NovelToon NovelToon
Suamiku Galak

Suamiku Galak

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Citra Gtw

Selamat datang di dunia halu 🤗

Entah ini ceritaku yang ke berapa. Lagi-lagi komedi-romantis-pernikahan. Semoga kalian suka dan kuat tertawa.

Oh, ya, anak kecil jangan mendekat 😉 bikin KTP dulu, ya. Soalnya ini mengandung beberapa adegan dewasa...

-oOo-

Galak Dirga Anggara, calon pewaris pimpinan ARC Group, yang kini menjabat sebagai wakil pimpinan di sana. Ia mengenal perempuan sejak berusia dua puluh tahun. Terlalu banyak perempuan yang ia temui selama ini, sampai-sampai mengingat wajah perempuan menjadi satu-satunya kesulitannya.

Suatu hari, seorang perempuan menghentikan ciumannya tiba-tiba. Itu membuat Galak merasa malu sampai-sampai tidak bisa mencium perempuan mana pun lagi. Tak lama, neneknya malah memaksanya menikah dengan perempuan itu.

Perempuan itu sudah menyulitkan kehidupan Galak. Lalu perempuan itu akan terus bersama Galak—

Bagaimanakah kehidupan Galak berjalan kemudian?

-oOo-

Instagram: @citragtw_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra Gtw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Pelukan Awal

Meta mendongak. Ia memasang ekspresi imut di wajahnya. “Tapi, Om Galak, kan, bukan orang sembarangan. Om Galak, kan, suaminya Meta.”

Ah, sial! Itulah kebenaran yang paling menyebalkan dalam hidup Galak. Di antara jutaan perempuan di dunia, kenapa harus perempuan ini? Apa perempuan sehat yang akalnya sudah punah?

“Lepasin!” titah Galak. Ia menggoyang-goyangkan tubuhnya berusaha melepaskan pelukan Meta.

“Enggak mau,” tolak Meta. Ia malah mengeratkan pelukannya.

Tiba-tiba para wartawan berdatangan. Tidak mau ketinggalan untuk mengabadikan momen langkah ini. Terpaksa Galak menghentikan goyangannya. Ia tersenyum lebar, menyembunyikan kekesalannya. Turut memeluk Meta, bahkan memberikan usapan lembut di kepalanya.

Ah, sial! Apa yang sebenarnya Galak lakukan saat ini?

-oOo-

Setelah pesta pernikahan selesai, Meta langsung diboyong ke rumah Galak. Rumah Galak berbeda dengan rumah utama keluarga Anggara yang hanya dihuni Vera. Di sana ada banyak pembantu berseragam. Halamannya sangat luas seperti taman. Di sini bahkan kamar tidak begitu banyak. Pembantu hanya ada dua orang. Itu pun sudah mengurus semuanya. Sepertinya nenek tua itu sengaja membuat Meta harus mengurus rumah sepenuhnya.

Karena sering bersama perempuan, Galak sengaja tinggal di rumah berbeda. Dia merasa tidak nyaman dengan tindak-tanduknya saat bersama neneknya. Ia bahkan kerap pulang larut malam.

Tadinya Galak menyuruh Meta untuk masuk rumah lebih dulu karena ia harus mengurus sesuatu. Meta hanya menurut. Kemudian duduk di atas ranjang sembari menunggu kedatangan Galak. Namun, sudah lebih setengah jam, Galak belum kembali. Meta jadi gerah sendiri. Apalagi dengan gaun pernikahan yang belum ia lepaskan.

Meta menyerah. Ia bangkit dan melepaskan gaunnya. Kemudian pergi ke kamar mandi. Saat Meta keluar dari kamar mandi, ia sudah mengenakan gaun tidur berwarna cokelat. Pandangannya langsung tertuju pada laki-laki yang tergeletak di atas ranjang dengan mengenakan kemeja putih, sedangkan jasnya tergeletak di sebelahnya. Sudut bibir Meta menaik bersamaan.

Meta bergegas mendekati Galak, duduk di samping laki-laki itu. Ia menatap Galak sampai air dari rambutnya menjatuhi wajah Galak. Laki-laki itu terbangun dan terperanjat seketika.

“A-apa yang kamu lakuin?” tanya Galak sembari bangun.

“Om Galak kok tidur duluan, sih?” protes Meta.

“Aku capai banget,” jelas Galak.

“Tapi Meta, kok, enggak diajak, sih?” protes Meta lagi.

Galak menepuk bagian ranjang di sampingnya. “Ya udah. Tidur aja di sini. Gitu aja, kok, repot?” Kemudian ia membaringkan tubuhnya lagi.

Meta pun membaringkan tubuhnya di samping Galak. Sedangkan Galak mulai memejamkan matanya lagi.

“Om Galak, Om Galak,” panggil Meta.

“Apa?” sahut Galak tanpa membuka matanya.

“Kita enggak ngelakuin itu?” tanya Meta. Ia mengetuk-etukkan kedua jari telunjuknya.

“Apa?” Galak masih menyahut.

“Itu lho ….”

“Apaan, sih? Yang jelas, dong!” seru Galak merasa gusar.

“Bulan lalu, kan, Meta habis syuting di hutan …,” tutur Meta mulai bercerita.

Galak tak menyahut. Cerita itu tidak terdengar penting.

“… Terus Meta lihat ada nyamuk yang lagi gandengan,” imbuh Meta.

“Intinya?” akhirnya Galak menyahut.

“Meta juga pengen digandeng kayak gitu,” jelas Meta.

Galak membuka matanya. Ia memegang tangan kiri Meta dengan tangan kanannya. Ia pun mengangkatnya. “Udah, kan?”

“Ih, bukan gandengan kayak gitu …,” rengek Meta.

.

.

.

.

.

.

Terus gandengan yang kayak apa, Met? 🤔

Gandengan kayak apa, ya? 😅

Btw, aku boleh minta jempolnya, kan 😥

Please ... 😭😭😭

1
Ainul Yaqin
🤣🤣
Ismi Nia
bagus
Kinan Rosa
eh ternyata si galak itu bukan julukan ternyata namanya 😁
aku baru baca kak 🙏
•Rifa_Fizka
Hallo Thor ijin promosi ya😃
Mampir yuk di novel pertama ku yang berjudul "KEKUATAN HATI WANITA"

Berkisah wanita yg bangkit dari penghianatan.

Mohon dukungannya, terimakasih🙏🏻🤗🌹
Yoga Yoga
malah aq kira gagak bukan galak 🤣🤣🤣
Astri Lestari
aa
Alyn azzis
penasaran aquh thor🤩
Fika Wulandari
👍😘😘
Evhie Chayank Asyrafafisha
belum up juga nih..
Evhie Chayank Asyrafafisha
nggak ada part extranya gitu.. kan blum lihat Arga gimana pendapatnya.
Teh Yeni Tea
kurang maksud..lo bc kyk gaya anak kecil gt
Dewi Dewi Ahmat
😁😁😁😁
Dewi Dewi Ahmat
hmmm meta meta lo ad2 sja,,msa'k galak di blng pcr nya nnek vera..
Dewi Dewi Ahmat
💪💪💪👍👍
Dewi Dewi Ahmat
hmm lgi nyimk..
Seila Na
😅
Seila Na
👍👏😀
Seila Na
hmm😆
Seila Na
wkwkwk
Seila Na
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!