aryan adiwilaga adalah anak semata wayang penerus perusahaan keluarganya,aryan mempunyai istri yang cantik tapi tidak bisa memberikan keturunan untuk keluarga tersebut
kakek meminta arya untuk berpoligami,
dan menikahi seorang gadis cantik bernama anya,tapi saat melahirkan anya meninggal dunia karena pendarahan
setelah beberapa tahun naura istri pertama aryan pergi meninggalkan rumah,mereka kembali bersama karena kegigihan aryan mengejar cintanya kembali
tapi naura tidak mau tinggal bersama keluarga aryan,naura lebih memilih hidup sederhana di sebuah kontrakan yang jauh dari rumah keluarga aryan
maura memberikan syarat,jika aeyan kembali padanya mereka tidak akan kembali ke rumah keluarga aryan,naura mau membuktikan uang bukan lah segalanya
apakah mereka bisa melalui kehidupan yang serba kekurangan?
apakah aryan akan setia kepada naura setelah sebelumnya melakukan poligami?
apakah kisah cinta naura dan aryan akan kembali di usik orang ketiga?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sapu ijuak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kepergian anya
aku sangat panik melihat anya kesakitan,aku aku terus memegangi tangan nya, dia semakin pucat,tak lama dokter datang berlari ke ruangan itu
"gimana sus" kata dokter kepada perawat yang sedari tadi bersama ku
"nggak ketemu dok"kata perawat dengan wajah panik
sudah banyak suntikan di tangan anya untuk memasang infus,tapi urat nya masih tidak ketemu,dokter pun kelihatan juga panik
"pasang oksigen dulu aja sus"kata dokter sambil memeriksa tensi anya
"apakah ibuk sanggup untuk mengedan" anya mengangguk
lama sekali proses anya mengedan,aku melihat dia kesakitan,sudah hampir satu jam tapi anak kami masih belum lahir,saat anya mengedan,
tak lupa ku bacakan asma allah di telinga nya memberikan semangat untuk nya,aku terus mengusap kepala nya,aku tak henti henti nya berdoa sampai anak kami lahir
oeek oeek oeeek
suara tangis anak ku begitu kencang membuat aku sangat bahagia,karena anya lahiran dadakan kami tidak mempunyai persiapan
"selamat ya pak,bapak mendapatkan seorang putri yang sama cantik nya dengan ibu nya,
maaf pak kain bedong nya ada pak" kata perawat pada ku
"maasf mbak kami tidak bawa perlengkapan mbak kami tidak menyangka akan lahiran hari ini,saya akan membeli kan perlengkapan bayi mbak,saya akan segera kembali" ku cium kening anya sebelum pergi membeli perlengkapan ibu dan bayi
aku berlari ke apotek tidak jauh dari klinik itu,aku minta tolong pada karyan untuk mencarikan perlengkapan bayi
"mbak tolong carikan saya perlengkapan bayi dan ibu ya mbak, secepat nya istri saya lahiran di klinik depan mbak"kata ku masih ngos ngosan
tidak lama setelah itu pegawai memberikan apa yang ku minta,setelah membayar semua belanjaan aku segera berlari ke klinik,aku tak sabar mau melihat anak ku
tak lupa aku mengabari mama dan bunda kalau anya sudah lahiran,dan anak kami seorang putri
mereka sangat bahagia dan aku share lokasi agar dia lebih mudah mencari alamat kami
"maaf mbak ini perlengkapan bayi nya mbak"kata ku menyodorkan plastik besar pada perawat yang akan memandikan bayi ku
aku kembali ke ruangan anya, di sana juga ada dokter yang masih membersikan darah di tubuh anya,aku menghampiri anya
"terimakasi sayang sudah melahirkan putri tercantik untuk ku"aku menangis sangat bahagia terus ku cium punggung tangan anya
setelah dokter selesai membersih kan anya, anya di pindahkan keruangan lain
"mas bisa belikan aku teh manis mas,dan belikan baju baru untuk ku ya mas, baju ini sudah bau darah mas,tak enak tercium"kata nya tersenyum pada ku
"tentu anya.. sebentar lagi bunda sama mama akan kesini,kamu tunggu sebentar ya mas belikan teh panas dan baju baru untuk ibu baru" kata ku tersenyum pada nya
"mama sama bunda mau kesini ya mas,aku titip salam ya mas untu mama sama bunda,sampaikan maaf ku pada mereka,tolong juga bilang ke ayah dan bunda ucapan terimakasih ku,aku sangat menyayangi mereka"
"loh kok pakai titip pesan segala nanti kan juga ketemu" jawab ku
aku pergi membelikan baju baru untuk anya,aku memilih baju warna putih yang ada hello kitti nya anya sangat senang dengan tokoh kartun hello kitti,setelah selesai membeli baju aku mampir ke kantin rumah sakit untuk membeli teh manis pesanan anya
setelah sampai di ruangan,anya meminta ku membantu nya mangganti baju,dia sering kali minta maaf pada ku
"ayo nya minum dulu teh manis nya biar tambah bertenaga" dia hanya tersenyum dan meminum teh manis
"putri kita mana mas? kamu sudah qomat kan dia mas? kata anya setelah meneguk teh manis
"belum sayang,sebentar nya mas lihat dia dulu untuk di qomat kan"
"mas bawa dia kesini sebentar ya,aku ingin melihat wajah nya sebentar saja"
aku membawa putri kami ke ruangan anya,setelah selesai aku qomat kan aku meletakkan nya di samping anya,dia menyusui anak kami,setelah itu di berikan lagi kepada perawat untuk di tidurkan dalam inkubator
" mas boleh anya minta sesuatu mas?
