NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Istri Dosen Kejam

Terpaksa Menjadi Istri Dosen Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tunangan Sejak Bayi / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nur Ulsyah Musyarofah

Luna, seorang mahasiswi cantik, rajin dan energik memiliki masalah dengan dosen yang memberinya nilai D pada semester lalu, Edric.

Demi menolong bapaknya yang kurang biaya rumah sakit, Luna terpaksa menuruti keinginan seorang nyonya besar pemilik rumah sakit.

Nyonya besar tersebut memintanya untuk menikah dengan suaminya.

Saat Luna tahu, suami dari nyonya besar itu adalah, Edric Aderald, sang dosen kejam yang ia benci.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Ulsyah Musyarofah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dekil, Pembuat Susah Hidup Orang

Keesokan harinya, seperti biasa Luna akan pergi kuliah. Semalam setelah dari kafe, ia langsung menginap di rumah sakit, tidurnya sedikit tidak nyenyak, sehingga pagi ini dia merasa kurang segar.

"Loneeeng ...! Kok tiduran di kelas sih? Sudah kebal sama hukuman pak Edric nih ye?" Seperti biasa, Rina akan mengganggu Luna jika melihat sahabatnya sedang teler di dalam kelas seperti sekarang ini.

"Iiiish, Rina! Apa-apaan sih, orang lagi istiraha mumpung dosen belum dateng juga! Lagipula hari ini kan, nggak ada kuliah pak Edric tau, Rin!" gerutu Luna sambil melanjutkan tidur.

"Ya ampun, Loneeeng! Oneng banget sih jadi anak, si Leo dari tadi udah ngerjain tugas resume dan tugas tambahan khusus buat kalian berdua. Apa kamu nggak dapet jarkom dari kosma?" Rina sedikit gereget pada Luna yang akhir-akhir ini terlihat banyak mengabaikan tugas kuliahnya. "Itu teh tugas tambahan cuma khusus buat kalian berdua yang kemarin dihukum."

Luna melamun, pikirannya kosong. "Tugas tambahan?"

"Ya Tuhan, Oneng Loneng! Ya udah, hayu sama aku dibantuin buat tugas itu. Katanya jam sepuluh dikumpulin! Buka coba grup kelas!" ujar Rina sambil membongkar tas Luna dan mencari buku untuk mengerjakan tugas tambahan milik Luna.

Luna membuka ponselnya untuk memastikan ucapan Rina. "Ya ampun, ini dekil beneran ngasi aku tugas tambahan kimia organik dua puluh soal?" Luna menatap ponselnya tak percaya.

"Halaman 101 sampai 103 Lun! Coba buka!" ujar Rina.

Luna pun mengeluarkan buku yang dimaksud dan membuka halaman tersebut. "Waaaah?" Luna tergemap ketika melihat soal-soal yang harus ia kerjakan.

"Ini, satu soalnya beranak pinak, Rin! Itu dekil beneran hatinya juga dekil tau nggak! Dia itu seakan punya dendam sama mahasiswa kayaknya!" Luna bersungut-sungut pada dosennya, yang tentu saja ia takkan berani melakukannya jika di depan orangnya langsung.

"Udah, yuk kerjain. Aku bantuin, nomor satu sampai sepuluh, sisanya kamu!" ujar Rina.

"Yang sisanya sih, yang susahnya, Rin!" Luna mengeluh.

"Ya, kan tugas kamu! Kalau pak Edric nanti nanya-nanya, pasti dia nanya yang sulit kan? Jadi biar kamu bisa jawabnya!" Rina mengangkat-angkat alisnya sambil tersenyum pada Luna.

"Ya, udah sih! Penting kamu bantuin aku."

Mereka berdua pun, mengerjakan tugas milik Luna yang katanya harus dikumpulkan jam sepuluh nanti.

"Selamat pagi, anak-anak!" Seorang dosen perempuan datang ke kelas tersebut.

Luna dan Rina pun langsung memasukkan buku tugas yang sedang mereka garap saat itu.

"Aduh, aku baru satu nomer tadi, itu juga baru setengahnya." Luna mengeluh sambil berbisik pada Rina.

"Kuliah selesai jam sembilan, Lun! Masih ada waktu satu jam lagi nanti ngerjain!" ujar Rina menghibur.

"Soalnya beranak pinak!"

Luna menjadi tak fokus dalam mengikuti kuliah pagi itu. Fisiknya masih terasa lelah karena kurang tidur semalam, lalu tugas dari dosen killer yang menambah bebannya.

"Hoaahm!" Luna menguap begitu selesai perkuliahan.

"Lun, ayo kita kerjain ke perpus, yuk!" ajak Rina. "Nyontek aja deh ke si Leo, kayaknya dia udah deh!" usul gadis berambut panjang sepinggang itu.

"Kamu bener banget, sekarang Leo mana? Dia gak ikut kuliah yang tadi, kan?" tanya Luna.

"Nggak, tadi pagi sih di perpus, nggak tau kalau sekarang."

"Uuuugh, ini semua karena pak Edric dekil tau nggak! Dasar dekil, nyusahin aja jadi dosen. Pak Edric dekil, pak Edric dekil, dekil, dekil!" teriak Luna tanpa mengontrol mulutnya.

"Luna?" Suara bariton yang tiba-tiba terdengar dari arah pintu kelas.

"Siapa, Rin?" Luna tak berani menengok, melihat Rina hanya menelan ludah, hatinya semakin tidak enak.

"Luna, ada yang ingin saya bicarakan di ruangan saya!"

***

Bersambung ...

1
🧟‍♂️🧟‍♂️
apasih loneng loneng alay banget
🧟‍♂️🧟‍♂️
udah mah luna kuliah goblok pula lemot
Siti Nurbaidah
Luar biasa
sakura
..,
Angelia
Lumayan
Borahe 🍉🧡
keren ceritamu thor
Borahe 🍉🧡
mereka dah nikah yah?
Qaisaa Nazarudin
Tw thor,Akhirnya happy ending,Bisa juga Edric meradakan menjadi seorg ayah,,
Qaisaa Nazarudin
Pasti karena seringnya Dita menggugurkan janin tuh,
Qaisaa Nazarudin
Kok perut masih rata,Hamil 5 bulan itu sudah besar lho,Udah keliatan banget..
Qaisaa Nazarudin
Ini pastinya mamanya Edric ya..
Qaisaa Nazarudin
Edric junior bakal launcing tuh,Pasti Edricbahagia saat tau Luna hamil..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata oh Ternyata…
Qaisaa Nazarudin
Edric kan thor,, Kok jadi Leo sih..
Qaisaa Nazarudin
Kasihan sekali,, Benar2 wanita iblis Dita,Ini lah akibatnya seorg ayah yg nikah mengandalkan wanita cantik luarannya saja, Saat matinya anaknya yg hidup kayak gelandangan..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Mmg itu seharusnya, saat kamu bersama Dita, kamu hanya di anggap Dita kacungannya doang,
Qaisaa Nazarudin
Edric itu kan dosen,Tapi kok bego sih,heran aku ck 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄
Qaisaa Nazarudin
Gila..Tapi kok Suami nya nurut aja ke Dita,Apa karena yg Paling kaya dr dia,Makanya dia kek gitu,Jd suami kok lemah gitu..Pasti istrinya ada selingkuhannya tuh,
Borahe 🍉🧡
jgn" Ellena kknya Luna terus Dita dendam pada Ellena dan balas dendam ke adiknya Luna
Borahe 🍉🧡
kok gak ada komentar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!