NovelToon NovelToon
CIUMAN TERAKHIR

CIUMAN TERAKHIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Cintapertama / Teen School/College / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:358.7k
Nilai: 5
Nama Author: Suesant SW

Ketika cinta hadir pada dua hati yang berbeda keyakinan, mereka terpasung oleh kata Amin yang sama namun dalam tujuan iman yang berbeda.

Seperti apa lika-likunya? novel ini sarat dg pesan moral dan cerita manis anak SMA antara Aluna dan Rae🙏



(Disarankan mampir ke novel sebelumnya, Menikahi Tunangan Adikku, untuk lebih mengenal tokoh-tokoh di dalam novel ini)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suesant SW, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12. Lebah dan Nyamuk

“Menolongku?”

“Kamu beruntung, bahkan aku rela di timpuk bola basket sepuluh kali demi di gendong oleh Rae.” Emma terlihat manyun.

“What? Digendong Rae??? Are You kidding me?” Handphone Aluna hampir jatuh dari genggamannya karena shock.

“Ya, dia langsung menggendongmu saat melihat kamu pingsan, aku nggak pernah lihat Rae secemas itu…”

“Dia tidak macam-macam kan denganku?” Aluna bertanya dengan setengah gugup.

“Maksudmu? Macam-macam bagaimana?”

“Dia enggak men…menciumku, kan?”

“Menciummu?” Emma terlihat hampir kelojotan mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh Aluna.

“Dia…maksudku…dia nggak memberiku nafas buatan …atau semacamnya?” tanya Aluna dengan pias malu dan tegang.

“Nafas buatan?”

“Aku kan sedang gak sadar kan diri? Bisa ajakan?”

“Haish…ku kira kamu itu bener pintar, Lun…tapi ternyata ada bego-begonya juga. Mana ada dia kasih nafas buatan

untukmu! Memangnya kamu pingsan gara-gara kelelep apa?” Emma hampir ngakak mendengar pertanyaan Aluna.

“Eh…” Aluna segera sadar dengan bodohnya pertanyaan yang di ucapkannya sendiri.

“Ternyata hapal segala rumus fisika sama kimia juga nggak terlalu baik, masa nafas buatan” Emma terkekeh sambil mengoceh sendiri. Aluna tidak menanggapinya, dia pura-pura sibuk membuka handphonenya.

“Tapi…aku iri banget pas lihat Rae menggendongmu, vibesnya kayak pangeran yang…”

“Please, nggak usah di lanjutkan!” Aluna menyela sambil melambaikan tangannya kepada Emma.

“Dia bener-bener kurang ajar.” Wajah Aluna memerah ketika Aluna menatapnya tak berkedip, terlihat terpesona dengan bagaimana Aluna menolak membayangkan dirinya berada dalam pelukan Rae selama dia tak sadarkan diri.

ALuna beranjak menuju pintu dengan salah tingkah dipelototi Emma sedemikian rupa,

“Hey…kamu mau kemana?”

“ke kelas.”

“Tapi seharusnya kamu istirahat dulu di sini, aku sudah ijin menemanimu dengan bu guru di ruang UKS.”

“Nggak…aku sudah baik-baik saja.” Aluna ngeloyor pergi dengan menyembunyikan wajah merahnya dari pandangan Emma.

"Hey, Lun! kamu baring aja sini, kita berdua kan bisa aja ngobrol aja, gak perlu masuk kelas, hitung-hitung bolos secara legal." Emma mengikuti langkah Aluna sambil berusaha membuat Aluna kembali.

"Males, ntar di kira si nyamuk itu, aku drama lagi." Ucap Aluna sambil bersungut. Langkahnya semakin lebar, melewati lorong beberapa ruangan, meninggalkan UKS room setengah tergesa.

"Ah, drama dikit juga gak apa-apa, yang penting gak masuk kelas, aku lagi gak minat belajar nih, Lun."

"Memangnya kapan kamu pernah minat belajar?" seloroh Aluna sambil tersenyum kecil, biar bagaimanapun sebagai murid baru yang masih belum terlalu mengenal lingkungan sekolahnya yang baru itu, Emma adalah satu-satunya teman dekatnya sekarang, meski tingkahnya yang pecicilan itu tapi Emma adalah teman yang baik.

"Aku minat kadang-kadang kalau yang masuknya pak Adzar." Sambut Aluna sambil cengengesan, sekarang dia berhasil menjajari langkah temannya itu.

"Pak adzar?"

"Iya, Pak Adzar, guru bahasa Inggris. Kamu belum pernah ketemu, sih..."Aluna berseloroh dengan bangga, dia senang menceritakan guru Idolanya itu.

"Memangnya kenapa dengan pak Adzhar?"

"Dia tampan...tampan banget kayak aktor Turki. Dia adalah cinta pertamaku di sekolah ini."

