NovelToon NovelToon
JODOH OM REI

JODOH OM REI

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Perjodohan / Obsesi / Tamat
Popularitas:519k
Nilai: 5
Nama Author: Raisya_BC

Setelah lulus kuliah, kamu mau ngapain nih bestie? Kerja? Lanjut S2? Atau bahkan langsung nikah?? Xixixi.

Buat yang lanjut S2 semangat, yang kerja ga usah lesu letih dan lunglai, yuk mampir baca kisah seorang tokoh yang berakhir di jodohkan, dan hidup bahagia (?) setelahnya.

Kirana Putri yang baru saja lulus dari pendidikannya, harus merelakan mimpinya dan menikah dengan seseorang yang belum pernah ia temui sebelumnya. Lelaki penyayang, lembut dan setia, tentu saja bukan. Ia menikah dengan orang yang terlihat begitu membencinya, bahkan ia bukanlah wanita satu-satunya bagi suaminya. Mampu kah ia bertahan dalam kehidupan rumah tangga seperti itu? Atau justru ia akan menyerah dan kembali mengejar mimpinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raisya_BC, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mall

Baru saja mengunci pintu, ponsel Rei bergetar, ada pesan masuk. Ada dua pesan. Yang pertama dari Regi.

"Bang, aku sama mamah udah sampai, kita duluan masuk ya? Nanti ketemu lagi di restoran aja, pas makan"

Rei menutup pesan Regi tanpa menjawabnya kemudian membuka pesan yang lain.

"Ayo beb, aku udah siap"

Rei mengernyitkan dahinya. Kenapa Nadine memanggil nya 'beb'? Karena ini pertama kalinya Nadine menggunakan sebutan 'beb' pada Rei. Namun ia tidak menghiraukannya dan menutup pesan dari Nadine.

"Ayo naik" Titah Rei pada Ran, dan mendapat anggukan dari perempuan itu.

***

"Jam berapa sekarang?" Tanya Rei.

"Jam 11" Ucap Ran sembari melihat jam yang melingkar di tangannya.

"Hah.. Masih lama, jam 1 filmnya baru mulai"

".. Tapi kok, mas berangkat pagi banget tadi?"

"Ya kan mau jalan-jalan dulu sama Nadine" Balas Rei mendapat deheman dari Ran.

Mereka berjalan berkeliling mall dengan keadaan hening, tidak ada yang membuka pembicaraan. Namun mereka harus berhenti karena Ran harus ke toilet.

"Mas.. Maaf, Ran mau ke toilet"

"Bukannya tadi di rumah. Yaudah ayo cepet! Saya tunggu di toko baju, di sebelah sana" Rei menunjuk sebuah toko yang di penuhi dengan banyak baju, tidak jauh dari toilet.

"Iyaa"

Lima belas menit berlalu, karena toilet yang ramai, membuatnya lebih lama keluar dari sana. Ran melihat sekitar toko baju yang di tunjuk Rei, berusaha mencari sosok laki-laki itu. Saat ia melihat sosok Rei, ia segera melangkahkan kakinya hendak menghampiri lelaki itu. Namun ada seorang pria asing yang menghalanginya.

"Hello~" Sapa orang asing yang berdiri di depan Ran.

"..Hello..."

"Do you know where the clothes shop is?" Tanya pria asing itu.

"Yes. In front there is a clothing store"

"Do you want to accompany me?"

Pria itu mengulurkan tangannya dan bermaksud memegang tangan Ran. Dengan cepat Ran menyingkirkan tangannya.

"Sorry. I can't" Tolak Ran.

"Hey, why? Just a minute. Come on" Pria asing itu memegang tangan Ran dan menariknya.

"Hey! What are you doing?!" Rei menepis tangan pria itu dari tangan Ran.

"Who are you?" Tanya orang asing itu ngajak ribut.

"She's my wife" Ran berdiri di belakang Rei.

"Why is it still here? Go!" Pria asing itu pergi, meninggalkan Rei dan Ran.

"Kamu ga papa?"

"Ga papa, makasih.."

