NovelToon NovelToon
Suamimu, Ayah Dari Anaku

Suamimu, Ayah Dari Anaku

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah / Obsesi / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:886.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: aisyah az

Ini adalah Novel season ke-2
Dari Novel PENGHIANATAN SUAMIKU


Mentari, gadis yang berusia 21 tahun harus terjebak cinta segitiga dengan Bosnya.


Hingga karena satu kejadian, dimana dia dan Ardi melakukan one night, menghasilkan sebuah benih di rahimnya. Namun, saat Mentari ingin memberitahu Ardi tentang ke hamilannya, dia malah harus menerima kenyataan yang pahit, sehingga mengharuskannya mundur dan pergi.

Akankah Ardi dan Mentari bersatu? Sedangkan Ardi telah memiliki istri?


Bagaimanakah kelanjutan cinta segitiga biru mereka? Simak hanya di Novel ini!!!


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN, BESERTA RATE 5 YA😘😘🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisyah az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mirip

Happy reading.....

''Maaf Om, itu bolanya Luke,'' ucap anak kecil itu sambil merentangkan tangannya meminta bola dari Ardi.

Pria itu tersadar dari lamunannya lalu dia menatap ke arah Luke dan memberikan bolanya. ''Ini bola punya kamu?'' tanya Ardi, dan Luke langsung menganggukan kepalanya, ''Iya Om, ini bola Luke,'' jawabnya sambil tersenyuman manis.

Ardi benar-benar tidak berkedip dan tidak mengalihkan pandangannya dari wajah anak itu. Apalagi saat dia tersenyum, benar-benar mirip dirinya. Seketika Ardi teringat dengan Mentari, entah kenapa dia merasa bahwa anak kecil yang ada di hadapannya ini putranya.

''Nama kamu, siapa?'' tanya Ardi sambil menatap ke arah Luke.

''Nama saya Luke, Om,'' jawab Luke dengan suara khas anak kecil yang menggemaskan.

Akan tetapi, entah kenapa Ardi melihat kedua mata Luke begitu mirip dengan Mentari. Mata coklat dengan bulu mata yang lentik mengingatkannya pada kekasih hatinya. Di mana dulu saat Ardi Masih bersama dengan Mentari, dia sangat senang melihat kedua netra indah coklat milik gadis itu.

Saat Ardi akan bertanya kembali, tiba-tiba saja seorang pelayan memanggil Luke. ''Tuan kecil, Anda dipanggil sama ibu. Katanya suruh makan siang,'' ucap pelayan itu kepada Luke, dan anak kecil itu pun langsung menganggukan kepala lalu pergi meninggalkan Ardi.

'Entah kenapa, matanya begitu mirip dengan Mentari? Ada apa ini, Tuhan? Apakah ini sebuah kebetulan?' batin Ardi bertanya-tanya. Apalagi melihat wajah Luke yang begitu mirip dengan dirinya.

Tuan James, Deni dan juga tuan Arnold saling melempar pandang satu sama lain, kemudian mereka menatap ke arah Ardi. ''Maaf Tuan Ardi, apakah anak kecil tadi itu adalah anak Anda?'' tanya Tuan James dengan ragu.

Ardi tersentak kaget dari lamunannya, kemudian dia menatap ke arah Tuan James sambil menggelengkan kepalanya. ''Tidak Tuan! Saya juga tidak kenal dengan anak kecil tadi,'' jawab Ardi. Akan tetapi, entah kenapa dia merasa ada sesuatu yang hampa saat mengatakan itu.

Hatinya menginginkan jika Ardi mengakui anak itu sebagai putranya, akan tetapi kenyataan memang tidak seindah khayalan. Kemudian Tuan James tersenyum sambil menganggukan kepalanya. ''Saya pikir, anak kecil tadi itu putranya Tuan Ardi. Sebab wajah kalian benar-benar mirip,'' ujar Tuan James sambil tersenyum tidak enak kepada Ardi.

Mendengar itu Ardi hanya tersenyum saja, kemudian mereka melanjutkan meetingnya kembali.

Sementara itu di ruangan Manager, Luke baru saja masuk ke dalam dan dia melihat sang Mama sedang berkutat dengan laptopnya, kemudian dia berjalan ke arah samping Mentari dan duduk di pangkuannya.

''Kamu habis dari mana? Jangan main di luar! Nanti takut ada pelanggan, entar kena tegur,'' ucap Mentari sambil mengusap kepala Luke dengan lembut.

''Iya Mah, tadi Luke habis main bola. Eh nggak sengaja bolanya ngegelinding kok Om ganteng,'' jawab Luke.

''Om ganteng?'' tanya Mentari mengulang perkataan putranya, dan Luke yang mendengar itu langsung menganggukkan kepala.

''Ya sudah, sekarang kita makan siang dulu yuk!'' ajak Mentari, tapi Luke langsung menggelengkan kepalanya, membuat wanita itu heran. ''Kenapa, kok nggak mau makan siang?'' tanya Mentari dengan bingung.

''Luke pengen es krim, Mah,'' pinta anak kecil itu sambil menatap Mentari dengan wajah imutnya.

Mentari pun menganggukan kepalanya, kemudian dia meminta agar Luke tetap menunggu di ruangan sementara itu Mentari keluar untuk meminta pelayan menyiapkan es krim.

Wanita itu melangkah ke arah dapur. Namun sebelum dia mencapai ke sana, matanya menatap sesosok pria, tapi tubuh pria itu membelakanginya.

Jantungnya berdetak saat melihat postur tubuh tersebut, akan tetapi seketika Mentari langsung menggelengkan kepalanya.

'Tidak Mentari, itu bukanlah kak Ardi. Semua pria memang dilihat dari belakang sama,' batin Mentari sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.