"Eh..." Aluna sesat melirik pada Emma, seolah temannya ini benar-benar mahluk ajaib yang luar biasa, mengatakan cinta seperti meludah saja.

"Bukannya nyamuk itu cinta pertamamu?" Setahu Aluna selama ini Emma selalu terlihat seperti orang di mabuk cinta saat berhadapan dengan Rae.

"Nyamuk?"

"Iya."

"Maksudmu Rae?" Emma melotot pada temannya itu dengan mata sebesar kelereng.

"Iya, siapa lagi?" Jawab Aluna sambil nyengir.

"Astaga, kalian berdua ini memang anehnya naudzubilah. Dia memanggilmu lebah dan kamu memanggilnya nyamuk. Memangnya kalian ini sebangsa serangga?" Emma menggeleng-gelengkan kepalanya dengan tatapan heran sambil tetap menjaga ritme langkahnya supaya berada di sebelah Aluna. Lorong yang mereka lewati memang tampak sepi, karena sekarang jam pelajaran masuk, tak ada siswa yang berlalu lalang seperti pada saat jam istirahat.

"Dia memang nyamuk. Bising dan nyebelin. Melihatnya bikin badanku terasa gatal-gatal."Sahut Aluna, mulutnya meruncing dengan pias masam.

"Eh, tapi bukankah kamu menyukainya, Em? Selama ini kamu terlihat dekat dengan Rae dan selalu memanggilnya bebeb?"

"Sttt...dia adalah pacarku di dunia haluku yang indah, pak Adzar adalah laki-laki dewasa pertama yang membuatku jatuh cinta, dan kak Dandy adalah calon suamiku di masa depan."

Aluna menghentikan langkahnya dan melongo pada Emma.

"Siapa lagi itu kak Dandy?" tanya Aluna dengan bingung, memastikan Emma tidak sedang mabuk saat berbicara dengannya.

"Kak Dandy kakak kelas kita, dia cassanova yang penuh kharisma, dia tampan dengan banyak cewek di sekelilingnya, aku berharap suatu saat akan menjadi gadis beruntung yang bisa menghentikan pertualangannya, dia di cap playboy tapi aku tahu saat dia lelalah bertualang, dia kan berhenti di aku."

"Oh, my God..." Aluna menepuk jidatnya sendiri mendengar ceracau dari Emma yang terdengar tak masuk akal itu.

"Kenapa omonganmu semakin ngelantur begitu? atau jangan-jangan kamu kerasukan? Kamu terlalu cepat dewasa dari seharusnya, Em. Kita masih kelas satu SMA, kejauhan mikirnya sampai ke sana." Aluna menepuk bahu temannya itu sambil tergelak.

"Itulah bedanya kamu dan aku besti." Emma balik menepuk bahu Aluna dengan tatapan menghiba yang lucu.

"Kamu terlalu serius sampai-sampai lupa untuk mengenal cinta. Mama bilang, biarkan cinta datang menyapamu kapan saja, karena dia akan tepat waktu meski kamu melihatnya mungkin terlalu cepat atau terlalu lambat."

"Owh...fix kamu dan mamamu korban drama korea." Tidak pernah Aluna merasa geli seperti ini, mendengarkan ocehan Emma. Temannya ini benar-benar manusia langka, dia lucu dan benar-benar kadang berbicara melawan logika.

"Tapi biar begitu, mamaku itu mantannya  papamu, lho." Emma merengut sambil mengingatkan,

"Eh, aku belum konfirm ke ayahku, jadi informasi kalau dad ku itu mantan mamamu belum pasti." Tolak Aluna, sambil berbelok, ruangan mereka ada setelah belokan ruang OSIS di depan.

"Awh!" Aluna hampir terjatuh saat tubuhnya menabrak seseorang yang berdiri sambil bersandar di depan tembok ruangan kelas mereka.

Sebelum dia tersungkur kedepan, tangan kokoh menahan tubuhnya, membuatnya secara tak sengaja berada di dalam pelukan yang menahannya itu.

Aluna mendonggak dengan gelagapan, dan wajahnya hampir bertemu dengan wajah yang sangat di kenalnya.

"Rae!" Belum sempat Aluna menyebut namanya, Emma sudah berteriak dengan surprise.

"Bebeb, kenapa kamu di sini?"

Aluna segera menarik tubuhnya dengan wajah merona,

"Kenapa kamu berdiri di jalan begitu? menghalangi orang saja!" Semprot Aluna.

Rae menatap tajam pada Aluna,

"Kalau jalan pakai mata! Siapa suruh jalan sambil ngoceh." Balas Rae dengan dingin lalu kembali bersandar di dinding tepat di samping pintu masuk. Dia kembali ke posisinya sambil melipat tangan di dada, seolah sedang menunggu sesuatu.

Terimakasih sudah membaca novel ini dan selalu setia, kalian adalah kesayangan othor🤗 i love you full....

