NovelToon NovelToon
Ustadz Idaman

Ustadz Idaman

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:8.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: babydollll

seorang mahasiswi di salah satu kampus yang sangat hitz di kawasan indonesia timur tepatnya di kota Makassar, yg menjalani hari-harinya seperti biasa, dia mempuanyai 2 orang teman mereka ber 3 sangat nakal sehingga suatu ketika salah satu dari mereka di masukkan pesantren, karena mereka sudah lama bersahabat ke 2 sahabatnya pun juga ikut ke pesantren dari sini lah kisahnya di mulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon babydollll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 12

Setelah menyimak perkataan orang-orang yang ada di hadapanya itu akhirnya fahmi membuka suara.

" Ooiyya abah, fasilitas di kamar asrama apa saja? " tanya fahmi khawatir dengan kehidupan fiah berada di pesantren.

Mendengar perkataan fahmi kyai mansur tersenyum sambil beralih menepuk bahu fahmi.

" Kamu tidak usah khawatir nak, disini fasilitasnya memang sederhana tapi abah jamin mereka nyaman tinggal disini " kata kyai mansur meyakinkan fahmi yang terlihat begitu khawatir.

Fahmi yang mendengar perkataan kyai mansur, akhirnya bisa bernafas legah sambil tersenyum dan mengangguk ke arah kyai mansur.

" Melihat sikap kamu yang berusaha menutupi rasa khawatir pada adikmu, abah jadi ingat dengan alm.kakek kamu benar-benar mirip bukan hanya wajah saja yang mirip tapi sifatnya juga, abah jadi merasa kalau syarif hidup kembali " kata kyai mansur pada fahmi sambil tersenyum.

" iyya abah, saya juga merasa kalau fahmi menuruni sIkap alm.ayah saya " kata hamdan mengiyakan perkataan kyai mansur.

Sementara di dapur trio curut dengan hebohnya membantu nyai khadijah memasak, sambil terus berceloteh hingga sesekali membuat nyai khadijah tertawa.

" Wahhh ternyata memasak seru jugaa yaa " kata airin berkaca-kaca, pasalnya dia sedang mengupas bawang merah.

" Hahhahaah katanya senang tapi malah mau mewek " kata fiah tertawa sambil meledek ke arah airin.

" Wehhh ini perih bege, lah ello goreng ikan aja udah kayak mau perang" kata airin terisak sambil meledek balik ke arah fiah, pasalnya fiah menggunakan penutup panci untuk melindungi wajahnya agar tidak terkena percikan minyak.

Nyai khadijah pun sesekali terkekeh mendengar percakapan trio curut dan beralih menghampiri della.

" Loh nak della, kok nangis ada yang sakit ?" kata nyai khadijah heran melihat airin menangis sambil memandangi lobster yang akan di masak itu.

Mendengar perkataan nyai khadijah, fiah dan della langsung menoleh dan berjalan ke arah della.

" Ummah, della nggak tega lihat lobster ini, coba lihat matanya, dia seolah berteriak mengatakan lepaskan aku, lepaskan aku " kata della menangis sesegukan kasihan pada lobster yang akan di masak itu.

Nyai khadijah terkekeh mendengar penuturan airin, sedangkan fiah dan airin pun sudah tertawa dengan terpingkal-pingkal sambil terduduk di lantai.

" Ya sudah kamu kerjain yang lain aja, ini biar ummah yang kerjakan " kata nyai khadijah pada della.

" Baik ummah " kata della yang masih terisak.

Setelah semua makanan sudah siap mereka pun menata makanan di mejah makan.

" Ya sudah sekarang kita shalat berjamaah dulu, setelah itu baru kita makan bersama " kata nyai khadijah.

" Baik ummah, biar airin yang panggil abah dan lainya di luar " kata airin pada nyai khadijah.

" Mereka semua sudah berangkat ke masjid sayang waktu kalian, lagi fokus masak abah nyamperin ummah mau pamitan ke masjid, jadi kita biar sholatnya di rumah saja yaa " kata nyai khadijah menjelaskan.

" Baik ummah " kata trio curut sambil menganggukan kepalanya.

Setelah selesai melaksanakan kegiatannya sebagai seorang muslim mereka sudah berkumpul di meja makan lengkap dengan kyai mansur dengan yang lainya.

" Ayah abang, ini ikannya fifi yang goreng loh " kata fiah menunjuk ikan yang di goreng tadi dengan bangga.

" Pah, kalo sambalnya airin yang buat " kata airin tidak mau kalah dengan fiah.

" Daddy ini lobsternya della yang masak " kata della pada wijaya yang juga tidak mau kalah dengan kedua sahabatnya.

" Eh bukanya lo gak tega sama lobsternya, setelah jadi malah ngaku-ngaku " kata airin pada della sambil terkekeh

" Ihh emang iyya kok gue yang masak, iyya kan ummah ?" kata della sambil melihat ke arah nyai khadijah.

Nyai khadijah pun yersenyum mendengar penuturan della, sementara para laki-laki hanya tersenyum menanggapi perkataan trio curut.

Beda halnya dengan fahmi dia seolah menatap ketiga orang itu dengan tatapan tidak percaya, hingga akhirnya dia bertanya kepada nyai khadijah.

" Ummah, apa benar ini semua masakan mereka ?" tanya fahmi yang meragukan perkataan trio curut.

