NovelToon NovelToon
Belenggu Cinta Yang Semu

Belenggu Cinta Yang Semu

Status: tamat
Genre:CEO / Hamil di luar nikah / Angst / Tamat
Popularitas:75.4k
Nilai: 5
Nama Author: teh ijo

Pertemuan tak sengaja antara Naura dan Arya tiba-tiba membuka luka lama. Selama 7 tahun Naura mengubur luka itu, dalam kedipan mata hatinya terasa berdenyut kembali.

Arya adalah pria yang telah merenggut masa depan Naura saat itu tanpa ingin bertanggung jawab. Setelah 7 tahun berlalu pria itu menyesal dan ingin bertanggung jawab. Namun, terlambat. Saat ini Naura telah menutup pintu hatinya untuk Arya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teh ijo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 | Sebuah Pengakuan

Tubuh Naura terasa lemas tak berdaya, saat guru Raya mengatakan jika Raya mengalami kecelakaan dan saat ini sedang di bawa ke rumah sakit. Hatinya sudah sangat kacau, dunianya seakan hancur dengan kabar yang baru saja diterimanya.

"Kamu kenapa, Na?" tanya Arya yang menyusul Naura keluar.

Naura menoleh ke arah Arya dengan mata yang berkaca-kaca. Sepertinya ia tak sanggup untuk menanggung kenyataan yang ia sembunyikan.

"Om Arya sebenarnya—" Baru saja Naura ingin berterus terang kepada Arya, ponsel Naura telah berdering kembali. Kini nama Zahra yang mengambang di layar. Dengan cepat Naura mengangkat panggilan teleponnya.

"Halo Mbak," kata Naura.

Dari seberang telepon Zahra memberi kabar tentang kecelakaan yang dialami oleh Raya dan saat ini Raya mengalami pendarahan hebat.

"Di Rumah sakit mana, Mbak?" tanya Naura.

"Saat ini kami ada di rumah sakit Al-Huda. Kamu dimana? Cepatlah untuk kesini, karena Raya sedang membutuhkan tambahan darah, tetapi di rumah sakit tidak ada stok."

Dada Naura kian terasa sesak dan segera meninggalkan Arya tanpa kata. Ternyata saat ini Raya juga di rawat di rumah sakit yang sama. Ia pun berlari untuk menuju ke tempat Raya ditangani.

"Na, kamu mau kemana?"

Karena merasa heran, Arya memilih untuk mengejar Naura. Ia penasaran dengan apa yang telah terjadi kepadanya.

"Na, tunggu kamu kemana?"

Naura sama sekali tak memperdulikan pertanyaan Arya, karena saat ini ia harus segera sampai di lantai bawah. Namun, ternyata tangannya dicekal oleh Arya.

"Katakan ada apa, Na? Siapa yang sedang masuk rumah sakit?"

Naura masih terdiam. Air matanya telah membanjiri pipi, membuat Arya merasa heran sebenarnya siapa yang sedang sakit sehingga Naura terlihat sangat sedih.

"Raya kecelakaan dan saat ini membutuhkan tambahan darah, Om. Dia juga berada di rumah sakit ini. Aku harus segera melihatnya," kata Nara dengan sesenggukan.

"Siapa Raya? Mengapa kamu terlihat sangat kacau seperti ini? Bukankah saudaramu hanya ada dua?"

"Om, kita gak punya banyak waktu. Kita harus segera menyelamatkan Raya."

Tanpa disadari, tangan Naura langsung menyambar tangan Arya untuk dibawanya ke lantai bawah. Tentu saja Arya terheran dengan sikap Naura.

"Na, ada apa?" tanya Arya yang semakin penasaran.

"Nanti aku jelaskan. Sekarang kita harus segera sampai di lantai bawah."

Arya yang tidak tahu apa-apa memilih untuk diam dan pasrah ketika tangannya digenggam erat oleh Naura. Terlihat dengan jelas wajah kekhawatiran Naura yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

Sesampainya di lantai bawah, Naura langsung menuju ruang UGD, karena saat ini Raya masih berada disana. Arya tak memprotes saat tangannya terus ditarik oleh Naura. Dalam hati ia bertanya-tanya siapa itu Raya yang membuat Naura sangat khawatir. Bahkan Naura sampai menggenggam Arab tangannya.

Tak Butuh waktu lama keduanya pun sampai di depan ruangan UGD. Di sana sudah terlihat Zahra dan juga Kanna.

"Mbak Ara, gimana keadaan Raya?" tanya Naura langsung.

"Kamu tenang di dalam dokter sedang menanganinya. Tetapi Na, saat ini Raya membutuhkan donor darah karena sempat mengalami pendarahan. Jika tidak mungkin—" Zahra tak sanggup untuk melanjutkan ucapannya.

"Tidak! Itu tidak akan terjadi karena aku akan mendonor darahku," ucap Naura.

"Bukan kami tidak mau mendonorkan darah kepada Raya, tapi golongan darah Raya AB+, Na. Dan termasuk golongan darah yang. Maafkan kami yang tak bisa membantumu, Na," ujar Zahra yang rasa prihatin kepada adiknya.

"AB+ ?" Naura menggelengkan kepalanya, ternyata golongan darahnya tidak sama dengan Raya. "Aku harus bagaimana, Mbak, golongan darah aku dengan saya tidak sama."

Naura semakin prestasi dan mengusap kasar wajahnya. Ia benar-benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan untuk menyelamatkan saya. Tiba-tiba saja telinganya bergetar ketika mendengar area menawarkan diri mendonorkan darahnya untuk Raya.

"Kebetulan golongan darahku AB+, aku akan menjadi pendonornya."

