NovelToon NovelToon
Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Contest / System / Fantasi Timur / Sistem / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:11.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: DeaLova

Dunia kultivator, tempat di mana yang kuat dianggap sebagai pahlawan dan yang lemah sebagai pecundang.

Kerja keras, usaha dan tekad serta keberuntungan adalah cara utama untuk melampaui semua para kultivator berbakat di dunia yang kejam.

Yi Yun, seorang anak yang berinkarnasi ke dunia kultivator yang kejam tanpa bakat sama sekali. Ia mendapatkan keberuntungan karena memperoleh sebuah ‘Sistem’ yang bisa mendukungnya.

Dengan bantuan Sistem, anak tanpa bakat itu akan mengukir jalannya menuju puncak dengan memilih jalur, Jalan Pembantaian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeaLova, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12 - Kota Batu Putih

Yi Yun menatap Yan Chenyu dengan tatapan hangat dan rasa kagum tinggi.

Karena tidak bisa memeriksa tubuh Yan Chenyu lagi, Yi Yun bertanya hal lain pada Sistem.

“Adalah pil untuk membantu menerobos ke tingkat Pemurnian Qi tanpa efek samping?”

[Ya. Pil Pemurnian Qi tanpa efek samping seharga 250 Poin per pil]

Yi Yun mengerutkan keningnya karena ini lima kali lebih mahal dari pil Pemurnian Tubuh. Namun ia merasa itu wajar karena tingkatan sudah sangat berbeda.

“Apa perbedaan antara kultivator Pemurnian Tubuh, Pemurnian Qi dan Pemurnian Jiwa?” Tanya Yi Yun penasaran karena tidak mampu membeli pil Pemurnian Qi saat ini.

[Tingkat Pemurnian Tubuh adalah seorang kultivator mulai menempa tubuhnya menggunakan Qi asing di udara atau cara lain yaitu pil yang mengandung Qi agar tubuh lebih kuat beberapa kali dari manusia normal]

[Tingkat Pemurnian Qi adalah tingkat yang di mana kultivator mulai menyerap Qi di udara atau pil lalu menggabungkannya dengan tubuh serta meridian. Itu membuat kultivator mampu menggunakan Qi]

[Tingkat Pemurnian Jiwa adalah tingkat yang di mana kultivator mampu mengedarkan energi jiwa miliknya untuk melacak sesuatu. Untuk melacak, di butuhkan teknik sederhana dan juga energi dari jiwa yang di sebut sebagai energi spiritual]

Mendengar penjelasan itu, Yi Yun mengerti seketika. Ia tidak memiliki hal yang ingin di tanyakan lagi pada Sistem.

Setelah beberapa saat, Yan Chenyu membuka matanya dengan senyum lebar. Ia langsung menerkam Yi Yun karena membantunya menjadi seorang kultivator.

“Yun'er, terima kasih..” bisik Yan Chenyu sambil memeluk Yi Yun.

“Tidak perlu berterima kasih. Kau adalah saudariku.” Yi Yun tersenyum kecil sambil memeluk Yan Chenyu juga.

Yan Chenyu semakin senang mendengar perkataan Yi Yun. Setelah melepaskan pelukan, mereka mulai memakan daging sebelumnya karena Yi Yun menunggu Yan Chenyu selesai berkultivasi.

Setelah itu, mereka berdua tidur karena keesokan harinya mereka harus melewati hutan agar mencapai kota terdekat.

Keesokan harinya mereka terbangun lalu langsung keluar dari dalam gua. Karena mereka saat ini sudah memasuki dunia kultivator, mereka berdua tidak perlu makan selama seminggu di tingkat kultivasi yang mereka miliki.

“Ayo pergi. Kita harus buru-buru karena mungkin keluarga Rong akan mengejar kita.” Saran Yi Yun.

Yan Chenyu mengangguk setuju dan langsung menuntun Yi Yun ke arah tujuan. Mereka langsung berlari di dalam hutan karena tubuh mereka sudah lumayan kuat dan memiliki stamina yang besar.

**

Setengah hari setelah Yi Yun dan Yan Chenyu pergi dari gua, sekelompok individu muncul di sana dan memeriksa gua tempat mereka bermalam.

“Tuan muda, mereka bermalam di gua ini sebelumnya,” ucap salah satu pengawal.

Orang yang mengejar Yi Yun dan Yan Chenyu adalah Rong Chen. Dia membawa lebih dari 20 bawahannya untuk mengejar mereka berdua.