"iya anya... mau minta apa selagi masih bisa ku berikan akan ku kabul kan untuk wanita yang sudah memberikan putri untuk ku"
"mas aku mau mas tidur di sini sebentar saja,aku mau foto kebersamaan kita saat ini,sebagai kenang kenangan saat aku melahirkan,untuk kita ceritakan kepada putri kita setelah dewasa"
aku mengangguk dan menuruti kemauan anya
aku tidur di sebelah nya,dan mengambil foto kami berdua
"terima kasih mas hari ini aku sangat bahagia,dan aku ingin seperti ini sepanjang hidup ku"kata anya tersenyum sebelum merintih kesakitan
"mas sakit mas perut ku sakit sekali" anya merintih kesakitan,ku lihat di bajunya sudah banyak darah sampai menetes ke lantai
aku kaget dan berteriak memanggil dokter
"dokter... dok... dokter tol long istri saya dok,darah ...dok... banyak darah" kata ku terbata bata sehingga bicara pun lidah ku sudah tak sanggup
aku di minta menunggu di luar saat dokter memeriksa anya
tidak lama setelah itu dokter keluar dengan wajah panik
"pak.. maaf kan kami pak,kami tak bisa berbuat banyak karena di klinik peralatan serba terbatas,istri bapak pendarahan hebat saya akan membuat surat rujukan ke rumah sakit"
"baik lah dok lakukan yang terbaik untuk istri saya dok"
dokter pergi membuat surat rujukan dan tak lama dia kembali lagi bergegas panik,
"ambulan sudah siap?" kata dokter dengan wajah cemas
""sudah dok kata perawat itu"
kami mendorong brankar ke luar menuju ambulan
saat sampai di pintu ambulan anya sudah diam,pucat,seluruh tubuh nya dingin,dokter memeriksa kembali detak nadi anya,dokter menggelengkan kepalanya
"innalilahiwainailaihirojiuun,pasien sudah berpulang,yang sabar ya pak istri bapak sudah meninggalkan kita semua"
mendengar perkataan dokter kepalaku jadi panas sangat panas,penglihatan ku menghitam
aku kembali melihat anya bermain di sebuah taman yang di tengah nya ada danau,dia bersama gadis kecil,gadis kecil menaiki perahu mersama teman teman nya
"ayo ma kita main perahu,pasti seru kalau ada mama"kata gadis kecil itu memegang tangan anya
"iya nak,mama akan ikut dengan kamu kita akan main perahu"anya mencium pipi gadis itu
aku memanggil anya,melarang dia pergi
"anya jangan ikut sama dia,kembali lah anya jangan tinggalkan aku di sini,aku tidak tau dimana aku berada, jangan tinggalkan aku anya aku mohon"kata ku berlutut pada mereka di atas perahu
tapi anya hanya tersenyum pada ku dan dia melambaikan tangan bersama gadis kecil padaku
parahu sudah mulai di dayung oleh kakek tua
"anya.... jangan ikuti dia... jangan tinggalkan aku"
aku berteriak hingga terdengar ke dunia nyata,aku tersadar kalau anya sudah meninggal aku masih berharap ini adalah mimpi
mohon maaf thor kalau memang gak di lanjut saya agak menyesal bacanya karena saya masih terngiang ngiang dengan kisahnya naura.setiap hari saya cek sudah beberapa bulan tapi up terbarunya gak pernah muncul
Dimohon thor untuk kelanjutan novelnya pliss🙏