NovelToon NovelToon
LETNAN CANTIK ITU MILIKKU

LETNAN CANTIK ITU MILIKKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Seiring Waktu / Menikahi tentara
Popularitas:13.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mutia Kim

Sequel dari TERIKAT PERNIKAHAN DENGAN KAPTEN CANTIK❗

Kaluna Seraphina Wijaya adalah seorang anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) sekaligus dokter militer yang bercita-cita mengikuti jejak almarhum mamanya sebagai prajurit TNI.

Ia dijodohkan dengan putra dari sahabat orang tuanya, namun ia menolaknya hingga terjadi pertentangan dengan papanya.

Akhirnya, Kaluna menerima perjodohan itu dengan syarat, ia tetap diizinkan menjalankan tugas di Papua.

Di Papua, Kaluna bertemu dengan seorang Kapten bernama Kalvin Natha Wiratama. Di tengah tugas dan kerasnya medan penugasan, perasaan mulai tumbuh di antara mereka.

Namun, ketika Kaluna dihadapkan pada pilihan antara pria yang dijodohkan dengannya dan pria pilihan hatinya sendiri, mampukah ia tetap bertahan pada keputusan keluarga, atau justru memilih cinta yang benar-benar diinginkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutia Kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ungkapan cinta Kalvin

Angin bertiup semakin kencang, menembus kulit Kaluna dan Kalvin. Keduanya masih berada di bawah pohon yang cukup rindang di tengah hutan, berusaha mencari kehangatan satu sama lain.

Namun bukan hanya rasa dingin, keduanya juga merasakan detak jantung yang berdebar tidak wajar dalam diri masing-masing.

Ingin menjauh, namun mereka sadar bahwa saat ini mereka sama-sama membutuhkan satu sama lain.

“Kenapa detak jantungmu kencang sekali?” tanya Kaluna memecah keheningan di antara mereka.

“Tidak apa-apa, aku hanya kedinginan. Bahkan detak jantungmu saja lebih kencang,” sahut Kalvin.

Benar, detak jantung Kaluna bahkan lebih cepat. Ia sengaja bertanya hanya untuk mengalihkan kegugupan yang ia rasakan sendiri.

“Kita tidak bisa seperti ini, Lun. Bisa-bisa kita sakit kalau terus memakai baju basah ini,” ucap Kalvin.

Kaluna mengernyitkan dahi. Ucapan Kalvin memang benar, namun saat ini tidak ada solusi lain.

“Jangan macam-macam, karena aku tidak akan menuruti ide konyol yang mungkin akan kamu katakan,” timpal Kaluna cepat.

Jelas ia sudah bisa menebak arah pikiran Kalvin, walau usulan itu masuk akal, tetap saja Kaluna tidak mungkin melepas pakaiannya begitu saja.

Kalvin hanya bisa menghela napas dalam. Sebenarnya ia hanya takut Kaluna semakin kedinginan atau bahkan tubuhnya menggigil. Namun di sisi lain, ia juga khawatir dirinya sendiri tidak bisa menahan diri.

“Ayo kita cari tempat yang lebih aman. Di sini terlalu terbuka,” kata Kalvin akhirnya.

Ia bangkit, membantu Kaluna berdiri, lalu menuntunnya berjalan menembus hutan kecil itu. Setelah beberapa saat, Kalvin menemukan sebuah gubuk petani sederhana yang biasa dipakai beristirahat.

“Ini ada gubuk, kita masuk ke sini dulu,” ucap Kalvin sambil mengarahkan Kaluna masuk.

Kaluna mengangguk pelan, dan mereka pun masuk ke dalam gubuk tersebut.

Di dalam gubuk, Kalvin melepas kaosnya. Tubuh bagian atasnya kini tanpa penutup apa pun.

“Aku tidak memakai kaos,” jelas Kalvin.

Kaluna langsung menoleh cepat. Ia menelan ludah kasar begitu melihat otot perut Kalvin yang samar terlihat di tengah temaram malam.

“Kenapa? Jangan bilang kamu mau berbuat macam-macam,” tuduhnya mulai waspada.