“Sepertinya tujuan mereka kota Batu Putih. Ayo kita bergegas. Jika mereka tiba lebih dulu, kita akan kerepotan karena banyak orang kuat di sana!” Perintah Rong Chen.

Rong Chen langsung bergerak ke arah kota Batu Putih tempat tujuan Yi Yun dan Yan Chenyu bersama semua bawahnya.

**

Yi Yun dan Yan Chenyu terus bergerak secepat yang mereka bisa. Mereka berdua sesekali beristirahat sejenak untuk memulihkan energi mereka.

Dua hari kemudian, Yi Yun dan Yan Chenyu tiba di dekat kota Batu Putih.

Karena kultivasi mereka saat ini, sangat sulit bagi Rong Chen untuk mengejar mereka.

“Kita telah tiba. Itu adalah kota Batu Putih. Alasan kota itu di namai seperti itu kamu pasti tau hanya dengan melihat kota dari sini,” ujar Yan Chenyu sambil menunjuk kota Batu Putih yang terlihat sangat besar.

Walau pun kota tersebut di kelilingi tembok, masih banyak terlihat bangunan tinggi. Dan semua bangunan serta tembok berwarna putih bersih.

Yi Yun kagum melihat kota Batu Putih karena merasa kota itu setengah luas dari kota Jakarta di Bumi.

“Ayo kita ke sana,” ucap Yan Chenyu dan langsung menarik Yi Yun yang melamun melihat kota Batu Putih.

15 menit kemudian, mereka tiba di depan gerbang kota Batu Putih.

“Kakak, apakah ada biaya masuk ke dalam kota?” Tanya Yi Yun karena melihat ada banyak penjaga di depan gerbang kota.

Yan Chenyu membatu seketika mendengar perkataan Yi Yun. “Kita tidak punya koin.” Bisik Yan Chenyu dengan nada malu.

“Koin?” Tanya Yi Yun heran.

“Ya, untuk alat pembayaran, ada koin perunggu, koin perak dan koin emas. 1 koin emas senilai 100 koin perak dan 1 koin perak senilai 100 koin perunggu.” Yan Chenyu menjelaskan dengan nada aneh. Setelah merenung, ia paham bahwa Yi Yun kehilangan ingatan.

“Sistem, apakah ada koin di jual?” Tanya Yi Yun di benaknya.

[1 Poin senilai 1 koin emas. Jika koin emas di jual ke Sistem, 10 koin emas sama dengan 1 Poin]

Yi Yun langsung mendengus karena melihat perbandingan itu.

“Beli 16 koin emas!” Perintah Yi Yun dengan nada tidak puas di benaknya.

[Ding!]

[16 koin emas di beli seharga 16 Poin. Sisa Poin 120]

Yi Yun langsung mengeluarkan kantongan yang berisi 16 koin emas.

Yan Chenyu melihat ke arah itu terkejut karena Yi Yun tiba-tiba mendapatkan koin emas dari udara tipis. Namun, dia tidak bertanya sama sekali tentang hal itu karena Yi Yun sudah mengatakan padanya akan mengatakan tentang itu suatu hari nanti.

“Ayo kita masuk ke kota. Kita sudah memiliki koin emas.” Yi Yun tersenyum dan menyerahkan koin emas kepada Yan Chenyu.

Yan Chenyu merasa malu karena saat ini terlihat bahwa adiknya yang mengurusnya bukan sebaliknya.

Sewaktu, mereka bergerak ke arah gerbang, Yi Yun mengerut lalu melihat ke belakang begitu juga Yan Chenyu.

Yi Yun terkejut karena melihat banyak individu yang berlari ke arah mereka. Mereka berdua langsung tau bahwa rombongan itu berasal dari keluarga Rong.

“Ayo kita harus bergegas ke dalam. Di dalam sana, mereka tidak akan bisa menggangu kita,” ucap Yan Chenyu sambil menarik Yi Yun.

Yi Yun dan Yan Chenyu langsung bergerak secepat yang mereka bisa. Setelah tiba di depan gerbang, beberapa penjaga menghentikan mereka.

“1 koin emas untuk satu orang,” ucap salah satu penjaga.

Yan Chenyu langsung memberi 2 koin emas dan menarik Yi Yun ke dalam gerbang.

“Hentikan mereka!” Teriak Rong Chen dari jauh.

Beberapa penjaga bingung mendengar teriakan itu.

“Bukankah itu tuan muda pertama Keluarga Rong?” Tanya salah satu penjaga.

“Ya. Tidak salah lagi. Kenapa dia membawa pasukannya? Jangan bilang dia ingin menyerang kota.” Ejek penjaga lainnya.