Dia pikir, pria yang duduk membelakanginya adalah Ardi, karena dari postur tubuhnya benar-benar sama. Akan tetapi, Mentari langsung menampik perasaan itu, kemudian dia berbicara kepada salah satu karyawannya untuk menyimpan es krim untuk putranya.

Saat selesai berbicara, Mentari pun pergi dari sana. Akan tetapi, salah satu karyawan memanggilnya, ''Mbak Mentari ...'' ucap karyawan tersebut sambil menghampiri Mentari.

Ardi yang baru saja bersalaman dengan Tuan James seketika terpaku saat mendengar nama Mentari disebut. Dia kemudian menoleh ke arah belakang, akan tetapi tidak menemukan gadis yang selama ini bersemayam di hatinya

Sementara itu Mentari tengah mengobrol dengan karyawannya, tapi tubuhnya terhalang oleh karyawan tersebut sehingga tidak terlihat oleh Ardi. Padahal jika sedikit saja Ardi berjalan ke arahnya maka pria itu pasti akan melihat jelas wajah Mentari.

''Mbak, stok buah di belakang sudah habis,'' ucap pelayan itu kepada Mentari

''Baiklah, nanti biar saya yang menelpon ke agennya,'' jawab Mentari.

Ardi masih celingukan, karena dia benar-benar tidak salah dengar jika tadi ada yang memanggil nama Mentari. Akan tetapi tetap saja, pria itu tidak melihat adanya gadis yang selama ini dirindukan olehnya.

Mentari membalikkan badannya, sementara karyawan itu pergi ke dapur. Ardi melihat dengan dahi mengkerut saat matanya menatap ke arah Mentari, akan tetapi wanita itu cepat hilang dibalik tembok. 'Apa dia Mentari? Tapi dari postur tubuhnya seperti mirip gadis itu. Namun dari pakaiannya tidak mungkin,' batin Ardi menerka-nerka saat melihat tubuh Mentari dari belakang.

''Tuan, sebaiknya kita kembali ke kantor lagi,'' ucap Deni mengagetkan lamunan Ardi.

Kemudian pria itu mengangguk dengan lesu lalu mereka berjalan keluar dari restoran. Akan tetapi pikiran Ardi masih terbayang dengan nama yang baru saja dia dengar, karena pria itu yakin jika dia tidak salah dengar.

'Apa iya aku sedang berhalusinasi, karena saking merindukan Mentari? Tapi suara itu benar-benar jelas, atau memang ada banyak nama Mentari di dunia ini, sehingga satu kata yang disebut pun aku pikir itu adalah dia?' batin Ardi sambil melihat keluar jendela mobil.

BERSAMBUNG.....

1
Nani heri Upitarini
Mentri jg keliru,harusx cari orang yg bisa dicurhatin jgn laki,perempuan tp yg bisa dipercaya,bukan mlh ngompori
mentari hrs bijak,jangan gampang emosi dan gampang termakan berita tanpa klarifikasi dan diselidiki kebenaranx
Safa Almira
bagus
falea sezi
hahaha gmna mentari rasanya liat suami mu enak enak ma wanita lain/Facepalm//Curse/itu jg yg di rasakan tina
falea sezi
hahaha mampus kau mentari pelakor
Ela Wati: pelakor dr mana, jelas2 mentari tdk prnh meninta ardi bwt menikahinya. klo komen itu yg bnr dong.jngn asal jeplak.
total 1 replies
falea sezi
hahaha mampus kau mentari meski qm. gk niat jd pelakor tp menyakiti wanita lain secara gk langsung karma mu pasti ada buktinya skg suami tolol mu ini di jebak sasa hahaha kasian
falea sezi
bagas aja sneng tina bahagia gk kayak. adek. laknatnya yg jahat
falea sezi
dih ngapain cmburu ya urus aja istrimu mentari itu
falea sezi
bkin cerai kasian tina thor
falea sezi
bagusss
falea sezi
bagusss
bgt ne novel
Aisyah az💞: Waah makasih banyak kk😘😘
total 1 replies
Suherni Erni
Dari awal duah salah smua.tina tau ardi udah ada mentari..tp tetep mau nikah sm ardi..dengan dalih wasiat basi sih sebenernya
Suherni Erni
Jadi tolol..cuma diiming imingin kerja sama.udah lembek tolol.
Ken L
akip cerita tina & raka. norak
Ken L
Ardi belagu amat. tadinya biar ketabrak mobil , jgn kasih hidup. biar Riko yg hidup jadi bahagia bersama Tina. othor nulis ceritanya bikin kita kesel wkwwkwkw
Aisyah az💞: Hehe ... Gpp, kak. Pahala buat othor🤣🤣
total 1 replies
Ken L
tina tina kenapa menyiksa dirimu sampau kena sakit begitu. hidup cuma 1x dan kau berhak bahagia
Ken L
othor ceritanya diputar2 bikin gemes wkwkwk. Tina kok bodoh bener, cantik , pinter kok mau sia2ian waktu gitu. tinggalin Ardi saja ngapain buang2 waktu hadapin suami model Ardi gitu.
Aisyah az💞: Hehe ... ada waktunya Tina bahagia kak😁
total 1 replies
🌈Rainbow🪂
Kenapa ya pikirin Ardi di buat negatif Mulu kalo berhdpn dengan Tina.Seolah olah Ardi semakin jahat n bego😂🤣🥲
rahma alet
salfok sama neraka nya 🤣🤣, ngopi dulu yuk Thor
KakBil
Pencet kek tombol lift nya. Jangan malah digedor
Ragil Tia
kataei ke jepang,tapi koei plang ujung ujung hamil 🤰 bingung AQ tu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!