NovelToon NovelToon
Tuan Muda, Jangan Lari!

Tuan Muda, Jangan Lari!

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Petualangan / Contest / Kultivasi / Wuxia / Identitas Tersembunyi / Dunia Lain / Penyeberangan Dunia Lain / Sistem
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: ji hj

Sinopsis:
Gin terlahir kembali ke dunia kultivator modern. Dimana semuanya memiliki energi qi dan juga sistem peringkat kekuatan.

Gin terlahir di salah satu keluarga berpengaruh dan terkenal. Tapi sayangnya Dia terlahir dengan kekuatan qi level rendah. Sehingga keberadaannya semakin terlupakan seiring waktu.

Namun, sejak lahir dia memiliki sistem aneh di dalam kepalanya. Sistem ini menamakan dirinya "solo leveling".

Saat dia berumur 1 tahun, dia sudah mencapai level 5. Dan kekuatannnya sudah seperti pria dewasa biasa. Saat dia berumur 5 tahun, dia sudah mencapai level 20. Dia mengalahkan raja iblis dari dimensi lain saat berumur 10 Tahun.

Tentu saja hanya dia yang tahu perkembangan kekuatannya dan dia selalu menyembunyikannya dari siapa pun.

Dia terus berlatih dan saat umurnya 15 tahun, dia mencapai level 100. Perkembanganny begitu cepat dan dia tidak tahu sampai dimana kekuatannya.

Cerita ini mengisahkan seseorang tuan muda terlupakan dengan kekuatan seperti bom di dalam tubuhnya. Dimana dia akan menemukan berbagai kejadian yang secara perlahan akan mengubah hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ji hj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lima Keluarga Besar

Setelah terbang cukup lama, Gin akhirnya berhenti. Tidak ada yang mengejarnya lagi setelah dia mengamati sekitarnya. Dia merasa lega.

Akhirnya dia melanjutkan perjalanan nya kembali ke sekolah. Kali ini dia memutuskan untuk melewati jalur darat dan tidak berani terbang secara sembarangan lagi.

Gin mempercepat larinya. Tapi dia juga berusaha untuk terlihat normal di antara kerumunan manusia lainnya.

Saat ini sebuah penyesalan timbul di hatinya. Harusnya dia menyetir mobil saja alih-alih menggunakan sihir untuk terbang. Lalu bertemu dengan wanita galak itu merupakan kejadian terburuk untuknya.

Akhirnya dia tiba di depan gerbang SMA Jin Shi.

Kesan pertamanya saat melihat SMA ini cukup bagus. Walaupun bangunannya berkonsep modern, tetap saja ada beberapa unsur fantasy di tempat ini.

Gin bisa melihat lingkungan sekolah yang sangat besar. Hampir seukuran setengah ibu kota. Dia bisa melihat banyak sekali gedung. Bahkan dia bisa melihat gunung-gunung tinggi yang menjulang dengan gedung di atasnya. Dan beberapa hutan mini. Ini cukup mengejutkan.

Dia juga melihat beberapa murid mengendarai mobil mereka dan memarkirkan nya di halaman samping. Beberapa murid tertentu mengendarai kendaraan dengan binatang sihir aneh.

Pertama, dia melihat sebuah kereta dengan harimau putih besar sebagai kudanya. Konsep ini cukup aneh untuknya.

Lalu dia mendengar semua orang di sekitarnya mulai berbisik.

"Lihat-lihat, mereka anak dari keluarga Ken"

"Anak-anak dari keluarga besar itu benar-benar mempunyai kereta sihir sendiri"

"Aku cukup iri"

Dari pembicaraan mereka, Gin tahu bahwa mereka berasal dari keluarga besar yang ada di ibu kota.

Kemudian dia melihat kereta dengan kura-kura raksasa. Walaupun kura-kura itu berjalan dengan lamban, setiap langkahnya membawa getaran yang cukup besar di tanah.

"Keluarga Li!"

"Astaga kura-kura itu sangat besar"

"Mengejutkan, aku hampir jatuh karena tanahnya bergetar"

Baiklah, mereka dari keluarga besar lainnya.