“Jaga bicaramu. Jika dia mendengar, kau akan mati. Apa kau lupa bahwa Rong Chen adalah seorang jenius dan juga sudah menjadi anggota sekte tertentu?” Salah satu penjaga memperingati.

Penjaga sebelumnya yang mengejek Rong Chen gugup seketika.

“Penjaga! Hentikan kedua orang itu!” Perintah Rong Chen lagi dari jauh.

Semua penjaga bingung mendengarnya. Mereka semua melihat ke arah dalam gerbang dan tidak tau siapa yang harus di hentikan karena sangat banyak jumlah orang yang berada di gerbang saat ini.

1
Rompak Langit
cukuplah sampai sini aja membaca ceritanya, semakin banyak bacot author dlm menulis /Drowsy//Right Bah!/ terlalu lama n terlalu membosankan perkembangan cerita nya
Ferdy Palit
karakter tokoh utama jelek dan tak pantas itung2an nolong orang padahal sdh ditolong jijk liatnya
Kandoerax's
moso' Kera Raksasa tubuhnya jatuh cman Blug bunyinya, ky' buku jatuh dari atas meja,,,🤭🤣🤣🤣
mbok ya rada dramatis gitu, ini kera raksasa bukan bayi monyet yg jatuh,,,,,
Kitan
bagus banget ceritanya AQ suka sayang gak ada lanjutannya
Kitan
kenapa gak d lanjutin lagi, padahal sayang banget ceritanya seru dan menarik Thor lanjutin dong 🙏🙏🙏🙏🙏
Aloy Winaryo
mantap
Aloy Winaryo
ambil
Aloy Winaryo
bantai
Bob virley
Luar biasa
Aloy Winaryo
bunuh
🧙 ɹᴉɥᴉS ɯɐʅⱯ ɐsɐnɓuǝꓒ 🧙🏻‍♂️
Pada saat "Dragon Scale" bukan diterjemahkan Sisik Naga, malah jadinya Skala Naga, di situ kita yakin bahwa ini bukan Novel original, melainkan terjemahan dari sumber lain berbahasa inggris.

/Rice//Cleaver/
ali maxsum
SISTEM BABI DAH BAB KEMARIN KAN SENJATA 50 POIN DIJUAL JADI 1000 BATU MENENGAH LAH INI BATU ATAS DAPET 1 POIN MATI AJA LU SISTEM GA GUNA BGT LEBIH BATU ROH ATAS BUAT BELI AJA DAH GA USAH DIKASIH KE SISTEM BIKIN MISKIN DAH JADI MC JGN BODOH BGT LAH AWAL2 BAB AJA SUDAH DI AMBIL 1,2JT POIN SISTEM TIDAK BILANG DULU AJA AMBIL
ali maxsum
MEMBUNUH KULTIVASI TINGKAT LANGIT ITU HARUSNYA DAPET RIBUAN POIN 10RB MASA CUMA 160 ITU GA LOGIS BGT ORANG STRES NI CERITA SAMPE BAB BERAKHIR KALO POIN SEGITU DAPETNYA GA BAKALAN BISA NAIK KULTIVASI BISA CUMA DAPET SUMBERDAYA DARI BERUNTUNG HAPUS AJA SISTEM NYA BUAT RUGI AJA DAH
ali maxsum
kikir
ali maxsum
okii
ali maxsum
MALES BACA MC BODOH AUTHOR DAN SISTEM JIWA YUEYIN JUGA PELIT BGT ALASANNYA SUDAH KETENTUAN PENCIPTA SISTEM ANEH2
ali maxsum
mending buat beli pedang dijual daripada periksa stastik orang apa gunanya buang2 poin bodoh bgt ga mc, sistem dan author
ali maxsum
cuma periksa knp harus poin yg digunakan terus emang tolol bgt kadang2 tidak gunakan kalo ada barang bagus ini sistem jiwa wanita bodoh emang pelit bgt
ali maxsum
jadi males baca gini author tolol amat minimal kalo ga dapet poin itu ranah di tingkat 1 kultivasi lah masa sama2 di tingkat roh ga dapet poin emang stres ini alur ceritanya
ali maxsum
namanya dewa pembantaian tapi membunuh tidak dapat poin kan bngsad tuh sistem dimana mana ya dapet lah coba lu maen game bunuh level dibawah mu dapet poin kan lah ini apa gunanya sistem sudah sumberdaya tidak logis MAHAL2 mending beli pil pake koin cuma 2000 koin dapet
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!