NovelToon NovelToon
Keikhlasan Hati RAINA

Keikhlasan Hati RAINA

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Ibu Mertua Kejam / Pihak Ketiga / Pelakor / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Fantasi Wanita
Popularitas:14k
Nilai: 5
Nama Author: Uma shidqiyya

Raina adalah seorang istri yang sholikha, baik hati, dan selalu patuh terhadap suami.
Tidak hanya itu saja dia adalah sosok wanita yang lemah lembut.
Pernikahan nya dengan Nurman Hadiwinata awalnya berjalan dengan hangat dan penuh kebahagiaan walaupun sudah 5 tahun mereka belum memiliki seorang anak.
Namun kebahagiaan itu hancur saat ibu mertua Raina yang bernama Miranda datang mengusik kehidupan mereka.
Akankah Raina mampu menghadapi semua dilema kehidupan dengan ikhlas ataukah dia akan berhenti sampai disitu saja
yuk ikuti kisahnya

dan jangan lupa kasih dukungan
like
komentar
favoritkan
vote ya
dukungan kalian sangat berarti buat author
terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uma shidqiyya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 13

Setelah membeli banyak oleh-oleh dan beberapa barang lainnya mereka memutuskan untuk kembali ke hotel tempat mereka menginap.

Mereka mulai memasukkan semua belanjaannya kedalam koper dan semua barang bawaan lainnya karena mereka besok akan melakukan penerbangan pagi sekali.

Setelah semua dipersiapkan mereka berdua mengistirahatkan tubuh nya agar esok pagi mereka sudah fresh kembali saat kembali kerumah.

Dan pagi ini baik Raina maupun Nurman sudah bersiap ke bandara dan dengan semua bawaannya.

Perjalanan yang sedikit melelahkan akhirnya mereka sampai juga

Dan betapa mereka sangat terkejut saat sampai dirumahnya bu Miranda sudah menunggu mereka diruang tamu.

"Bagus ya kalian pergi begitu saja.

Kau Nurman tega sekali meninggalkan mama dan Febi begitu saja di mall waktu itu.

Ini pasti hasutan dari istrimu ini" Miranda sudah memberondong Nurman dan Raina dengan kemarahannya.

"Ini bukan salah Raina ma, aku yang memaksanya pergi dan dia selalu merengek pulang karena tidak mau menyakiti mama" jujur Nurman membela sang istri.

"Jangan mencoba membelanya Nurman, mama tahu pasti dia yang telah mencuci otakmu agar kamu melawan ibu" Miranda semakin meradang.

Raina terlihat ketakutan dan memegang erat tangan suaminya.

"Kamu jangan khawatir sayang, aku pasti akan melindungimu" bisik Nurman.

"Maafkan mas Nurman dan Raina ma,

Kami tidak bermaksud membuat mama marah.

Mas Nurman pasti akan menuruti semua kemauan mama kok" kata Raina terbata-bata

"Tidak sayang, apa yang kamu katakan.

Jangan paksa mas untuk menuruti keinginan konyol mama sayang" pinta Nurman.

"Pintar sekali kamu berdrama Raina agar Nurman menentangku kan" bentak Miranda.

"Tidak ma, kalau mama memang menginginkan mas Nurman menikah lagi.

Insya allah aku ikhlas ma" kata Raina yang sudah memikirkan ini jauh-jauh hari.

"Dengar itu Nurman, Raina saja tidak keberatan kamu menikah dengan Febi.

Dan sekarang cepat kamu urus perceraian kamu dengan Raina" perinta Miranda.

"Tidak ma, sampai kapanpun aku tidak akan melepaskan Raina" tegas Nurman

"Kamu sudah benar-benar menentangku ya, mau jadi anak durhaka kamu" Miranda melotot karena geram dengan pendirian Nurman yang kekeh mau tetap bersama Raina.

Luruh rasanya tubuh Raina mendengar ucapan mertuanya.

