NovelToon NovelToon
SISTEM PILIHAN ANGKA

SISTEM PILIHAN ANGKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Action
Popularitas:52k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Angka bukan sembarangan Angka, Angka yang di pilih semuanya menunjukkan hadiah besar kecilnya yang di dapat.

Tapi jika kamu beruntung, kau akan mendapatkan hadiah besar.

Dan itulah yang di alami oleh Alneo setelah ia mendapatkan penyiksanya oleh ayah jika ia tidak mendapat uang.

Bukan hanya itu, yang membuatnya murka adalah Adik perempuan ingin di jual ayahnya pada rentenir untuk membayar hutang, saat ia mencoba menghalangi, ia malah mendapatkan pukulan berat oleh ayahnya hingga pingsan.

Dan saat itulah, ia mendapatkan sebuah sistem misterius yang mengubah hidupnya.

Ia memenjarakan ayahnya karena sang ayah agar tidak menganggu kehidupan mereka lagi.

Dengan sistem pilihan angka, ia bagaikan menemukan jetpot di hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

Tidak lama kemudian, pintu kamar terbuka. Riani masuk dengan rambut yang masih basah dan wajah yang tampak sangat segar.

Tanpa menunggu perintah kakaknya, pandangan Riani langsung tertuju pada seragam-seragamnya yang menggantung di dinding.

Saking bersemangatnya, Riani mengambil seragam itu. Ia pergi ke balik tirai kain pembatas di sudut kamar untuk berganti pakaian.

Alneo membalikkan badannya agar adiknya bisa berganti baju dengan leluasa.

"Kak Alneo... Riani sudah selesai," panggil Riani dengan nada malu-malu.

Alneo membalikkan badannya. Detik itu juga, napas Alneo seolah tercekat.

Riani berdiri di sana, mengenakan kemeja putih bersih dan rok rampel biru tua yang pas di tubuhnya yang ramping.

Meskipun tubuh adiknya masih terlihat agak kurus akibat kurang gizi selama beberapa bulan terakhir, kecantikan alami dan aura kecerdasannya terpancar sempurna dalam balutan seragam itu.

"Bagaimana, Kak? Kelihatan aneh ya? Roknya agak sedikit kepanjangan," tanya Riani sambil memegangi ujung roknya, wajahnya bersemu merah karena cemas melihat kakaknya hanya diam melotot.

Alneo mengerjapkan matanya, lalu berjalan mendekat. Ia berdiri di depan adiknya, merapikan kerah baju Riani yang sedikit terlipat.

"Tidak aneh sama sekali. Adik Kakak... kelihatan sangat cantik dan pintar," suara Alneo sedikit bergetar karena menahan haru. "Soal rok yang kepanjangan, tidak apa-apa. Nanti kalau kamu makin tinggi, ukurannya akan jadi pas."

Riani tersenyum sangat lebar hingga matanya menyipit. Ia melihat bayangan dirinya di kaca jendela kamar yang agak buram. "Riani... rasanya seperti mimpi, Kak. Riani pikir, Riani enggak akan pernah bisa pakai seragam ini lagi setelah kita pergi..."

Alneo berdiri, lalu menepuk pundak adiknya lembut. "Ini bukan mimpi, Riani. Ini baru awal dari masa depanmu. Mulai besok, Kakak yang akan antar jemput kamu sekolah."

"Tapi Kak, jika kakak antar jemput Riani, kakak pasti akan kecapean," kata Riani, raut wajahnya mendadak berubah cemas.

"Kamu tidak perlu khawatir soal itu. Kakak akan menjamin hidup mu aman dari orang-orang yang menganggu mu," ucap Alneo dengan nada tenang.

"Nah, sekarang lepaskan dulu seragamnya dengan hati-hati biar tidak kotor. Kita harus pergi dari sini sekarang," kata Alneo tersenyum.

Riani menghentikan gerakan tangannya yang baru saja mau membuka kancing teratas seragam putih-abunya.

"Ha? Sekarang? Tapi kan kita baru saja menyewa tempat ini untuk sebulan, dan kita mau pergi lagi?" tanya Riani kebingungan.

"Iya, kita akan pergi ke suatu tempat dan tempat itu kau pasti suka. Ayo beres-beres seragam sekolahmu dulu, masukkan dalam tas barumu. Kakak ingin menunjukkan tempat itu padamu," kata Alneo tersenyum penuh misteri.

Riani bergerak melepas dasi abu-abunya dengan hati-hati.

