NovelToon NovelToon
Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:34k
Nilai: 5
Nama Author: Alia Chans

Dikhianati sahabat dan kekasihnya, Clarissa Anggreni mati dengan membawa dendam.

Takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Alisha Kirana Maharani, seorang istri culun yang direndahkan keluarganya sendiri.

Mereka mengira Alisha lemah.

Mereka tidak tahu bahwa jiwa yang kini menghuni tubuh itu adalah seorang ratu mafia yang siap membalas semuanya.

Apakah ia akan berhasil membalas dendam??Atau kembali kehilangan segalanya??

⚠️ Cerita ini adalah karya asli Alia Chans. Dilarang keras menyalin, menjiplak, mengunggah ulang, atau mengambil sebagian maupun seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Hormati karya dan hak cipta penulis. ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alia Chans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

First Kiss

Setelah selesai makan, Alisha memutuskan untuk mandi karena tubuhnya sudah dibanjiri oleh keringat.

Sebelum masuk ke dalam kamar mandi, Alisha justru berdiri dulu di depan cermin sambil membuka setengah piyama tidurnya yang menampilkan bekas luka tembak di dadanya.

"Maafkan aku, Alisha, karena sampai saat ini aku belum bisa menemukan siapa orang yang telah membunuhmu," batin Clarissa dalam tubuh Alisha.

Dari arah balkon, Giovan memerhatikan aksi Alisha. Ia dibuat menarik napasnya berkali-kali saat melihat punggung istrinya yang mulus.

"Sialan!" desis Giovan seraya menyalakan rokoknya.

Giovan berusaha keras untuk tidak menatap tubuh Alisha dari belakang, tapi tidak bisa. Kapan lagi coba Giovan melihat sesuatu yang seperti ini secara gratis.

"Huft!"

Alisha hendak menaikkan kembali piyamanya, namun dia justru tak sengaja menatap pantulan Giovan di cermin.

"Sedang apa pria itu? Apa dia sedang mengintip?"

Tiba-tiba saja ide jahil terlintas di otak Alisha. Gadis itu tak jadi menaikkan kembali piyamanya. Ia malah dengan sengaja menjatuhkan piyama tersebut ke lantai.

Pluk.

Giovan berdehem kecil, seraya membuka satu kancing bajunya. "Hah, ada apa dengannya? Kenapa dia buka baju di sana!"

Melihat Giovan yang kelimpungan, Alisha kembali melancarkan aksinya dengan menurunkan celana tidurnya.

Mata Giovan hampir saja keluar. Setelah memberikan pemandangan berupa punggung yang indah, kini istrinya itu juga memberikan pemandangan bokong yang padat dan berisi.

"Arghh, sial, kenapa kau bangun!" batin Giovan.

Giovan juga pria normal, jadi tentu saja dia sangat bergairah saat melihat tubuh polos istrinya meskipun dilihat dari belakang.

Alisha hendak memutarkan tubuhnya dan membuat Giovan ikut membalikkan tubuhnya juga, seolah-olah dia tak melihat apa yang sudah Alisha lakukan.

Alisha tersenyum kecil. Gadis itu segera mengambil handuk untuk membalut tubuhnya dan membenahi rambutnya sebelum masuk ke dalam kamar mandi.

Brakk.

Giovan baru akan masuk sebelum istrinya itu memakai baju.

Alisha menggeleng kecil. Gadis itu segera mengganti pakaiannya dengan lingerie berwarna hitam, lalu mematikan lampu kamarnya dan menaiki ranjang.

Giovan yang melihat lampu kamarnya mati tentu saja segera masuk.

"Alisha, kenapa kau matikan lampunya?!" tanya Giovan seraya menyalakan kembali saklar.

Tak.

Terlihat Alisha tengah berbaring dengan memakai lingerie hitamnya dan tersenyum menggoda pada Giovan.

"Kemarilah, Giovan," ucap Alisha sambil menggerakkan jari telunjuknya seolah-olah meminta Giovan untuk mendekat.

Glek.

Jakun Giovan naik turun melihat pemandangan seperti ini.

"Kemarilah, Giovan. Apa kau tidak tertarik dengan tubuhku ini?" tanya Alisha.

Alisha melebarkan kedua kakinya di hadapan suaminya itu dan langsung membuat pipi Giovan memerah.

"Tutup, Alisha!"

"Kenapa? Apa kau tidak menyukainya?" tanya Alisha.

Dengan jahil, Alisha mengemut jari telunjuknya dan menggunakan jarinya itu untuk membelai bagian bawahnya.

"Ahh..." satu desahan Alisha lolos begitu saja.

