NovelToon NovelToon
Inara, My Baby Sugar

Inara, My Baby Sugar

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:899.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: miss ning

Season 1

Inara hanya coba-coba mencari sugar Daddy supaya bisa lanjut sekolah. Namun siapa sangka Sean yang merupakan Daddy sugar Inara justru mempersunting dirinya. Karena hanya wanita itu yang mampu membuat dirinya menjadi lelaki sejati.

Mau tahu maksudnya? baca kisahnya ya👍❤️

Season 2

Alex dan Seira adalah saudara angkat. Sebuah jebakan untuk Seira membuat Alex harus menolong adiknya dengan merusak kehormatan yang seharusnya dia jaga.

Alex ingin bertanggungjawab namun Seira menolak dengan alasan tidak ada cinta diantara mereka.

Setelah kejadian itu Seira kuliah di luar negeri dan Alex tetap di Indonesia. Hubungan keduanya pun semakin merenggang. Dan itu membuat Alex frustasi.

Hingga akhirnya dia memilih untuk tidak menikah di usianya yang sudah kepala tiga.

Semua wanita cantik dia tolak. Tidak ada yang cantik baginya kecuali Seira. Adik sekaligus gadis yang dia cintai.

Bagaimana kisah Alex dan Seira? apakah mereka bersatu?

Baca kisahnya hanya di Noveltoon 👍🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon miss ning, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah paham part 1

Dering ponsel dengan lampu layar yang kedap-kedip menyita perhatian Nail dan Inara. Ponsel yang tergeletak diatas meja tersebut menerima sebuah panggilan masuk. Itu adalah ponsel Mila yang tadi sempat dia titip kepada Inara sebelum pergi ke lantai dansa. Panggilan pertama berdering cukup lama. Inara mengabaikan sebab ponsel adalah privasi orang yang harus kita hargai. Saat panggilan kedua masuk Inara penasaran siapa yang menelepon berkali-kali takut jika ada sesuatu yang penting. Inara mengambil ponsel tersebut kemudian matanya memicing saat melihat nama yang tertera di layar ponsel Mila.

“Sean?” gumam Inara dengan suara yang lirih.

Inara berusaha untuk berfikir positif mungkin Sean ini bukanlah Sean daddy sugarnya melainkan Sean yang lain. Panggilan kedua terhenti karena Inara terlalu lama mengangkat telepon. Nail yang sedari tadi memperhatikan Inara merasa aneh dengan sikap gadis itu.

“Inara.” sentuh Nail pada lengan Inara membuat dia tersadar dari lamunannya.

“Iya.” jawab Inara.

“Kenapa tidak diangkat?” tanya Nail penasaran.

“Oh,,,ini ponsel Mila jadi aku sedikit takut untuk menjawabnya.” ucap Inara memberi tahu jika itu bukanlah ponsel miliknya.

Sementara disisi lain Sean sudah kewalahan dengan Devan yang sudah terlalu banyak minum dan tidak sadarkan diri. Terus mengigau memanggil nama seorang gadis. Sean sudah berusaha menghubungi gadis itu namun tidak ada jawaban. Akhirnya Sean harus rela membawa tubuh Devan yang sudah tidak sadarkan diri itu ke apartemennya.

“Sungguh menyusahkan.” kesal Sean.

Mila baru saja kembali dari toilet yang berada di dalam diskotik. Tepat saat Sean ingin keluar secara tidak sengaja Mila menabrak tubuh seseorang. Gadis itu sama tidak waras nya bergoyang dimana saja tanpa melihat ada orang dihadapannya.

“Maaf tuan saya tidak sengaja.” Mila berjongkok ingin membantu tubuh Devan yang sudah tergeletak di lantai.

Tubuh lelaki itu terjatuh karena Mila menabrak Sean menjadikan keseimbangan Sean goyah dan pegangan tangannya terlepas dari tubuh Devan. Mila merasa terlalu berat mengangkat tubuh Devan. Diapun mendongak hendak meminta tolong dengan orang yang baru saja dia tabrak.

“Mila.”

“Sean.” ucap mereka secara bersamaan saat manik mata keduanya saling menatap.

“Kebetulan yang menguntungkan.” ucap Sean.

“Ayo bantu aku bawa Devan ke mobil.” keduanya pun membawa tubuh Devan ke dalam mobil dengan susah payah. Mila pun sudah masuk ke dalam mobil di sisi sebelah Devan. Matanya menatap lekat lelaki yang beberapa hari ini membuatnya galau. Sean mengamati keduanya dari balik spion yang ada di dalam mobil. Kemudian mencebikkan bibirnya mengejek keduanya.

“Jika cinta kenapa harus berakhir.” ucapnya.

“Ehm…itu…” Mila merasa malu saat masalah pribadinya diketahui oleh orang lain.

“Sudahlah kalian selesaikan saja di apartemen.” saran Sean dan mendapat anggukan dari Mila.

Gadis itu membiarkan Devan tertidur di dalam pangkuannya agar lelaki itu merasa nyaman saat dalam perjalanan. Sean teringat dengan Inara saat ingin melajukan mobil.