Kalvin berdecak pelan, lalu mencondongkan wajahnya sedikit. “Sebenarnya aku ingin memberikan kamu kesempatan untuk membuktikan apakah aku gay atau bukan.”

Deg!

Kaluna tertegun. Tidak menyangka di tengah situasi genting Kalvin masih sempat berkata seperti itu.

“Dasar mesum!” maki Kaluna, membuat Kalvin tertawa pelan.

“Aku hanya bercanda, Lun. Kalau kamu tidak mau juga tidak apa-apa. Kaos kita terlalu basah, kalau tetap dipakai justru bisa membuat kita makin kedinginan. Di sini angin cukup kencang, dan kalau dibiarkan bisa bikin demam. Lagipula ini malam, aku tidak akan bisa melihat apa pun dengan jelas,” jelas Kalvin.

Sejenak Kaluna menimbang-nimbang. Semua yang dikatakan Kalvin masuk akal, namun tetap saja ia belum yakin dengan usulan itu.

“Saya tetap ingin seperti ini,” jelas Kaluna yakin.

“Terserah.”

Kalvin menjatuhkan bobot tubuhnya di lantai dalam gubuk, lalu menarik lengan Kaluna hingga wanita itu ikut terduduk di sampingnya.

Kembali dua anak manusia berbeda jenis kelamin itu merasakan sesuatu yang aneh, namun sama-sama berusaha menekan dan membuang jauh perasaan tersebut.

Hening...

Mereka sama-sama diam, sibuk dengan pikiran masing-masing, hingga akhirnya Kaluna lebih dulu membuka suara.

“Apa mereka bisa menemukan kita sebelum matahari terbit?” tanya Kaluna penuh harap.

“Kemungkinan tidak. Mereka akan sulit menemukan kita karena tidak ada petunjuk jelas. Kita hanya bisa menunggu sampai besok pagi,” jelas Kalvin.

Kaluna menghela napas dalam. Entah apa yang akan terjadi jika ia terlalu lama bersama Kalvin dalam kondisi seperti ini. Saat ini saja ia sudah merasa tidak nyaman dengan perasaannya sendiri.

“Kenapa kamu bisa jatuh, Lun?” tanya Kalvin memecah lamunan Kaluna.

Ingatan Kaluna kembali pada beberapa saat sebelumnya, saat ia mencoba membantu Tina, namun justru tergelincir dan jatuh ke sungai.

Entah hanya perasaannya, tapi ia sempat curiga Tina mendorongnya. Namun Kaluna memilih menyimpannya sendiri.

“Aku kepleset, Vin,” jawab Kaluna singkat.

“Bukannya kamu berdiri bersama Tina?” sahut Kalvin lagi.

Sejenak Kaluna terdiam, lalu menoleh ke samping. Mereka kini duduk di dalam gubuk petani kecil itu, hanya beralaskan lantai sederhana.

Jarak mereka sangat dekat. Cahaya rembulan samar masuk melalui celah dinding dan atap gubuk yang tidak rapat.

“Iya... tapi aku memang tidak sengaja terjatuh,” bohong Kaluna.

Kalvin menoleh ke arah Kaluna. Pada saat itu cahaya rembulan sedikit menembus celah atap, membuat keduanya bisa saling melihat lebih jelas di dalam gubuk yang gelap.

Deru napas Kalvin dan Kaluna saling beradu, menimbulkan gelora yang menggelitik jiwa. Entah apa yang mereka pikirkan, namun keduanya sama-sama mencondongkan wajah masing-masing, menyatukan dua daging kenyal yang seakan saling mendambakan.

Kelopak mata mereka sama-sama tertutup saat bibir itu telah bertemu. Tak ada pergerakan lain, hanya saling menempel, namun sudah mengalirkan hawa panas yang begitu luar biasa.

Degup jantung dua anak manusia itu berdebar kencang. Tak mampu mengelak dari rasa yang semakin lama semakin dalam.

Kini tangan Kalvin terulur menahan tengkuk Kaluna, memperdalam ciuman yang entah sejak kapan mereka mulai.

