Kisah ini menceritakan arwah sang kakak yang datang kemasa depan sang adik kembarnya untuk balas dendam atas kekejaman yang sudah di lakukan oleh adiknya semasa hidupnya.
Akankah sang kakak membalaskan dendam sampai akhirnya?
"Aku sudah menunggumu dalam waktu yang lama Adila" Ucap Abila
Bagaimana kisah Abila semasa hidupnya?
Yuk saksikan terus Novel "TERJEBAK DENDAM SANG KAKAK DARI MASA LALU"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SST, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 12
"Dasar bodoh tidak berguna kamu!!!"Ketus Adila dan cindy hanya menundukkan kepalanya dengan menahan kesal di dalam dirinya."Sudahlah ayo kita pulang"ketus Adila.
Setibanya Adila di rumah "heiii upik abu..." Teriak Adila pada kakaknya.
"Adila kakakmu bukan upik abu dia adalah kakak kembarmu hormati." Nasihat hanna yang tidak terima dengan kelakuan putri bungsunya kepada putri sulungnya.
"kenapa? Apa kau tak suka?" Ketus Adila
PLAK!!! sebuah tamparan mendarat kepipi Adila
"ibu kenapa kamu menamparku? aku juga anak mu!!! kenapa kami hanya sayang kepadanya!!! kamu tidak pernah menyayangiku dan menganggap aku anakmu"sebuah perkataan yang menyayat hati hanna
"Cukup Adila!!!"Perintah hanna pada putri bungsunya dan Abila hanya bisa berdiam diri dan tidak mampu berbuat apapun selain meminta ibunya berhenti untuk marah.
"kenapa kamu jadi seperti ini nak setelah kamu tinggal bersama ayahmu"tangis Hanna dan tiba tiba Hartigan pulang dan menyaksikan pertengkaran ini Adila pun langsung hambur ke pelukan sang ayah dengan menangis. Sedangkan Hartigan yang melihat putri kesayangannya menangis pun langsung marah tanpa mau tau akar permasalahannya dan siapa yang salah.
"Apa yang kalian lakukan kepada anakku?"bentak Hartigan.
"T-tidak ayah... ini tidak seperti yang ayah pikirkan"Abila hendak menjelaskan namum dipotong oleh Ayahnya.
"diam kau dasar anak tidak tau diri!!!"tampar Hartigan kepada Abila. PLAK
"hiks... hiks.. hiks... ayah apa aku bukan anakmu juga? kenapa kamu tidak pernah menyayangi ku seperti Adila? apa salahku ayah?"Jawab Abila dengan menangis terduduk akibat tamparan ayahnya yang hanya di peluk oleh hanna.
"Hartigan apa yang kamu lakukan kepada putri ku?dia tidak salah tapi adila lah yang bersikap tidak sopan kepadanya."Jelas Hanna.
"tidak ayah itu tidak benar.. tadi ibu menamparku karena perempuan sialan ini!!!" Ucap Adila kepada ayahnya."kenapa ibu selalu ada di pihaknya? ibu tidak pernah ada untukku!! Hiks... hiks... hikss" tangis Adila lebih keras
"Apa??? Kamu menampar anakku???berani sekali kamu menampar putri kesayanganku!!! kamu akan merasakan hukuman dari ku karena sudah menyakiti anakku!!!"Teriak Hartigan dan memanggil pelayan untuk mengambil cambuk.
"Tidak ayah!!! maafkan aku ayah.. jangab sakiti ibu ayahh kumohon..." tangis Abila sambil memohon ampunan di bawah kaki ayahnya namun sang ayah tidak mendengar. demi melindungi sang ibu Abila siap menjadikan badannya sebagai perisai. setelah reda amarahnya dan puas memukul mereka Hartigan pun menyuruh mereka segera memasak makan siang untuk mereka.
"Pergi siapkan makan siang untuk kami segera!!!"Perintah Hartigan kepada Hanna dan Abila. Mereka pun bergegas pergi sebelum sang ayah kembali mengamuk.
beberapa saat mereka pun selesai memasak dan menyajikan kepada sang ayah dan Adila. sedangkan Hanna dam Abila makan di belakang rumah. Ya perlakuan Ayah dan Anak kepada Ibunya dan kakaknya bagaikan pembantu mereka begitulah kehidupan Abila setiap hari. Apabila Adila menjumpai hal yang tidak di sukainya saat dia pergi keluar maka dia akan pulang dan melampiaskan kepada kakaknya.
"Abila apa kamu tidak apa apa?"Tanya Hanna pada Abila.
"Abila tidak apa apa ibu... Apa ibu terluka?"tanya Abila dan di saat yang bersamaan pun Grizelle datang dan melihat tubuh Abila penuh luka cambuk.
"ya ampun nona... apa yang terjadi? kenapa kamu terluka? apa tuan memukulmu lagi?"tanya Grizelle dengan cemas. tapi Abila hanya diam meski begitu Grizelle sudah tau bahwa itu adalah kelakuan dari sang ayah dan Adila lah penyebabnya.
"di rumah ku ada keponakan nenek.. dia adalah seorang dokter besok aku akan kembali lagi dan membawa obat darinya aku akan meminta obat untuk luka mu nona" Jawab Grizelle dan segera pulang kerumah untuk mencari Cullen dan berharap dia sudah ada dirumah.
maaf yah kalo ada yang slah...
author baru pertama kali buat novel dan iseng2.. hehehe...
mohon doanya dan dukungannya buat author ya thank you 🌷🌷
nyeritaiin petualangan Adit di Desa kelam mengungkap misteri dibaliknya