NovelToon NovelToon
Dua Kehidupan, Dua Wajah

Dua Kehidupan, Dua Wajah

Status: tamat
Genre:Romantis / Chicklit / Tamat
Popularitas:92.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: NESC PL

PENULIS : NESC PL
ILUSTRASI : ABU SAMUEL ETO

SINOPSIS : Aku adalah seorang wanita yang memiliki Dua Kehidupan, Dua Wajah. Suatu hari aku bertemu dengan seorang pria yang lebih muda dariku. Aku terjatuh di atas tubuhnya saat memanjat dinding sekolah. Apakah hubungan di antara kami yang bermula dari kebencian bisa berubah menjadi cinta?
Bagaimana cinta itu bisa terjadi di saat aku kehilangan cinta pertamaku karena penghianatan. Pesona cowok berondong yang tampan dan menggoda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NESC PL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 11 Rencana

Aku duduk termenung dan menyanggah pipi kananku dengan tangan kananku saat berada di sekolah. Mengingat kembali kejadian yang telah terjadi.

Memory kejadian kemarin sore.

"Selamat sore nona.

Sekertaris Seon memberikan salam kepadaku.

"Lama tidak berjumpa sekertaris Seon."

"Bagaimana dengan keadaan nona dan keluarga?"

"Keadaan kami dalam keadaan sehat."

"Bagaimana dengan keadaan perusahaan?"

"Perusahaan sekarang berjalan dengan baik dan tidak ada masalah."

"Senang mendengarnya. Kenapa hari ini kamu menghubungiku?"

"Presiden direktur sudah kembali berlibur dan sangat merindukan nona."

"Tolong sampaikan pesanku kepadanya kalau aku akan segera pulang ke kediaman keluarga Zhao."

"Baik nona. Pesan anda akan saya sampaikan."

Kejadian sekarang.

Saat saya sedang mengingat kejadian kemarin sore dan tiba-tiba Evelly memegang pundak kananku sehingga membuat aku tersadar dari lamunanku.

"Lagi melamun siapa nih?"

"Kamu ini tidak tahu Evelly. Tentu saja dia sekarang sedang memikirkan pria yang dicintainya."

Aku tertawa ringan setelah mendengar perkataan yang di katakan oleh Violet.

"Kalian berdua ini selalu membuatku kesal. Aku sekarang tidak memikirkan seorang pria."

"Kalau benar kenapa tadi kamu melamun?"

"Kemarin sore ayah menghubungiku dan berkata kalau dia sekarang sangat merindukanku".

"Jadi itulah yang membuatmu melamun. Lebih baik kamu segera menemuinya."

"Apa yang dikatakan Evelly itu benar."

Aku mengangguk kepala menyetujui pendapat sahabatku."

"Kapan kamu akan berangkat ke Korea?"

Aku terdiam sebentar memikirkan jawaban dari Violet kepadaku dan tak butuh waktu lama menjawab pertanyaan.

"Mungkin besok aku akan berangkat."

Evelly menatap wajahku dengan sedih.

"Kami akan sangat merindukanmu dan kami berdua juga akan merasakan kesepian bila tidak ada kamu."

Aku tersenyum kepada Evelly dan Violet.

"Aku tidak akan lama berada di sana."

Suara bel lalu berbunyi.

"Lebih baik kita masuk ke kelas."

"Kalian masuk saja dulu. Aku mau keluar sekolah".

"Kamu mau kemana Evelly?"

"Aku tidak begitu suka kepada dosennya. Kalau begitu aku mau pergi dulu. Bye....?"

Evelly pergi meninggalkan kami.

"Apa kamu tahu Evelly mau pergi kemana?"

"Mungkin dia pergi ke tempat berbelanja di sekitar sini. Sudahlah kita tidak perlu khawatir. Lebih baik kita segera masuk ke ruangan."

Aku dan Violet berjalan menuju ke ruang kelas.

Di tempat berbelanja.

"Kalau tidak salah hari ini ada pakaian model baru yang baru keluar."

