NovelToon NovelToon
Kau Rebut Kekasihku Ku Rebut Suamimu

Kau Rebut Kekasihku Ku Rebut Suamimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:90.8k
Nilai: 5
Nama Author: Veey

Kala cinta bersemi diantara aku dan dia, tak kan ada yang mampu memisahkan cinta kasih yang telah kami padu selama beberapa tahun belakangan ini. Suka dan duka kami lewati bersama, segala rasa yang ada dalam hubungan ini kami satukan dalam satu ikatan cinta yang abadi dihati masing masing dan tak semudah yang dibayangkan untuk terus mempertahankan rasa ini. Banyak hal cobaan dan rintangan yang harus kami lalui, suka duka tawa canda kepercayaan bahkan penghianatan yang terkadang muncul dalam sebuah keadaan. Jarak dan waktu bahkan tak mampu memisahkan cinta kita berdua. Saling menyakiti tapi selalu saling memaafkan satu sama lain, kami saling melengkapi kekurangan masing masing pasangan. Hujan badai yang kita lalui bersama akan kah tak ada artinya bagimu ? Ahhhh baguku berat untuk bisa melepaskanmu apalagi terlalu berat bagiku untuk melupakan semua kenangan dan kisah yanv telah terjadi di antara kita berdua.
Namun semua sirna, harapan itu mulai hilang dan memudar ketika dia sebagai orang ketiga datang dan meminta cinta kasihmu..mengemis cinta dan mengharapkan perhatianmu. Bahkan rela melakukan segala cara unyuk merebut dirimu dari sisiku.
“Ahh” sudahlah mingkin dirimu khilaf sayang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Veey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 12

Waktu berjalan terasa begitu cepat, tak terasa waktu begitu cepat berlalu bagi sepasang insan yang sedang memadu kasih ini.

Aruni dan Alan terus saja menunggangi kendaraan mereka tanpa tujuan, karena memang tak ada tujuan pasti bagi mereka berdua dan hanya menghabiskan waktu bersama.

Waktu sudah menunjukkan tengah hari, tapi Aruni dan Alan masih berjalan memutari dan menyusuri jalanan di kota. Panas terik tak mereka hiraukan sedikitpun bahkan sampai keadaan sekeliling pun tak berarti apa-apa bagi mereka.

Dang dang dang

Suara cacing mulai menabuh genderang perang di perut Aruni, yang bunyinya begitu keras terdengar.

"Haha kenapa cacing di perut kamu sayang?" Tanya Alan sambil ketawa.

"Ah kamu ini, cacing matamu lah. Orang lapar di bilang cacingan pula ya," jawab Aruni sambil manyun.

"Iya iya maaf dong sayang jangan ngambek gitu dong tadi kan aku cuma becanda. Oke sekarang kita makan dulu ya," ajak Alan.

"Iya aku lapar," jawab Aruni.

"Aduh kasihan sekali kekasihku sudah kelaparan, sabar ya kita cari tempat makan dulu ya," kata Alan sambil mengusap kepala Aruni dengan lembut.

"Kita mau makan apa?" Tanya ku pada Alan.

"Karena makan siang gak apa-apa lah ya kita makan Nasi Padang saja mau?" Tanya Alan balik.

"Iya, cari resto Padang saja kita. Siang-siang gini sepertinya enak juga di tambah minumnya pakai es teh," jawab Aruni mulai bersemangat.

"Oke Nyonya Alan, kita jalan." Ucap Alan juga ikut bersemangat karena melihat keceriaan di wajah kekasihnya.

Alan dan Aruni melihat kanan kiri mereka melihat di sekitaran warung nasi Padang yang mereka cari, dan tak lama mencari akhirnya mereka menemukan tempat yang tadinya sangat mereka cari untuk memenuhi hasrat sang cacing yang sudah berkumandang di perut Aruni tadi.

Segera di parkir oleh Alan mobilnya di tempat yang teduh agar nantinya pas mereka akan beranjak pergi suhu di dalam mobil tak terlalu panas.

"Ayo sayang kita turun," kata Alan.

"Iya," jawab Aruni sambil mengikuti Alan.

Mereka berjalan memasuki rumah makan dan mencari tempat yang nyaman untuk berduaan. Ya sekiranya ada pojokan yang adem bisa mereka tempati berdua untuk menikmati menu makan siang mereka.

Tak lama setelah mereka berdua duduk datanglah Uda yang menghidangkan menu masakan Padang.

Semua makanan yang ada di meja adalah menu masakan Padang asli semua, mulai dari gulai dan sambal serta ada rendang dan daging serta semua kawan-kawannya.

"Silahkan menikmati." Kata Uda yang menyajikan makanan di atas meja sambil berlalu.

Tanpa banyak gaya Aruni langsung saja menyantap makan siangnya tanpa ragu dan tanpa menghiraukan Alan yang tersenyum sendiri melihatnya tak sabaran ingin makan enak.

"Eh sayang, kamu kenapa senyum sendirian? gak makan kamu?" Kata Aruni sambil makan.

"Iya habis kamu seperti orang kelaparan saja ya makannya, tapi gak apa lah yang penting kamu makan kenyang ya hari ini," kata Alan sambil mengambil nasi dan memulai menyantap makan siangnya juga.

"Bodo ah aku lapar," jawab Aruni sambil melanjutkan makannya.

"Ya sudah makan yang banyak ya," lanjut Alan dan tidak di jawab lagi oleh Aruni yang sibuk menyantap makanannya.

Keduanya sibuk menyantap nasi dan masakan Padang yang ada di depan mereka dengan nikmatnya.

Tak ada terdengar suara mereka berdua karena sibuk masing-masing.

