"kau hanya anak sial"
kata -kata itu selalu terngiang dalam pikiranku.
aku yg diusir dari rumah bude ku dan juga rumah papaku. Terlebih kekasihku yang hampir membuat aku celaka.
Apakah aku akan bahagia?dan menemukan kebahagianku
ikutin terus ya
ini novel pertama aku mudah2an pada suka ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Angel Lina Markus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 12
flash back Rendy,
Rendy yang saat itu sudah keluar dari kamar deeva berpapasan dengan Bara di depan pintu.
" bar, tolong lo bantu urus smua kebutuhan gadis itu. Sementara aku mengurus istriku, aku tidak mau ada masalah lagi dengan kehamilan istriku"
" kau handle semua yang berkaitan dengan bisnis kita, untuk sementara aku akan berada di dekat qia 24 jam. Aku juga minta kau bantu mengecek rumah sakit, kalau ada keperluan urgent baru aku akan datang."
"oke ,aku akan menjaga gadis itu. Tapi aku berniat untuk pulang dan ganti baju sebentar, rasanya badanku sudah lengket sekali. Kau mungkin mau nitip sesuatu?"
Setelah berbicara sebentar, mereka meninggalkan kamar itu dan berjalan beriringan. Rendy langsung ke ruangan qia istrinya, sedangkan Bara pulang untuk berganti pakaian.
Sementara itu dalam ruangan deeva, sudah tidak mendengar suara mas Rendy staupun kak Bara. Dia berusaha turun dari bankar, langsung keluar dari ruangan secara perlahan. Karena dia merasakan pusing di kepalanya. Dia jalan tertatih tatih, untuk keluar dari rumah sakit itu, dan langsung memesan taksi.
Deeva berencana istirahat sebentar di apartemen qia baru setelah pulih dia akan mencari kerja. Namun malang niatnya itu sudah ketahuan kak bara yang tiba -tiba datang ke apartemen mba qia
Bara sampai di ruangan deeva, tapi dia tidak menemukannya. Dia periksa semua ruangan hasilnya juga nihil. Tiba - tiba dia terpikir harus mencarinya di apartemen qia yang kemaren.
Bara memberitahu kalau deeva telah kabur dari rumah sakit. Rendy yang mendapat kabar bingung, tapi dia berusaha tenang didepan qia.
flasb back off
Tak terasa sudah 6 bulan deeva pergi dan tinggL di bandung,tapi tidak ada keluarga yang mencarinya. Ka Bara juga jarang mrnelepon,mungkin karena dia terlalu sibuk. Bila kak Bara datang ke Bandung, pasti kami menyempatkan diri untuk bertemu dan menanyakan kabar kak qia dan mas Rendy.
Sudah 2 bulan ini aku jadian dengan andre, aku menerima ungkapan cinta andre.waktu itu andre mengajakku ke taman, andre berlutut dan mengungkapkan cintanya kepadaku. Aku yang tidak pernah berpacaran dan dekat dengan pria merasa nyaman dengan Andre. Karena dia selalu ada disaat aku membutuhkannya, dan dia juga selalu mencurahkan perhatiaannya kepadaku.
" sorry bro , w agak telat soalnya jemput nyonya besar dulu" ujar andre sambil melirik dan mengedipkan sebelah matanya padaku."
" nyantai aja bro, acaranya baru di mulai."
andre adalah marketing sebuah diskotik, terkadang mereka menghabiskan waktu duduk di ruang tamu kosan . bila ada waktu senggang andre akan menjemput deeva .
Seperti hari ini, andre mengajak deeva sekedar nongkrong di diskotik tempat ia bekerja. Karena ada temannya yang berulang tahun dan memesan privat room di tempat itu, Andre mendapat undangan karna dia adalah marketing sekaligus sahabat yang berulang tahun.
"loe ga mau kenalin cewe loe sama gw bro"tanya pria itu
"sayang, kenalin ini sahabatku namanya Nico. Nico kenalin ini deeva cewe gw." ucap andre memperkenalkan mereka berdua
Nico mengulurkan tangannya sambil berucap " Nico"
"deeva"ucap deeva sambil menerima menjabat tangan nico sambil tersenyum
"sekarang kita nikmati pestanya, ajak andre sambil menggenggam tangan deeva
deeva menggangguk dan tersenyum kepada kekasihnya itu.
"ENJOY THE PARTY" teriak Nico.
dj pun mulai memainkan musik, kulihat tersedia beraneka ragam minuman keras.Aku sangat haus tapi tidak mungkin aku meminum alkohol itu
Kalau ada kritik dan saran bisa di sampaikan melalui kolom komentar, agar saya bisa bisa mengetahui kesalahan saya. Karenansaya hanya manusia biasa yang tak pernah luput dari kesalahan. sekian dan terima kasih
oh ya thor tolong dong jangan buat deeva mabuk, takut deeva knp"