" Lo gak percaya sama kita bang, emang bener kok ini masakan kita, iyya kan guys ?" kata fiah dengan percaya dirinya.

" Gue gak nanya ke elo dek, gue nanya nya ke ummah " kata fahmi cuek.

Fiah pun hanya mendengus tak suka dengan perkataan fahmi.

" Iyya ini memang masakan mereka kok, tadi ummah hanya bantu sedikit nak " kata nyai khadijah pada fahmi yang terlihat meragukan trio curut.

" Mereka nggak bikin rusuh kan ummah ?" tanya fahmi yang masih belum percaya apa yang di katakan nyai khadijah.

" Sudah-sudah tidak baik berdebat di depan makanan, siapapun yang masak yang penting halal " kata kyai mansur yang sedari tadi hanya diam menyaksikan perdebatan yang terjadi di meja makan.

Setelah perdebatan berakhir, mereka pun akhirnya makan dengan tenang tanpa suara.

Setelah makan trio curut langsung berinisiatif untuk membantu nyai khadijah membersihkan piring kotor bekas mereka.

Setelah mereka selesai membantu nyai khadijah, mereka pun menghampiri kyai mansur dan yang lainya yang baru pulang dari masjid melaksanakan shalat isya berjamaah.

" Abah, apa saja aturan-aturan di pesantren ini ?" tanya fiah pada kyai mansur.

Abah mansur yang mendengar pertanyaan fiah, langsung tersenyum sambil menyerahkan file yang ada di hpnya agar di baca oleh fiah dan kedua temanya.

" Apa ini abah ?" tanya fiah heran

" Itu adalah aturan yang berlaku di pesantren al-ikhlas, silahkan dibaca nak " kata kyai mansur pada fiah

Della dan airin pun langsung mendekat ke arah fiah untuk ikut membaca beberapa peraturan pesantren yang ada di handphone milik kyai mansur.

" Abah, ini juga gak boleh megang hp? " tanya della pada kyai mansur.

" Iyya semua santri di pesantren ini tidak boleh pegang hp, jadi nanti hp kalian di setor ke uztadzah maryam, salah satu pengajar di pesantren " kata kyai mansur menjelaskan.

" Tapi abah, kalau kita kangen sama keluarga bagaimana ?" tanya airin pada kyai mansur yang masih tidak bisa terimah dengan peraturan tersebut.

" Kalian boleh menghubungi keluarga kalian dua minggu sekali atau pun sebaliknya, pihak keluarga juga hanya dapat menghubungi para santri hanya setiap dua minggu sekali, agar tidak mengganggu proses pembelajaran di pesantren ini " kata kyai mansur.

" Abah, kalau menjenguk mereka apa di berikan batas waktu juga ?" tanya hamdan sambil melihat ke arah kyai mansur.

" Setiap sebulan sekali kalian bisa datang lagi kemari untuk menjenguk keadaan mereka " jawab kyai mansur.

Semua yang mendengar perkataan kyai mansur langsung mengangguk paham, lain halnya dengan fiah yang masih fokus dengan benda pipih milik kyai mansur yang masih ada di tanganya dan terus memandangi benda tersebut tanpa berkedip.

" Tumben lo diam dek, biasanya juga yang paling heboh " kata fahmi kepada fiah yang sejak tadi hanya diam.

Semua orang pun menatap ke arah fiah, sementara orang yang di tatap itu tidak sadar dan masih memandangi benda pipih itu sambil tersenyum.

1
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru ceritanya 😃
Dewi Sulistiyani
biasanya di pesantren siswa putri dan putra di pisah la ini kok satu kls
Hazel Luvena arabella Putri
cemburu ya ustadz hahahaha
Muhammad Hasan
tanya shiren tor? bukan alisa
Muhammad Hasan
kata afkar tor.. bukan fahmi
Muhammad Hasan
what.. 70 JT.. sultan mah bebas
Muhammad Hasan
kyai Mansur tor 😴
Risma Farna
Bukannya acaranya sore yah kok takut kesorean jalan2nya???
Risma Farna
Kirain Fiah emang pake hijab.. kn diawal bab pas baru plg ngampus diblg Fifi bangun dri tidur dan buka hijab trus masuk kamar mandi.. atau Z yg salah ingat ya...🙏🙏🙏🙏🙏🤔🤔🤔🤔
Risma Farna
Wijaya thor.. Hamdan kan ayahnya Fiah...
Septiana Tri Rahayu
boleh ketawa Thor??🤣🤣🤣🤣g kuat tahan tawa
Alvika cahyawati
iya benar gantengan hendra itu cocok nya jd ustadz fauzan itu mah
Alvika cahyawati
aduh salsabilah ada2 sj km ini tingkah nya
Alvika cahyawati
benar nich mlm pertamanya d cut ngk seru ah....
Fitrah Fitrah: gila ajj lok
total 1 replies
Alvika cahyawati
waah kurang seru cerita nya saat mlm pertama nya ngk d ceritain.
Alvika cahyawati
wiih ternyata masih seru aja nich ceritanya pdhl aku udah baca nich novel buat y kesekian kali nya
Alvika cahyawati
wah jodoh nya fifi udah lg mau Otw nich pdhl aku nich baca novel udah tuk kesekian kali nya tp ngk bosen2
Ulum Udin
😊😊😊😊
Zian Alia
kocakkkk abis
Titin H.
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!