Terbiasa merasakan ketidak adilan dari kecil membuat stevany atau yang sering di panggil vani /vany itu menjadi pribadi yang tertutup,hingga suatu ketika dia di pertemukan dengan wanita yang sangat baik dan memberikan sebuah kehangatan keluarga.sialnya itu tidak bertahan lama ,karena dia tiba tiba di minta untuk menikah dengan seorang pria yang menyebalkan dan bahkan sangat kejam.Tetapi pernikahannya justru mempertemukan dia dengan orang di masa lalu dan keluarganya sendiri ,bahkan membawa sebuah keberuntungan untuk nya dan keluarganya
Hingga di hari saat dia mengetahui dirinya hamil,saat itu suaminya memberikan surat cerai karna dia telah menggahamili mantan tunangannya
Bagaimana nasib rumah tangganya?mampukah vani menpertahankan suaminya?atau justru memilih pergi meninggalkan semua yang menyakitkan,dan memulai hidup yang baru?
Ikuti terus kisahnya dan jangan lupa untuk komen,like dan vote.karna itu sangat berguna untuk semangatvsang author🙏🙏😄
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Darniaty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
apa ini balasan buat mereka
sepulang clarissa dan vani dari kampus mereka langsung pergi ke kafe.vani bahkan terkagum kagum melihat nuansa di kafe
"kak ini benaran kafe kaka?wah indah sekali kak,vani jadi kan kak kerja di sini nanti?wah vani benar benar tidak menyangka kak bisa kerja di sini"
"hahaha.kamu lebay baget deh.kamu langsung ke lantai 2 aja ,tunggu kaka di ruangan,atau kamu masih mau keliling dulu?"
"vani keliling dulu kak,jadi nanti pas vani kerja di sini jadi sudah hapal"
"ya sudah sana keliling,nanti kalau kamu sudah selesai kamu ke ruangan kaka ya yang di lantai dua.nanti semisal kamu ga tau kamu tanya karyawan ruangan kaka yang mana ya"
"siap kak" vani langsung pergi meninggalkan tepat itu dia pergi ke belakang kafe di sana terlihat halaman yang luas bahkan sangat asri,dan ternyata taman tersebut sering di gunakan untuk wedding yang out dor.setelah puas berkeliling vani akhirnya ke ruangan clarissa
tok..tok.
"masuk...eh kamu dek gimana sudah puas berkeliling nya?"
"sudah kak.kak gila pemandangan kafe ini keren bangat kak.bahkan halaman yang di belakang sangat luar dan cantik"
"iya ..dlu almarhum suami kaka yang membuat taman belakang.bahkan semenjak ada taman itu omset kafe ini semakin meningkat,apalagi kalau lagi ada acara wedding itu pasti rame"
"iya kak.berarti alm suami kaka romantis ya kak"
"iya banyak yang bilang gituh dek.kadang kaka berfikir kenapa saat itu kaka tidak tahan dia untuk pergi.walau sebenarnya dari malam dia sudah bilang sama kaka bahwa hatinya berat untuk pergi.saat itu cabang di luar negri lagi ada masalah dan hanya alm suami kaka yang bisa menyelesaikannya,jadi kaka pikir lebih cepat dia berangkat lebih baik tapi ternyata malah dia tidak pernah kembali".clarissa yang mengingat alm suaminya langsung terisak.ada penyesalan di harinya saat mengingat kejadian satu tahun lalu
"kak maafin vani ya.maaf gara gara vani kaka jadi sedih kaka jadi ingat alm suami kaka."
"tidak apa apa sayang,ya sudah ayo kita makan.kamu pasti sudah lapar kan?"
"sudah kak.ayo kak kita turun"
saat tiba di bawah vani hendak duduk di kursi tiba tiba pergerakannya berhenti karna dia mendengar suara yang tidak asing akhirnya dia berbalik dan betapa kagetnya dia ternyata ia melihat kedua kaka iparnya lagi bermesraan di depan umum
"kenapa kak vita istri bang gio dan bg hendri suami kak ririn bisa bermesraan di sini?ada apa ini?kenapa aku merasa ada yang janggal?setahuku di rumah mereka tidak akrab begini ,kenapa di luar mereka malah mesra mesraan?" vani ingin mendekat tapi di urungkan karna dia masih ingin mendengarkan apa yang mereka bahas
"sayang makan yang banyak ya,aku ga mau anak aku kurang vitamin nanti"hanry
"pasti sayang .anak kita pasti sehat"vita
"yang aku ga mau kalau selama hamil sampai melahirkan kamu "berhubungan" dengan suami mu yang important itu"
"kamu tenang aja sayang,kamu ga usah kwatir masalah si cacat itu,dia tidak akan nafsu juga.yang ada kamu tuh aku lagi hamil anak kamu eh malah kamu enak enakan sama istrimu"
"sayang kamu tenang aja,kamu jarang ko melakukan itu apalagi semenjak ririn tau dia itu mandul".
"syukurlah dia mandul.miris banget sih nasib keluarga itu"
"ya wajar sih.orang tua nya aja begitu sama anak kandung nya sendiri.kalau di pikir pikir berarti penerus keturunan keluarga mereka tinggal dari vani ya"
"ya iyalah anak kesayangan mereka pada cacat semua"
"itu juga kalau vani mau ,yang aku dengar dari cerita mama kalau sebelum vani pergi dari rumah mereka berantam dulu.dan vani hina hina mama gituh".
"yah wajar lah vani marah,kadang aku kasian juga ngeliat vani kalau di perlakukan begitu.tapi kamu tau kan ririn selalu bilang kalau mereka bangkrut gara gara vani ada"
"yang sudah lah kita jangan bahas keluarga itu,kita harus bahas masa depan kita,pokoknya yang setelah kamu melahirkan kamu harus menceraikan suami mu.aku juga sudah menyusun rencana supaya bisa menceraikan Ririn.pokoknya sebelum anak kita lahir aku sudah harus bercerai dengannya"
"baiklah sayang ku.kamu tenang aja.ya udh balik yuk,aku takut nanti kita Pulang kelamaan mereka jadi curiga"
"ya udh ayo."mereka meninggalkan kafe itu tanpa mereka sadari Vani sudah mendengar obrolan mereka.bahkan Clarissa yang juga ikut mendengar apa yang mereka bicarakan.
"Maaf Dek.apa yang mereka bahas itu kamu?"
"iya kak.nanti Vani ceritain ya kak.kita makan dulu."akhirnya mereka makan dengan diam dan dengan pemikiran masing masing.
"apa secepat ini Mereka mendapat balasnya?"
sukses....semangat
mksh