NovelToon NovelToon
Milea Dan Sistem Ruang Dimensi

Milea Dan Sistem Ruang Dimensi

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Sistem / Mengubah Takdir / Teen / Ruang Ajaib / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:826k
Nilai: 4.8
Nama Author: astiana Cantika

Milea arabella, biasa akrab di sapa dengan nama Lea adalah gadis yatim piatu setelah kematian kedua orang tua nya akibat kecelakaan tunggal beberapa tahun yg lalu sepulang dari luar kota, saat itu milea yg baru lulus SMA begitu syok mendengar kenyataan itu, apalagi dirinya harus menghidupi ketiga adik-adiknya.

Akan kah kebahagiaan menghampiri Milea dan ketiga adik-adiknya.?

ikuti terus kisah milea di cerita ini.


Happy reading 😘.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon astiana Cantika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12 Perjalanan menuju kota S

"Baiklah, mulai sekarang aku akan merubah kehidupan untuk semua adik ku dan juga kakek nenek." Ucap Lea tersenyum.

"Apa aku bisa membawa beberapa kartu sakti ini tem.?" Ucap Lea.

"TENTU SAJA NONA, INI SEMUA MILIK NONA."

Dengan tersenyum sumringah Lea pun mengambil beberapa kartu untuk nya dan juga adik-adiknya nanti.

Setelah itu Lea pun kembali ke rumah kakek dan nenek nya.

Tampak lah adik-adiknya beserta kakek dan nenek nya masih memejamkan mata nya.

"Tem, perasaan aku di ruang dimensi agak lama kenapa masih di waktu yg sama.?" Ucap Lea penasaran.

"KARENA WAKTU DI RUANG DIMENSI DAN DUNIA NYATA BERBEDA NONA, SATU HARI DI RUANG DIMENSI ITU HANYA SATU MENIT DI DUNIA NYATA."

"Oh begitu tem, setidaknya aku lega tidak pergi terlalu lama." Ucap Lea.

"SURAT-SURAT PENDAFTARAN DI SEKOLAH BARU ADIK-ADIK NONA SUDAH SELESAI, BERKAS NYA BERADA DI KAMAR NONA MANSION UTAMA KOTA S."

"Wah cepat sekali tem, terima kasih sistem." Ucap Lea tulus.

"SAMA-SAMA NONA, SUDAH MENJADI TUGAS SISTEM UNTUK MEMUDAHKAN SEMUA URUSAN NONA."

"Kapan adik-adik ku bisa masuk sekolah tem.?" Ucap Lea.

"HARI SENIN NONA, ADIK-ADIK NONA BERSEKOLAH DI GEDUNG YG SAMA YAITU SEKOLAH ELIT INTERNASIONAL SCHOOL KOTA S."

"Hari Senin, berarti 4 hari lagi dong dari sekarang.?" Ucap Lea.

"BENAR NONA."

"Kalau menginap dua hari nanti gak keburu buat ajak adik-adik dan kakek nenek jalan-jalan ke mall buat beli perlengkapan sekolah dan baju-baju baru yg lebih layak, seperti nya besok harus berangkat ke kota S, aku bahkan gak punya handphone buat komunikasi, sekalian di mall aja kali ya beli semua kebutuhan." Ucap Lea pada dirinya sendiri.

.

Malam hari nya selesai memasak makanan untuk semua orang, Lea pun berbicara pada adik-adiknya dan juga kakek dan nenek nya.

"Kek, nek, adik-adik, seperti nya besok kita harus segera berangkat ke kota S, Senin kalian sudah harus masuk sekolah, takut nya gak keburu waktu buat beli alat sekolah kalian." Ucap Lea.

"Bener juga, aku baru ingat, kita kan harus sekolah." Ucap Felix.

"Bener bang, apalagi adek kan gak lama lagi ujian kelulusan, beda sama kita hanya ujian kenaikan kelas." Ucap Zero.

Felix SMA kelas XI (11) sedangkan Zero SMP kelas VIII ( 8 ).

"Iya kak, adek takut gak lulus kalau lama-lama libur nya." Ucap Sasa.

"Baiklah, kalau kakek dan nenek gimana.?" TanyaLea.