Evelly berjalan ke tempat pakaian yang akan di belinya dan di saat itu juga hpnya berbunyi.

"Halo sayang? Aku sangat merindukanmu."

Essen menghubungi Evelly.

"Aku juga sangat merindukanmu."

"Sekarang kamu berada di mana?"

"Aku sedang pergi membeli pakaian."

"Apakah sekolahnya sudah pulang?"

"Masih ada satu pelajaran."

"Kamu bolos sekolah?"

"Aku tidak begitu suka dengan dosennya."

"Apapun alasannya membolos itu bukan hal yang tidak baik."

"Kamu bersama dengan siapa berada di sana?"

"Aku hanya pergi sendiri."

"Kamu sendiri? Aku sangat khawatir dengan keadaanmu sekarang."

"Tenang saja aku bisa menjaga diri."

Essen lalu menghela nafasnya.

"Baiklah aku percaya kepadamu."

"Ada hal yang ingin aku katakan kepadamu."

"Apakah itu sayang?"

"Aku ingin memberi tahu ke kamu kalau besok Xian Mai akan pergi ke Korea untuk bertemu dengan ayahnya. Bagaimana kalau kita membuat rencana agar mereka berdua bisa bersatu?"

"Baiklah. Aku akan segera membuat rencana sebelum temanmu tiba di Korea."

"Aku ingin sahabatku bahagia."

"Percayakan semua hal ini kepadaku."

Keesokan harinya aku pergi ke Korea. Saat tiba di bandara. Aku menghubungi sekertaris Seon.

"Kamu ada di mana sekertaris Seon?"

"Saya berada di kantor nona."

"Bisakah kamu ke Banda sekarang?"

Baik nona. Saya akan menuju kesana."

Sekertaris Seon menutup telepon dan menemui direktur personalia.

"Saya mau keluar karena ada urusan. Tolong gantikan posisi saya sementara waktu."

"Baik Sekertaris Seon."

Mobil berjalan dengan cepat menuju ke bandara.

Setiba di Bandara.

"Selamat siang nona".

Sekertaris Seon membungkukkan badannya.

"Selamat siang sekertaris Seon."

"Saya tidak mengira hari ini anda akan datang ke Korea."

"Tidak baik orang tua terlalu lama menunggu anaknya."

"Itu benar nona."

"Lebih baik kita segera pergi ke kediaman Zhao."

Sekertaris Seon mengangguk kepala. Kami menuju ke tempat parkir. Tidak lama kemudian. Sekertaris Seon mengendarai mobil menuju ke tempat ke rumah.

Di kediaman Keluarga Zhao.

"Selamat siang nona."

Penjaga rumah memberikan salam kepada kami berdua.

"Selamat Siang."

Kami berdua berjalan menuju ku dalam rumah.

"Selamat siang pak presiden direktur."

"Selamat siang sekertaris Seon".

"Putri kecilku? ayah sangat merindukanmu.

Ayah menangis dan memelukku dengan erat.

"Bagaimana keadaan ayah?"

"Keadaan ayah sangat baik. Sudah lama ayah tidak melihatmu. Putri kecilku sekarang sudah tumbuh menjadi dewasa."

"Zhao Mai juga senang melihat ayah."

"Bagaimana dengan keadaanmu Sekertaris Seon?"

"Saya dalam keadaan sehat pak."

"Bagus kalau begitu. Putri kecilku baru tiba. Kamu pasti sekarang sudah lapar. Ayo kita sekarang makan siang."

"Baik ayah."

"Sekertaris Seon juga ikut dengan kami. Sudah lama kita bertiga tidak bertemu dan makan bersama."

"Iya pak."

Kami bertiga menikmati makan bersama.

"Ha...ha...?"

Kami tertawa bersama.

"Sekertaris Seon?"

"Iya pak."

"Tiga hari yang lalu ayahmu menghubungiku. Dia menanyakan bagaimana dengan keadaanmu dan juga berkata kalau kamu sudah lama tidak pulang ke rumah."

"Iya itu benar pak."