"Sebegitu bencikah mama mas Nurman sama aku, sebegitu hinanya kah aku hingga mama mas Nurman mau mencampakkan aku begitu saja" batin Raina.

"Aku gak boleh terlihat lemah dihadapan mama, aku gak boleh menangis.

Aku harus kuat" Raina menguatkan dan menyemangati dirinya sendiri dalam hati.

"Ma keputusan ku sudah bulat, apa mama tega dengan Raina ma.

Mama sesama perempuan kenapa begitu tega seperti itu.

Apa mama tidak sedikitpun rasa empati ma?" Nurman tidak habis pikir dengar jalan pikiran mama nya.

"Kenapa aku harus empati sama wanita tidak dapat diandalkan seperti Raina.

Wanita yang tidak bisa apa-apa hanya mengandalkan dirimu saja.

Sudah gitu mandul lagi" Sinis Miranda

"Ma cukup ma kamu tidak bisa merendahkan Raina seperti itu.

Bagaimanapun dia istriku ma" Nurman mencoba membela istrinya.

"Cukup Nurman kamu selalu saja membela istrimu yang tidak tahu diri itu.

Apa kamu mau menjadi anak durhaka ha" teriak mamanya yang sudah sangat geram karena Nurman tetap aja membela istrinya.

"Dia istriku ma jadi aku harus melindunginya bagaimanapun itu" tegas Nurman.

"Jadi kamu lebih memilih dia dari pada aku ibu mu" sarkas Miranda.

"Aku gak akan memilih bisa memilih diantara mama dan Raina karena semua sangat berarti bagiku" kata Nurman sedikit memohon sama ibu nya untuk mengerti.

"Tidak bisa seperti itu Nurman, kamu harus memilih mama mati kalau kamu bersama Raina atau kamu turuti mama untuk menikah dengan Febi" Miranda masih tidak mau kalah dengan pendiriannya.

Raina memegang tangan suaminya seakan memberikan kekuatan dan kesabaran buat suaminya itu.

"Mas ikuti saja permintaan mama, aku ikhlas.

Biarkan aku pergi dari sini.

Aku tidak mau kamu durhaka sama mama mas.

Raina mohon mas" bisik Raina dengan penuh kelembutan.

"Aku tidak mau menyakiti kamu sayang, tolong jangan suruh aku menuruti mama" kata Nurman memelas.

"Sudah mas, aku ikhlas.

Turuti apa kata mama dan jadilah anak yang berbakti mas" pinta Raina.

Nurman seakan menimbang-nimbang apa yang diinginkan mamanya dan Raina.

Akhirnya Nurman mengalah dengan keputusan mamanya.

"Baiklah ma, aku akan menuruti kata mama dengan menikahi Febi tapi aku ada beberapa syarat.

Kalau mama mau aku akan menuruti tapi kalau mama tidak mau aku harus meninggalkan mama sendiri dan terserah mama menganggapku apa nantinya" kata Nurman terlihat sedikit frustasi dengan kemauan mamanya itu.

" Apa syaratnya itu?" tanya Miranda.

"Syarat pertama ijinkan aku tetap bersama Raina karena aku gak akan bisa meninggalkan apalagi menceraikannya.

Dan setelah ini mama jangan ganggu hidup Raina sama skali" kata Nurman

"Tidak bisa gitu Nurman kan Febi maunya menjadi satu-satunya istri kamu" kata mama nya.

"Kalau mama tidak mau ya gak apa-apa tapi aku gak akan memenuhi keinginan mama" jawab Nurman enteng.

"Baiklah aku akan bicara sama Febi, tapi Febi mau nya tinggal disini Nurman jadi kamu harus membawa Raina pergi dari sini" kata Miranda.

"Baiklah aku akan membawa Raina jauh dari jangkauan mama.

Tapi jangan sampai mama melarangku bertemu dengan Raina karena bagaimanapun dia istriku jadi aku harus adil" masih dengan santainya Nurman memberikan penjelasan ke mamanya itu.

