Semenjak kematian kedua orang tuanya. Sri yang memiliki nama lengkap Sri Wahyuni harus rmengorbankan untuk tidak bersekolah dan berjualan jamu untuk membiayai kehidupan sehari harinya bersama Cipto adik kandungnya.
Kehidupanya yang terbilang miskin dan kekurangan. Membuat tekadnya semakin kuat untuk meneruskan perjuangan almarhum ibunya berjualan jamu keliling.
David adalah seorang lelaki yang terlahir dari sebuah keluarga kaya raya. Namun kekayaaan yang melimpah tak seindah ekspektasinya.
David harus menelan pahitnya kehidupan ketika kedua orang tuanya resmi bercerai dan meninggalkanya bersama Sang Kakek yang selau menyayangi dan merawatnya hingga dewasa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arby yingjun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KE JENGKELAN DAVID
Selesai dengan pekerjaan rumahnya di pagi hari. Kini Sri kembali berakrifitas berjualan jamu keliling di kampung dengan sepeda baru yang di belikan Cipto sang adik sebelumnya.
"Mu... jamu ...jamu, jamune, Mas." Sri berhenti di tempat tongkrongan pelanggan setianya.
"Dek Sri cantik, biasa ya. Jamu kuatnya untuk saya." pinta salah satu pelanggan setia pada Sri.
"Nggih mas, silahkan di tunggu." jawab Sri sambil meracik jamu yang di minta pembelinya.
"Sri ...ada jamu awet duit?" tanya Qahar dengan seriusnya.
Sri tertawa cantik dan menampilkan deretan gigi putihnya.
"Mas ... mas, sampean ini aneh jadi orang. Ya gak ada jamu seperti itu." jawab Sri sambil memberikan jamu kuat pada salah satu pelangganya.
"Lagian kamu itu aneh toh, Har. Kalau kepengen awet, ya jangan kamu pake duitnya. Kamu simpen saja duitmu di bawah bantal. Siapa tahu saja suatu saat nanti beranak, Bhua ... ha ...ha." ejek Arif yang dengan puasnya tertawa di ikuti beberapa temannya.
"Ya sudah Sri, Mas Qahar pesen jamu kuat saja sama dengan yang di pesen Arif." pinta Qahar yang langsung di angguki Sri. Dan Sri pun segera meraciknya.
Sri tidak menyadari. Bahwa saat ini dirinya telah di awasi oleh dua orang suruhan David, yang di tugaskan mengawasi kegiatan Sri sehari hari.
Jeprat ... jepret ...
Kedua orang itu mengambil gambar Sri dengan handphonenya. Dan kemudian segera mengirimkanya pada David bos besarnya.
Beberapa menit berlalu. Kini Sri mengayuh kembali sepedanya mencari sesuap rezeki yang halal. Untuk menyambung hidup Cipto dan dirinya.
Kali ini Sri mangkal di sebuah pertelon(pertigaan) pangkalan ojek yang letaknya tak berjauhan dengan pasar, tempat dimana mbok Darmi menjual dagangan sayurnya.
"Jamu ... jamu ... jamune, kang mas." Sri kembali menjajakan dagangan jamunya.
Segerombol tukang ojek langsung berhambur menghampiri Sri yang kini tampil lebih bohay dan menggoda dengan penampilan cantiknya.
"Dek Sri yang cantik, bang OjOL pesen jamu Tolak anginnya." pinta salah satu mamang Ojek pada Sri.
"Sri abang juga minta jamu tolak miskinya, ada?" ucap salah tukang Ojek lainya yang tanganya dengan berani memegang megang tangan Sri.
Sri merasa risih dan menepis tangan mamang Ojek yang telah berani menyentuhnya.
"Sombong sekali kamu Sri!" bentak tukang ojek tersebut dengan tanganya mencekal kuat kedua pipi Sri.
Dari kejauhan salah satu orang suruhan David yang menyaksikan itu langsung melaporkanya pada David.
"Bos ... Ada orang yang telah berani mengganggu nona Sri yang sedang berjualan jamu, bahkan kini tanganya mencekal kedua pipi nona Sri."
"Apa kau bilang!!! Dasar bodoh!, cepat kau selamatkan dia!" bentak David yang kini dalam mode emosi tingkat dewanya.
"Berani sekali orang orang itu mengusik boneka cintaku! akan ku pastikan dia merasakan pembalasan yang sangat berat dariku." David mengepalkan tanganya dan meninju cermin di hadalanya hingga pecah dan hancur tak beraturan.
Dua orang suruhan David yang berbadan kekar. Segera keluar dari mobilnya dan berlari ke arah Sri yang sedang di ganggu tukang Ojek yang bergaya tengil.
Sri menepis tangan tukang ojek yang mencekal pipi dan kemudian menyerang dengan menggigitnya.
Tukang Ojek itu murka dan menendang Sepeda Sri hingga dagangan jamunya menjadi pecah berantakan tak beraturan.
Sri maju dan mencoba menyerang dengan menggigit tangan si mamang ojek yang telah menghancurkan daganganya.