"Tempat apa sih, Kak? Jangan bikin aku takut deh. Kita ini pelarian atau bagaimana? Kok rasanya kayak buronan yang dikejar intel," kata Riani.

"Lalu uang sewa kos ini bagaimana? Hangus begitu saja? Sayang banget, Kak, cari uang itu susah!" katanya merasa di sayangkan.

Alneo terkekeh geli mendengar omelan adiknya. Ia mendekat, lalu mengacak rambut Riani dengan gemas.

"Sudah, jangan banyak protes. Uang kos itu anggap saja sedekah untuk pemilik kos. Percaya sama Kakak, tempat yang baru ini sangat-sangat bagus," kata Alneo sengaja mengatakan itu agar adiknya tidak kecewa.

"Ah, baiklah," kata Riani menurut.

Meskipun dalam hati ia dipenuhi ribuan pertanyaan tentang dari mana kakaknya mendapatkan uang untuk tas baru dan rencana mendadak ini, ia tahu ia tidak punya pilihan lain.

Bagaimanapun juga, ia tetap harus ikut dengan kakaknya. Hanya Alneo yang ia miliki di dunia ini.

Riani melangkah ke balik tirai pembatas untuk mengganti pakaiannya dengan kaos santai dan celana panjang baju tadi siang.

Sementara itu, Alneo kembali sibuk mengecek barang-barang mereka. Ia memastikan tidak ada yang tertinggal.

1
Wega Luna
itu Gita cs tolong langsung difoto sambil bilang foto kalian akan dijadikan media tumbal 🤣🤣🤣🤣🤣
less22: ah, iya, besok tak bikin🤣
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
sekalian aja takut2in rin bilang klo tumbalnya ntar kalian berdua gt , biar nyaho 🤭🫣
Ambu Rinddiany Thea: /Facepalm/
total 2 replies
Wega Luna
kak less ,kok Amirul GK update update
Ambu Rinddiany Thea: Aamiin Ya Allah 🤲🏻
total 8 replies
.
bantai 🔥🔥🔥
less22: bisa di atur🤣🤣
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
kenapa ga d anterin pulng ma alneo ya 🙂‍↕️
Ambu Rinddiany Thea: /Grimace/
total 2 replies
Yossi Muliasa Permana
banyak tanya riani inii padahal tinggal diem percaya aja sama kka nyaa
Ambu Rinddiany Thea
tambah keren aja g tu s alneo ☺️😁
Ambu Rinddiany Thea
lanjuuuuuut donk ka leeesss tayangnya ambuuu 🥰🥰
less22: adudududu😫😫
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
mereka belum tempe eh tahu siapa s alneo ya kan , bekingan nya juga sistem 🤭
Ambu Rinddiany Thea: huuh lagi /Facepalm/
total 2 replies
irena
lanjut thor.. harus alneo juga pintar bisnis dan segalanya.. supaya ga dibegoin... apa gunanya poinnya klo ga bisa ditukar dengan keahlian
less22: iya, namanya juga masih terkejut 😒
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
tambah keren ga tuh s alneo🤭
less22: iya dong🤣🤣🤣
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
apa jgn2 dia bidadari nya alneo ya 🤭😁
Ambu Rinddiany Thea: /Right Bah!/
total 2 replies
Wega Luna
untung di dunia novel aja,🤭🤭🤭kapan hari aku ke mall malah pake kaos dan celana pendek jeans serta sandal jepit🤣🤣🤣🤣🤣GK ada yg komplain ,,,
less22: mau dong dompetnya 😎😎
total 3 replies
trisha
mantaaaap kali lah alneo ini... bagus, bagus, bagus,, lanjutkan💪👍👍
less22: heheh sip kan😎😎
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
dih siluman lagi siluman lagi yg hadiiir kapan ada bidadari yg nyaut ya alneon🤭
Ambu Rinddiany Thea: /Facepalm/
total 2 replies
Sebut Saja Chikal
Luar biasa
less22: Terima kasih🥰🥰
total 1 replies
Marhadi
apa ndah ada cerita lain selain Riani membosankan
Marhadi
apa ndah ada cerita lain selain Riani membosankan
Marhadi
ini paling tidak Kusuka baca novel ada adek perempuan yang rewel mending diskid saja
Wega Luna
sep josep🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣kalo katanya orang Jawa bilang" sukur,kapok koen Yo sep Josep🤣🤣🤣🤣"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!