Raisa bailey merupakan seorang anak yang tidak di inginkan oleh keluarganya sendiri sehingga dia mendapatkan siksaan yang mengerikan.
Suatu hari ibunya membius Raisa dan menghantarnya kesebuah rumah pria tua untuk menjalin kerjasama diperusahaan.
Setelah sadar Raisa sangat kaget melihat seorang pria melihatnya dengan tatapan penuh nafsu dan ingin merobek bajunya.
Mampukah Raisa menyelamatkan dirinya dari seorang pria tua yang menginginkan tubuhnya? dan juga apakah raisa akan jatuh cinta pada pria yang sudah menolongnya selama ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hruga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dia kakakku
Martin meminta Vicky menemukan plat mobil yang dinaiki oleh Raisa,tidak butuh waktu lama sebuah mesej masuk kedalam ponsel Martin.Kerana tidak ingin membuang waktu Martin segera menaiki mobilnya untuk mengejar Raisa.
Sementara itu Raisa tiba didepan rumah megah berwarna putih dihadapanya,dia turun daru mobil diikuti seorang pria tampan.
“Ini rumahmu?”
“Iya kenapa kau tidak percaya” Pria itu mengandeng tangan Raisa untuk masuk kedalam rumahnya.
Ketika mereka masuk kedalam halaman rumah sebuah mobil berhenti didepan rumah itu,Martin turun dengan cepat dari mobilnya kerana dia melihat pria itu memegang tangan Raisa dengan erat.
“Raisa Bailey beraninya kau!”
Raisa menoleh kebelakang,dia melotot tidak percayaa saat melihat orang yang memanggilnya. “Martin?kenapa kau ada disini?” tanya Raisa dengan nada kesal.
“Raisa ikut aku pulang!” Martin menarik tangan Raisa tapi dengan cepat pria itu menarik Raisa masuk kedalam pelukannya.
“Raisa membenci pria yang suka memaksa seseorang!” Pria itu menatap Martin dengan tajam.
“Aku tidak mengenalmu! sebaiknya kau tidak menganggu wanitaku!”
“Heh kalau aku tetap ingin menganggunya,apa yang ingin kau lakukan? kau meninggalkannya sendirian ditempat loby yang sepi,bagaimana kalau dia diculik saat kau tidak ada disisinya!” ucap pria itu dengan kesal.
Martin diam tidak menjawab memang salahnya membiarkan Raisa keluar sendirian apa lagi ini sudah malam,diloby hotel kalau sudah malam memang tidak ada orang yang lewat.
Raisa menatap Martin dengan senyum diwajahnya dia ingin melihat apa Martin akan cemburu dengan apa yang akan dia lakukan nanti?
“Sayang ayo masuk” Raisa menarik tangan pria itu untuk masuk kedalam rumahnya.
“Raisa kenapa kau memanggilnya sayang?” Ucap Martin tidak terima.
“Dia suami aku” Jawab Raisa dengan santai.
“Kau sudah bernikah?” Martin menatap Raisa dengan tatapan tidak percaya.
“Yes kau saja yang tidak tahu”
Martin menatap pria itu dengan tatapan tajam sedangkan pria itu senyum saja,dia tidak tahu kenapa Raisa memanggilnya sayang.
Dia tidak percaya kalau Raisa sudah menikah,Martin berjalan dengan cepat dan ingin memukul wajah pria itu tapi dengan cepat pria itu menangkap tangan Martin.
“Hey kenapa kau ingin memukulku!” Tanya pria itu dengan kesal.
Martin tidak menjawab dan terus memukul pria itu dengan sekuat tenaga,pria itu mulai hilang keseimbangan tubuh saat tangan Martin ingin memukul tepat diperutnya.
“Cukup Martin dia kakakku!” Teriak Raisa saat melihat tangan Martin hampir mengenai perut pria itu.
Martin menghentikan tanganya dan memandangi Raisa,pria itu melihat Martin tidak fokus padanya dan dia memengang tangan Martin kemudian membanting tubuhnya kebelakang.
“Hey kau curang!”
“Salah sendiri kenapa tidak fokus” pria itu berjalan mendekati Raisa dan membelai kepalanya.
“Martin maaf aku hanya bercanda dia sebenarnya kakakku, kak alex” ucap Raisa seraya memperkenalkan pria itu pada Martin.
“Tampaknya tuan muda Martin serius dengan adikku” ucap Alex seraya membantu Martin berdiri.
“Ck,kalau kau bilang dari awal aku pasti tidak memukulnya” Martin membersihkan pakaianya yang sedikit kotor.
“Kalau kau memukul sekalipun tidak akan kena” ucap alex percaya diri.
“Sudah ayo masuk dulu mereka pasti sudah menunggu” Raisa menarik tangan Alex dan meninggalkan Martin dibelakang.
“Raisa bagaimana denganku?” Tanya Martin tapi tidak dipedulikan oleh Raisa,dia berjalan tampa melihat kearah Martin.
Dengan kekesalan dihatinya Martin berjalan mengikuti langkah Raisa masuk kedalam rumahnya,ketika Martin masuk kedalam keliatan seorang wanita dan seorang pria sedang menatapnya dengan tajam.
Martin cuek saja dia tidak ada salah juga kenapa mereka melihatnya seperti ingin memakannya? Dengan santai Martin berjalan menuju sofa dan duduk disana.
“Rai apa pria itu yang membantumu kebelakangan ini?” tanya salah seorang pria itu.
“Benar kak,aku sangat berhutang budi padanya” Ucap Raisa seraya tersenyum dengan mesra pada pria itu.
Martin melihat dengan kekesalan dihatinya,walaupon ketiga pria itu kakaknya tapi dia tetap saja kesal melihat Raisa tersenyum dengan mesra pada mereka.
“Martin ini kakak pertamaku kak Jessica dan ini kakak keduaku kak Rery mereka ini aku kenal waktu aku berusia sepuluh tahun” jelas Raisa pada Martin.
“Ouhh” jawab Martin singkat.
Raisa melihat kearah Martin yang terus menatapnya tampa berpaling kerana kesal saat Raisa tersenyum lembut pada kedua kakak laki-lakinya,Raisa cuek saja dan mengajak kakaknya untuk makan kerana dia masih terasa lapar.
Martin melihatnya sehingga Raisa hilang dari pandangan matanya,saat dia ingin melihat ponselnya kedua kakak Raisa berdiri dihadapannya kerana ada yang ingin mereka tanyakan padanya.
klo bisa di benahi lg y,biar yyg bc berikutnya nyaman.🙏🙏
maaf ,sekdr mengiingatkan
serasa gak puas dgn pembalasan dr keluarga raisa karena gak sampai dibuat mati martin dan izumi itu
berasa mau mnta bantuan Monica sruh dteng trus bantai tuuhh manusia2 bejat alias izumi sama martin...
#emosi tingkat iblis ini kynya...🤯🤯🤬🤬🤬🤬🤬
KSih pertolongan donk