“Inara.” batin Sean.

“Sean apa ada yang ketinggalan?” tanya Mila saat tiba-tiba mobil berhenti.

“Mila apa kau bisa membawa mobil sendiri aku ada urusan yang belum selesai?”

Mila bisa saja membawa mobil namun siapa yang akan membantunya membawa Devan ke unit atas apartemen.

“Lalu bagaimana dengan Devan? Aku tidak sanggup jika harus membawa dia ke unit apartemen sendirian.”

“Benar juga, baiklah aku akan mengantar kalian terlebih dahulu.” Sean pun melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh. Jalanan yang lengang membuat dirinya tidak butuh waktu lama untuk tiba di apartemennya.

“Nail aku cari Mila dulu ya.” Inara merasa sedikit tidak enak badan dan berencana mengajak Mila untuk pulang. Gadis itu sudah mencari Mila di setiap sudut ruangan namun tidak ketemu membuat Inara bertambah pusing. Dia kembali ke meja Bar dan menenggelamkan kepalanya di atas meja menahan pusing yang terasa sakit di kepala. Nail yang melihat Inara sedikit pucat menjadi sedikit khawatir.

“Inara, Are you oke ?” tanya Nail memiringkan posisi tubuhnya untuk melihat keadaan Inara.

“Kepalaku sedikit pusing.” keluhnya.

“Benarkah, ayo aku antar ke rumah sakit.” Nail mengajak Inara untuk memeriksakan keadaanya di rumah sakit terdekat namun Inara tidak mau. Dia meminta Nail untuk mengantarnya pulang.

“Tidak, bisakah kau mengantarku pulang?” pinta Inara dengan suara yang sedikit lemah.

“Ayo aku akan mengantarmu pulang.” dan saat tangan Nail merangkul pundak Inara untuk keluar seseorang mengambil gambar mereka. Bahkan gambar saat Inara dipeluk oleh Nail yang hampir terjatuh karena tersandung suatu benda di lantai. Mendapat gambar yang memuaskan orang itu lantas pergi dari sana.

Setelah mengantar Devan masuk ke apartemennya Sean meninggalkan dua orang yang saling patah hati itu. Membiarkan Mila mengurus setelahnya. Dia ingin segera menemui baby sugarnya. Menyeretnya keluar dari tempat itu dan menguncinya di dalam kamar. Memberinya hukuman karena berani tersenyum terhadap pria lain.

Setibanya di Dragonfly club Sean mencari Inara namun tidak dia temukan. Bartender di depan Inara duduk berkata jika gadis itu pergi dengan pria yang duduk di sebelahnya. Bartender juga memberi tahu jika gadis itu dalam keadaan pusing. Arti pusing di dalam pikiran Sean adalah mabuk.

Sean mengusap wajahnya secara kasar. Bingung harus mencari kemana mereka pergi. Mengambil ponsel yang dia simpan di dalam saku celana kemudian menelepon Inara berkali-kali hingga panggilan keempat ponsel mereka akhirnya saling terhubung.

“Dimana?” tanya Sean dengan dingin.

“Dijalan.” jawab Inara.

“Ke apartemen sekarang dan tidak ada penolakan.” Perintahnya kemudian menutup ponsel secara sepihak.

“Siapa?” tanya Nail yang duduk di kursi kemudinya.

“Papa.” Bohong Inara dengan senyum palsunya dan Nail percaya itu.

“Kemana kita pulang?” tanya Nail yang masih fokus mengemudi. Inara tampak berfikir bingung harus kemana. Ke apartemen Sean atau pulang ke rumah papanya. Nail melihat kebingungan di wajah Inara.

“Jika bingung bagaimana jika pulang ke apartemenku saja.” ucap Nail yang langsung mendapat tatapan tajam Inara.

“Canda Inara jadi kemana kamu akan pulang?”

“Apartemen X di pusat kota.”

“Wow kau punya apartemen mewah rupanya. Baiklah sesuai perintah tuan putri hamba siap mengantar kemanapun.” ucap Nail membuat Inara yang tadi cemberut menjadi tersenyum. Melihat senyum manis terukir indah di wajah Inara menjadi kesenangan tersendiri untuk Nail.

“Nah gitu dong kan makin cantik.” puji Nail.

“Terus saja menggombal.” Inara memalingkan wajahnya kearah lain menyembunyikan semburat merah yang muncul pipinya karena pujian Devan. Lelaki itu tertawa saat Inara merasa malu.

Beberapa menit kemudian Inara turun dari mobil Devan saat sudah sampai di lobby apartemen. Sedangkan Sean masih dalam perjalanan kembali. Devan menurunkan kaca melihat Inara kemudian berucap “ Apa kau tidak ingin mengajakku untuk minum kopi?”

“Devan ini sudah jam 01.00 pagi.”

“Oke tapi lain kali harus ya.” Devan mengedipkan sebelah matanya kepada Inara sebelum menutup kaca mobil dan melajukan mobilnya kembali. Inara menatap gedung tinggi di hadapannya. Menarik nafas kemudian menghembuskanya sebelum melangkah masuk ke dalam.

