NovelToon NovelToon
Aku Atau Dia Yang Pelakor

Aku Atau Dia Yang Pelakor

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Cintapertama / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:96.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mayraa Ibnurafa

“Aku atau dia yang pelakor!” Dia berteriak dengan kerasnya di pinggiran pantai berpasir putih.

Semuanya berawal dari ...

Isyana yang sudah bersuami tidak sengaja bertemu dengan Elvano yang saat itu juga memiliki seorang istri dan putra. Saat mengerjakan proyek bersama. Keduanya menjadi sangat dekat dan perlahan tumbuhlah perasaan cinta itu. Dengan penuh rasa bersalah kepada pasangan masing-masing, mereka menjalin hubungan terlarang itu. Tapi hubungan itu kandas, saat Isyana mulai sadar bahwa mereka tidak ditakdirkan bersatu.

Akan tetapi, disaat yang sama Isyana dan Elvano tidak sadar. Kalau Ikbal suami Isyana dan Nabila istri Elvano ternyata sudah menjalin hubungan lebih dulu dari mereka berdua. Bahkan Ikbal dan Nabila sampai melakukan hubungan intim di belakang mereka.

Kemudian beberapa bulan setelah Isyana dan Elvano berpisah. Isyana mengetahui bahwa Ikbal suaminya telah berselingkuh dengan wanita lain, yang ternyata adalah Nabila istri Elvano. Pria yang dia cintai...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayraa Ibnurafa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12 : Perpisahan

“Mas kamu lagi dimana?” Isyana mengirimkan pesan singkat ke ponsel Ikbal. Akan tetapi pesan tersebut tidak masuk. Isyana semakin kesal, karena Ikbal yang tanpa sepengetahuan nya memakai uang perusahaan sang ayah.

Elvano membukakan pintu mobil untuk Isyana, saat mereka sudah sampai di hotel.

“Sya?” ELvano lagi-lagi memanggil nya.

Isyana menoleh menatap Elvano yang kini sudah beberapa langkah di depan Isyana. Isyana pun berlari kecil mendekat ke Elvano. kemudian menggandeng tangan Elvano menuju lift.

“Terima kasih untuk persiapan nya, Sya?” ucap Elvano seraya menggenggam erat tangan Isyana.

“Itu sudah pekerjaanku, El. Lagi pula untuk mu, aku akan berusaha keras membuatnya sempurna,” jawab Isyana tersenyum.

Elvano pun mendekat dan mengecup kening Isyana dengan lembut.

Isyana dan Elvano merasa cinta mereka sangat kuat. Tidak akan ada yang bisa menggoyahkan nya lagi. Tentang Ikbal dan juga Nabila, keduanya memutuskan untuk bercerai dan hidup bahagia bersama.

Lift pun terbuka. Elvano menggandeng Isyana berjalan menuju kamar Isyana.

“Sya,” panggil Elvano yang menahan tangan Isyana. Saat perempuan itu hendak masuk kedalam kamarnya.

“Ada apa, El?” tanya Isyana menoleh dengan tatapan bertanya.

Tanpa berkata apapun, Elvano langsung merengkuh tubuh ramping Isyana hingga tubuh mereka berdua saling menempel. Perlahan Elvano mendekat dan menyatukan bibir mereka. Merasakan lembutnya bibir Isyana, Elvano semakin memperdalam ciuman nya.

Isyana terbuai, sampai tidak sadar menarik ELvano masuk kedalam kamarnya. Tanpa melepaskan ciuman mereka yang semakin memburu. Elvano menggendong tubuh Isyana lalu merebahkan nya perlahan diatas ranjang.

Elvano menyatukan hidung mereka, dan menatap lekat netra indah milik Isyana. Kemudian dia mengusap pucuk kepala Isyana, lalu mengecup mesra, kening, ke hidung, ke pipi nya lalu bibir Isyana.

Tatapan nya ke Isyana sudah mulai memburu dan nafas nya tidak beraturan. Begitupun Isyana yang menatapnya dengan mata sayu. Isyana meremas seprei dengan kuat saat Elvano mulai menciumi leher jenjangnya. Tubuhnya seakan melayang merasakan sentuhan Elvano pada kulitnya yang meremang.

Akan tetapi tiba-tiba, ponsel Elvano berdering. Saat dia hendak mencium bibir Isyana lagi. Keduanya sama-sama tersentak dan sadar dari rasa melayang tadi.

