NovelToon NovelToon
Nastiti

Nastiti

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa-Percintaan bebas / Nikahmuda
Popularitas:67.4k
Nilai: 5
Nama Author: Sunyi Nadira

Nastiti, gadis sederhana berusia 20 tahun, ia gadis yang lugu dan pemalu, tapi sedikit tomboi.
Percintaannya dengan seorang PNS gagal karena ternyata kekasihnya telah bertunangan dengan gadis lain.
Diusia 24 tahun Titi menikah dengan pria yang usia nya lebih muda dan pernikahan mereka diwarnai perselingkuhan.
Apakah Titi mampu mempertahankan rumah tangganya? atau Titi akan menyerah dengan ujian rumah tangga yang dialaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sunyi Nadira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. Acara Maulid Nabi SAW

Siang ini, selepas sholat juhur, Titi dan teman-temannya sibuk membersihkan masjid.

Acara Maulid diadakan malam minggu, jadi siang ini mereka bisa kumpul di masjid untuk mempersiapkan acara nanti malam.

Sengaja mereka mempersiapkan setelah habis juhur, agar nanti mereka tidak tergesa-gesa.

Mereka telah membagi tugas pada saat rapat panitia yang lalu.

Titi, Tanti, Desi dan Yuni membersihkan teras bagian belakang, mereka menyiapkan tempat untuk nanti menyimpan makanan yang dibawa ibu-ibu.

"Tanti sama Yuni, tolong piring sama gelas nya dilap yang bersih, lalu taruh dipojok sebelah kiri!" pinta Titi pada Tanti dan Yuni.

" Baik, mbak!" jawab Tanti dan Yuni.

* Desi, bantu mbak untuk menaruh air mineral di pojok sebelah kanan, lalu merapikan piring dan gelas yang sudah selesai dilap." pinta Titi pada Desi.

" Baik, mbak!" jawab Desi.

Mereka semangat mengerjakan tugas masing-masing.

Sementara, yang laki-laki membersihkan dan merapikan bagian dalam masjid.

Ada juga yang bertugas membersihkan kaca-kaca masjid agar terlihat lebih bersih.

Saat semua sibuk dengan kegiatan mereka, tiba-tiba Pur yang suka heboh berkata, " Wah..kayanya sekarang lagi musim kemarau ya, panas banget cuacanya, sampai kering tenggorokan!"

Wandi yang ga nyambung pun menyahuti, " Emang sudah masuk musim kemarau, makanya cuacanya panas, kalau hujan ya dingin, masa kamu ga ngerti sih, Pur!"

" Kalau mau adem, nyemplung di sungai noh, dibelakang rumah Shiddiq!" Zai menimpali.

"Ah..kalian ga asik, ga nyambung banget!" kata Pur sambil terus mengelap jendela.

" Tenang, Pur..sebentar lagi yang adem-adem akan datang, lagi disiapkan sama Elsa dan Helda!" kata Shiddiq.

Tak lama, Elsa, Helda dan Tini datang membawa satu teko air es, juga cemilan buat mereka yang sedang sibuk bersih-bersih.

" Nih..air minum dan cemilan, siapa tadi yang tenggorokannya sudah kering?" tanya Elsa.

" Ah, dek Elsa tahu aja kalau mas Pur lagi haus, pengertian banget. Terima kasih dek, sudah dibawakan minuman." Pur cengengesan menggoda Elsa.

" Siapa juga yang mau ngasih kak Pur, ini Elsa bawa buat teman-teman yang lain." jawab Elsa.

" Teganya, dikau dek pada mas mu ini!" kata Pur lagi sambil memperlihatkan mimik sedih.

Elsa tidak membalas godaan Pur, ia malah pergi teras belakang untuk membantu Titi dan teman-temannya.

" Aduh Pur...emang enak dicuekin?" ledek Zai pada Pur.

" Yah, nasib jadi orang ganteng, cewek-cewek jadi minder kalau didekati." jawab Pur pula.

" Uwekk" Zai dan Wandi pura-pura mau muntah mendengar kata-kata Pur.

" Wah, kalian kompak bgt! sudah berapa bulan? kok masih muntah-muntah?" tanya Pur menggoda Zai dan Wandi.

" Sialan, kamu Pur, emang kami sedang ngidam?" kata Wandi sambil melempari Pur dengan kain lap yang dia pegang.