Rasa dingin yang menerpa tubuh mereka berganti menjadi hawa panas yang membuat Kaluna terbuai menikmati ciuman itu.

Ciuman yang untuk pertama kalinya Kalvin dan Kaluna lakukan, sebab mereka sama-sama belum pernah melakukan hal seperti ini.

Suara napas mereka berpadu dengan suara arus sungai yang mengalir deras di kejauhan, menembus heningnya hutan Papua di malam hari.

Sejenak Kaluna sampai lupa jika ia tak boleh melakukan ini. Namun rasa dalam hatinya begitu mendamba, ia pun menginginkan ini. Mungkin kali ini ia harus mendengarkan saran Safira.

Biarlah untuk beberapa waktu ke depan Kaluna berada dalam dilema perasaan. Hingga nanti ia dan Kalvin harus terpisah dan sama-sama melupakan.

Kalvin melepaskan pagutan bibir mereka saat dirasa Kaluna mulai kehabisan oksigen. Kembali keduanya saling menatap, rasa malu seketika hadir dalam diri keduanya. Lalu sama-sama membuang muka.

Cukup lama mereka sama-sama terdiam, hingga akhirnya Kalvin menggenggam tangan Kaluna, membuat wanita itu semakin gugup saja.

“Maaf untuk yang baru saja terjadi, tapi izinkan aku mengutarakan sesuatu, Lun,” Kalvin menatap mata Kaluna begitu dalam, menimbulkan desiran dalam hati keduanya.

Perkataan Kalvin membuat Kaluna refleks menoleh. Hatinya berdebar tak karuan, padahal ia sendiri belum tahu apa yang ingin pria itu katakan.

“Entah sejak kapan perasaan ini hadir. Aku bahkan tidak bisa menjelaskan, namun sungguh... aku jatuh cinta padamu, Kaluna.”

1
Yue xin🥀(⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠)
reynad mau sama aku aja enggak?/Scream/aku siap mengobati lukamu/Hey/
Elsa Sefia
Kalvin awas kemakan omongan nya sendiri lohh😁
Yue xin🥀(⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠)
plotwis sekali 😅
Aii Flow🌷
Nggak bisa, bawaannya sedih kalau lihat Raynand sekarang😭😭
arsyila putri
papa kaluna ingin, kaluna dapat pria yang baik menurutnya
Nyai Aksara 👩‍🦯
Masa sih nggak akan tertarik sama siapa-siapa
Agatha soul
smangat thor nulisnya
CORTIS
kisah penuh perjuangan nih
🍒⃞⃟🦅 CACASTAR
baru kali ini aku baca novel tokoh dan temanya tentang kehidupan tentara RI
arsyila putri
kayaknya Kalvin yang bakal sama kaluna
Aii Flow🌷
Raynand pasti takut banget. Rasa kehilangan ditinggal orang tersayang itu bisa jadi luka yang dalam banget🤧😌
DreamXimaginatioN😴
permasalahan yang rumit bagi sang MC. tapi aku dukung bapak nya yang ngelarang dinas.
Elsa Sefia
mampir kak😁
Alfatia🌷
Nahh, itu namanya cemburu ya, Bang Kalvin. Itu baru sama adiknya Kaluna. Nanti yang kamu hadapi cemburunya sama Abangmu sendiri🤣🤣
Nyai Aksara 👩‍🦯
Loh kirain meninggalnya di medan perang
Nyai Aksara 👩‍🦯
Loh, kirain meninggal di medan perang
mama Al
mantap kak
mama Al
hmmm apakah Kaluna bakal sama Kalvin atau kevan
mama Al
anaknya Kirana ya
kirain anaknya Ravela dan kaivan
Mutia Kim🍑: Iya kak, tapi tokoh yg cowok baru anaknya Ravela sama Kaivan
total 1 replies
zoya
harus nya kalune jgn mengundurkan diri kan sayang karir nya
Mutia Kim🍑: Bener bgt. Tapi dia udah janji sama Bapaknya🥲
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!