NovelToon NovelToon
RETAK

RETAK

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Angst / Persahabatan / Chicklit / Tamat
Popularitas:653.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Riumi

[Proses Revisi]
On IG: @ry_riuu
Ini kisah tentang seorang gadis yang mengorbankan perasaan demi sahabatnya, tanpa memikirkan kebahagiaan dirinya sendiri.

Karena pengorbanan yang dilakukannya, dia dipertemukan dengan seorang pria tampan yang selalu mengisi hari-harinya.

Hingga pada akhirnya dia pun harus mengorbankan lagi perasaannya, mengikhlaskan pria yang selalu mengisi hari-harinya itu untuk sahabatnya lagi,

Akankah pria tersebut bisa menerima sahabatnya itu? atau malah sebaliknya? atau bahkan tetap menetap pada gadis yang terus saja mengorbankan perasaannya?

-Lakukan selama itu membuatmu bahagia, tanpa pernah bertanya tentang hatiku kenapa, pertanyaan itu malah membuat hatiku semakin sesak.- Iris Anastashia.

-Jangan pernah hidup dalam kepura-puraan, jika dia menghilang kau jangan menyesali kepergiannya.- Zhein Anggara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RETAK [12]

Happy Reading🥀

Rate

Like

Comment

Vote

...Anggap saja amarah ini adalah harapan terbesar agar kau mengerti hari ini aku sudah mulai mencintaimu, menyukai kehadiranmu dan menanti kedatangan mu di setiap irama detak jantungku. ...

...-Iris Anastashia-...

Saat ini Iris sedang berada di teras kamarnya, menatap bulan sabit yang memancarkan cahayanya ditaburi bintang-bintang berukuran kecil dan besar yang menambah kesan menakjubkan untuk di pandang.

"Kok Zhein gak dateng ya?" tanya Iris sambil menatap ke arah langit menikmati angin malam yang menerpa wajahnya.

Ris, lo apaan sih nungguin orang yang gak sama sekali perduliin lo, apalagi Zhein udah punya pacar, dia pasti sibuk sama pacarnya.

Tapi selera Zhein kok gitu ya? Ah bodo amat, itu masalah dia mau milih yang kayak gimana juga.

Ris! Sadar! Kenapa lo malah mikirin Zhein? Zhein itu orang nyebelin! Gue benci lo!

Iris terus bergelut dengan hatinya, memperbincangkan tentang Zhein yang selalu hadir di setiap untaian katanya.

Tok.. Tok.. Tok..

"Iris, ini Zhein dateng, boleh masuk kan?" tanya Nila, mamanya Iris yang mengetuk pintu kamar Iris.

Sedangkan Iris yang sedang berada di teras kamarnya itu langsung ter lonjak kaget dari lamunannya.

Haduh kenapa harus dateng sekarang sih Zhein?! ucap Iris dalam hati.

Dengan secepat kilat dia berlari ke arah ranjangnya dan menutupi setengah tubuhnya dengan selimut.

Cklek.

Nila membuka pintu kamar Iris diikuti dengan Zhein di belakangnya, Iris yang sedang tertidur pura-pura itu langsung di suguhkan dengan parfum khas milik seorang Zhein yang mampu membuatnya mabuk kepayang dengan aroma maskulinnya itu.

"Ris, bangun. Zhein dateng." ucap Nila sambil membangunkan Iris yang pura-pura tidur itu. Namun Iris tidak menggubris ucapan Nila, dia masih merasakan ketenangan parfum milik Zhein yang masuk tanpa permisi ke indra penciuman nya.

"Iris." ujar Nila.

"Gak apa-apa tan, biar Zhein pulang aja, biar Iris nya istirahat." ucap Zhein.

"Ya udah, tante turun dulu kebawah, kalau kamu mau disini dulu gak apa-apa." ujar Nila sambil berlalu pergi keluar kamar Iris.

Zhein langsung menundukkan dirinya di samping ranjang milik Iris sambil terus menatap ke arah Iris.

Sedangkan Iris sedang menormalkan detak jantungnya yang berpacu lebih cepat dari biasanya.

Jantung gue. Baik-baik di sana ya. ucap Iris dalam hati.