"Kami ikut apa kata mu saja Lea." Ucap kakek Rahman dan di angguki oleh nenek sarimah.

"Baiklah besok kita akan berangkat ke kota pagi hari, tidak usah membawa pakaian apapun kek, nek, begitu juga dengan kalian, pakaian kita biar saja tinggalkan di sini, lagipula baju-baju kalian sudah pada lusuh semua kakak gak mau kalian di remehkan orang, nanti di jalan kita akan beli baju bau saja untuk menginap di hotel, karena perjalanan untuk sampai ke kota agak jauh." Ucap Lea panjang lebar.

"Tapi, apa tidak sayang uang mu nak, nanti cepat habis, nenek tidak mau merepotkan mu." Ucap nenek sarimah.

"Tidak nek, uang ku tidak akan habis, karena aku sudah sukses sekarang, jadi waktu nya menikmati hasil kerja keras ku selama ini." Ucap Lea tersenyum lalu menghabiskan makanan nya.

Setelah selesai makan dan mengobrol sebentar, mereka semua pun merebahkan tubuh mereka dengan tidur sama-sama di ruang tamu karena ruangan itu lumayan luas untuk menampung mereka semua di banding di dalam kamar yg hanya berukuran kecil.

Sambil rebahan, Lea pun mengobrol dengan sistem nya.

"Sistem, apakah kau bisa membuat identitas dengan marga baru.?" Ucap Lea

"BISA NONA, ITU HAL MUDAH, SEBUT SAJA MARGA APA YG NONA INGINKAN."

Berkat ramuan kecerdasan dan wawasan yg luas, tanpa bersekolah dengan tinggi, Lea sudah mengerti tentang semua hal mengenai orang-orang kaya di ibukota yg mengenal suatu keluarga dengan hanya menyebut nama marga.

"Aku ingin keluarga ku di kenal dengan marga Mahendra tem." Ucap Lea.

"ITU HAL MUDAH NONA."

"Baiklah sistem, berkas-berkas identitas kami semua simpan saja di kamar ku di mansion."

"BAIK NONA."

.

.

Keesokan harinya.

Pagi-pagi sekali, mereka semua sudah siap untuk berangkat menuju ke kota S dengan hanya pakaian sehelai di badan tanpa membawa apapun kecuali cemilan-cemilan yg di beli Felix, zero dan Sasa kemarin di supermarket.

Mereka pun menaiki mobil dengan urutan Lea dan Sasa di depan, kakek dan nenek nya di tengah, sedangkan Felix dan Zero di kursi paling belakang.

Perjalanan menuju ibukota memakan waktu 13 jam.

Dengan perlahan Lea pun menjalankan mobil nya keluar dari kampung Rawasari tak lupa nenek sarimah dan kakek Rahman pun berpamitan pada warga sekitar.

Warga kampung Rawasari dengan perasaan sedih Mereke mengiring kepergian kakek Rahman dan nenek sarimah, karena nenek dan kakek lea tersebut sangat si segani warga kampung karena kebaikan dan keramahan kedua pasangan sepuh Tersebut.

Dengan kecepatan sedang Lea pun menjalan kan mobil mewah nya menuju ke ibu kota yg menempuh jarak cukup jauh itu, berkat arah petunjuk dari sistem, Lea dapat dengan mudah menuju arah tujuan yg hendak di tempuh.

Setiap 3 jam sekali, Lea akan mengistirahatkan mobil nya di warung makan atau bahkan hanya sekedar bersantai sejenak mengurangi rasa lelah perjalanan.

Setelah 9 jam perjalanan dengan tiga kali pemberhentian Kini Lea tiba di pusat perbelanjaan di mall kota kecil tersebut yg memiliki gedung dengan 3 lantai, tidak berlalu tinggi tapi cukup besar.

Mereka semua pun turun dari mobil setelah Lea memarkirkan mobil nya.

"Wah, apakah ini mall nya kak.?" Ucap Sasa antusias.

"Ya ini nama nya mall, tapi mall ini mungkin tidak sebesar mall yg berada di ibukota tapi cukup besar, apakah Sasa ingin masuk.?." Ucap Lea.

"Mau kak mau." Ucap Sasa girang.

