Tiana Maheswari adalah seorang wanita tangguh yang selalu bekerja keras setiap harinya untuk membiayai kehidupannya sendiri.
Wanita tangguh yang tinggal sendiri di tengah-tengah kota prancis. Kehidupan sederhananya hanyalah sebuah identitas palsunya untuk menutupi siapa sebenarnya dia.
Tiana sebenarnya wanita yang sangat kaya raya karna warisan dari orang tuanya yang sudah lama meninggal.
Namun dia menyembunyikan identitas aslinya, karna ingin mengetahui dengan identitas palsunya, apakah ada orang yang mendekatinya karna harta dan karir atau karna sebuah ketulusan.
Tiana juga memiliki begitu banyak misteri dalam kehidupannya tanpa siapapun yang mengetahui. Tiana wanita yang pemberani dan pandi dalam segala bela diri serta menggunakan senjata api.
Tanpa Tiana sadari seorang pria yang secara diam-diam mengaguminya. Entah itu dari segi apa seorang Tiana di kagumi oleh seorang pria yang sangat terkenal akan kekayaan serta pesonanya. Pria itu adalah Arkansas khorizol batrick.
Arka mencoba mengorek informasi dari Tiana mengenai kehidupan serta keluarga yang di miliki Tiana. Dan sungguh sebuah kebetulan bahwa Tiana merupakan wanita yang sudah di jodohkan untuknya pada masa Arka masih sekolah menengah atas.
Arka menjadi sangat ingin segera memiliki wanita yang sudah di jodohkan oleh orang tuanya dulu sebelum orang tuanya meninggal.
Hingga Tiana dan arka di pertemukan di sebuah cafe milik Arka sendiri dan Tiana bekerja disana sebagai pelayan. Sejak itu Arka sudah mulai mengagumi serta tertarik dengan wanita yang selama ini dia cari.
Kini pada saatnya Arka memaksa untuk menikah dengannya. Tanpa berkata tiana pun langsung mengiyakan atas apa yang menjadi keinginan Arka.
Dan sejak pernikahan mereka berlangsung hingga saat ini, Arka dan Tiana berusaha dan belajar untuk Saling mencintai.
Apakah Tiana dan arka akan saling mencintai dalam waktu dekat atau sebaliknya. Yuk silahkan mampir di novelku yang pertama berjudul Bukan Wanita Biasa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenapariwara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengundurkan diri
selamat membaca🥰
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Pagi itu tiana meminta izin pada arka untuk kembali ke rumahnya untuk mengambil barang- barangnya.
"Aku mau pulang mengambil semua barang- barang ku di sana, sebelum itu aku ingin ke cafe dulu" ucap Tiana.
" Untuk apa pergi ke cafe,Aku akan memberikan seluruh isi ATM ku untuk mu dan jika kau bisa, Kau habiskan saja semua isinya dan jangan pernah bekerja lagi sayang" ucap Arka menyentuh dagu istrinya.
"Ckk....siapa yang akan bekerja lagi, Aku hanya akan bertemu dengan sahabatku dan mengajukan surat pengunduran diri dan mengatakan sudah menemukan pekerjaan yang baru, Biar semua orang yang ada di sana tidak curiga kenapa aku tiba- tiba berhenti bekerja" ucap Tiana lagi.
" Oke baiklah tapi ingat jangan terlalu sore untuk pulang karna aku tak bisa di tinggal lama- lama baby" ucap Arka mengecup kening istrinya.
"Iya aku tidak akan lama hanya sebentar"ucap Tiana
" kamu mau pakai sopir atau menyetir sendiri?" ucap Arka
"aku di antar sopir saja tapi aku akan turun beberapa meter dari cafe"Ucap Tiana lagi namun Arka bingung dengan ucapan istrinya.
" Kenapa " ucap Arka bingung
"Karna aku tak ingin membuat seisi cafe melihatku menggunakan mobil mewah, Terlebih lagi aku di kenal dengan identitas kehidupanku yang sederhana, sehingga mereka hanya tau kalau aku orang miskin.
Sekalipun itu sahabatku,dia hanya tau aku orang yang tidak berada.
"Baiklah baby tapi aku tidak mau tau kamu harus pulang dengan selamat tanpa ada cacat, Jika nanti ada orang lain yang menyakitimu lagi, Aku tidak akan segan- segan membunuhnya" ucap Arka tegas dan tak ingin di bantah.
"Baiklah" ucapa Tiana
"Ayo kita sarapan terlebih dahulu baru kamu berangkat kekantor" ucap Tiana berjalan lebih dulu dan di ikuti Arka di belakang.
Mereka berjalan menuju meja makan, Disana sudah banyak menu sarapan berjejer rapi di meja.
"kamu mau sarapan pakai apa ar"? ucap Tiana.
"Aku pakai roti selai coklat dan kopi saja" ucap arka lalu Tiana mengambilkan sarapan Arka dan menbuatkan kopi untuk suaminya,
mereka sarapan dengan tenang.
skip
Selesai sarapan Arka langsung pamitan kepada Tiana dan tak lupa memberikan kecupan singkat untuk istrinya.