Lalu keluarga lainnya mulai muncul dengan kereta naga. Astaga ini benar-benar naga. Gin melihat banyak naga di kehidupan masa lalunya. Tapi dia cukup kaget, naga dijadikan pembawa kereta di dunia ini.

"Astaga! Keluargaa Long!"

"Banyak sekali pria tampan di keluarga ini ah~"

"Aku ingin menjadi salah satu menantu mereka"

Kali ini Gin mendengar para murid perempuan itu mulai histeris.

Lalu suara yang memekakan telinga mulai terdengar. Dan sebuah elang raksasa mulai muncul di langit. Ini kereta sihir dari keluarga besar lainnya.

"Mereka keluarga Arai!"

"Aku mendengar rumor tuan muda dari keluarga Arai akan masuk sekolah tahun ini"

"Tuan muda berbakat itu?"

"Dan putri kecil akan menyusul di tahun berikutnya"

Mata Gin mengerjap saat menyaksikan kereta elang itu melintas. Di dalam kereta itu ada anak-anak yang seumuran dengannya. Dan mereka adalah keluarga nya.

Terlebih lagi Gin sama sekali tidak mengenal orang-orang dari keluarga Arai. Bahkan gambaran orang tua dan kakeknya sudah memudar di dalam ingatan nya. Ini terjadi karena dia tidak melihat mereka bertahun-tahun.

Ada sedikit rasa melankolis saat Gin menatap kereta itu. Dia sedikit berkhayal. Andai saja dia terlahir cukup normal, maka mereka tidak akan membuangnya. Tapi dalam sekejap perasaan itu langsung menghilang.

Dia tidak mempedulikannya. Perasaan itu muncul karena dia terlalu sering diabaikan sehingga merasakan sedikit rasa kesepian. Tapi itu bukan masalah untuknya. Dia bisa mengatasi perasaan itu.

Lalu keluarga terakhir muncul. Kali ini sebuah Phoenix Api muncul di udara dan mendarat di gerbang sekolah. Ini cukup aneh. Karena semua keluarga besar lainnya mendarat di halaman dalam. Tapi kereta Phoenix ini mendarat di depan gerbang, dimana tempat para murid biasa berlalu lalang.

"Astaga! Putri! Putri!"

"Ini Putri Fei!"

"Putri jenius dengan qi api!"

"Aku dengar dia rival putri es dari keluarga Arai!"

Gin mengira hanya para murid laki-laki yang bersorak kegirangan karena objeknya adalah wanita cantik. Tapi para murid perempuan itu juga bersorak. Membuat Gin sedikit terkejut.

Gin sangat penasaran seperti apa wujud dari Putri Fei ini sampai bisa membuat semua orang kagum padanya.

Kereta Phoenix mulai mendarat. Pintu kereta terbuka dan tiga orang gadis keluar secara perlahan. Ketiga gadis itu cantik, tapi gadis di posisi tengah lebih mencolok. Dia terlihat lebih elegan dan bijaksana dari gadis lainnya.

Gadis itu membelai kepala Phoenix dengan lembut lalu menciumnya. Phoenix itu berteriak senang sebelum akhirnya terbang kembali.

Gin sudah membuat dugaan bahwa gadis itu adalah Putri Fei.

Putri Fei itu memiliki wajah cantik dan lucu. Rambut panjangnya diikat ekor kuda. Dia mengenang kan sebuah kalung antik berwarna merah yang terlihat mencolok.

Gin mengamati figur itu sambil sesekali mengangguk. Sampai akhirnya dia tidak sadar. Bahwa putri itu sudah berada di depan matanya.

Gin mengerjap bingung. Bagaimana bisa putri ini sudah berada di depan matanya? Karena dia sibuk mengamati, dia tidak sadar bahwa putri itu bergerak.

"Berani-beraninya!"

"Pria kurang ajar! Bagaimana kau bisa menghalang jalan putri!"

Gin mendengar beberapa orang berteriak padanya. Akhirnya dia sadar bahwa dia berada di tengah jalan. Semua orang sudah menyingkir karena rombongan putri itu akan lewat. Tapi Gin tetap berdiri di tempatnya.

"Oh?" Gin mengangkat alisnya. Lalu dia bergerak sedikit "Silahkan lewat" katanya santai.