Seketika semua terdiam dengan ucapan Arya. Termasuk juga dengan Naura, yang hanya bisa menatap Arya dengan air mata yang kian membanjiri pipinya. Tentu saja darah Arya sama dengan darah Raya , karena Arya adalah ayah biologis dari Raya.

"Om Arya, maafkan aku," sesal Naura dengan linangan air matanya.

"Tidak minta maaf padaku. Aku ikhlas untuk membantumu," kata Arya dengan rasa ikhlas.

"Om sebenarnya Raya itu adalah—"

"Maaf, apakah keluarga pasien sudah menemukan pendonor untuk pasien? Karena saat ini pasti sangat membutuhkan tambahan darah," ucap salah seorang suster yang menghampiri mereka.

Dengan cepat Naura mengangguk. "Sudah, Sus."

.

.

Satu jam telah berlalu. Setelah melakukan donor darah, Arya masih penasaran dengan bocah yang terbaring lemah tak berdaya diatas ranjang rumah sakit. Saat melihat wajahnya, dada Arya bergemuruh. Entah mengapa ada gejolak yang tak bisa diartikan olehnya. Bukan semata karena rasa kasihan, tetapi seperti ada sesuatu yang sulit untuk dijelaskan.

"Om Arya gak papa?" Naura mencoba memberikan sebotol air minum untuk Arya.

"Tidak. Aku tidak apa-apa," ujarnya.

Setelah memastikan jika Raya telah mendapatkan donor darah, Zahra dan juga Kanna memutuskan untuk pulang, karena ia juga meninggalkan anak-anaknya di rumah.

"Om, terima kasih sudah menyelamatkan nyawa Raya."

"Iya Na. Semua ini karena kebetulan saja sama dengan darah Raya. Tapi ngomong-ngomong siapa anak itu, Na?" tanya Arya penasaran.

Seketika Naura menunduk. Dengan linangan air mata akhirnya ia menyudahi kebohongannya.

"Om, maafkan aku telah berbohong kepada Om Arya. Selama ini aku egois telah menutupi kebenarannya. Aku takut jika Om Arya akan mengambil Raya dariku. Sebenarnya Raya adalah anak Om Arya. Aku tidak pernah keguguran. Aku berhasil melahirkan anak Om Arya dengan selamat, Om," jelas Naura dengan isak tangisnya.

Mendengar pengakuan Naura, membuat tubuh Arya membeku untuk beberapa saat. Ia masih tak percaya jika anak yang baru saja lihat tadi adalah anak kandungnya yang dianggap telah tiada.

"Silahkan jika Om Arya ingin marah, Tapi tolong jangan ambil Raya," lanjut Naura lagi.

Mata Arya telah berkaca-kaca. "Kenapa kamu sembunyikan dia dariku, Na? Aku telah menunggu kalian selama 7 tahun, Na. Asal kamu tahu, aku bisa saja membuktikan jika aku bukanlah pria man.dul, tetapi aku tak tertarik dengan mereka. Aku hanya ingin menunggumu untuk menebus semua rasa bersalahku, Na," ucap Arya dengan perasaan tak terima.

Namun, ia juga sadar apa yang telah ia lakukan kepada Naura, wajar saja jika Naura membohongi dirinya.

"Kamu tak perlu meminta maaf, karena semua ini adalah salahku. Jika saat itu aku tak mencampakkanmu, mungkin semua ini tak akan seperti ini. Seharusnya aku yang meminta maaf," ujar Arya.

Kini tangan Arya berusaha mengangkat wajah Naura dan mencoba untuk menghapus air matanya.

"Na, terima kasih telah melahirkan anakku."

...#BERSAMBUNG#...

1
Meyma Chamie
celline
W Sri Sunarsih
Luar biasa
RINAWATI AZZA
klo Arya pngen membuktikan klo Dy gk mandul n pngen pnya anak, knpa Dy nyuruh Naura menggugurkan anaknya?
RINAWATI AZZA
ada typo thor
Popy Setyaningsih
ini novel sequel ya?
Theresia Onih
bingung bacanya siapa celin? atau ada cerita sebelumnya???
gaby
Arya kesannya ngajak nikah Naura cm utk di jadiin mesin pemcetak anak. Bukan karena cinta tp demi ga di cap.sbg pria.mandul
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Truss Chelline nya gimana thor?
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Aneh² saja si zahra ini 🤭

Alzam mantan suami dia, terus nikah sama adik bungsu terus mau dijodohkan sama adik no-2 Aishh kaya tidak ada laki² lain.
eza
malah nostalgia
🅶🆄🅲🅲🅸♌
udh end ya ka,,,tp msh misteri nh keberadaan calline
Airoh Hasna
disini jelas ada yang jahat
paman arya terlihat tidak baik
apa kah soal harta
raya jadi korban
karna di anggap penghalang untuk menguasai harta keluarga Arya
Airoh Hasna
ish..
arya nyolot amat sih
dlu di buang, sekarang di cari
biar di bilang tidak mandul kan
Airoh Hasna
lah banyak amat anak

banyak amat ketabrak yak
Airoh Hasna
ahirnya ku baca,dari kemaren tak favorit kan, bacanya pas bab nya udah banyak, hehehe
ningrum aish
sdh tamat aja Thor??
tp makasih sdh kasih karya yg bagus ini..sebenarnya msh berat berpisah sama Naura dan Arya..
Santi Liana
aq sangat terharu Thor😥😥
ipit
hmmmm kok udah end......
Sumarni Al Fa
ya kok end thor,
Nani Rodiah
kok end thooor ..bikin naura hamiil anak kembar 3 kek...kasihan papih arya biar dg kehadiran mereka dia bisa menepis pria mandul🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!