"Kalau begitu ayo kita masuk, kita akan membeli pakaian terlebih dahulu untuk bersalin setelah mandi nanti, untuk malam ini kita akan menginap di hotel saja, besok baru melanjutkan perjalanan." Ucap Lea.

"Baik kak." Ucap adik-adiknya serempak.

"Terserah padamu saja Lea, apapun keputusan mu kami ikuti." Ucap kakek Rahman dan di angguki nenek sarimah.

Dengan langkah ringan mereka semua pun masuk ke mall tersebut, setiap mata yg memandang, ada yg heran ada yg kagum bahkan ada yg menatap sinis, tapi Lea tidak menggubris hal itu, yg paling terpenting baginya hanyalah membahagiakan keluarga kecil nya.

Bersambung.

1
Welly Anisa
tamat lah sudah cerita nya
Welly Anisa
percaya diri sekali kau sinta😄😄,, emang Barra mau sama kau🤣🤣🤣
WeGe
luar biasa
WeGe
💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯bagus bgt kak tor. terimakasih maratonku beberapa hari terbayar dengan akhir yg bahagia. terimakasih tem🤭
WeGe
ya ampun, tem nggak tuh tor.
kenapa bukan sis aja nyebutnya🤭🤭
Astiana 💕: 🤣🤣🤣 sengaja tem🤭
total 1 replies
Hidayat 92a
wkwkwk. mbg njirr🤭
Simba Berry
ramuan obat obatan banyak tersimpan diruang penyimpanan.tapi lucu ya lea tidak visa menyembuhkan orang.bara saja hafus dibawa kerumah sakit dulu baru bisa sembuh.wanita yg mau melahirkan lebih tragis meregang nyawa ketjka mau melahirkan.apa gunanya punya sistem punya ramuan pengobatan tingkat dewa kalau tdk bisa menyelamatkan orang.😄😄😄😄
Simba Berry
mulai ngawur ni cerita.awal baca semangat banget lama2 ceritanya mulai tdk masuk akal.lalu napain juga kakek neneknya pergi lagi.
Simba Berry
nah aku suka sistem seoerti ini tanpa adanya misi yg aneh2.tapi tuan rumah juga haruslah mempunyai sifat suka menolong dan ikhlas membantu orang yg membutu kan pertolongannya❤️
Simba Berry
seharusnya lea bilang"iya nek kami diusir dari kontrakan dan sekarang mau nginap sebentar dirumah nenek,besok kami akan pindah kekota dan tjnggal dirumah baru kita yg sudah saya beli.pasti neneknya tdk sedih.
Simba Berry
seharusnya waktu lwa membeli mobil diceritakan dulu thor situasinya saat lea membeli mobil.bagaimana tanggapan dan pandangan seles dan pemilik shorum mobilnya ketika lea bermaksud membeli mobil.apa dirmehkan atau diterima denhan baik.soalnya kalau pembelinya berpakaian lusuh biasanya selesnya ogah ogahan melayanjnya..lalu biasanya kalau membeli mobil baru itu belum bisa dibawah pulang.tunggu 2 atau 3 hari baru bisa diantar.beli mobil kok kayak beli permen.😄😄😄
Zahro Syifa Maulana
Whatt tiba-tiba banget cerita nya udah selesai. padahal baru baca tadi siang loh... ini emang aku nya yg ga sadar atau cerita nya yg terlalu bagus?
Hmmm...dua duanya gak sih. makasih ya ka buat cerita yg happy ending ini..
semangat terus kaka 💪
Astiana 💕: terimakasih kakak, dukungan kalian sangat berharga untuk kami para penulis, biar tetap semangat Nulis nya☺️
total 1 replies
Wulan Mirah
pagi² jd keluar air bawang 🤣
yasir aftab
buah jatuh dari ipar
yasir aftab
ondel ondel tak di datang tak di jemput pulang gak di antar
yasir aftab
karung mana karung mau culik comelnya 😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
yetiku86
mantap 👍👍👍, luar biasa 🤩
trimksh Thor 🙏🙏🙏😊
yetiku86
yah.... ngadu dia.... 😏
yetiku86
EH....!!! ternyata adonan Grandpa and Granma jadi to. 😅
aku kira paman kecil siapa 🤭
yetiku86
EH....??? ternyata perasaanmu hanya sebuah obsesi tuan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!