Melihat respon Gin yang sangat acuh, putri Fei mengernyitkan keningnya. Dua orang gadis disampingnya bahkan menatap Gin dengan tatapan tidak senang.

"Kurang ajar!"

"Pria brengsek!"

"Dia berbicara tidak sopan dengan putri!"

"Dasar tidak tahu malu!"

Gin menggaruk kepalanya bingung. Dia masih tidak mengerti. Dia tidak merasa melakukan hal yang salah. Kenapa semua orang membencinya?

"Tenanglah" akhirnya putri Fei itu membuka mulutnya. "Kalian jangan menghabiskan tenaga untuk marah. Mungkin saja pria ini datang dari desa sehingga dia tidak tahu apa pun. Jadi tidak apa-apa"

"Ah~ putri kita sangat bijaksana"

"Hidup putri!"

"Putri kita sangat baik bisa mengampuni kotoran seperti itu"

Semua orang mulai memuja sang putri.

Putri Fei tersenyum Bangga. Dia merasa dia terlalu baik hati terhadap pria jelata ini. Jadi dia merasa sedikit bangga.

Gin mengernyit. Imagenya tentang putri Fei ini dalam sekejap hancur. Ternyata dia sama saja dengan Putri-putri kaya yang selalu ditemui nya. Dalam sekejap ketertarikan Gin padanya menghilang. Gin tidak lagi mengamatinya. Jadi dia memutuskan untuk pergi masuk ke dalam sekolah.

Putri Fei kaget melihat Respon Gin lagi. Dia sengaja berhenti dan berbicara agar bocah itu memujanya atau setidaknya meminta maaf padanya. Tapi bocah itu malah meninggalkan nya tanpa mengatakan apapun. Membuat nya melonggo bingung. Dan dia merasa harga dirinya dijatuhkan karena sikap sombong dari bocah biasa. Belum pernah ada seorang oun yang bersikao kurang ajar seperti ini di depannya! Bahkan keluarga juga tidak pernah!

"Sialan!" Putri Fei mengutuk kecil sambil menghentak kakinya. Tidak ada yang bisa mendengarnya kecuali dua orang gadis di sampingnya.

"Tenanglah. Tidak usah membuang emosimu untuk orang seperti nya"

"Orang sombong seperti itu pasti akan menerima ganjarannya"

Dua gadis lainnya menimpali.

1
Aster
alur nya aga lambat ya
ji_in
thorrrr plisssss updateeeee
ji_in
thor plissss gue pengen banget tahu lanjutannya😢
Aster
Gin emang kuat, tapi kenapa malas sekali
Aster
haha, bisa-bisa nya ketemu lagi didunia yg berbeda
Driya Ahmad
hai thor....kamu kemana???
Putra Bungsu
author nya dah menikah jadi sibuk ngurus anak dan suaminya...
ji_in: apa beneran yah? gimana kamu tahu?
total 1 replies
Driya Ahmad
lanjut thorr🤗🥰
ji_in
thorrr lanjut thorrr, aku suka banget sama cerita kamu thorrr sayang banget kalo dibiarkan 😭🥹🥲
Eko Cahyono: tamat
total 1 replies
spooky836
plagiat ni nak haram. verdosa kecuali kau kafir laknat
A4: plagiat dari apa
total 1 replies
ji_in
thor...udah lebih 1 tahun ini thorr🥲
𝘐𝘤𝘩𝘢𝘢𝘢𝘫𝘢
aku suka ceritanya, biarpun jalan cerita lambat, tp ini keren. ga rugi kalo disimpan..😍😍
Nani Kurniasih
author kita kemana yak? padahal ini cerita lagi seru serunya
Arfa Alghozali
hai thor....sehat kah????
semoga kamu dlm keadaan baik2 sj yo....
Arfa Alghozali
thor...MASIH ada engkau kan......?????
Spade Z
berabad kmk tunggu author ni..lama betul nak update
ji_in
thor, jujur gw mau nanya, masih hidupkah?
adji ahmad
author kehabusan ide ya... atau sudah matikah ?
adji ahmad
ceritanya tamatkah...kok ga da kelanjutannya ?
adji ahmad
cewek egoia ...semoga jadi jones sampai mati !!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!