NovelToon NovelToon
PERFECT HONEYMOON

PERFECT HONEYMOON

Status: tamat
Genre:CEO / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Penyesalan Suami / Gadis Amnesia / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

FOLLOW IG @thalindalena

Dia hanya sebagai istri pengganti, tapi dia berharap merasakan bulan madu impian seperti pasangan suami istri pada umumnya. Tapi, bagaimana jika ekspetasi tidak sesuai dengan realita. Justru ia merasakan neraka pernikahan yang diciptakan oleh suaminya sendiri, hingga membuatnya depresi dan hilang ingatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Lara meletakkan satu porsi roast beef serta orange jus  di meja makan dengan tenang. Ya, sejak tadi dia berusaha untuk tetap tenang, meski mendapatkan tekanan yang begitu menakutkan dari Lio.

Lio berdiri tak jauh dari meja makan, salah satu tangannya di masukkan ke saku piyama celana panjang yang dikenakan. Dalam segi apapun, dan dalam keadaan apapun, Lio sangat tampan, dan berkarisma tinggi. Lara tidak menampik ketampanan pria tersebut.

Lio mengeraskan rahangnya, ketika menatap wajah tenang Lara. Entahlah, dia selalu saja emosi saat melihat wajah tenang itu, seolah tidak merasa bersalah dengan segala kesalahannya. Rasanya dia ingin menggoreskan sebuah luka yang dalam, agar bisa melihat wajah itu meringis kesakitan dan meminta ampunan padanya. Sekeji itu dan separah itu rasa bencinya pada Lara.

"Sudah aku katakan, jika bukan aku yang menyebabkan Nona Sierra pergi." Lara bersuara, tanpa berani menatap Lio.

"Apa kau tidak lelah berbohong?!" tatapan Lio begitu kelam, dan menakutkan.

Suhu di ruang makan itu mendadak sejuk, seiring tatapan Lio berubah dingin.

"Jika begitu ceraikan aku. Dengan suka rela aku akan pergi dari hidup Anda. Apa Anda pikir aku mau berada di posisi ini?! Meskipun aku pernah mencintai dan mengagumi Anda dalam diam, tapi ..." Lara menjeda ucapannya, mengambil nafas dalam. Dadanya terasa sesak, kedua kakinya terasa beku, ketika melihat tatapan Lio semakin mengerikan, bak seekor predator yang siap menelan mangsanya.

Suasana di ruang makan itu begitu menegangkan.

"Tapi, aku tidak akan membiarkan diri ini terjebak dalam jerat monster!" lanjut Lara, dengan penuh keberanian.

Tapi, sepertinya keberaniannya itu membawa petaka untuknya. Lio mengeraskan rahangnya, giginya bergemelutuk, kedua tangannya menggebrak meja dengan kuat, menimbulkan bunyi dentuman keras hingga membuat Lara berjingkat kaget.

SRAK!!!

PYARRR!!

Lio menyapu makan malamnya dengan kedua tangannya. Alhasil masakan Lara yang sudah di sajikan itu berserakan di atas lantai.

"Berani sekali kau berkata seperti itu!!!! Dasar setan licik! Aku tidak akan pernah melepaskanmu sebelum Sierra kutemukan!! Ingat itu, aku akan membuat hidupmu seperti di neraka!!!" bentak Lio dengan sangat emosi. Nafasnya memburu, wajah dan kedua matanya memerah. Dia seperti iblis merah yang baru keluar dari neraka. Sangat menakutkan.

Tubuh Lara bergetar ketakutan. Menggigit lidah, menahan isak tangisnya agar tidak keluar. Dia tidak boleh lemah di hadapan pria itu.

Lio berlalu dari sana dengan perasaan marah luar biasa. Meninggalkan Lara yang tergugu pilu di ruang makan.

Lara berjongkok membereskan kekacauan yang sudah diciptakan Lio.

*

Wanita cantik dengan rambut hitam legam dan terurai itu berjalan menuju paviliun sambil membawa roast beef. Terus berjalan menuju kandang anjing. Sangat mubazir kalau daging itu tidak di makan. Lebih baik untuk makanan anjing bukan?

"Kau sendirian? Tidak punya teman?" Lara bertanya pada anjing ras doberman yang mempunyai ciri fisik, tangguh, tinggi dan menakutkan, tidak sembarang orang bisa mendekati anjing agresif berbulu hitam itu. Untuk masalah kesetiaan tidak perlu diragukan, dan juga sangat diandalkan untuk menjadi anjing penjaga.

GUK!

GUK!!!

ERGHHH!!

Anjing itu sepertinya tidak suka dengan Lara, menganggap Lara musuh.  Menggeram penuh kewaspadaan, memperlihatkan taringnya yang sangat menakutkan.

Bukannya takut, Lara malah terkekeh, "aku tidak menyakitimu, tapi aku memberikan hadiah spesial untukmu." Lara memasukkan sepotong daging itu ke dalam kandang anjing.

"Kau suka?" Lara menatap anjing itu langsung lahap memakan daging tersebut.

"Setidaknya kau lebih menghargai makanan, ketimbang manusia iblis itu."

1
Siti Aminah
baru lanjut dr cerita Kim dan Tyler thor...
Siti Aminah
trm ksh thor atas karya nya ...aku puas membaca nya cerita nya bagus . sehat2 sllu thor ku tunggu karya2 berikutnya ...
Siti Aminah
kayanya Tyler mau blng tp ...wdh free sex 🤣🤣...
Siti Aminah
Lara dan Lio salah faham terhadap pelayan itu. di kiranya pelacur betulan padahal dia disitu krn ulah paman nya
Siti Aminah
aah...itu akal2an Tyler aj marah..padahal dia wdh lapar lg mau memakan Kim....
Siti Aminah
Tyler baru ngerasain yg nama nya perawan....
Siti Aminah
gooool....akhirnya gawang kim jebol jg..tyler emang hebat
Siti Aminah
huh...hareudang eiy...gerah ada ac gk ....
Siti Aminah
bisa2 kisah lara berulang ke logan....
Siti Aminah
jadi gk yah tyler belah duren.....
Siti Aminah
akhirnya...tyler sebentar lg bs belah duren 🤣
Siti Aminah
🤣🤣🤣... gimana yah klo lio tau kelakuan anak nya di luar rumah...
Siti Aminah
kasian tyler...wdh semangat2 eeh jd lemes lagi 😄
Syalari sholeh
ya iyalah wong Lio bilng jmput Kim "nanti sore" nah ini mash jam 10 pagi
Syalari sholeh
sudah kek gini baru dtang,terlambat dah
Syalari sholeh
Lio tdk sanggup mengusir Leo? seolah² ksh ksempatan utk Leo ngejar Lara
Syalari sholeh
iya sierra,dia meg bodoh amat dah
Syalari sholeh
ada buktinya Nyonya Arra kalau LAra yg salah?
Syalari sholeh
lio gk mikir masa pelayan ngancam bosnya?
aneh
Siti Aminah
gk nyangka tuan Lio jiwa matrealistis jg yah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!