Seorang gadis bernama Kinara Stevania Wijaya yang harus rela menggantikan posisi kakaknya Levina Nindia Wijaya sebagai mempelai wanita saat hari pernikahan kakaknya dengan pria bernama Cakra Aditama.
Kinara menggantikan posisi kakaknya karena pada saat hari pernikahan sang kakak kabur, karena tidak setuju dijodohkan dengan pria yang belum ia kenal.kedua keluarga tidak memiliki pilihan lain, sehingga terjadilah pernikahan antara Cakra dan Kinara
bagaimana kah kelanjutan dari pernikahan yang tidak dilandasi cinta itu?
jangan lupa mampir dan beri kritik, saran serta dukungan ya!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sputri_23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Diizinkan
Warning...
Wajib buat yang baca untuk like, komen berupa saran atau kritik ya biar author makin semangat up episode nya.Semoga nggak membosankan ya alurnya.
Sebelum aku lanjutin lagi ceritanya, aku mau kasih visual dari beberapa tokoh ya teman teman.semoga bisa sesuai sama ekspetasi kalian.
Visual:Kinara Stevania Wijaya
Watak: Cuek, polos, dan gadis yang paling bar bar di antara teman temannya dan merupakan senior yang paling ditakuti oleh adik kelasnya.
Visual:Cakra Aditama
Watak:Cuek, dingin, kadang egois,dan begitu berbahaya bagi orang orang yang berani bermasalah dengannya.
Visual:Daren Genandra
Watak:Cuek, tidak banyak bicara dan keras kepala
Visual:Levina Nindia Wijaya
Watak:egois, dan Nekat melakukan apapun untuk mendapatkan sesuatu yang ia inginkan.
Visual:Ekal Glavaro
Watak:Keras kepala, dan egois.
Visual:Indah Anastasya
Watak: gadis yang paling pendiam diantara teman temannya tetapi ia begitu peduli.
Visual: Siva Revaya
Watak: paling banyak bicara diantara ketiga temannya dan asal ceplas ceplos.
Visual:Sita Ranendra
Watak:gadis yang paling dewasa diantara teman temannya dalam menyikapi suatu masalah.
Oke sekarang kita lanjut ke ceritanya ya...
Kinara menatap Cakra
"kasihan gimana mas, emang selama ini dia pernah memikirkan perasaan aku?nggak mas"Kinara
"bukan begitu Ra, dia tetap kakak kamu ya saya juga mengerti bagaimana rasa kecewa kamu ke dia tapi kemana lagi dia kalau bukan ke kamu Ra"Cakra
"terus mau mas Cakra apa"Kinara
"nggak papa, dibawah masih ada satu kamar.kamu bisa minta dia datang dan tinggal disini untuk sementara waktu, tetapi minta dia untuk secepatnya bertemu orang tua kamu, karna nggak mungkin kan dia tinggal disini secara terus menerus"Cakra
"beneran?"tanya Kinara lagi
"iya sayang"Cakra mengelus kepala Kinara
"mas Cakra nggak keberatan?"tanya Kinara
"nggak sayang, lagian dia kan keluarga kamu, keluarga mas juga kan"Cakra
Kinara pun tersenyum sambil mengangguk.ia kemudian menghubungi kakaknya dan meminta ia untuk datang kerumahnya karena Cakra telah mengizinkan.
Setengah jam kemudian Nindi datang...
"kak, ayo masuk"Kinara membuka pintu dan mengajak Nindi masuk ke kamar tamu.
"Ra.makasi ya kalo nggak ada lo gue nggak tau harus kemana lagi"Nindi menatap Kinara
"iya kak.lo juga harus berterima kasih sama Mas Cakra.dan ya pesan mas Cakra lo harus secepatnya temuin mama dan papa karna nggak mungkin kalo lo harus lama lama tinggal disini"ucap Kinara
"iya"Nindi
"yaudah gue mau tidur."Kinara yang diiyakan oleh Nindi.
"enak banget hidup lo Ra, tinggal dirumah semewah ini.seharusnya gue yang punya semua ini tapi karna kebodohan gue, hilang semuanya."ucap Nindi
"tapi "Nindi menjeda ucapannya
"kayanya gue masih bisa rebut kembali yang seharusnya jadi milik gue"Nindi tersenyum penuh arti sambil merebahkan tubuhnya di kasur yang begitu empuk.
"by the way gue belum tau setua apa suami adek gue yang katanya kekayaan berlimpah itu"Nindi
Di pagi hari...
