Jauh sebelum peperangan terjadi ,
lahirlah seorang anak dengan kekuatan dewa di dalam tubuhnya .
Anak itu bernama Rama .ia lahir dengan membawa sebuah takdir dimana ia akan memusnahkan kejahatan di muka bumi .
akan tetapi ,butuh waktu lama bagi Rama untuk dapat menguasai seluruh kekuatan di dalam dirinya .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anzar99, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12 - Albastra
" hahahaha !" kau memang bodoh zeta !" ujar para prajurit tersebut .
" siapa kau "??aku baru pertama kali melihatmu disini ?" para prajurit tersebut melihat tajam ke arah rama .
" aku hanya seorang pengembara !" jawab rama kepada prajurit dari kerajaan itu .
Dan tak lama kemudian ,mereka pun pergi dari desa yang di tempati rama .
" lantas kau akan pergi mencari sumber air itu ??" tanya zeta kembali
" aku harus menemukanya" karena aku sangat membutuhkan air tersebut !" jawab rama kepada zeta .
" temui lah seorang ketua desa di sebrang hutan sana !" mungkin dia tau dimana tempat sumber air tersebut berada !". Ujar zeta sambil menatap rama .
" baiklah " aku akan pergi ke sana !"
Rama pun melanjutkan kembali perjalananya ,dan melewati hutan lebat di hadapannya .
------"""--------
Sementara di istana Havana ,terlihat kayla yang tengah berbaring di tempat istirahatnya .sambil di temani falma ,ibu dari rama .
" kau sudah seperti mereka falma ??" sahut gorda mendekati falma .
" sejak kekuatanku hilang !" aku memutuskan untuk berbaur dengan mereka para manusia !" dan itu membuatku merasa nyaman !". Jawab falma sambil terus memberikan energi kepada kayla .
" Cih !" kau sama sepertinya !" dan kalian memang berbeda " sahut Gorda melirik ke arah adiknya itu .
" apakah rama akan berhasil mendapatkan air itu ??" gumam falma berbalik menatap Gorda .
" entahlah !" tapi aku yakin dia bisa mendapatkannya !" karena aku pikir " di samping dia mendapatkan air itu " dia juga akan membuka rahasia yang sebelumnya tertutupi " ujar gorda kepada falma .
" aku selalu saja tidak mengerti ,dengan apa yang kau bicarakan !" timpal falma menatap kakaknya tersebut .
------"""-----
Kembali ke tempat rama berada ,nampaknya dia sudah berhasil melewati hutan di sebrang desa tadi .
Dan ia pun menemukan sebuah perkampungan yang kumuh ,dan letaknya tak jauh dari istana Albastra yang megah .
" maafkan aku " aku mencari kepala suku disini " tanya rama kepada orang yang langsung ia temui di dekat perkampungan tersebut .
" siapa kau ??" apa urusanmu dengannya !" jawab orang tersebut sambil memperhatikan rama .
" tunggu !" sahut kakek tua berambut putih menghampiri rama .
" apakah kau dari istana ??" tanya kakek tua tersebut kepada rama. .
" aku hanya seorang pengembara !" dan aku mencari kepala suku disini !" jawab rama sambil membuka tutup kepalanya .
" ikuti aku !" ajak lelaki tua itu menyuruh rama mengikutinya .
Dan rama pun mengikuti si kakek ,sampai masuk ke dalam sebuah ruangan tempat khusus untuk melayani tamu .
" apa yang ingin kau cari disini ??" tanya si kakek tua tersebut ,yang di yakini adalah si kepala suku di desa itu .
" aku mencari petunjuk tentang "air mata kehidupan" karena aku sangat membutuhkan air itu !" ujar rama yang langsung menjelaskan maksud dan tujuannya .
" apa ??" gumam si kakek dengan kagetnya .
" aku tidak mengetahuinya !" sebaiknya kau pulang saja ke tempat asalmu !" karena air itu hanyalah cerita dari para pengelana sebelum kau datang !" jawab si kakek memalingkan wajahnya .
sejenak ,rama pun terdiam .lalu menatap si kakek dengan tajamnya .
" aku hanya perlu jawabanmu saja tentang tempat itu !" karena aku sendiri yang akan mengambilnya !". Sahut rama dengan menunjukan mata iblisnya .
" sial !" apa yang terjadi disini !" kenapa aku harus berurusan dengan mereka !" gumam si kakek dengan keringat dingin nya .
" tenanglah " aku tidak akan menyakitimu " kau tunjukan saja dimana tempat itu " dan aku akan membantumu !" ujar rama membuat kesepakatan dengan si kakek .
