NovelToon NovelToon
Istri Pilihan Mama

Istri Pilihan Mama

Status: tamat
Genre:Janda / Obsesi / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:12.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Rara RD

Assalamu'alaikum, ini Novel Pertamaku. Karya Originalku, bukan Plagiat.

Laras Mutiara, seorang janda cantik dari keturunan biasa namun memiliki hati yang luar biasa.

Arga, terpaksa menikahi Laras, istri pilihan mamanya. Bukan bahagia yang didapat Laras selama pernikahannya. Namun hinaan, cacian, penderitaan selalu diberikan Arga yang menganggapnya sebagai janda kotor & menjijikkan bekas laki-laki lain.

Sampai suatu hari tangan Arga terluka & Laras mengurusnya dengan baik.

"Apa kau melakukannya ikhlas, tanpa merasa terpaksa?," ✓Arga.

"Iya tuan, aku melakukannya ikhlas. Dan aku juga akan mengurus tuan semampuku. Karena aku tidak tahu, sampai kapan aku bisa berada di rumah tuan. Mungkin satu hari aku akan pergi dari sini sesuai keinginan tuan," ✓Laras.

Arga tercekat mendengar ucapan Laras. Hatinya tiba-tiba terasa sakit dan takut.

Akankah cinta tumbuh di antara mereka?
Atau justru Laras memilih pergi dan menjadi janda untuk kedua kali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rara RD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12 - MENGINGAT PERTEMUAN DENGAN MAYANG ( Part.1 )

Satu bulan semenjak pembicaraan dengan Tina di bawah pohon besar itu, Laras pun semakin giat mencari uang.

Dan selama satu bulan ini juga, dia mencoba memasukkan lamaran untuk bagian Staff di beberapa Perusahaan.

Tetapi kalau pun dia diterima sebagai Cleaning Service, dia tak akan menolak. Baginya yang penting ada penghasilan tetap tiap bulan untuk membantu Tina membayar kontrakan.

Tetapi sampai saat ini belum ada satu pun panggilan kerja untuknya. Mungkin Laras disuruh harus lebih sabar dan menunggu.

Pagi itu, Laras telah tiba di pasar tepat pukul 07:00 pagi.

Matahari hangat menyapa tubuh Laras yang berbalut kaos putih panjang, celana jeans biru, cuaca begitu cerah tidak mendung, tidak juga terlalu panas.

Seperti biasa gadis itu duduk di bawah pohon tempatnya menunggu langganan.

Tina belum ke pasar, rutinitasnya pagi-pagi mengantar anak sekolah, sekitar jam 8 an Tina akan menyusulnya ke pasar.

Setiap hari dua sahabat yang sudah seperti saudara itu mengais rezeki bersama.

Dari kejauhan, Laras melihat Ibu-ibu tengah berdiri di pintu keluar pasar, dia menoleh ke kanan dan ke kiri seperti orang kebingungan.

Sedari tadi gadis itu memperhatikan gerak-gerik wanita setengah baya yang sepertinya tengah mencari sesuatu.

Hati kecil Laras merasa tergerak untuk menghampiri dan jika memang Ibu-ibu itu perlu bantuan maka dengan senang hati gadis bermata indah itu akan membantu tanpa pamrih.

"Ibu itu sepertinya kebingungan, mungkin ada yang bisa aku bantu untuknya," fikir Laras menebak-nebak.

Laras memang gadis yang baik dan tulus, dia mau membantu siapa saja yang perlu pertolongan. Tanpa pamrih, tanpa imbalan. Itu yang selalu diajarkan orang tua dan neneknya.

Segera Laras berlari mendekati ibu tersebut.

"Ibu, apa Ibu sedang menunggu seseorang? Atau Ibu perlu bantuan? Kalau Ibu perlu bantuan, saya akan membantu Ibu dengan senang hati," tanya gadis cantik itu begitu sopannya sambil tersenyum manis memandang Ibu yang berdiri di depannya dengan sorot mata yang begitu bening.

Mayang menatap gadis cantik itu dari atas kepala sampai ke kaki. Mayang tersenyum, sambil menggelengkan kepala.

"Cantik sekali gadis ini, sopan, baik, dan wajahnya begitu tulus menawarkan bantuan kepadaku. Padahal dia tidak mengenalku," batin Mayang sambil terus memperhatikan gadis cantik itu.

Tubuhnya yang tinggi semampai, kulit putih bersih, bola mata bening, hidung mancung dan bibir yang indah. Hmmm sepertinya Mayang menyukai gadis ini.

