NovelToon NovelToon
NAMA LAIN DIBIBIRNYA

NAMA LAIN DIBIBIRNYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mamany Ali

Raya tidak menyangka kalau Suami yang sudah sepuluh tahun menikah dengannya , jatuh cinta lagi dengan wanita lain. Andini adalah nama wanita itu. Saat Bagas suami Raya mengaku mencintai Andini. Dunia Raya terasa runtuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mamany Ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menggadu

Raya cerita semua. Mulai dari Bagas yang mengatakan jatuh cinta kepada Andini, chat dari Andini dan foto ciuman Andini dan Bagas. Semuanya diceritakan oleh Raya kepada Ibu dan Nisa.

 " Jadi Bagas selingkuh?" Tanya Ibu yang sudah fealing apa yang terjadi.

 Raya mengangguk. Dikeluarkan HP dari dalam tasnya. Dibukanya blokiran Andini. Cuma untuk menunjukkan foto itu ke Ibu dan Nisa. Lalu di blokir lagi.

  Ibu menutup mulut, Istighfar panjang keluar dari mulut Ibu. Tangannya gemetar " Astagfirullah.."

   " Ini Bagas sama wanita selingkuhannya ya Raya? Ya Allah jahat kali dia," Nisa juga ikut bersuara.

  Menyaksikan foto yang tidak seharusnya ada. Membuat siapa saja yang melihatnya pasti mengelus dada.

   " Kamu sudah benar nak, pulang. kembali kerumah kita. Rumah yang selalu ada untuk kamu dan anak anakmu kapan saja kalian mau.." lagi Ibu memeluk tubuh Raya.

   " Raya mau cerai bu..!" lirik Raya dalam pelukkan ibunya.

  " Assalamualaikum.." Seorang laki laki baru saja masuk kedalam rumah.

 Bajunya yang sedikit basah. karena hujan diluar.

  " Mas Raka sudah pulang?" Nisa menyambut kedatangan suaminya. Raka. Abang kandung Raya.

   " Mas Raka..hu hu hu!" Raya berlari dalam pelukan saudara kandungnya.

 Lelaki pengganti Ayahnya. Yang sudah lebih dulu berpulang, Lelaki yang tidak pernah marah dan berkata kasar padanya.

   Raka baru saja pulang dari kantornya, kebetulan tadi tempat kerjanya mengadakan acara yang mengharuskan semua karyawan pulang malam.

   " Kamu kenapa dek? kenapa kamu menangis? mana Bagas?" Sebagai seorang Abang yang menyayangi adiknya. Raka ingin tahu apa yang terjadi kepada Raya.

  " Mas, Raya mau cerai. Raya tidak sanggup lagi hidup sama Bagas. Raya nggak bisa Mas.." Raya menumpahkan tangisnya.

   Raka mengepalkan jari jemarinya. Ada emosi disana.

   " Raka, Ganti bajumu dulu. Lihat sudah basah semua" Ibu menunjuk baju Raka yang basah.

  " Iya mas, Ayo mas.." Nisa juga ikut bersuara, Karena dia tahu suaminya sekarang pasti sangat marah.

  Raka melepaskan pelukannya dari Raya." Kamu disini dulu ya, Mas mau ganti baju.."

Raya menganguk. Seperti Gilang yang selalu menurut apa kata Raya.

   Raya kembali duduk di samping Ibunya. Dengan lembut Ibunya membelai punggung Raya.

 " Kurang ajar Bagas itu.. Aku tidak akan tinggal diam. Bisa bisanya dia menyakiti Raya," Bagas meninju dinding dikamarnya.

   " Sabar mas, Semua ada solusinya. Jangan terbawa emosi, Kita bisa bicara baik baik. Jangan sampai emosimu sekarang makin membuat keadaan buruk." Nisa mengusap punggung suaminya.

  Nisa tidak ingin Raka nekat. Karena bukan cuman Raya saja yang butuh Raka. Dia sebagai istri juga butuh.

   " Terimakasih sayang!" Raka memeluk tubuh Nisa.

  Wanita cantik yang sudah dua puluh tahun menjadi istrinya. Meskipun mereka belum dikaruniai buah hati. Namun Raka tetap mencintai Nisa.

  Nisa melonggarkan pelukan Raka." Ganti bajumu mas, Baru nanti kita bicara dengan Raya. Ingat kamu tidak boleh emosi." Nisa memperingatkan suaminya.

Raka mengangguk.

Nisa kembali keruang tamu bersama dengan Ibu mertua dan Raya. Beberapa saat kemudian Raka ikut menyusul. Bajunya kemejanya sudah diganti dengan baju kaos biasa.

" Jadi bagaimana ini Raka?" Ibu meminta pendapat Raka anak sulungnya.

Jujur kalau untuk melihat Raya bercerai dengan Bagas, Ibunya tidak setuju. Baginya pernikahan cukup satu kali seumur hidup. Tapi kalau seandainya Raya tidak tahan lagi dan selalu terluka. Maka Ibu akan mendukung keputusan Raya untuk berpisah dengan Bagas.

Raka duduk di sofa sebelah kanan. Disamping Nisa.

" Aku sudah tidak kuat mas." Raya mengeluarkan HPnya lagi dan kembali melihatkan foto Andini bersama Bagas.

Raka mengambil nafas panjang. Matanya menatap foto dilayar HP Raya. Rahangnya mengeras, tapi suara Nisa tadi masih tergiang ditelinganya" Jangan terbawa emosi!" .