Tiba di depan pintu Inara menekan beberapa tombol untuk bisa membuka pintu apartemen. Pandangannya beredar di setiap sudut ruangan tidak ada Sean disana.

“Mungkin di dalam kamar.” kaki Inara mulai melangkah tanpa menimbulkan suara keras. Dadanya berdegup kencang saat memegang handle pintu. Lagi-lagi dia menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan melalui mulut beberapa kali untuk mengurangi rasa gugupnya.

Mendorong pintu perlahan matanya langsung menatap ada sebuah kemeja dan celana seorang pria yang berserakan di lantai. Dadanya tiba-tiba terasa sesak saat melihat seorang lelaki tidur diatas ranjang membelakangi dirinya. Tangannya membekap mulut menahan tangis agar tidak menimbulkan suara. Melihat wanita yang dia kenal tidur di atas ranjang yang menjadi saksi bisu penyatuan tubuh dirinya dengan Sean.

“Mila.”

*****jangan lupa tinggalkan jejak. Semangati aku ya dengan like dan komen kalian👍😁. Sayang kalian❤️❤️❤️******

1
mety
Thor suka banget memakai Kata pun....
mety
hah...anak anak sekarang, pusing kepala emak liatnya 😂
Temat Bakot
seru banget bacanya
Cut Munirah
😄. .
ollyooliver
sdh q duga dari awal ada yg aneh nih sama cerita..banyak yg diubah..dan tdk sesuai dengan awal cerita lah ini..gw berusaha menerima karna mantan kekasih sean sdh masuk dlm cerita tapi ini apaan lagi dah. bukannya sdh cerai emng sempat menolak tapi itu bukan kuasa dia, logikanya surat bisa disahkan oleh kuasa hukum karena perbuatan istrinya...belim lagi menikah karena dijebak, belum lagi perbuatan dia kpd inara...ceritanya si abi dibuat balas dendam lah tiba" nongol, malah dibilang hidup harmonis? trus pembagian harta adil dan rata dri mananya woiiii...sejak awal mama tiri dan saudara tiri inara gak bisa diberikan harta sebab gak ada anak dari istri kedua...

aduh..buat apa bikin cerita inara menderita kalau segampang itu bapaknya bagi rata hartanya dan menerima kembali istri dan anak sambungnya..lebih parah lagi hampir dibun*h ..aduh pengajaran yg salah nih cerita🙃

bener" pembodohan nih cerita..

menyesal gw baca..untung gak pernah kasih like.😌

sorry ya thor🙏
ollyooliver
pertanyaan gw, inara bakal percaya gitu?, sedangkan keadaan sean adalah karena aktivitas semalam dengan inara🙃
ollyooliver
lah masih flashback on nih
ollyooliver
Tuan sean
ollyooliver
untuk pertama kalinya sebagai istri
ollyooliver
sakit banget pasti, ketika menemui perempuan yg yg tepat dan jatuh cinta pertama kalinya...tapi ndk bisa dimiliki pastilah sangat sakit🥲 jodohmu dipending dulu ya ,nail😊
ollyooliver
pria baik yg sadboy🤧
ollyooliver
lah bukannya sean dtng kekampus setelah inara selesai kuliah
ollyooliver
lah..knp ndk dari awal devan dibawa dikamar tamu
ollyooliver
pertanyaan gw..knp bapaknya inara masih nampung nih hama..pdhl dia sdh tau kelakuan istrinya seperti apa..kalau mmng tanggung jawab karna dijebak tidur bersama....masuk akal kalau hasilnya dia hamil tapi apa? gak adakan, dia juga bukan perawan yg diambil abi.

knp?
ollyooliver
setelah tau dari ccctv, inara lapor dibapaknya dan drama perceraian barulah muncul.


always novel🙃
ollyooliver
kirain cuman inara yg bodoh ternyata bertambah satu anggota...bapaknya lebih bodoh🙃
ollyooliver
takut anaknya disakiti? setahun..siapa yg sakiti..bapaknya sendiri prettt...trus kenapa gak bercerai saja...... astagaaa...ngakak wooiii penjelasannya..ada yg lebih bodoh gak thor?🤭😄
ollyooliver
knp selalu inara yg punya alasan untuk tdk peduli pd bapaknya. knp bukan bapaknya yg dibuat sadar alasan knp inara seperti itu.

gw mau baca pov abi..knp dia sampai gak peduli dan lebih sayang sama anak tiri. knp dia tdk beursaha memperbaiki dengan melihat kekecewaan inara.

harus ada penjelasannya..jarena inara disini sangat jelek karakternya.
ollyooliver
gak ada putri tercinta kalau abi lebih percaya dan peduli pd anak tiri.
ollyooliver
papanya tdk adil selama setahu...setahun lohhh.

dan inara dibuat lemah dan bodoh. masih bisa"nya peduli dengan orng tua seperti itu.

gak pantas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!