maaf saya ini novel pertama saya maaf kalo jelek yah hahahaahahha
.
.
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I_R_E_F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CH.12
anak buah dari pengacau panti menyerang
Jono tapi Jono dengan mudah menangkis pukulan mereka karna Jono mempunyai semua beladiri seluruh dunia bahkan mereka tidak mengenai Jono sama sekali,Jono yg sudah bosan dengan tingkah para pengacau itu langsung memukul wajah mereka dengan keras plak..plak..plak..plak smapai mereka menghantam tanah dengan keras.
.__._._._._._._._._._._._._..
"baji**an mati kau"
ketua dari pengacau itu menyerang Jono
menggunakan subuah pisau tapi
dengan mudah Jono menangkis serangan
dari ketua pengacau ,lalu dengan mengepal
tangan nya dengan erat Jono mininju
wajahnya hingga membentur pohon
dan tidak sadarkan diri
Jono lalu mendekat dengan salah satu
pengacau
"ma......mau apa kau"
"tenang saja aku hanya ingin bertanya"
"ja...ja...jangan kemari "
"aku tidak akan membunuhmu, aku hanya ingin bertanya siapa yg menyuruh kalian"
"a...ku tidak akan memberi tahuku"ucap salah satu pengacau yg tidak ingin memberi tahu Jono walau dia sudah ketakutan
"hah kalau begitu terima ini"Jono mininju terus menerus kepala salah satu pengacau Tampa berhenti semua pengacau yg melihat itu merinding bahkan ada yg mengompol di celana,sedangkan untuk ketua preman tidak sadarkan diri akibat pukulan keras Jono
"a......a.....aku a...akan mem...memberi ta...tahu"
"hohoho cepat katakan kalau tidak hukumannya akan lebih menyakitkan loh"ucap Jono dengan senyum fisikopatnya
"yg menyuruh kami adalah keluarga Burhan"
"siapa keluarga Burhan itu"ucap Jono
"a....aku tidak tahu kami hanya di suruh untuk
mengacak ngacak panti ini"
"jadi begitu yah"
kalau begitu cepat pergi dan bawa
boss Muh itu sebelum aku berubah
pikiran,dengan senyum mengerikan
para pengacau itu pergi meninggalkan
Jono ,aku harus mengecek apa anak
anak panti tidak apa apa,Jono mengetuk
pintu panti itu
tok tok tok tok
"apa ada orang di dalam"ucap Jono
tidak ada tanggapan Daria pemilik panti
ataupun suara anak anak Jono
mengetuk pintu lagi dan mengatakan
tok tok tok tok
"para pengacau itu sudah aku usir lebih
baik kalian keluar"
seketika pintu dari panti asuhan itu
terbuka sedikit demi sedikit Jono
melihat wanita paruh baya yg
membuka pintu itu ia tampak
bergetar tangannya karna takut
itu hanya sandi wara saja dari
para pengcau itu
"KA..kamu apa dari orang orang itu"ucap pemilik panti
"tidak aku sudah mengusir mereka bi"
"kalau begitu terimkasi tuan"ucap pemilik
panti menunduk kearah Jono
"sudah sudah bi jangan sopan begitu"
"sekali lagi terima kasi tuan"
"kalau boleh tau anak anak panti pada
Kemana yg bi"
"mereka ada di dalam,tunggu biar bibi
yg memanggil mereka"
anak anak keluar di luar sudah
aman tidak ada lagi orang yg
mengacau rumah kita lagi
ketika bibi pemilik panti mengatakan
itu satu anak lelaki keluar untuk
memastikan keadaan yg ada di luar
"nenek apa aman diluar sekarang"ucap anak lelaki berusia 10 tahun
"sudah nak sekarang panggil yg lainya"
"baik nek"
"teman teman di luar sudah aman"teriak anak lelaki,seketika keluar satu persatu anak anak panti
"perkenalkan ini adalah tuan Jono dia
