NovelToon NovelToon
Playboy Insaf

Playboy Insaf

Status: tamat
Genre:Playboy
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: winda siregar

Kisah tiga orang pria playboy bernama Riko, Aril dan Romi yang bersahabat dengan dua pria lainnya yang bernama Refan dan Bagus.

Tiga playboy ini iri melihat kehidupan dua sahabat mereka lainnya yang sudah berumah tangga hidup dengan bahagia bersama keluarga mereka.

Hal ini membuat mereka juga ingin bahagia seperti sahabat mereka lainnya. Tetapi kedua sahabatnya menyuruh dan mendukung mereka untuk berhenti menjadi seorang playboy dan membantu mereka mendapatkan pendamping hidup yang mereka sebut bidadari surga.

Ternyata untuk menjadi pria yang baik sangat sulit, mereka menjalani berbagai cobaan untuk mendapatkan bidadari surga mereka. Mungkin itu hukuman atas perbuatan mereka selama ini.

Akankah mereka berhasil insaf menjadi seorang playboy dan mendapatkan bidadari surga mereka atau mereka akan kembali pada hobby lama mereka sebagai seorang playboy?

Silahkan ikuti kisah selanjutnya. Tapi sebelum membaca silahkan pilih menu favorit dan jangan lupa like, komentar, vote dan hadiahnya ya untuk mendukung novel ini.

Terimakasih....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon winda siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Duabelas

Sudah seminggu Romi berada di Surabaya tapi dia tidak juga menemukan jejak Cici.

Mengapa sulit sekali menemukan kamu? Apa nama kamu juga palsu seperti alamat rumah kamu di Jakarta? Uuukh... baru kali ini aku dibuat heboh gara - gara wanita. Biasanya mereka yang selalu mengejar aku tapi sekarang malah aku yang mengejar wanita itu. Tapi aku yakin kalau semua ucapannya malam itu jujur. Dimana ya salahnya? Romi tampak berpikir keras.

Tiba - tiba Romi mendapat email penting dari perusahaannya. Senin pagi ada rapat penting bersama clientnya. Itu artinya besok dia harus pulang kembali ke Jakarta dan meninggalkan kota ini yang penuh dengan misteri tentang Cici.

Kemana aku harus mencari kamu malam ini Ci? Hanya tinggal malam ini kesempatan aku untuk menemukan kamu? Apakah aku memang harus melupakan pertemuan kita dulu? Dan menganggap semuanya adalah hal biasa? Tapi mengapa aku masih tetap penasaran dengan keberadaanmu? Batin Romi.

Romi merasa harga dirinya sudah diinjak karena Cici sudah berhasil membohonginya dengan telak. Baik nama, alamat rumah tantenya di Jakarta dan informasi tentang kampusnya di Surabaya.

Itu yang sampai sekarang belum bisa Romi terima. Selama ini dia tidak pernah kalah pada wanita, malah sebaliknya. Wanita yang selalu dengan mudahnya dia kalahkan.

Dengan sedikit kesal Romi berjalan keluar dari kamar hotel dan berjalan ke loby mencari supir yang selalu setia mengantar dia kemanapun keliling kota Surabaya selama satu minggu ini.

"Mau kemana Pak?" tanya sang supir.

"Terserah deh Pak kemana Bapak mau bawa saya. Saya pengen makan tapi gak tau mau makan apa" jawab Romi tak bersemangat.

Pak Supir tersenyum menatap Romi.

"Ya sudah Pak kalau begitu ayok ikut saya makan di suatu tempat. Saya yakin Bapak pasti suka" ajak Pak Supir.

Romi mengikuti Pak Supir dari belakang, mereka berjalan menuju mobil dan setelah itu bergerak keluar dari area Hotel.

Pak Supir membawa Romi ke alun - alun kota. Mobil di parkirkan di pinggir jalan lalu mereka berjalan menuju warteg di pinggir jalan.

"Yuk Pak kita makan di sini" ajak Pak Supir.

Karena Romi tidak punya tujuan lain malam ini akhirnya dia mengikuti kemanapun Pak Supir membawanya pergi.

Merek duduk di bangku yang kosong dan memesan makanan.

"Cah kangkung dan pecel lele nya dua porsi ya. Minumnya teh hangat saja" pinta Pak Supir.

Romi diam sambil memperhatikan sekeliling.

"Ramai ya Pak di sini?" tanya Romi.

