Genre: Balas Dendam, Action, Fantasy, Isekai, Overpower
Update: 09.00 - 22.00.
Sammy seorang Pria Dewasa yang tidak mempunyai Tujuan Hidup, di Usianya yang sudah mencapai 30 Tahun masih belum mempunyai seorang Kekasih..
Bukan dia yang tidak mempunyai seorang kekasih, tapi dirinya tidak pernah merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain yaitu [Cinta]/[Perhatian] karena dirinya hanya hidup sendiri dan besar di Sebuah Panti Asuhan.
.
.
Sammy mendapatkan kematiannya saat pulang dari sebuah Warung tertimpa oleh sebuah Truck yang melayang ulah Seorang Dewa Tertinggi, karena itu juga Sammy di berikan sebuah kesempatan Kedua.
.
.
Tanpa Sammy ketahui, ada dua wanita keluarganya yang selalu mengawasi dirinya dan suatu saat akan menemuinya dan memberikan semua rasa cinta kepadanya.
.
.
Tujuan Sammy di Mulai saat Kehilangan seseorang berharga yang telah terkena suatu Kutukan.
.
.
Di Mulai Perjalanan Sammy untuk menjadi Kuat Demi mencari Pelaku Makhluk yang telah Membunuh Gurunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon T Kny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apa kamu lapar??...
POV ARUMI.
Arumi yang mendengar itu terdiam, ia sangat takut untuk tidur sendiri apalagi dirinya sedang berada dihutan tempat berbahaya dan ia juga tidak ingin kejadian sebelumnya terulang, tapi ia hanya bisa pasrah dan tidak mungkin meminta Sammy untuk tidur bersamanya.
Jadi Arumi berusaha tenang agar bisa tidur dengan damai, ia juga tidak ingin banyak merepotkan sammy yang telah membantunya.
'Hiks~ aku sangat takut,, tapi aku harus tenang agar tidak membuat Sammy-san khawatir dan membuatnya kerepotan'Batin Arumi menangis dalam hati.
Arumi menghampiri ranjang dan langsung membaringkan tubuhnya di ranjang lembut yang dibuat oleh Sammy, meskipun Kasurnya terasa empuk, tapi tetap saja tidak menghilangkan rasa takutnya dengan tubuh gemetaran ketika mengingat semua kejadian yang baru beberapa hari yang lalu.
1 Jam penuh, Arumi belum kunjung tidur, ia sudah sangat berusaha ingin memasuki alam mimpi, tapi usahanya selalu sia sia karena mengingat semua kejadian yang membuatnya takut dan ia juga belum memakan sesuatu dari pagi membuat dirinya semakin susah tertidur.
'Bagaimana ini?.. Aku sangat lapar dan takut'Fikir Arumi lalu berdiri berjalan menghampiri ruangan sebelah, ia melihat Sammy sudah tertidur pulas dan terlihat dari wajahnya sangat kelelahan.
Arumi sangat ragu ingin tidur di sebelah Sammy, ia takut membuatnya bangun dan sudah pasti akan menganggunya, ia tidak tau harus melakukan apa.
'Semoga Sammy-san tidak bangun'Fikir Arumi lalu melangkah menghampiri Sammy, baru beberapa langkah, ia melihat Sammy membuka mata kanannya yang putih dan menatapnya membuat gugup menunduk.
"Ma-maaf maaf"Ucap Arumi sambil menunduk merasa bersalah telah menganggu tidurnya, ia menyesal karena menghampirinya.
POV ARUMI [END]
Sammy yang sedang tertidur dialam mimpi tiba tiba merasakan sesuatu yang mendekat kearahnya, ia sebenarnya sangat terlelap.
Tapi karena sangat waspada mengingat dirinya sedang berada di hutan, jadi tingkat kewaspadaannya sangat tinggi, bahkan sampai meluaskan Auranya di sekitar Goa.
Perlahan lahan Sammy membuka mata dan memandang kearah sesuatu yang sedang mendekatnya, ia melihat Gadis kecil yang berusia 14-15 tahun yang menunduk sambil meminta maaf.
"Ma-maaf maaf"Ucap Arumi sambil menunduk.
"Tidak apa apa,, tidak usah meminta maaf juga... Jadi ada apa?.. Apa kamu lapar?"Tanya Sammy tersenyum dan menebak nebak permasalahan gadis dihadapannya, lalu ia bangun dari tempat tidurnya.
"Umm"Ujar Arumi mengangguk sambil menunduk dan mempunyai wajah yang sangat memerah karena malu, ia juga tidak terbiasa dengan situasi seperti ini.
Meskipun Arumi hanya berusia 15 Tahun, tapi dalam hal pikiran tidak bisa di remehkan karena mengerti sebagian tentang dunianya dan tentang hal dewasa, jadi tidak heran dirinya merasa malu di situasi seperti itu.
Sammy tersenyum lalu berdiri menghampiri Arumi, dan mengelus kepalanya "Baiklah, kamu tunggu disini.. Aku akan mencari sesuatu untuk dimakan.. Ingat jangan pernah keluar dari Goa ini karena aku sudah memasangkan penghalang di sekitarnya" Ujar Sammy lalu berjalan keluar Goa.
"Umm, ma-maaf merepotkanmu"Ucap Arumi sebelum Sammy pergi melangkah menjauh dari hadapannya, ia menatap punggung sammy dengan wajah memerah dan dadanya berdetak kencang karena merasakan sikap hangat darinya.
Mendengar itu, Sammy yang melambaikan tangannya dari belakang, lalu ia menghilang dari hadapan Arumi menggunakan 'Sonic Steps' nya dan berniat mencari Kelinci untuk dimakan.
biar lebih cepat isi mana nya