" Ha..ha..ha..." Pur hanya tertawa melihat Zai dan Wandi yang kesal kepada nya.

Setelah menyelesaikan kegiatan bersih-bersih, mereka pulang ke rumah masing-masing.

Acara nanti akan dilaksanakan setelah shalat isya.

...... **** .....

Malam ini, selesai sholat magrib, Titi dan teman-temannya mulai merapikan makanan yang tadi dibawa ibu-ibu yang melaksanakan sholat magrib.

" Ti, makanan yang sudah ada diletakkan di pojok kanan dulu, nanti habis isya baru dikeluarkan dan disusun di piring.

Kalau langsung ditaruh diteras, takut ada kucing yang datang!" pinta mbak Yuyun pada Titi.

"Baik, mbak. Nanti biar Titi dibantu Tanti dan Desi yang merapikan semua!" jawab Titi.

" Iya Ti, mbak nanti mau menyiapkan anak-anak yang mau tampil.

Khalik dan Pandu, mau menyambut ustadz yang nanti mau ceramah, sebentar lagi ustadz nya datang." kata mbak Yuyun lagi.

" Pak ustadz, tumben cepat datang mbak, berarti ikut shalat isya disini?" tanya Titi.

" Iya, Ti, karena rumah ustadz nya jauh, takut nanti terlambat, jadi datang lebih awal." kata mbak Yuyun menjelaskan.

" Iya, mbak. Alhamdulillah kalau begitu." balas Titi.

Setelah shalat isya berjamaah, acara pun dimulai.

Yuni telah berdiri disamping podium, membacakan susunan acara.

°°°°° &_& °°°°°

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..." Yuni mengucapkan salam.

" Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh..." jawab segenap hadirin yang mengikuti acara Maulid.

" Saya akan membacakan susunan acara Maulid Nabi SAW, yang akan kita selenggarakan malam ini.

Satu, pembukaan.

Untuk membuka acara ini, marilah kita bersama-sama membaca basmallah.

" Bismillahirrahmanirrahim.."

Yuni, beserta semua yang hadir pun membaca basmallah.

Dua, pembacaan ayat suci Al Quran, yang akan dibacakan oleh saudara Pandu, dan saritilawah oleh saudari Hilda."

Pembacaan Al Quran dilantunkan dengan suara merdu oleh Pandu, semua yang hadir menyimak ayat demi ayat yang dibacakan.

Pun saat Hilda membacakan arti setiap ayat yang dibaca Pandu, mereka menyimak dan mencoba memahami arti dari setiap ayat-ayat Allah.

Dan berharap, agar mereka bisa mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara demi acara malam ini berlangsung dengan khidmat.

Saat pak ustadz menyampaikan ceramah, semua mendengarkan dengan baik.

Sesekali, hadirin tertawa dengan candaan yang disampaikan oleh ustadz.

Selesai ceramah dan ditutup doa oleh pak Ustadz, Yuni menutup acara malam ini.

" Alhamdulillah, acara malam ini berjalan dengan lancar.

Setelah pak ustadz membacakan doa, kita berada di penghujung acara.

Sebelum acara ini ditutup, saya sebagai pembawa acara mohon maaf, apabila ada kata-kata yang saya sampaikan tidak berkenan, dan kepada Allah saya mohon ampun.

Untuk menutup acara ini, marilah kita bersama-sama membaca Hamdalah.

Alhamdulillah...ucap Yuni dan hadirin serentak.

Selanjutnya, akan ada acara hiburan dari group Kasidah ibu-ibu serta penampilan anak-anak.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.."

Akhirnya, Yuni pun menutup acara malam ini.

Saat menampilkan acara hiburan, ibu-ibu RT telah siap dengan group Kasidah nya.

Sementara, Titi dan teman-temannya menyiapkan makanan yang tadi dibawa ibu-ibu dan akan dihidangkan pada yang hadir.

" Ti..sudah siap semua? Kopi dan teh nya sudah dibuat?" tanya mbak Yuyun.

"Alhamdulillah, semua sudah siap mbak, tinggal dibawa kedepan!" jawab Titi.

" Tan, minta beberapa anak cowok untuk bantu angkat makanan dan minuman, lalu bagikan pada tamu bapak-bapak!" pinta mbak Yuyun pada Tanti.