Iris merasakan ada tangan yang sedang mengelus lembut rambutnya, sentuhan yang membuat jantungnya semakin berpacu lebih cepat.

Zhein. ucap Iris dalam hati.

"Ternyata lo baik-baik aja, gue gak perlu khawatir tentang keadaan lo." ucap Zhein.

"Gue pergi dulu." sambung Zhein.

Pergi? Kemana? tanya Iris dalam hati.

Saat Zhein ingin melangkahkan kakinya, dengan refleks Iris mencekal tangan Zhein sambil membuka matanya dan menatap mata Zhein.

Zhein memberhentikan langkahnya saat tangannya di cekal oleh Iris.

"Lo mau kemana?" tanya Iris.

"Gue mau pulang." jawab Zhein sambil kembali mendudukkan dirinya di tepi ranjang.

"Udah gitu aja?" tanya Iris.

"Lo berharap apa dari gue?" tanya Zhein.

Dalam seketika pertanyaan yang di lontarkan oleh Zhein mampu membuat Iris diam tak berkutik.

Gue harap lo meluk gue sekarang.

Apa yang gue harepin dari lo? Lo gak bakalan lakuin hal itu, Lo juga udah punya pacar, gue gak boleh berharap apa-apa dari Zhein. ucap Iris dalam hati sambil tersenyum ke arah Zhein.

"Gue gak berharap apa-apa sama lo." jawab Iris sambil berdiri dari ranjangnya dan melangkahkan kakinya ke luar teras kamarnya.

"Lo udah baik kan?" tanya Zhein yang masih duduk di tepi ranjang.

Gak ada yang baik-baik aja Zhein. Lagi dan lagi kenapa gue selalu salah dalam memilih. ucap Iris dalam hati.

"Gue baik kok. Lo gak usah khawatirin gue." jawab Iris.

"Lo bisa pulang, lo juga udah liat keadaan gue kan? Gue baik-baik aja, pacar lo lagi nungguin." sambung Iris sambil menatap ke arah langit, menyembunyikan air matanya di bawah gelapnya malam.

Kenapa gue gini sih? Kenapa gue harus pake acara nangis segala? Gue bukan siapa-siapa nya Zhein. ucap Iris dalam hati sambil menghapus jejak air matanya.

"Pacar?" tanya Zhein bingung yang melangkahkan kakinya ke arah Iris. Sedangkan Iris hanya menganggukkan kepalanya dan memalingkan wajahnya ke arah yang berlawanan dengan Zhein. Menyembunyikan air mata yang tidak bisa berhenti menetes.

"Lo tau dari siapa gue punya pacar?" tanya Zhein.

"Pacar lo yang dateng ke gue." jawab Iris sambil menatap mata Zhein, setelah berusaha dengan keras menyembunyikan air matanya itu.

"Tapi gue gak punya pacar." ucap Zhein sambil menatap mata Iris yang terlihat sedang menutupi sesuatu, cahaya bulan mampu menampakkan bulir air mata yang bersembunyi di kelopak mata Iris.

"Lo gak ngaku punya pacar? Miris banget ya hidup lo." ujar Iris.

"Terserah." ucap Zhein.

Gue gak butuh kata terserah Zhein, gue cuman mau lo gak ngasih harapan ke gue. ucap Iris dalam hati.

"Gue ingetin lagi, Lizora Ratania. Itu kan nama pacar lo?" tanya Iris.

"Lizora?" tanya Zhein bingung.

"Lo gak kenal atau pura-pura gak kenal?" tanya Iris.

"Gue gak kenal. Mukanya ada gue gak tau." jawab Zhein.

"Apa dia yang udah buat lo kayak gini?" tanya Zhein sambil menatap mata Iris.

Iris merutuki kebodohannya itu, kenapa dirinya bisa berbicara sampai sejauh ini. Kalau Mama dan Papanya tau, mungkin mereka akan mencari tahu siapa Lizora Ratania itu.

Gue harus jawab apa? tanya Iris dalam hati.

Kenapa mulut gue harus ngebahas sampai sejauh ini? tanyanya dalam hati.

"Bb-ukan." Jawab Iris gugup.