Giovan tak kuasa. Pria itu segera beranjak dari hadapan Alisha dan membuat Alisha kecewa.

---

Di dapur, berkali-kali Giovan meneguk air untuk menghilangkan hawa panas di dalam dirinya.

"Kenapa dia jadi pintar menggoda seperti itu?" gumam Giovan. "Bahkan dengan tidak tahu malunya, dia menunjukkan miliknya kepadaku! Astaga!"

"Memangnya kenapa?" tanya Alisha yang tiba-tiba saja datang, sehingga membuat Giovan terkejut dan melompat langsung dari atas kursi tempatnya sendiri.

"A-Alisha, kau..."

"Aku ini istrimu, Gov. Hubungan seperti tadi bukanlah hal yang aneh."

"Memang bukan hal yang aneh, tapi aku tidak mencintaimu, Alisha. Bercinta tanpa rasa suka tidak akan nikmat rasanya!"

Alis Alisha naik satu. "Iya kah? Mau buktikan?"

"Ha?"

Alisha segera mendekatkan wajahnya dengan wajah Giovan, lalu menarik tengkuk Giovan dan melumat bibir suaminya.

Cup.

Mata Giovan terbelalak saat merasakan bibir Alisha yang manis dan hangat. Sedangkan Alisha mencoba memejamkan matanya sambil melumat bibir suaminya.

Setelah sepuluh menit berlalu, Alisha hendak melepaskan dirinya dari Giovan karena suaminya itu tak kunjung membalas ciumannya, tapi...

Grep.

Giovan memeluk tubuh Alisha dan kembali melumat bibir sang istri. Alisha melotot tak percaya saat Giovan benar-benar mengokop bibir mungilnya itu.

"Ugh..."

Keduanya saling melumat satu sama lain, seakan-akan tidak ada yang ingin mengalah.

BRUK.

Ciuman mereka berdua semakin panas sehingga membuat Giovan mengangkat tubuh Alisha dan menaruhnya di atas meja makan, lalu keduanya kembali berciuman.

Giovan ketagihan! Pria yang baru saja merasakan ciuman itu seperti apa benar-benar kecanduan oleh Alisha.

"Ughh, Gov!"

Alisha merasakan bibirnya benar-benar kebas dan perih karena ulah suaminya sendiri.

"Gov, stop!"

Napas keduanya terengah-engah sampai di mana Alisha mengambil tangan Giovan dan menaruhnya di dadanya sendiri.

"Remas..." gumam Alisha.

Giovan menatap wajah Alisha, lalu melakukan apa yang Alisha perintahkan, sampai...

---

"Sedang apa kalian?!!"

Suara Edward membuat Giovan dan Alisha tersentak kaget.

Terlihat di sana bukan hanya ada Edward saja, tapi ada Bramantya, Emeline, Farrel, Fiona, Christian, dan Bram. Ternyata keluarga Giovan baru saja pulang dan tak sengaja justru menyaksikan adegan tak senonoh Giovan dan Alisha.

"Ya Tuhan, kalian kalau mau buat anak di kamar dong! Ngapain di dapur?" tanya Emeline.

Giovan segera menjauhi tubuh Alisha, sedangkan Alisha langsung turun dari atas meja makan.

"Benar-benar memalukan!" seru Christian.

"Sudah, sudah! Giovan, Alisha, Kakek minta kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali."

"Baik, Kakek!"

---

Mereka semua kembali ke kamar masing-masing.

Giovan dan Alisha jadi saling diam-diaman satu sama lain. Alisha diam karena malu, begitu pun dengan Giovan.

Ceklek.

Saat memasuki kamar mereka, Giovan langsung beringsut menaiki ranjangnya dan tertidur. Disusul dengan Alisha yang tertidur di sebelahnya juga.

"Gov..."

"Hm."

"Soal tadi..."

"Diamlah, Lis! Sekarang tidur. Aku lelah."

"Bukan itu!"

"Lalu?"

"Bibirmu sangat manis, Gov. Aku kecanduan!" bisik Alisha tepat di telinga Giovan.

Giovan langsung merinding seluruh tubuhnya saat Alisha berbisik di telinganya.

"Bagaimana denganku?" tanya Alisha.

Alis Giovan bertautan. "Apanya?"

"Ciumanku bagaimana?"

"Mahir! Sepertinya ini bukan ciuman pertamamu!"

"Memang bukan!"

"Apa?!!"

Giovan segera membalikkan tubuhnya untuk menatap Alisha dan membuat Alisha ikut membalikkan tubuhnya juga, hingga keduanya kini saling tatap.