“Nino?” Mata Elvano terbelalak saat melihat nama sang anak pada panggilan vidio tersebut.

Elvano pun segera beranjak dari atas tubuh Isyana dan merapikan rambut serta pakaian nya, sebelum menerima panggilan tersebut. elvano menatap Isyana yang berbaring di atas ranjang dengan wajah berpaling. Ia pun berjalan ke balkon untuk menerima panggilan itu.

Isyana segera bangun dan duduk diatas ranjang sambil mengancing kemejanya yang tadi di buka oleh Elvano. tanpa ia sadari, air matanya menetes. Tapi dengan cepat Isyana mengusapnya dengan kasar.

Isyana memegangi dadanya yang terasa sangat perih, sambil mendengarkan panggilan telepon Elvano.

“Nabila? Dimana Nino? Kenapa kamu yang pegang hpnya?” tanya Elvano dengan wajah kesal.

“El ... hiks, Nino ... El....” Nabila berbicara sampai terisak-isak sambil menangis.

Elvano seketika menjadi cemas, “ada apa dengan Nino?”

“Nino masuk rumah sakit, El ... hiks hiks,” jawab Nabila yang semakin hiisteris.

“APA? APA YANG TERJADI? Nabila kamu benar-benar gak bisa di andelin ya untuk jaga anak!!” ELvano sangat panik dan tanpa sadar marah.

“Kamu jangan marah-marah gitu dong ... dengerin penjelasan aku dulu....” Nabila nampak kesal karena di bentak Elvano.

“Aku dan Nino sedang menyiapkan pesta buat kita ... pesta anniversary pernikahan kita El ... tapi gak tau kenapa Nino tiba-tiba pingsan, aku bingung dan langsung bawa dia ke rumah sakit,”jelas Nabila sambil terbata-bata.

“Kamu pulang sekarang ya, El.”

“Ok, aku pulang sekarang juga ... kamu jangan kemana-mana, tetaplah di samping Nino,”ucap Elvano sambil menghela nafasnya. Panggilan pun terputus.

Elvano mengusap wajah nya dan menghela nafas nya dengan kasar. Mengingat apa yang di lakukan nya pada Isyana tadi. Lalu tiba-tiba ada kabar mengejutkan tentang anaknya. Ada sedikit rasa bersalah yang dia rasakan.

“Sya!!” Elvano menghampiri Isyana yang duduk di pinggiran ranjang. Elvano menatap Isyana dengan rasa tidak tega. Terlebih Isyana yang hanya diam.

“Sya, maafkan aku ... malam ini aku harus segera pulang, dan untuk acaran besok tetap sesuai rencana asisten ku akan menghubungi mu,” jelas Elvano sambil memakai jam tangan nya.

“El....” Isyana tiba-tiba memeluk Elvano dari belakang.

Air mata Isyana membasahi kemeja bagian belakang Elvano. Dia menangis menghirup aroma tubuh Elvano dan mengeratkan pelukan nya, untuk terakhir kalinya.

“Ada apa, Sya?” Elvano melepaskan pelukan Isyana dan berdiri menghadapnya.

Elvano meraih pipi Isyana dengan kedua tangan, dan mengusap pipinya dengan lembut.

“Sya, aku pasti akan menghubungi mu ... kamu jangan khawatir, ya. Sesampainya disana aku langsung telpon kamu,” ucap Elvano seraya menatap lekat kedua mata Isyana yang berkaca.

Isyana berusaha kuat menahan air matanya yang hampir menetes. Isyana pun melepaskan sentuhan Elvano di pipinya.

“Pergilah, El...” Isyana memaksakan senyum nya.

“Sya?” Elvano mengerutkan dahinya tidak mengerti.

“Pergi dan jangan pernah kembali lagi padaku El,” tutur Isyana dengan suara bergetar.

Saat ini jantungnya seakan berhenti berdetak. Mengatakan hal yang tidak mau dia katakan, sungguh berat dan membunuh batin Isyana.

“Maksud kamu apa, Sya? Anak aku sakit, Sya ... karena itu aku harus pulang, dan itu bukan berarti aku mau tinggalin kamu,” jelas Elvano, sambil meraih tangan Isyana dan menggenggam nya erat.

“El...” Isyana melepaskan genggaman tangan Elvano.

“Disini, bersamaku bukan tempat yang seharusnya kamu berada. Anak kamu butuh ayahnya, mereka butuh kamu. Bersama mereka adalah tempat yang tepat untukmu ... bukan disini denganku,” ucap Isyana dengan suara bergetar dan air mata yang menetes.