Kinara tengah sibuk menyiapkan sarapan seperti biasa sebelum berangkat sekolah.setelah selesai dengan urusan dapur, ia kemudian naik ke atas dan bersiap siap memakai seragam sekolah, begitu juga dengan Cakra.
mereka berdua turun bersama dan duduk dimeja makan menikmati makanannya.
''kakak kamu jadi datang?"tanya Cakra yang kemudian diiyakan oleh Kinara
"paling dia masih tidur, dia nggak pernah bangun pagi.kita duluan aja sarapan nanti juga dia sarapan sendiri"jawab Kinara
Saat tengah menyantap makanan mereka masing masing tiba tiba Nindi datang dengan penampilan yang kelihatannya baru selesai mandi.
"pagi "Nindi menatap Kinara namun belum melihat kearah Cakra
Cakra dan Kinara hanya mengangguk.
Saat melihat Cakra, Nindi begitu terkejut karena suami adiknya begitu tampan tidak seperti yang ia pikirkan sebelumnya.Kinara yang melihat kakaknya menatap Cakra tidak biasa pun memanggilnya.
"kak lo mau makan"Kinara membuat Nindi sadar
"eh iya.gue boleh gabung?"tanya Nindi menatap Kinara dan Cakra bergantian, namun Cakra tidak meresponnya sama sekali.Ia sibuk dengan makanannya.membuat Nindi penasaran dengan Cakra.
"suami lo cuek banget ya Ra"ucap Nindi membuat Kinara dan Cakra menatap ke arahnya
"dia emang gitu kak"Kinara
"by the way makasi ya udah kasih gue izin buat tinggal disini"ucap Nindi
"Ya.tapi saya harap kamu secepatnya pulang kembali ke rumah mama dan papa."Cakra masih menyantap makanannya
"oh ya maafin gue ya karena waktu itu pergi di hari pernikahan kita.jadinya lo malah nikah sama adek gue"Nindi
"saya tidak ingin membahas itu.tetapi saya bersyukur karna bisa menikah dengan Kinara"ucap Cakra membuat Nindi menatapnya
"kak lo nggak sopan banget sih"Kinara
"gue bicara seadanya Ra.lagian cuma minta maaf doang.sensi banget"Nindi
Tiba tiba Cakra bangkit dari duduknya.
"Ra mas tunggu di mobil ya"Cakra menatap Kinara
"iya mas aku ambil tas bentar"Kinara ikut bangkit
"kak gue mau jalan.nanti lo jangan lupa kunci rumah kalo mau kemana mana.kuncinya taro aja dibawah pot bunga"Kinara
"iya Ra"Nindi
Saat di mobil...
"mas jadi jemput aku ntar?"tanya Kinara
"jadi, nanti kalo udah pulang telpon aja"Cakra
"iya"Kinara
Sampai disekolah...
dikelas...
"We kenapa sih hari senin harus mapel fisika.otak gue nggak muat kalo hari pertama harus ketemu fisika"omel Siva seperti biasa
"jalani aja napa Siv.banyak ngeluh banget"Sita
"iya gue jalanin tapi jangan lupa ya bagi bagi"Siva dengan senyum yang di buat buat.
"enak aja lo"Sita
"enak dong"Siva
Tiba tiba guru pengawas tiba dan ulangan pun dimulai...
Saat jam pulang, Kinara tengah menunggu Cakra di gerbang sekolah karena setelah menelponnya tadi Cakra mengatakan dalam perjalanan.
"mana sih lama deh"Kinara
"Ra"panggil seseorang yang ternyata itu adalah Ekal
"Eh iya "Kinara
"mau pulang ya?naik apa?"tanya Ekal
"gue lagi nunggu jemputan"Kinara
"mau pulang bareng nggak.takutnya lama lo nunggu"Ekal
"nggak, bentar lagi juga dateng"Kinara
"yaudah gue temenin ya"Ekal membuat Kinara menghembuskan nafasnya kasar.
Beberapa saat kemudian datang mobil Cakra.Cakra yang melihat Kinara bersama pria yang sempat berdansa dengan istrinya di pesta itu pun buru buru turun.
"duh mas Cakra ngapain pake turun segala sih"Kinara dalam hati
"ayo"Cakra langsung menggenggam tangan Kinara ingin membawa Kinara.
"siapa Ra"tanya Ekal
"em dia kakak sepupu gue"Kinara mencari alasan
"gue duluan ya"Kinara kemudian buru buru masuk ke dalam mobil
"Mas Cakra kebiasaan deh.lupa ya hubungan kita masih rahasia?kalo ada yang curiga gimana"Kinara
"ya mas nggak bisa liat kamu dekat dekat dengan pria lain apalagi dia Ra"Cakra menatap Kinara kemudian menghidupkan mesin mobil dan pergi dari sana.
semangat thor .