"Dasar wanita tidak tau di untung!" bentak mamang Ojek dengan tangan terlihat melayang berniat menampar Sri.
Dengan cepat salah satu orang suruhan David Menahan tangan tukang ojek yang hampir menampar wajah Sri.
"Berani sekali kau berlaku kurang ajar pada nona majikan kami!" bentak salah satu bodyguard suruhan David.
Tak hanya itu. Salah satu bodyguard David dengan marah, kini memelintir tangan si tukang ojek yang telah berani menghancur dagangan jamu dan berniat menampar nona majikanya itu.
"A ...am ... ampun." Tukang ojek itu memekik kesakitan.
Tukang ojek lainya kini terlihat berdiri kompak berniat membela kawanya yang sedang di beri pelajaran bodyguard David.
"Lepaskan kawanku, kalau berani hadapi kami!" tantang salah satu tukang ojek lainya.
Dua orang bodyguard suruhan David kini menoleh dengan wajah tersenyum kecut menanggapinya.
"Dasar sekelompok sampah yang tidak berguna!" ucap salah satu Bodyguard David pada tukang ojek yang telah berani menantangnya.
"Maju kalian semua! aku tak akan pernah mundur dengan sampah seperti kalian yang tidak mempunyai nyali dan yang bisanya hanya mengganggu wanita." kedua bodyguard David melangkah bersama dan bersiap menghajar semua mamang Ojek yang berdiri sombong di hadapanya.
'Tong kosong nyaring bunyinya' begitulah perumpamaan yang tepat untuk para tukang ojek yang kini babak belur. Di hajar dua orang bodyguard David yang memang sudah terlatih dengan level triple S dalam medan tempurnya.
Kedua bodyguard David kini terlihat santai sambil membersihkan jas hitamnya yang tak sengaja ternoda oleh debu pasar yang tak sengaja menempel di bajunya.
"Nona tidak apa apa?" tanya salah satu bodyguard David yang mencemaskan keadaan Sri.
"Tidak apa apa, tuan. Saya baik baik saja." jawab Sri.
Salah satu bodyguard Davis kini terlihat membantu Sri membangunkan sepeda Sri yang tadi sempat jatuh ketika di tendang mamang Ojek.
"Jangan panggil saya, Tuan. Nona!" pinta salah bodyguard David pada Sri.
"Memangnya kenapa?" tanya Sri yang heran.
"Nona, kami berdua adalah bodyguard yang di utus tuan David untuk melindungi Nona ketika Tuan David sedang berada di Inggris." jelas salah satu Bodyguard itu pada Sri.
"Nona ... sebaiknya anda pulang saja. Kami akan mengantar anda sampai rumah. Dan untuk masalah sepeda, biar kami berdua yang akan membawanya ke bengkel untuk di perbaiki." ucap bodyguard David.
Sri mengangguk dan kemudian melangkah mencari angkot yang menuju pulang ke rumahnya.
"Misi selesai, Bos." lapor kedua bodyguard itu pada David yang berada di inggris.
"Bagus ..." puji David sambil tersenyum puas.
"Sekarang dimana Sri ku?" tanya David.
"Beliau sedang menaiki sebuah angkot yang menuju arah pulang ke rumahnya Bos." jawabnya.
"Sepeda siapa yang kau bawa?" tanya lagi David yang tak sengaja melihat lewat video callnya.
"Ini sepeda nona Sri, Bos. Kami berencana akan menggantinya dengan sepeda yang baru dengan model yang sama." jelas si bodyguard.
"Kalian ini bodoh atau bagaimana, hah? Sri itu adalah wanita spesial limited edition untuku. Dan kau malah dengan beraninya menggantinya dengan sepeda lagi, Sebenaranya dimana otak kalian, hah?" David mengoceh tidak terima dengan kinerja lambat dari kedua bodyguarnya.
"Lantas ... apa yang harus kami lakukan untuk nona Sri, Bos?" tanya lagi si bodyguard karena merasa bingung dengan tindakanya.
"Malah nanya!" David terlihat berkecak pinggang menahan emosi pada kedua bodyguardnya yang menunduk bodoh.
Serba salah kita di mata Bos, maha benar Bos dengan segala perintahnya.
"Dengarkan aku! sekarang kalian pergi ke dealer motor! kalian ambil 1 atau 2 unit motor matic yang paling mahal harganya untuk calon istriku, Paham!" bentak David dan mengakhiri panggilan video callnya.
Kedua bodyguard David langsung berlari terbirit birit masuk ke dalam mobilnya untuk menuju dealer motor terdekat.
yaelah Thor kok nanggung sehhh....
up dunk.
Rahwana
rohani
Dan terakhir Dorna(sampe salah baca aku Thor bacanya dorra, karena begadang Ampe jam 1 mlm bacanya, mo dlanjutin besok kok sayang😁😁)
motor mionk...🤣🤣🤣🤣
aimakjang, bacanya aja dah bikin pipiku sakit gak bisa brnti ketawa..🤣🤣🤣
penggal aja bg David si rohhalus tu...