"Cocok sekali disandingkan dengan Arga", batin wanita itu kembali.

"Terima kasih nak tawaranmu. Sebenarnya saya tidak pernah ke pasar, tapi pagi ini saya ada janji bertemu teman. Awalnya kita membuat janji bertemu di rumahnya tapi temanku pagi ini mendadak harus ke pasar, terpaksa saya menemuinya di pasar ini. Kata teman saya, biar sekali-kali saya turun ke pasar, jangan ke mall terus," ujar Mayang tersenyum hangat menjelaskan panjang lebar sambil matanya tak lepas memandangi gadis yang berkulit putih dan mulus di hadapannya.

"Ibu pasti orang kaya ya? Makanya tidak pernah ke pasar. Tahunya hanya ke mall, terus... Ibu juga cantik sekali bu," puji Laras seraya tersenyum manis kepada ibu yang meski telah berumur tetapi kecantikannya tetap terpancar alami.

Laras sedikit mendongakkan kepala memperhatikan wanita itu dengan terkagum-kagum.

"Enak ya bu jadi orang kaya, tidak perlu susah-susah cari uang banting tulang. Saya juga ingin sekali bisa jadi orang kaya, hehe, hehe, tapi tidak akan bisa, karena saya terlahir dari orang susah bu," celoteh Laras jujur sambil tersenyum menepuk-nepuk pipinya sendiri.

Spontan Mayang tertawa terkekeh mendengar penuturan gadis itu. Terdengar sangat polos dan apa adanya.

Mayang terhibur dengan kehadiran Laras apalagi dengan celotehan dan perkataannya yang bagi Mayang lucu, polos dan tulus.

"Baiklah bu, saya akan menemani ibu di sini menunggu teman ibu. Tunggu sebentar ya bu..,"

Laras membalikkan badan langsingnya dan sedikit berlari menghampiri seorang tukang parkir yang sedang merapikan susunan motor yang berjejer.

Mayang masih bisa melihat dari tempatnya berdiri, Laras sedang berbicara dengan tukang parkir. Mayang bisa menebak, sepertinya gadis itu hendak meminta bantuan kepada tukang parkir itu. Dan benar saja, tidak lama kemudian tukang parkir itu memberikan kursi plastik kepada gadis cantik itu.

Laras kembali berlari menuju Mayang yang sedari tadi berdiri tak bergerak dari tempatnya.

"Bu, silakan duduk di sini, tapi ibu agak ke pinggir sedikit biar tidak menghalangi orang yang keluar masuk pasar," ucap Laras kemudian menaruh kursi plastik itu agak menepi agar tidak menghalangi orang yang akan berlalu lalang masuk dan keluar dari pasar.

Mayang terenyuh, mendapati seorang gadis yang tidak dikenalnya tetapi sudah sangat perhatian dengan orang tua, dan sejak saat itu Mayang mulai menyukai Laras.

Mayang pun duduk di kursi itu, dan tidak berapa lama, Laras permisi sebentar karena harus mengangkat belanjaan Ibu-Ibu yang baru saja mau keluar pasar.

Mata Mayang membelalak tak percaya dengan apa yang dilihatnya, hingga saking terkejutnya lehernya sedikit memanjang ke depan memperhatikan yang dilakukan gadis di depannya.

Ternyata gadis itu memikul karung beras 20 kilo di punggungnya. Sementara tangan kirinya menenteng sebuah plastik hitam besar, berisi belanjaan.

Dengan susah payah dan penuh semangat gadis yang sangat cantik itu berjalan mengikuti langkah Ibu-Ibu yang tadi menyuruhnya mengangkat belanjaannya, menuju sebuah mobil.

Entah mengapa, ada rasa sedih, iba menyeruak di sanubari Mayang melihat kehidupan gadis itu.

Wajah dan tubuh yang indah, kulit yang putih bersih, sangat tidak pantas berada di pasar yang berdebu serta panas.

Wanita kaya itu mengusap dada perlahan-lahan, menghempaskan nafas pelan lalu menggeleng-gelengkan kepala menatap gadis itu dengan perasaan sedih.

...*******...

