangat serasi, orang lain akan iri melihat mereka berdua, pasangan cantik dan tampan.

Tapi kenapa aku kecewa, padahal aku tak punya perasaan sama sekali kepadanya, kenapa hati ini sedikit sesak.

Aku langsung pulang, dadaku sesak mungkin aku belum makan mungkin ya, tapi rasanya ini berbeda ya.

BERSAMBUNG

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DAN LIKE YA

1
MommyZoy
Lumayan
Rizki Al-Mubarok
Selamat berkarya
Mira Dedipj
anak sultan mah bebas
less22: bener banget
total 1 replies
Mira Dedipj
lanjut
Mom FA
ku hadir lagi torr🤗
Yen Lamour
Aku suka Happy end 🥰🥰 semangat terus ya kak 💪
“Silence” hadir bersama “cinta dan dendam” 🤗
less22: oke kk, aku juga mampir
total 1 replies
xntaaxy
Ceritanyaa Best Thor🥰, Dari Fb cuss Kesini Seharian Marathon bacanyaa hehe, Ceritanya Mona sama Deri di buat Lapak kayaknya seru Deh Thor Xixi😂
less22: terima kasih dukungannya kak, tapi aku sedang ada cerita baru kk, maaf belum sempat buatnya kk
total 1 replies
Aumy Re
yey... selesai.
lanjut baca cerita selanjutnya 🥰🔥
less22: iya kk
total 1 replies
Cimit
Yahh..tidak terasa udah tamat😔
di tunggu novel barunya.
Cimit: Aduuhh🙏 next novel barunya.
total 2 replies
Astuty Nuraeni
tamat?
less22: hehe iya kka
total 1 replies
Anita_Kim
Udah tamat ya Kak?
Anita_Kim: Semangat Kak..
total 2 replies
Mom FA
aku mampirr kak🤗🤗
less22: oke kk
total 1 replies
Ufika
aku mampir ya kak☺
boleh juga mampir di karya aku☺
less22: siap kak
total 1 replies
imah
udah tamat aja,,,,
ditunggu novel baru nya kk
less22: iya kak aku udah lelah sama novel ini
total 1 replies
DebU kAKi
selesai
less22: iya bos
total 1 replies
DebU kAKi
mantap kak
Anita_Kim
Semangat Kak...
Mom FA
semangat😍🥰
less22: siap kk
total 1 replies
pat_pat
mampir lagi ❤️
salam dari Topan Cahaya 🤗
less22: siap bos
total 1 replies
imah
biang rusuh pada kumat
less22: kwkwkw
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!