yg menyelamatkan kita dari para pengacau itu"
"benarkah nenek"ucap mereka
hmmmm
Jono yg melihat kodisi mereka sangat
memperhatinkan dan kemudian Jono
masuk kedalam panti itu benar saja
banyak barang barang rusak dan tidak
layak digunakan lagi,dan juga panti
ini juga sudah tidak layak huni banyak
lubang dimana mana
setelah melihat lihat Jono keluar
dia melihat Anak panti itu sedang
menangis memeluk pemilik panti
"mohon maaf bi aku harus pergi dulu"
"tidak apa apa nak kamu sudah menolong
kami semua"ucap pemilik panti
"kalau begitu pegang ini Bu"ucap Jono melemparkan sebuah tas hitam yg ada
di tangannya
pemilik panti yg melihat Jono melempar
tas hitam sangat panik
"i....ini apa taun"
"coba buka bi"
setelah membuka tas itu pemilik panti
sangat terkejut melihat banyak uang
yg ada didalam tas yg diberikan
pemuda yg menyelamatkan pantinya
"nak i.......ini terlalu banyak"
tidak apa apa bi ambil saja semua sekalian
beli tanah dan rumah/membikin rumah baru
untuk anak anak panti
"baik tuan"ucap pemilik panti menangis bahagia
"kalau begitu aku pergi dulu Bu"
"hati hati tuan muda, jasa akan kami selalu ingat"
Jono kemudian masuk kedalam mobil
setelah berada di tengah perjalanan
seperti biasa notivikasi sistem berbunyi
"SELAMAT KEPADA HOST TELAH MENYELESAIKAN MISI "
"HADIAH: RUMAH GOLEN VARES"
"SURAT SURAT RUMAH ADA DI DALAM INVERTORY SISTEM "
sungguh luar biasa aku mendapatkan rumah
yg harganya miliaran Rp
"hhhhhh memang kau yg terbaik sisitem"
"TERIMA KASI HOST"
setelah sampai di depan rumah Lisa
ia menekan bel yg ada di sisi pintu
"bentar siapa yah"
"massa sama calon suami tidak kenal"ucap Jono menggoda Lisa
Lisa yg mendengar itu pipinya memerah
bagaikan cat ,Lisa lalu membukaan
pintunya dan langsung memeluk Jono
"kamu baru pulang kemana saja ini sudah malam"ucap Lisa
"sudah aku bilang aku ada urusan sebentar"
"seebntar apanya ini itu lama tau hmm"Lisa lalu mengembungkan pipinya,Jono yg melihat itu langsung mencubit pipi gesnya
"awww swakt teu(sakit tau)"
"hhhhhh lagian kamu imut si"
"hmmm sudah jangan mencoba menggoda ku lagi ,ayo masuk papa dan mama ada didalam "
"baik"
setelah masuk kedalam rumah Jono melihat papa dan mama meetuanya sedang makan malam di ruang makan, harus yg melihat Jono mengajaknya makan malam bersama
"nak sini kita makan jangan hanya berdiri saja "ucap harus
"iya nak kemari"ucap taala
"baik pa/mah"
skip makan
"kalo begitu aku pergi kekamar dulu mau mandi dan aku juga sudah mengantuk
pah "ucap Jono memberi tahu harus
"baik kalo begitu selamat malam nak"
"selamat malam juga semuanya"
Jono berjalan menuju tangga dan masuk
ke kamarnya kemudian membuka banjunya
dan pergi ke arah kamar mandi ,setelah
membersikan diri Jono melempar dirinya
ke atas kasur empuknya
"ah sungguh luar biasa"ucap Jono yg
ingin menutup mata tiba tiba suara ketukan
pintu terdengar
"siapa itu"
"ini aku"
"masuk lah"
"hmmm"
"kenapa kamu kemari "
"aku tidak bisa tidur, boleh aku tidur
bersama Muh "ucap Lisa menunduk
"boleh saja kemarilah"
setelah itu mereka tidur pulas
dan saling berpelukan satu sama
lain layaknya suami istri walau mereka
akan menikah si
othor nya o'on atau gimana
terlalu terburu buru.ga ada kisah ini dan itu😓😓