“Sya, kamu kenapa sih? Jangan bicara yang aneh-aneh ... aku nggak akan lepasin kamu!” Elvano mencoba memeluk Isyana, tapi Isyana menghindar.

“ELVANO!!” teriak isyana tiba-tiba.

“Sadar El, ini salah ... yang kita lakukan ini salah. Aku nggak mau nyakitin anak kamu. Aku gak mau dia menganggap aku merebut ayahnya dari ibunya ... maafkan aku, El,” tutur Isyana dengan sangat pedih.

Elvano terdiam mendengar perkataan Isyana, dia pun kembali mendekat.

“Sya ... plis! Aku nggak bisa lama-lama membahas permaslahan ini, sekarang aku harus pulang ...aku akan hubungi kamu lagi, baru kita bahas masalah ini, ok!” Elvano hendak mengecup kening Isyana.

“El...” Isyana menjauh lagi.

“Pergi dan jangan pernah kembali, El! Tempat kita bukan disini!” Isyana memalingkan wajahnya.

“Sya, ingat janji kita! Kita akan bersama selamanya, apapun masalahnya kita hadapi sama-sama!” Elvano sedikit tersulut amarah.

“Aku bakal kembali ketempat ku dan kamu juga kembali ke tempat mu seharusnya berada ... yaitu di samping anak dan istrimu!” tegas Isyana.

Elvano mengerutkan dahinya menatap Isyana yang berkata dengan suara bergetar.

“Dari awal hubungan ini salah El. Aku minta kamu lupakan janji kita, dan lupakan semua yang kita lalui disini!! Bangun dari mimpi sekejap ini, karena ini mimpi yang nggak akan pernah terwujud!”

“Sekarang kamu pergi, anak kamu butuh kamu! Disini aku nggak butuh kamu!!”

Isyana menarik tangan Elvano, menuntun nya keluar dari kamarnya. Lalu dia menutup pintu dengan kasar di depan Elvano.

“Sya, buka pintu nya!” teriak Elvano seraya menggedor pintu kamarnya.

“Aku nggak akan lepasin kamu, Sya ... nggak akan pernah!!” teriak Elvano lagi.

Elvano menghela nafas dan mengusap wajahnya dengan kasar. Ia pun meninggalkan tempat itu dengan langkah kaki yang berat. Dalam lubuk hatinya, Elvano tidak mau mengakhiri hubungan nya dengan Isyana.

Akan tetapi saat ini Nino sang anak, membutuhkan nya. Dia harus segera mengejar jadwal penerbangan malam ini juga untuk pulang. Dengan berat hati dia pun pergi.

To be continued...

1
Elok Pratiwi
cerita tidak menarik
Elok Pratiwi
sangat tidak menarik tokoh utama wanita nya lemah hanya bisa menangis .. cerita yg sangat buruk
Cis Siu
uhuy
Ruth Khoiriyah
sama mbuletnya thor kenapa ceritanya mbulet
Ruth Khoiriyah
mbulet coba langsung ambil perusahaan nya aja biar tau rasa
Endang Supriati
oneng si isyana, lola lemot
Endang Supriati
ya iyalah ibunya berzinah, anak yg jadi korvan. adq hadisnya.
Wiwit
bingung dgn cerita isyana nya bodoh atw gmn ya
A Yes
❤️❤️❤️🌺🌺🌺🌺
A Yes
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
A Yes
ikuuuut💃💃💃💃😂😂😂😂😂✌️😅
YuWie
bunga untuk evan yg bisa teges...
YuWie
el gak peka..tio aja paham
YuWie
heran aku..gampang bgt diprovokasi. wong ya sdh tau sama2 janda dan duda dan ada anak. Isyana malah perasa bgt klo sama nino..
YuWie
duluuu disia2 elvanonya..sekarang kelimpungan sendiri nabila.
YuWie
ngonooo wae..nino ya gitu, dah pernah diabaikan ibunya jadinya skrg cari perhatian.
YuWie
hah
YuWie
ini baru laki2 hentelmen...gak dibalas cintanya mundur bukannya bikin hal yg licik2
YuWie
nahhh gitu...komunikasi tanpa emosi.
YuWie
buruk banget sih komunikasi el dan is.. padahal sdh sama2 pernah gagal tapi gak belajar dr kegagalan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!