" apa yang kau maksud ??" kami sudah lelah menderita di sini " setiap hari mereka pasukan dari Kerajaan " datang dan menyiksa kami warga desa " dan sekarang ,kau datang seolah olah akan membawa perubahan disini "
Gerutu si kakek ,sambil bangkit dari tempat duduknya .
" rega sudah keterlaluan " andai saja ada seseorang yang mampu menghapuskan derita kami disini !" gumam si kakek menatap rama .
Rama pun hanya terdiam ,mendengar cerita si kakek .
" dengar kan aku " kenapa aku menyuruhmu untuk pulang !" karena sumber air itu " berada di dalam istana Albastra " .
Mendengar ucapan si kakek ,rama pun bangkit dari tempat duduknya .
" apa yang kau maksud ??" tanya rama menatap tajam si kakek .
" air tersebut " berasal dari air mata sang dewi!" dan sekarang dia tertahan di dalam istana!"
" karena rega juga membutuhkan air tersebut untuk dirinya !". Jawab si kakek kepada rama .
" sang raja juga membutuhkan air tersebut ??" gumam rama memalingkan wajahnya .
" benar !" dan kau tidak akan bisa mendapatkannya !" karena air itu hanya bisa di hasilkan saat bulan purnama menjelang !"
" rega sangat kuat " bahkan dia mempunyai sekutu yang sama sepertimu !" jawab si kakek menjelaskan .
Perlahan ,rama pun terdiam lalu keluar dari dalam ruangan tersebut .
" tunggu !" apa yang akan kau lakukan ??" teriak sang kepala suku kepada rama .
" aku akan mengambil apa yang seharusnya kalian dapatkan !" jawab rama yang langsung pergi ,dari hadapan si kakek .
" aku tidak mengerti " apa yang sebenarnya dia pikirkan " gumam si kakek dalam hati .
------"""-------
Dan tak berselang lama,rama pun berdiri di atas bukit sambil memandangi istana " Albastra " yang megah .
Dan tiba tiba ,seseorang datang menghampirinya .
" Rama !" aku pikir kau sudah pergi meneruskan perjalananmu !" sahut zeta menyusul rama sampai ke atas bukit .
" aku sudah tau keberadaan air tersebut " dan air itu berada di dalam istana Albastra " jawab rama kepada zeta .
" lantas apa yang akan kau lakukan ??" penjagaan di sana sangatlah ketat " dan kau tidak akan bisa mengambilnya .!" ujar zeta menjelaskan situasinya .
" aku sudah mengetahui " keluhan di desa ini!" apa kah kau ingin perubahan !" tegas rama kepada zeta .
" jika kau ingin mendapatkan perdamaian ,bantulah aku !" gumam rama memegang pundak zeta .
zeta pun hanya terdiam ,lalu menundukkan wajahnya .
" aku ingin hidup tentram dan damai disini !" sahut zeta kepada rama .
------"""----------
Sementara di istana Havana,terlihat seseorang ,dengan baju zirahnya menghampiri falma dengan terburu buru .
" maafkan aku " baru saja kami mendapatkan surat dari Tuan rama !" sahut seseorang itu yang di yakini adalah para prajurit Havana .
" surat !" falma pun mengambil surat itu .dan setelah membuka dan membaca isinya .ia pun lantas menatap gorda di sampingnya .
" sepertinya ia sudah mengetahui sumber air itu !" dan sepertinya juga " ia membutuhkan pasukan untuk membantunya " gumam falma kepada gorda kakaknya .
" hahahaha " aku melihat jiwa kesatria di dalam diri keponakanku " dan itu adalah sikap dari ayahnya !"
" baiklah " meskipun aku sudah tua " aku akan membantunya !!" jawab gorda kepada falma .
" prajurit " kita susul Rama ke "Albastra " dan aku sendiri yang akan memimpin kalian !"
" dan persiapkan diri kalian " karena kita akan bertempur di sana !" teriak gorda menyuruh para prajurit havana itu ,untuk segera bergegas pergi ke Timur .
-------"""-------
kembali ke tempat rama berada ,nampaknya ia telah meyakinkan para penduduk desa tersebut dengan rencananya .
" apakah kau sudah gila ??"aku tidak setuju dengan semua rencanamu !" ujar sang kepala suku sambil berteriak di hadapan rama .
Sementara ,para penduduk yang lainya pun ikut berdatangan menghampiri rama ,dan juga zeta di bukit tersebut .
" kalian tenanglah !" aku akan menjelaskan semuanya kepada kalian !"
/Angry/