"Jadi, tadi bukan ciuman pertamamu?" tanya Giovan.

Alisha menggelengkan kepalanya. "Bukan!" jawab Alisha.

"Kau pernah berciuman dengan siapa?!"

"Mantan kekasihku, dulu!"

"Apa kau juga sudah tak perawan?"

BUGG!

Alisha memukul lengan Giovan dan membuat pria itu meringis. "Aaaaa!"

"Aku memang pernah berciuman, tapi bukan berarti aku juga pernah HS, ya!" sewot Alisha.

"Aku hanya bertanya," ujar Giovan.

Alisha menghela napasnya dalam-dalam. "Lalu kau sendiri? Apa kau masih perjaka?"

"Ya, tentu saja."

"Hha, masa?"

Sejujurnya Alisha agak terkejut dan tak percaya. Bagaimana bisa Giovan menjaga dirinya sebaik mungkin.

"Aku serius, Alisha. Bahkan ciuman yang tadi adalah ciuman pertamaku."

"Ohh, pantas saja kaku!"

"Ya, dan kau beruntung mendapatkan first kiss-ku!"

---

Bersambung

1
Memyr 67
𝗂𝗇𝗂 𝖿𝗅𝖺𝗌𝗁𝖻𝖺𝖼𝗄 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝖾𝗉𝗎𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗍𝖾𝗋𝖻𝖺𝗅𝗂𝗄
Alia Chans: itu cerita berlanjut kk, kalo baca dari awal tanpa skip pasti nyambung😉
total 1 replies
Memyr 67
𝗆𝖺𝗂𝗇 𝗆𝖺𝗂𝗇 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗋𝖺𝗍𝗎 𝗆𝖺𝖿𝗂𝖺. 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗆𝗂𝗇𝗍𝖺 𝖽𝗂𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗌𝖺𝗇𝗀 𝗋𝖺𝗍𝗎
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽. 𝗂𝗍𝗎 𝖼𝗅𝖺𝗋𝗂𝗌𝗌𝖺. 𝗁𝖾𝗁𝖾
Memyr 67
𝖺𝗒𝗈 𝖿𝗂𝗈𝗇𝖺. 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗆𝖺𝗎 𝗇𝗀𝖾𝗋𝗃𝖺𝗂𝗇 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺? 𝗌𝗂𝖺𝗉 𝖽𝗂𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺 𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗄𝖺𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗇𝖾𝗆𝖻𝖺𝗄 𝗉𝗂𝗋 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗍𝖺𝗉 𝖺𝗉𝖾𝗅? 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗎𝗅𝖺𝗉 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗂𝗁𝗂𝗋 𝖺𝗉𝖺?
Memyr 67
𝖻𝖺𝗌? 𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝖻𝗋𝖺𝗆𝖺𝗇𝗍𝗒𝗈 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗉𝖺𝗇𝗀𝗀𝗂𝗅 𝖻𝖺𝗌?
Memyr 67
𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗏𝗂𝗓𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗇𝗍 𝗅𝖺𝗀𝗂. 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗅𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗍𝗒𝗉𝗈 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝖺𝗄𝗎 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝗂𝗇𝗂. 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗋𝗂 𝗅𝗂𝗄𝖾 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗂𝗇𝗂. 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂
Memyr 67
𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗍? 𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗏𝗂𝗓𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗇𝗍? 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝗆𝗎𝗅𝖺𝗂 𝖽𝖺𝗁 𝗍𝗒𝗉𝗈
Alia Chans: pliss, kecepatan ngetik kk /Smile/
total 1 replies
Memyr 67
𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀 𝖺𝗄𝗎. 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽 𝗂𝗍𝗎 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗀𝗂𝗈𝗏𝖺𝗇𝗂? 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗉𝖾𝗋𝗎𝗌𝖺𝗁𝖺𝖺𝗇 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗋𝗂𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺?
Alia Chans: Kan mereka pasutri kk🤭😉
total 1 replies
nia_minyoongi
sukses selalu yaa.... makasih sudah mampir di novelku 😊
nia_minyoongi
suka yang alurnya mafia gini, 😍😍
nia_minyoongi
hi... aku mampir...
😍😍
nia_minyoongi
hi... aku mampir...
😍😍
Alia Chans: thank you😉
total 1 replies
Liflow White
bukannya prabu sudah mati kok hidup lagi, aku gak faham.
Alia Chans: blum mati kk🤭

mereka di bab sebelumnya kabur😉
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
ada ya racun itu beneran gt
Alia Chans: ada mungkin🤭
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
bikin cinta lalu hempaskan gt
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
bener tuh di catok biar lurus mulutnya eh sekalian otaknya di catok
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
NNT jadi pekara kalau gio ketemu El ya kan
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!