Diletakkan HP itu pelan pelan di meja. Tangannya mengepal diatas paha, lalu dibuka lagi.

" Mas lihat, Ra." Suaranya berat , ditahan. " Mas marah, marah sekali. kalau mas ikutkan kata hati, sekarang juga mas samperin Bagas."

Raya menunduk. Airmatanya menetes lagi di pangkuan.

" Tapi." Raka melirik Ibu, lalu ke Nisa yang mengenggam tangannya erat," Mas nggak mau, keputusan yang tiba tiba diambil membuat kamu semakin hancur. Cerai itu bukan hal yang kecil dek, sekali ketuk. Selesai. Tapi yang sakit bukan cuma kamu. Ada Galang dan Gilang. Ada rumah tangga yang sepuluh tahun kalian bangun."

Ibu mengusap lengan Raya," Ibu sama kayak Masmu, Nak. Ibu tidak rela kamu disakiti. Tapi Ibu juga tidak mau kamu menyesal seumur hidup karena mengambil keputusan saat hati terbakar."

Nisa menimpali pelan." Ra, Mbak bisa mengerti rasanya dikhianati itu seperti ditusuk hidup hidup. Tapi coba kita tenangkan dulu. Kamu aman disini. Anak anak aman. Tidak ada yang maksa kamu kembali ke Bagas kalau kami tidak mau."

Raka mengangguk." Kasih Mas, waktu semalam. Besok biar Mas yang bicara dengan Bagas. Bukan buat marah marah. Mas mau dengar langsung dari mulutnya. Mas mau lihat, apa dia masih punya muka untuk bicara dan minta maaf padamu."

" Untuk apa, Mas?" Raya mengusap airmata." Sudah jelas dia selingkuh. Foto itu tidak bisa bohong."

" Betul, fotonya nggak bisa bohong," Jawab Raka," Tapi mas mau tahu , Dia mau tanggung jawab atau nggak. Mau tahu dia pilih kamu dan anak anak, atau pilih perempuan itu. Dari situ kita tahu langkah apa yang harus kita ambil berikutnya."

" Kalau dia minta maaf? kalau dia janji berubah?" Nisa bertanya. Hati hati.

Raya mengeleng kencang." Nggak,Mbak. Raya sudah tidak percaya. Hati Raya sudah mati untuk Bagas.Sekali dia selingkuh, pasti ada yang kedua, ketiga dan yang lainnya."

Ibu memeluk Raya lagi." Ya sudah, kalau hatimu sudah bulat, Ibu dukung. Tapi caranya harus baik baik,Nak. Jangan sampai kamu yang salah dimata hukum. Dimata agama. kita urus baik baik. Masmu kan pengacara. Biar Masmu yang bantu."

Raka menatap adiknya lekat lekat. " Mas janji, Ra.Apapun keputusan kamu, Mas bela kamu sampai habis. Tapi malam ini kamu tidur dulu ya, peluk anak anak kamu. Perkara Bagas, biar Mas yang hadapi besok."

Raya sesugukkan, tapi akhirnya mengangguk," Makasih Mas, Makasih bu, makasih mbak Nisa,"

Nisa berdiri menarik tangan Raya," Ayo ke kamar, Mbak temenin, Galang sama Gilang sudah menunggu untuk dipeluk kamu."

Sebelum Raya beranjak, Raka menahan tangannya," Satu lagi, dek. HP itu," Dia menunjuk ke meja." Jangan dihapus, jangan juga kamu sebar. Simpan. Itu bukti. Kalau kita mau main bersih. Kita harus pegang kartu."

Raya mengangguk patuh.Untuk pertama kalinya malam ini, dia merasa tidak sendirian. Ada Ibu,ada mbak Nisa dan ada Mas Raka.

Diluar, hujan makin deras, tapi didalam rumah itu. Raya merasa tidak akan ada atap yang akan runtuh karena badai.

1
Rini Anggraini
maaf point q habis thor😭😭 g bissa kasih hadiah...🙏🥲
Mamany Ali: iya kk, terimakasih sudah membaca ya kk😍
total 1 replies
Rini Anggraini
jadi g seru thor,soalnya g ada gregetnya dari bagas,g ada usaha sama sekali buat yakinin istrinya buat balikan,cuma pasarah doank,kaya novel² lainnya 🙏🙏
Mamany Ali: iya ya kk🤭
total 1 replies
Rini Anggraini
gimana jadinya thor,kaya sinetron rumah tangga sebelah...🤣🤣
ditunggu upnya ya semoga bagas masih punya kesempatan balik sama keluarganya lagi...💪🙏
Mamany Ali: iya kk🤣🤣🤣
total 1 replies
Masitoh Masitoh
bagi pelempang dua kali ke pipinya biar tau rasa andini
Ma Em
Semoga Raya memergoki Bagas dgn Andini dirumah nya saat Bagas bermesraan dgn Andini agar Raya tdk jadi kembali pada Bagas , lbh baik Raya berpisah saja dgn Bagas .
Ma Em
Raya emang lbh baik berpisah dari Bagas apa yg hrs dipertahankan oleh Raya Bagas sebagai suami selingkuh sedangkan mertua bkn nya bela menantu malah bela selingkuhan anaknya dan selalu menghina Raya , Raya bagaimana mau bahagia hdp nya tdk ada yg akan tahan kalau nasib nya seperti Raya .
Mamany Ali
semoga terhibur, ditunggu kritik dan sarannya🥰
Mamany Ali: ini udah di up kk, belum bisa sama noveltoon masih di review 🤭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!