Jangan Lupa VOTEnya yah untuk mendukung novel ini, biar othor tetap semangat menulis😂🙏🙏🙏

...VOTE, LIKE dan KOMEN kalian selalu author nantikan, ya...

1
Ida Sriwidodo
Apapun ceritanya.. klo keyakinan dah beda wis ngga ada ujungnya
Ibarat sebuah kapal di dalamnya ada 2 nakhoda.. kemana kapal akan dibawa berlayar?
Dan yang paling kasian adalah penumpangnya.. bingung.. dengan arah tujuan.. 😭😭🤔🤔
Fera Susanti
Luna jgn lemah ya..Krn perbedaan keyakinan menurut aku dalam satu pernikahan itu sangat mustahil,.apalagi klo wanita nya muslim,.kita jg kan harus menurut ada suami sedangkan suami kita nya itu berbeda dalam hal keyakinan...aah pkknya jgn dech..kamu pasti dapat jodoh yg lebih lagi dari rae..
jgn cengeng Luna..
𝚁𝚒𝚍𝚘 𝙷𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚜𝚢𝚊𝚑
Sepertinya sudah mendekati ujung cerita ini novel 🤔
𝚁𝚒𝚍𝚘 𝙷𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚜𝚢𝚊𝚑: Tema apapun yg pastinya karya author akan selalu dinantikan 🤗
total 2 replies
Fera Susanti
up lagi thor
LANY SUSANA
semoga ya kl berjodoh pasti ada jln, dgn hub mereka
𝚁𝚒𝚍𝚘 𝙷𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚜𝚢𝚊𝚑
Maraton bacanya thor , dan install lg apk Mangatoon nya😅
Suesant SW: 😄😄😄 reader kesayangan ini...nanti setelah tamat semua bulan dpn ada novel baru
total 1 replies
Fera Susanti
padahal Luna juga ga perlu nunggu keputusan dr rae menurut aku..coba aja telaah hati nya..
LANY SUSANA
lanjut... ga sabar dgn pilihan yg akan di ambil Rhea
kl dia keluarga sama2 kuat dgn keyakinan masing2, pasti jln unt bersama ga akan mudah salah satu hrs pindah keyakinan siap kah km. Rea Luna???
ke dlm dunia nyata temenku ada yg gini, setlh pindah keyakinan ada penyesalan yg paling dlm.....
LANY SUSANA
terserah author mau di bawa ke mana ni hub Rae Alluma, dua nya baik tp terhalang keyakinan yg mereka anut
kl salah satu mengalah apakah ortu merestui?
Fera Susanti
aaaah bingung nya??..
alluna baik
rae baik
keyakinan nya yg berbeda...bingung PKK nya
Fera Susanti
iya sech rae..tp menurut aku beda keyakinan untuk d persatukan itu susah..aaaah jgn lah mengorbankan keyakinan Kita..
alluna juga jgn pindah keyakinan yaaaa
🌼EmeLBy🌼
ommo ommo ommo🤭
🌼EmeLBy🌼
aku suka dengan busana Anin kesayanganku ini.
Makasih Thor
Suesant SW: 🤭🤭🤭🤭🤗🤗🤗🤗
total 1 replies
Fera Susanti
binguuuung...
Fera Susanti
aku pun KLO jd Sarah bakalan sama..aku g mau anak ku msuk keyakinan pasangan nya..dr kecil udah aku didik mengaji, solat, lalu tiba2 datang seseorg atas nama cinta sehingga dia berubah haluan..aku sech ga mau..
makanya dr awal klo ada yg Deket sama dia trs beda keyakinan, mending d larang aja takutnya main2 akhirnya jd beneran...
maaf ya Thor..
LANY SUSANA: betul. aku juga sama
rasanya😭😭 kita yg udah didik dan besarin dari kecil kita yg bimbing lalu tiba 2 berubah keyakinan 😭😭😭
total 1 replies
Eka Burjo
nah nah rae gimana tuh
Eka Burjo
ya, dan suatu saat nanti dokter Aluna akan berjodoh dengan Dirut rumah sakit yg nyamar jadi OB 🤭, jadi ga sabar, dan apa kabar Mak othor EmelBy dah lama juga ga update , semoga beliau sehat selalu
Eka Burjo: eh ko OB sih, cleaning service maksudnya, ya Allah tolong sampe lupaaa saking lamanya 😁
🏃🏃🏃🏃🏃
total 4 replies
Jeniemi
💪💪💪💪
Suesant SW: 🥰🥰🥰🥰😅😅😅😅
total 1 replies
Fera Susanti
woow..up lagi
Suesant SW: 🥰🥰🥰🥰🥰🥰
total 2 replies
Whatea Sala
Tega sekali dirimu thor...hari gini baru nongol😩😩
Suesant SW: akan lanjut mulai besok ya, dan menuntaskan semua novel yg lain. author back☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!