"Kamu hati-hati, di Paris bisa aja banyak orang kayak gitu"

"..Iya.."

"Ayo jalan lagi"

Mereka melanjutkan perjalanan mereka. Karena sudah jam 12, mereka memutuskan untuk menunggu di sekitar bioskop.

"Oh iya. Kamu bisa bahasa Inggris ya?" Tanya Rei membuka percakapan.

"Bisa"

"Belajar dari mana?"

"Dari sekolah"

"Ya masa dari tukang cabe. Kamu bisa bahasa Inggris sejak kapan?"

"Sejak SMA aku udah bisa.. Sebenernya aku sedih, lulus kuliah langsung nikah, padahal aku pengen kerja dulu.. Apalagi sekarang Keli dititip di rumah Om Jaya, sedih banget rasa nya..." Curhat Ran.

"..Kamu mau Keli tinggal sama kita?" Celetuk Rei tanpa sadar.

Ran yang sedang menunduk mengangkat kepalanya terkejut. Setelah Rei mendengar ucapan Ran, entah kenapa ia langsung menawarkan supaya Keli bisa tinggal di rumah mereka.

"Beneran boleh?!" Tanya Ran penuh semangat.

"..Um, ya.."

"Makasih ya mas... Makasih..." Ran meraih jemari Rei dan menggenggamnya erat.

Sembari menunggu, mereka mengobrol banyak hal, mulai dari umur mereka yang terpaut delapan tahun, hingga hal random lain. Kini tiba saatnya mereka masuk ke dalam bioskop.

Selama film di putar, mereka tak mengeluarkan suara apapun. Sesekali Rei melirik ke arah Ran. Perempuan itu sangat memperhatikan filmnya, fokus sekali. Karena sadar sedang di perhatikan, Ran membalas tatapan Rei. Rei segera memalingkan wajahnya menghadap ke depan.

***

Saat memasuki pintu restoran, Ran dan Rei melihat ke sana kemari mencari mamah dan Regi. Mereka duduk di meja yang berada di tengah.

"Hai mah, Reg. Maaf lama" Ucap Rei santai seraya menarik kursi dan duduk.

"Lama banget bang. Ngapain dulu sih?" Gerutu Regi.

"Nonton" Balas Rei singkat.

"Kenapa ga bilaaang? Kan tau gitu kita ke sininya pas abang udah nontonnya. Tau ga, gara-gara lama nungguin, aku sampe nungguin mamah nyalon dulu tau" Omel Regi.

"Permisi Pak, Bu.. Silahkan makanannya"

Mereka mulai menyantap makanan yang mereka pesan. Setelah makanan habis, mereka berkeliling untuk berbelanja. Mereka mampir di toko baju langganan mamah.

"Ran.." Panggil mamah.

"Iya mah?"

"Coba deh kamu pakai ini, kayanya cocok sama kamu" Ucap mamah seraya memberikan sebuah baju dinas pada Ran.

"Ini.. Pendek banget mah, terlalu nerawang juga..." Ran bergidik melihat baju yang kini dipegang olehnya.

"Kamu pakai ini untuk di rumah saja, kan dingin juga bahannya, enak loh"

"Ran ga bisa mah, ini terlalu pendek" Tolak Ran.

"Udah, di ambil ya.. Bawa saat bulan madu nanti" Mamah mengedip-ngedipkan matanya pada Ran.

"Ayo ayo, dicoba dulu. Mamah mau lihat reaksi Rei" Ran membelalakkan matanya, apa maksud perkataan mamah barusan?!

"Mah, mah tinggu sebentar" Mamah membawa Ran menuju ruang ganti dan mencoba pakaian yang telah diambil.

"Aduuuh... Pendek banget.." Batin Ran setelah mencoba pakaian pilihan mamah.

"Ran" Panggil Rei dari luar ruang ganti membuat Ran terkejut.

"Kenapa mas?" Tanya Ran sedikit panik.

"Saya di suruh mamah masuk. Saya masuk ya, itu mamah ngeliatin terus" Gerutu Rei merasa kesal setelah dipaksa mamah untuk masuk.