1
Yoyok Taryo
lorong kehidupan Laras yang gelap tersaruk terhimpit mengalami buli dan penghinaan lahir dan bathinnya sangat parah.... lorong gelap itu sudah sampai ke ujung, berakhir muncul titik terang mendapatkan kebahagiaan.... 🙏🙏🙏
Rara RD: terima kasih pak sudah mengikuti cerita ini dgn seksama dan memberikan masukan2 yg bermanfaat 🙏
total 1 replies
Yoyok Taryo
dari alur cerita yang kuikuti dari awal, sakit hatinya Laras sangat parah... stadium akhir..... daya pikirku liar berimajinasi, hanya satu kata untuk meredam kecewa dan sakit hatinya Laras..... ucapan dari Arga, "istriku,.... aku mencintaimu, aku akhirnya menyadari keberadaanmu sangat berenti bagiku" ....... 😍
Rara RD: bagus banget kata2 nya pak, jangan2 pak Yayok juga seorang penulis yg hebat? terima kasih byk pak SDH mampir k novelku 🙏
total 1 replies
Yoyok Taryo
inilah konflik batin yang kutunggu tunggu, laras yang sakit hati berdarah-darah, dan penyesalan Arga, atas kesombongan, arogannya dan kata kasar kepada istrinya Laras, kutunggu kepiawaian penulis untuk susun mengkemas alur cerita dari rasa sakit sendu kelabu, menjadi indah èlok, lorong gelap itu mencapai ujung terang bahagia antara Laras dan Arga, tentu gelombang badai bahtera tidaklah mudah untuk bersandar ke dermaga pelabuhan Damai, penulis bisa ciptakan mengangkat konflik lain, mungkin pacarnya Arga iri hati nggak terima, dengan akal licik segala cara untuk kacaukan rumah tangga Laras-Arga..... Lanjut Thore.... semangat 💪💪💪😍
Rara RD: Masya Allah, aku yakin bapak juga penulis, brpa novel yg udh bapak ciptakan? boleh saya membacanya pak?
total 1 replies
Yoyok Taryo
Buku ini bagus, dimulai dari penerapan karakter yang konsisten bagi "pelakon" pembaca tidak langsung menghakimi atas tindakan cenderung kasar atas aksi ataupun kata kata kasar, karena dihembuskan informasi latar belakang, ada istri sholèhah cantik yang menjadi korban situasi,.... tersakiti, tapi tetap sabar, tulus... bisikan do'a tak terputus ke hadhirat Illahi.... transaksi dialog bahasa sehari-hari lebih mudah dihayati, alur kisah tetap dalam bingkai "norma" ada adab santun dan religius. kisah drama kehidupan berkeluarga yang biasa, menjadi luar biasa karena disusun olèh insan yang bertalènta diatas rata-rata. Lanjut,.... semangat, 💪💪💪 semoga tetap sèhat dan tambah suksès. Aamiin ya rabbal allamiin. 🤲🤲🤲
Rara RD: Aamiin Ya Rabbal Alamiin 🤲 doa yg sama utk bapak semoga sehat selalu dan sukses dalam segala hal 🤲
total 2 replies
Yoyok Taryo
Buku ini alur ceritanya bagus, diikuti dari, penerapan karakter pelakonnya, transaksi dialognya mencerminkan sifat-asli asli manusia tetap dalam koridor norma, adab santun, religius, diselingi aksi cenderung kasar yang justru pembaca bisa tahu arahnya... menuju ke prosès cinta sejati suami istri karena ada penyesalan, lanjut Thore karyamu bagus.... semangat salam sèhat tanpa obat.... 😍😍😍
guntur 1609
full dewasa
Rara RD: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
guntur 1609
cocoknya mayange dengarkan semua pertengkaran mereka
guntur 1609
pesannya pu sprti tu dasar Arga begok
guntur 1609
mampus kau Arga. tinggalkan saja dia dulu. biar dia tahu rasanya org kehilangan
guntur 1609
bagus tuh laras. buat Arga makin bersalah sm mu
guntur 1609
dasar cabul
guntur 1609
memang 👹 kau arga
guntur 1609
terlalu ke kedepan kau🐒
guntur 1609
kau membagi biadab Arga. gak tahun ja kau makin hancur hati karas berkat trauma dalam yg kau berikan
guntur 1609
tragis nasibmu karas. dasar kalian setan iblis semuanya
Siti qomariah
banyak bawangnya thor😄
Nurjana Bakir
lanjut
Indra Rukmana
halah arga anjing... pen gue tonjok
Rara RD: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Eliza Safiya
tina sm si Rico aja, cocok 👍🏻
Rara RD: udh nikah mereka 🤭
total 1 replies
Eliza Safiya
ga usah ditanya lagi thorr, yg full aja 👍🏻👍🏻👍🏻
Rara RD: udh ketebak 😁😁🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!