"Kenapa kamu tidak pulang ke rumah?"

"Selama beberapa tahun ini saya sedang sibuk."

"Kamu pasti sangat sibuk karena mengurus perusahaan sendiri."

"Itu sudah merupakan kewajiban saya."

"Perusahaan ayahmu itu tidak kalah hebat dengan perusahaan Zhao. Kamu adalah putra pertama. Ayahmu pasti sangat berharap kalau kamu yang akan meneruskan perusahaan. Aku juga ingin tahu kenapa kamu mau bekerja denganku."

Sekertaris Seon tetap menatap wajahku dan tersenyum kepadaku.

"Kenapa kamu menatap wajahku dan tersenyum?"

Ayahku yang melihatnya menjadi tahu apa yang berada di dalam hati Sekertaris Seon.

"Sudahlah. Itu tidak perlu di jawab."

"Saya ingin kerja di perusahaan pak presiden direktur karena saya ingin bersama dengan nona Mai dan mendapatkan penghasilan sendiri tanpa bantuan dari keluarga."

"Hebat? Aku sangat mengagumi jalan hidupmu sekertaris Seon."

"Aku akan senang apabila kamu menjadi menantuku."

"Ayah...?"

Aku memasang wajah yang sedang kesal.

"Kamu tidak menyukai sekertaris Seon."

"Bukan seperti itu. Sekertaris Seon merupakan kakak yang paling berharga buatku."

"Kamu tidak mau menikah dengannya."

"Kami dari kecil sudah bersama dan itu tidak akan baik kalau menjadi pasangan."

"Apa yang dikatakan nona itu benar."

"Baiklah semua aku serahkan kepada kalian."

"Pak presiden direktur tidak perlu khawatir. Nona sudah mempunyai kekasih."

"Benarkah? Kalau begitu perkenalkan pria itu kepada ayah.

"Aku tidak memiliki kekasih seperti yang dikatakan oleh Sekertaris Seon."

"Kamu adalah putri kecilku yang tidak pandai berbohong. Siapa pria itu tidak merupakan masalah buat ayah. Hal yang terpenting buat ayah hanya kamu mencintai pria itu dan dia bisa membuat dirimu bahagia.

1
Anis Rohayati
ga sabar xian mai hamillll ankkk kembar ka pasti serrruuuu bgttttttttt😍😍😍😍😍😍😍😍
IG: Saya_Muchu
semangat update thor
Your name
Mampir Thor
Yukity
mampir lagi Thor👍🏼😍
💓Yhan💓
Halo kak nesc🥰 semangat!!
NESC PL: Iya kak. Lagi fokus kontes di sebelah. Insyaallah bulan Mei nerusin lagi di sini.
total 1 replies
Sanjani
aku dukung karya kk, aku baca dulu
Conny Radiansyah
Ricard ga mau kalah
Conny Radiansyah
Xian Mai merubah kebiasaan yang ada 😂😂😂
Conny Radiansyah
Alden kesenangan tuh
Conny Radiansyah
dinikahin aja putri nya
Conny Radiansyah
makanya Naomi jangan memaksakan keinginan sendiri...
Ghiie-nae
teruslah berkarya....


salam hangat dari CINTA DALAM LUKA...👍👍👍
𝕹𝖚𝖗𝖚𝖘𝖞𝖘𝖞𝖎𝖋𝖆
mantap Thor..
lanjut nanti..
🌹🌹🌹
Embun Kesiangan
semangat😘setangkai⚘bun persembahkan tuk novel bagus ini
NESC PL: Terimakasih kak
total 1 replies
Yukity
Mampir lagi Thor..

salam dari Gadis Tiga Karakter
나현재마음이 상한
semangat author 🥰👁️👄👁️😁🌝😀😃😄😁😊☺️🙂🙃
NESC PL: Iya sudah adik aja 😌
total 5 replies
Teh Lilis
semangat ya kak author😊😊
e'Rmaa
semangat kak
Senja🌻
semangattttttt ♥️
Mati Sistem
Semangat upnya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!