"Aduh harus banget masuk?"

"Iya. Buka kunci pintunya" Titah Rei.

"Bentar bentar" Ran mengambil pakaian miliknya dan hendak memakainya kembali. Namun belum sempat memakainya, pintu sudah terbuka.

"Loh bukannya tadi udah dikunci??" Batin Ran terkejut. Saking terkejutnya, baju yang ia pegang sampai terjatuh.

Akhirnya Rei masuk. Laki-laki itu diam sebentar lalu mengunci pintu. Ia berbalik dan berhadapan dengan Ran. Ia terdiam dan memperhatikan dari ujung kaki sampai ujung rambut Ran.

"Ih! Ngapain ngeliatnya kayak gitu?!" Ran hendak membungkuk, meraih bajunya yang jatuh. Namun Rei meraih kedua tangan Ran dan memojokkannya ke dinding. Rei mendekatkan wajahnya pada telinga Ran. Tubuh Ran bergidik, ia dapat mendengar hembusan napas dari lelaki itu di telinganya. "9/10" Bisik Rei lalu tersenyum jahil.

Ran berusaha melepaskan tangannya dari Rei dan mendorong lelaki itu menjauh. "Keluar sana!" Bukannya marah, namun Rei malah tertawa lalu keluar dari ruang ganti.

Di luar ruang ganti, Rei memutar kepalanya mencari sosok mamah dan Regi, namun mereka tak ada di sana. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya, ada perasaan aneh yang ia rasakan, hatinya berdebar kencang. Ada apa dengan dirinya?

1
Eni Lestari
wah kebangetan si Dika pake nyulik si ran sm ank2😠😠
Eni Lestari
tuh kan dah ketebak tujuan Dika apa,kurang ajar Eman tu si Dika pngen gua tampol tu orng dsr gk da Ahlak emang😠😠
Eni Lestari
kyknya ini ulah Dika dech bukan suuzon,tp mungkin Dy sengaja mau ngancurin Rei,Dy pikir dgn ngancurin Rei dan buat Rei miskin Dy bisa dpetin si arka sekaligus sm RAN,Krn Dy suka sm ran
Eni Lestari
kayaknya hamil LG si RAN,syukurlah
Eni Lestari
dasar Sinina,jgn2 Dy terobsesi LG pengen dprin Rei,awas aja klo sampe kejadian 😠😠
Eni Lestari
aduh...ada calon pelakor LG nich kyknya,harti2 RAN sapa tau Nina ada mksd tertentu,nti tau2 ngerebut Rei dari kamu
Eni Lestari
akhirnya...Rei belah duren 😊😊
Eni Lestari
RAN kyknya dah trauma Krn perlakuan si Rei slma ini
Eni Lestari
iri..bilang booosss....😂😂😂😂
Yanik Bagas
gak ada tantangan bacanya,, stop sampai sini ajah 🙌
wikha Sandra
horang kaya msa mw mndi ngerebus air dlu,,kn gk lucu thoor
Bundanya REvan
ini gimana manggil ran kakak manggil rei kok om,,
si ratu drama nadine minta di baigon nie
Bundanya REvan
sie rei gesrek emng,, udah jelas² pcar matre pengennya dibeliin berlian terus beda sama istrinya yg hanya coklat,, bukannya sadar mlh tmbah gesrek tuhhh
Krisna New
rei bucin ama ran
ecaaa
geregetan thorrrr
pengen ku bunuh dua orang itu😭👍
ecaaa
kukira bakalan hilang ingatan thor,, ternyata lebih sadis thorr
ecaaa
kasiann Bambang yg gk tau apa apa jadi disalahin😭🤣
Naoki Miki
Haii mampir yuk ke krya q 'Rasa yang tak lagi sama'
Cuss bacaa jan lupa tinglkan jejaakk🤗
tkn prfil q aja yaa😍
vielen danke😘
ig@imaaa_ayuuu
Uwuw, ceritanya keren 😘😘
christiana lestiyanti
Makin sukses yaa utk karya yg lain....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!