"Iya Pak, ini kan malam minggu. Banyak anak muda dan keluarga kecil yang menikmati piknik sederhana di sini. Data juga kalau sedang tidak bertugas sering bawa istri dan anak - anak saya ke sini Pak" jawab Pak Supir.

Romi tersenyum mendengar perkataan Pak Supir. Sungguh dunia yang sangat berbeda dengan kehidupannya di Jakarta.

Kalau malam minggu begini dia dan teman - temannya akan janjian bertemu di diskotik, minum bersama wanita - wanita pilihan mereka malam itu dan berakhir di kamar hotel.

Tidak pernah ada pemikiran sederhana untuk menikah, punya anak dan keluarga kecil seperti sang supir. Walau diluar kebiasaan acara malam ini tapi Romi menikmatinya.

Setidaknya dia harus berterimakasih kepada Cici. Karena Cici dia bisa melewatkan malam ini di sini dengan cara seperti ini.

Kalau tidak mungkin dia tidak akan tau ada kehidupan malam seperti malam ini di dunia ini. Karena dunianya sangat berbeda dengan kehidupan yang ada di sini.

"Jadi apa rencana Bapak setelah seminggu kita mencari gadis itu tapi tetap tidak bertemu?" tanya Pak Supir.

"Besok saya akan pulang ke Jakarta" jawab Romi.

"Berarti pencarian di hentikan?" tanya pria setengah tua yang sudah menemani Romi selama seminggu ini.

"Yaaa... Mungkin dia dikirim Tuhan agar aku bisa ke kota ini dan menikmati malam ini bersama Bapak. Kalau tidak aku bisa pastikan aku tidak akan pernah melakukan hal seperti ini" jawab Romi.

"Syukurlah kalau Bapak bisa mengambil hikmah dari sebuah perjalanan hidup" sambut Pak Supir.

"Bapak usianya berapa?" tanya Romi.

"Usia saya lima puluh tahun Pak" jawab Pak Supir.

"Eh iya nama Bapak siapa? Aku memang terlalu sibuk mencari gadis itu sampai lupa bertanya. Aneh kita malah berkenalan di malam terakhir kita bertemu" ujar Romi.

Pak Supir tersenyum.

"Tak apa Pak, saya sudah biasa. Dalam tugas saya nama bukanlah merupakan hal yang paling penting. Mereka hanya memanggil saya dengan sebutan supir, beruntung mereka mau pakai kata Pak seperti Bapak. Baru Bapak yang bertanya kepada saya siapa nama saya" sambut Pak Supir.

Romi menatap wajah pria yang ada di hadapannya. Pria dengan perawakan dewasa dan bijaksana. Walau umurnya belum bisa dikatakan tua tapi terlihat raut wajah pria bertanggung jawab.

"Nama saya Budi Pak. Kalau Bapak sendiri?" tanya Pak Budi.

"Saya Romi Pak" Jawab Romi.

"Anak Bapak berapa?" Romi balik bertanya.

"Anak saya dua Pak. Paling besar sudah bekerja di salah satu SMU Negeri di kota ini. Dia baru saja lulus PNS jadi guru SMU. Sedangkan anak saya yang paling kecil masih kuliah semester lima" jawab Pak Budi.

"Hebat Bapak, bisa menyekolahkan dua anak Bapak sampai universitas" puji Romi.

"Kalau hanya dari gaji saya gak cukup Pak, saya dibantu istri. Dia berjualan kue di rumah dibantu anak - anak saya. Anak - anak saya juga kuliahnya karena beasiswa. Alhamdulillah mereka bisa kuliah di universitas negeri" sambung Pak Budi.

Romi mengeluarkan amplop dari saku celananya dan memberikannya kepada Pak Budi.

"Apa ini Pak?" tanya Pak Budi.

"Buat Bapak, selama satu minggu ini Bapak sudah menemani saya kemanapun saya pinta" jawab Romi.

"Itu sudah tugas saya Pak sebagai supir yang bekerja di Hotel tempat Bapak menginap. Saya sudah dapat gaji Pak dari Hotel" tolak Pak Budi halus.

"Gak apa - apa Pak. Anggap itu tips dari saya" ujar Romi.

"Tapi ini tebal banget Pak" tangan Pak Budi bergetar ketika mengangkat amplop yang diberikan Romi.

"Ya emang tebal, saya sengaja menukarkan uang pecahan dua ribu untuk Bapak" canda Romi.

"Ah Pak Romi bisa saja" balas Pak Budi tertawa. Dia yakin Romi pasti tidak akan seiseng itu.