" Oke, mbak. Siap!" jawab Tanti, lalu ia pun pergi kebagian depan masjid untuk memanggil teman-teman yang laki-laki.

Saat di depan, Tanti melihat Zai dan teman-teman nya duduk diteras, lalu Tanti pun memanggil mereka.

" Kak!...yang ada disana, di panggil sama mbak Yuyun, diminta untuk membantu membawa makanan dan minuman buat bapak-bapak!. seru Tanti.

" Iya, Tan..kami akan kesana." jawab Zai.

Zai dan beberapa temannya menghampiri Tanti, lalu ikut ke teras belakang.

Mereka membantu menghidangkan makanan dan minuman buat bapak-bapak.

Desi, Helda, Tini dan Sari menghidangkan makanan dan minuman buat ibu-ibu.

Akhirnya, acara malam ini pun berakhir dengan, semua merasa senang, karena telah menyelesaikan semua kegiatan dengan baik.

°°°°°°° @\_@ °°°°°°

1
Mommy Ai💙
takutnya ari mengkonsumsi obat"an terlarang, makanya seperti itu, sabar ya ti.
takutnya titi mengandung pula nanti.
Mommy Ai💙
jadi penasaran apa yang terjadi sama ari, apa efek kebanyakan mabuk"an ya.
Mommy Ai💙
semoga aja ari bisa berubah dan kembali seperti dulu lagi, kasihan titi sama nanda.
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
saluuut sama Titi yang bisa kuat dan sabar dalam menghadapi dan menyikapi sikon yang dia alami
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
ana bukannya gak mau pulang ya an tapi demi menjaga sang Abang kamu rela ikut tinggal di situ
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
Alhamdulillah jika Ari susah baikan
semoga jadi pelajaran berharga ya bang
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
masih penasaran sebenarnya Ari bisa begitu karena apa
𝓐𝔂⃝❥𝐀⃝🥀ɴᴏνιєѕ⍣⃝✰࿐
Rejeki itu namanya Ti lulus sekolah langsung dapat pekerjaan.
𝓐𝔂⃝❥𝐀⃝🥀ɴᴏνιєѕ⍣⃝✰࿐
Selama kita mau terus berdoa dan berusaha maka jalan untuk mencapai apapun keinginan kita akan dipermudah.
𝓐𝔂⃝❥𝐀⃝🥀ɴᴏνιєѕ⍣⃝✰࿐
Iya An pulang dulu bobok dirumah,ibu pasti juga sangat merindukanmu.
𝓐𝔂⃝❥𝐀⃝🥀ɴᴏνιєѕ⍣⃝✰࿐
Amin..itu doaku juga selalu setiap waktu..🤲
𝓐𝔂⃝❥𝐀⃝🥀ɴᴏνιєѕ⍣⃝✰࿐
Syukurlah Ari sudah bisa berkumpul lagi dengan keluarganya,melepas rindu pada anaknya,belajarlah dari kejadian ini Ari..perbaiki hidupmu.
𝓐𝔂⃝❥𝐀⃝🥀ɴᴏνιєѕ⍣⃝✰࿐
Benar itu nasihan mas Yamin..dengan kejadian ini seharusnya Ari sadar akan kesalahannya dimasa lalu dan memperbaiki diri agar menjadi lebih baik lagi.
🦋⃟ℛ💞DINI💞🦋ᴬ∙ᴴ࿐ 🦂🦂
Biasanya anak " akan merasa malu jika ia berbeda dg teman"nya yg lain.
Jadi Nanda perlu beradaptasi dg teman"nya karena ia berjalan menggunakan kruk dan perlu dukungan dari guru yg ada disekolah agar ia tidak merasa malu
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
uwiiiiiissssss..... titi cepet hamil..... akibat mabuk si arthur.... hihihi
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
waaahhh titi rajin menyapu halaman....asal jngan menyapu buih di lautan ea tii
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
sentil tiiii... biar jinak
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
nyanyi donk.... bahagia dalam bercinta
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
yang pasti jngan bertukar saliva dulu.... hihihihi🤭
𝓐𝔂⃝❥𝐀⃝🥀ɴᴏνιєѕ⍣⃝✰࿐
Syukurlah biaya rumah sakit masih bisa dibayar dengan uang Titi sendiri sehingga dia tidak harus meminjam uang kantor. Semoga kali ini Ari benar2 sembuh dan bisa belajar dari pengalamannya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!