"Gue pergi dulu." pamit Zhein.

"Lo mau kemana?" tanya Iris sambil menggenggam tangan Zhein.

"Ke luar." jawab Zhein sambil melepaskan dengan lembut genggaman tangan Iris yang sedang mencegah dirinya. Zhein melangkahkan kakinya keluar dari kamar Iris.

"Zhein." panggil Iris. Namun Zhein tidak menggubris panggilannya.

"Lo bodoh Ris! Kenapa lo kayak orang cemburu ya?" tanya Iris.

"Gak, gak. Mungkin gue cemburu sama Zhein, yang tadi itu cuman ngingetin Zhein biar ketemu sama pacarnya." ucap Iris.

"Ngingetin sih ngingetin tapi kenapa sampai kayak gini?" tanya Iris yang masih saja merutuki kebodohannya itu.

1
Someone
👍
Zefanya Ester
Luar biasa
Zefanya Ester
Lumayan
Story Neng Gina
baca retak ini udah ke 4x nya. tapi tetep aja bikin melow😢😢😢

semangat terus bikin karya2 nya kak💪🏻🤗
Al-za Nur Rasyid
aelah tamatin cerita echa dulu napa thor
Matthias Von Herhardt
Embat ajaaaa dua2nya Haiden atau Zhein 😁😁😁😁😁😁😁😁😁 hahaaa
Matthias Von Herhardt
Sherin... aku bacanya jadi ilfeel bngt dah .. tapi gpp buat iris ngorbanin perasaanmu demi Sherin temen laknatmu... suatu saat klo dapet yg tulus jgn kasih kendor ..
Matthias Von Herhardt
Faktanya di dunia nyata jg sama, hanya karena laki2, persahabatan jadi hancur, hubungan keluarga pun bisa hancur hanya krna cinta... mending iris fokus belajar aja sayang...
Matthias Von Herhardt
si neng riumi bnr2 bikin bunda jadi gregettt.... novelnya gak jauh2 yaa dari SMA, cwo ganteng2, ciwi2 cantik hadeeehh... seketika ingin kembali ke masa muda lagi enak kali yaaa...😁😁😁
Santi Sari
sangat bagussszzz
Santi Sari
berulang2 ngebaca cerita ini,dk pernah bosen..ditgu up ny thor
ncsa
keren banget karna semua ceritanya masuk ke para pembaca jadi ikut ngersaain sedih dan senengnya juga smngtt trusss kakkk riumii❤️❤️❤️dtngguu S2nya hehehe
ncsa
aaa kak riumii aku padamu, pokoknyaa ini crtaa ditungguuu s2 nyaa gaa puas klo crtaa zhein sma iris smpes sini doangg, smngttt kakk selaluu sukaa samaa karyaa karyaa outhor stuuu iniii krnaa crtaanya seru seruu bikinn kesell sedihhh bahagiaa pokoknya smuaanya dapett aplgi crtaaa echa sma bara and kwn kwnn udahh hmpirr setaun keknyaa ga upp trkhir bca teror selaluuu aku cekk trnytaa emng gaa ada up upp trus akuu cba cek profile kak riumi penasaran sama RETAK akhirnya cbaa bcaa krna lgi bosenn eh tau tauu ramee crtaanyaa jdii jatuh cintaaa tngguuuu kakkkk s2nyaaa ga mau tauu tnggung jawab sma kita yg udahh baper inih🥺❤️❤️❤️
Esti Restianti
Sherin cepet banget merubah moodnya,kayanya dia memiliki gangguan de,dia terlalu penuh obsesi
Esti Restianti
Sherin cepet banget merubah moodnya,kayanya dia memiliki gangguan de,dia terlalu penuh obsesi
Esti Restianti
baru baca aja udah ilfeel sama Sherin
Esti Restianti
mampir kak
Sushii
bagus banget ceritanya. ngena sampe hati yang baca
Freddy
ceritanya menarik tidak membosankan
Freddy
tadinya Revan. diganti zhein. sekarang balik Revan. lain kali ga usah ganti nama tokoh, jadi ga salah sebut nama terus. sebagai pembaca setia jadi ikutan bingung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!