"Apa gadis itu sangat berarti buat Bapak?" tanya Pak Budi.

Romi terdiam dan tampak sedang berpikir.

"Saya tidak tau Pak Budi. Baru kali ini saya merasakan keanehan dalam diri saya. Gadis itu sungguh membuat saya sangat penasaran. Selama ini para wanita yang selalu mencari perhatian saya, mengejar saya dan rebutan ingin bersama saya" jawab Romi.

"Ya jelas Bapak tampan, gagah dan kaya" timpa Pak Budi.

"Tapi gadis itu berbeda, dia cuek sekali. Dia juga punya harga diri tinggi dan dia sudah berhasil mengelabui saya. Dia mengatakan namanya Cici kuliah di universitas XX, dia datang ke Surabaya bersama temannya dan tinggal di rumah tantenya. Tapi ternyata alamat rumah tempat saya mengantarkan dia malam itu ternyata palsu. Tidak ada gadis bernama Cici yang datang dari Surabaya. Saya juga sudah cari di Universitas XX tidak ada mahasiswi semester lima di situ yang bernama Cici. Saya sangat penasaran dibuatnya " ungkap Romi.

"Bapak sudah cinta pada pandangan pertama Pak, makanya Bapak penasaran dan ingin bertemu lagi" sambut Pak Budi.

Romi terdiam mendengar perkataan Pak Budi.

"Benarkah? Lantas apa yang bisa saya lakukan selanjutnya? Saya sudah berusaha mencarinya tapi tidak ketemu juga" tanya Romi.

"Bapak sekarang sudah berusaha, setelah itu Bapak berdoa dan pasrahkan semua pada Allah. Yakin lah Pak Romi, kalau memang dia jodoh Bapak suatu saat kalian akan bertemu lagi dengan cara yang tidak di sangka - sangka seperti pertemuan pertama kalian" jawab Pak Budi.

Romi menatap wajah pria setengah baya itu.

"Lakukan lah apa yang saya katakan dan yakini. Saat ini Bapak sudah melakukan sebuah usaha, dan belum berhasil menemukannya. Pinta lah kepada Allah dan berdoa. InsyaAllah suatu saat Allah akan menjawab semua doa - doa Bapak" sambung Pak Budi.

Romi mencoba mencerna setiap kata yang diucapkan Pak Budi.

Benarkah yang dia ucapkan itu? Setelah ini aku harus berdoa. Tapi bagaimana caranya? Aku saja sudah lupa bagaimana cara meminta kepada Allah. Batin Romi.

.

.

BERSAMBUNG

1
ep_mygTHV
sambel petee🤣
ep_mygTHV
td gua pikir jodoh rihana yoga , trnyataa ohh trnyataaa bobauu si bayu nii jodoh rihana😂
ep_mygTHV
arillll titisann lu bangettttt 🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
klo cwe rini yaa 🤣
ep_mygTHV
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
hamillll ini mahhhhhh😍😍
ep_mygTHV
denger kata "saat saat terakhir hidup nya" bulu kuduk merinding.... 😥
ep_mygTHV
wah kek nya udh mulai terungkap ini.. serruuhhhh ,,,
ep_mygTHV
klo riko sm hana tes d hari yg sama kok aneh hana hasilnya dh kluar , tp riko blm kluar , scr d novel ini kan riko ceo lbh bnyk duit dan bsa ngelakuin apa ajah...
gua rasa hana cm mo anaknya d urus riko dh makanya nitip anak nya 2hr gua rasa gak bakalan balik2 lg...
ep_mygTHV
wkwkwkwk ngakakkkk🤣🤣🤣
ep_mygTHV
wkwek emg lo gatau diri ril 🤣🤣🤣
ep_mygTHV
ini bukan aril dahh fix 🤣🤣🤣🤣🤣 kesambet setan pulau cinta🤣😂
ep_mygTHV
iya bgt lg.. pas hamil klo mau ini yaa harus... gabsa nahan , berat bgt klo nahan ngidam 🤣
ep_mygTHV
wkwkkwkk 🤣🤣🤣
ep_mygTHV
demi yaa demii gua merinding asli 🤣🤣
ep_mygTHV
berasa aril jd pelakor 🤣🤣🤣
ep_mygTHV
wkwkwk ga hrs muak jugaaaa din 🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
wkwkkwk pertanyaan nya bkin ngakak 🤣🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
parahh thorr.... ngakak gila asli 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
jujurr dok , lu ngerasa lucu/geli??? 🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!