Tiana berdiri melihat kepergian Arka hingga mobil yang di tumpangi Arka sudah tak terlihat lagi.
Tiana memasuki kamarnya, Sesuai rencananya, Tiana akan pergi menemui sahabatnya Syakira sekaligus mengajukan surat pengunduran diri dari sana.
Tiana berangkat menggunakan sopir untuk mencegah gosip yang tidak- tidak tentang dirinya.
sesampainya di cafe Tiana memasuki ruangan menejer untuk menyelesaikan urusannya, Awalnya sang menejer bertanya kenapa tiba-tiba tiana mengundurkan diri, Namun Tiana mencari alasan yang masuk akal untuk membuat menejer percaya dan tak bertanya lagi.
skip
setelah dari ruangan menejer Tiana mencari keberadaan syakira, Dia melihat Syakira yang keluar dari toilet.
Tiana pun memanggil syakira.
" Sya" ..ucap Tiana Syakira pun melihat ke sumber suara dan begitu terkejutnya melihat Tiana berdiri memanggilnya
Syakira pun segera menghampiri Tiana yang memanggilnya dan berhamburan memeluk tiana hingga Tiana kesulitan bernafas.
"Tiana aku sangat merindukan kamu, Kemana saja kamu 2 hari ini aku jadi kangen sama kamu"ucap Syakira memeluk erat Tiana
"hei apa kau akan membunuhku ucap Tiana karna sudah kehabisan nafas, dan Syakira langsung melepas pelukannya sambil nyengir kuda.
"hehe maaf karna aku terlalu merindukan sahabat es batuku ini" ucap Syakira
"sialan lu" ucap tiana mengumpat.
" oke oke duduk dulu dong biar kita bisa santai mengobrol, Merekapun duduk dan mulai bercerita panjang lebar lebih tepatnya Syakira saja yang bercerita karna Tiana memang tak suka banyak bicara.
Tiana hanya menceritakan tujuannya kemari, Syakira sedih mendengar tiana mengundurkan diri namun Tiana memberikan alasan yang tepat untuk sahabatnya agar Syakira percaya.
"Baiklah sekarang sudah sore aku mau pulang, Nanti kalau ada waktu kita bertemu dan mengobrol lebih lama lagi"ucap tiana
"baiklah hati - hati di jalan okeh" ucap Syakira dan Tiana hanya mengangguk.
Seperti tadi pagi Tiana menaiki mobilnya yang cukup jauh dari cafe supaya tak ada yang melihatnya.
Tiana pulang ke rumah lamanya dan mengambil semua barang- barang yang di perlukan ya.
Setelah itu Tiana kembali ke rumah Arka rumah suaminya..
Tiana memasuki rumah dan menuju kamarnya, disana Tiana belum melihat arka, Rupanya Arka belum pulang.
Tiana memutuskan kekamar mandi dan membersihkan diri,selesai mandi dan berganti pakaian, Tiana memilih berbaring di atas ranjang karna dia merasa kelelahan.
jam menunjukkan pukul 18.00 sore Arka pulang dan mendapati istrinya sedang terlelap.
dia mendekati istrinya dan mengecup kening istrinya singkat.
Arka menuju kamar mandi membersihkan diri setelah itu diapun mengikuti istrinya berbaring sembari memeluk istrinya dari belakang.
mereka terlelap hingga malam hari, Sampai melupakan makan malam.
tepat jam 21.00 Tiana bangun dan mendapati suaminya sedang terlelap di sampingnya sambil memeluk dirinya,
perlahan dia membangunkan suaminya dengan menepuk pipi suaminya pelan,Arka terbangun dengan tepukan istrinya.
"kapan kau bangun baby ucap Arka dengan suara khas bangun tidurnya,
"Baru saja, Dan kita melupakan makan malam kita"ucap Tiana
"Ayo kita kita turun makan malam" ucap Arka
M-ereka pun makan dengan hening dan damai.
Setelah selesai makan malam keduanya langsung menuju kekamar, Sesampainya di kamar Tiana menuju kamar mandi untuk menyikat gigi dan setelah itu dia pun menghampiri Arka dan mereka mengobrol di balkon kamar, Karna mereka belum mengantuk karna tidur sorenya yang panjang dan mereka berbincang- bincang sampai jam 12 malam.
" Aku sudah mengantuk Ar, Ayo kita masuk dan tidur" ucap tiana
"baiklah ayo" ucap arka.
Tiana beranjak naik keranjang dan tidur miring menghadap suaminya, "Ar maafkan aku karna aku tak pernah melayanimu seperti pasangan yang lain" ucap Tiana
"Tidak apa - apa baby aku akan menunggu waktu itu tiba sampai kamu benar - benar siap" ucap arka " sudahlah ayo kita tidur" Arka sebenarnya sangat menginginkan hal itu namun dia sangat mencintai tiana sehingga arka akan berusaha menahannya sampai tiana siap.
Tiana pun mengangguk.
Bersambung.......
jangan lupa tinggalkan jejak kakak...🥰😁