Setelah Aruni dan Alan selesai makan siang dan menghabiskan semua makanan yang ada di atas meja, kini tinggal es teh yang akan mereka seruput sampai habis. Dan setelah semua nya habis Alan dan Aruni pun tersandar akibat terlalu kenyang makannya.

"Ah aku kenyang sekali, nikmat nya makan siang hari ini," ungkap Aruni sambil mengelus-elus perutnya yang kekenyangan.

"Kamu makannya lapar apa doyan sih kayak orang kesetanan begitu makannya," kata Alan yang heran melihat kekasihnya makan se lahap itu.

"Ya dua-dua nya mungkin, habis jarang sekali aku makan masakan Padang apalagi makannya di temani sama kamu," jawab Aruni.

"Ya sudah kalau gitu, mau di bungkus buat makan malam sekalian gak?" Tanya Alan.

"Gak lah, mengejek aku ya kamu? Lagian kalau malam nanti aku mau makan nasi Padang lagi ya tinggal mampir lagi saja ke sini, repot amat kamu nya," ucap Aruni.

"Iya deh, jadi kita lanjut jalan nih?" Tanya Alan terlebih dahulu sebelum memutuskan sendiri apakah masih tetap stay di sini atau tidak.

"Ayuk kita lanjut jalan saja," jawab Aruni sambil langsung berdiri dari tempat duduknya.

"Oke," jawab Alan sambil ikut beranjak pergi dan mengikuti Aruni.

"Kamu yang bayar?" Tanya Aruni pada Alan.

"Iya, mending kamu duluan saja. Tunggu aku di mobil saja ya," perintah Alan yang memberikan kunci mobil pada Aruni.

"Oke!" Jawab Aruni dan langsung pergi menuju dimana mobil di parkir oleh Alan.

Sesampainya di tempat parkir Aruni tak langsung masuk ke dalam mobil karena Aruni lebih memilih duduk selonjoran terlebih dahulu di bawah pohon besar nan rindang dulu untuk menikmati kesejukan alami di sana sambil menunggu Alan datang.

Sementara Alan yang sedang berada di kasir untuk antri akan membayar tagihan makanan yang telah mereka habiskan tadi. Tak di sangka ternyata tagihan makan tadi banyak sekali tapi karena cintanya yang besar pada Aruni, Alan pun tak masalah harus membayar begitu mahal. Karena sebelum memutuskan untuk mengajak Aruni jalan saja Alan sudah mempersiapkan uang yang akan di pergunakan nya untuk menyenangkan hati Aruni, meskipun uang yang diperoleh Alan dengan susah payah harus habis seketika jika berduaan dengan Aruni.

Tak lama menunggu Alan pun datang menghampiri Aruni yang sedang ke enakkan duduk selonjoran di bawah pohon sambil menikmati angin sepoi-sepoi di sana.

"Kenapa masih di sini?" Tanya Alan keheranan melihat tingkah Aruni yang cuek dengan keadaan.

"Nungguin kamu lah," jawab Aruni santai.

"Kan bisa di mobil nunggu nya," kata Alan.

"Malas, enakan di sini sejuk dan anginnya sepoi-sepoi pula dari pada di dalam mobil cuma pakai AC mending di sini dapat AC alami dari alam," Jawab Aruni.

Alan Tersenyum melihat tingkah dan sifat Aruni yang tidak mencerminkan sikap orang kaya yang sombong, karena kebanyakan orang kaya tak se santai Aruni yang apa adanya. Sikap Aruni yang sederhana ini lah yang membuat Alan merasa sangat ingin mempertahankan hubungan mereka, karena Aruni juga tak seperti kebanyakan wanita yang hanya ingin kemewahan, materi dan menuntut segala macam.

"Haha dasar orang kaya mah bebas!" kata Alan pada Aruni sambil mengambil kunci mobil yang ada di tangan Aruni dan langsung masuk ke dalam mobil.

Sementara Aruni mengikuti Alan yang sudah terlebih dahulu masuk ke dalam mobilnya.

Alan pun segera beranjak pergi mengendarai mobil nya dan meninggalkan tempat itu.

1
Soraya
baru mampir thor duduk dl ya
꧁༒țąmąrą༒꧂
gk up lagi thor?
Bintang Oktaria Silalahi
kasihan x si ardi..tapi penasaran judulnya dengan ceritanya..tapi kasih clue napa..ne kebanyakan cerita alan2 saja
Amira Zahira
update lagiiiiiii
꧁༒țąmąrą༒꧂
fighting
꧁༒țąmąrą༒꧂
aruni yg salah kok malah ardi yg di bentak😓kan kasiaann,..😫
Apriliyanti
lanjut thor..
mkin seru..???
😊😊
꧁༒țąmąrą༒꧂
fighting😉
Dev
Makin lope2 author the best, ceritanya makin jempolan❤️👍🏿
Dev
Lanjut, makin kesini makin ok😘😘😍
Dev
Bikin greget say
Aa zigant
semangat Dek🥳🥳🥳
Apriliyanti
lanjut up nya tor..
aku slalu setia menunggu😊😊
ノ✧ κᥱγᥣα ✿⋌
hadir, semangat up
ノ✧ κᥱγᥣα ✿⋌
lanjut up
Susi Susanti
lanjut
Susi Susanti
seru bgt
Ande Pesik
ceritanya terlalu ber-tele2
ノ✧ κᥱγᥣα ✿⋌
lanjut dan semangat
ノ✧ κᥱγᥣα ✿⋌
3A hadir membawa paket lengkap, semangat terus berkarya 🖤 ditunggu jejaknya di 3A
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!