"Oke, mama akan mengatakan sama Febi.

Terus syarat lainnya" tanya Miranda.

"Syarat lainnya nanti akan aku beri tahu tapi tidak sekarang" kata Nurman.

"Kenapa tidak sekarang aja sih? " kata Miranda yang sudah kepo dengan syarat yang Nurman berikan.

"Tunggu aja bu, dan penuhi syarat aku dulu baru aku akan beritahu syarat-syarat berikutnya.

Kalau tidak jangan harap mama bisa menikmati apa yang aku punya dengan Raina" tegas Nurman.

"Ayo sayang kita istirahat karena aku lelah telah melakukan perjalanan jauh" ajak Nurman menggandeng Raina.

Raut muka Miranda seakan ditekuk tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena kalau tidak dia akan kehilangan segala kemewahan yang mulai dia nikmati selama ini.

Miranda membiarkan Nurman pergi dari hadapannya membawa Raina masuk ke kamarnya.

Sepeninggal Nurman dan Raina dengan cepat Miranda mengabari Febi yang akan menjadi calon menantunya itu.

Ditaman belakang Miranda terlihat kasak kusuk dengan ponselnya.

"Halo Feb, ini mama sayang.

Mama mau kasih kabar bahagia buat kamu" kata Miranda saat telepon sudah tersambung dengan orang yang dimaksud.

"Kabar apa ma" Jawab Febi dari balik telepon.

"Nurman mau menikah dengan kamu tapi ya gitu sayang Nurman tetap tidak mau menceraikan Raina.

Tapi kamu jangam khawatir karena Raina nanti tidak akan tinggal dirumah mewah ini kok sayang.

Biar wanita gak berguna itu tinggal di kontrakan kecil saja" jelas Miranda meyakinkan Febi.

"Benarkah mam, ya sudah kalau mas Nurman tidak mau bercerai dengan Raina yang penting dia tidak tinggal disana" kata Febi menyetujuinya.

"Jadi kamu beneran mau walaupun kamu menjadi istri ke dua" tanya Miranda seakan tak percaya.

"Iya mama, aku mau.

Yang penting aku nanti kan akan jadi satu-satunya istrinya. Akan kubuat mas Nurman tidak bisa melirik lagi kepada Raina" kata Febi penuh keyakinan.

"Baiklah kalau gitu, mama sudah lega akhirnya" lega Miranda terlihat dari ucapannya.

1
but
lama bener terbongkar nya
Shidqiyya Qia: sabar ya kak ditunggu kelanjutannya ya kak.
terima kasih atas dukungannya
total 1 replies
Shidqiyya Qia
cukup menarik
Faa
jangan lupa mampir di Novel aku kak🙏😊
Faa
jangan lupa mampir di novel ku kak "Akhir Penantianku"

semangat terus updatenya kak
Faa
Semangat Update kak
Helen Apriyanti
lnjuttt... smngtttt up lg yh kak
Helen Apriyanti
lnjuttt smngtttt up lg yh kak
Helen Apriyanti
good nurman... smoga dg brlibur ny ke bangka blitung pulng" raina ny hamil yh kak hee..
Helen Apriyanti
lnjuttt smngtttt up lg yh kak
Helen Apriyanti
duuchhh jdulnya juga ikhlas... hrs ikhlas yh raina.. bhagia suatu hari nnti oleh authornya hee..
gdeg sm mmhnya nurmn .. bner" ichh mrtua kek gtu mit amit .. jgn smpe lh ... ckup d dunia novel aj hee
Helen Apriyanti
lnjuttt smngtttt up lg yh kak
Helen Apriyanti
wahhh jgn" sbnrnya mas Nurman nich yg mndul .. mknya blm d karuniai anak
Helen Apriyanti
makin seru crita nya & penasaran kak ..
Helen Apriyanti
lngsung msukin fav..
Helen Apriyanti
smngtttt up nya yh kak
Helen Apriyanti
mampir... nyimak dl
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!