NovelToon NovelToon
KENAPA KAMU AMBIL DIA?

KENAPA KAMU AMBIL DIA?

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami
Popularitas:23.2k
Nilai: 5
Nama Author: Yasmin Al

Namanya Diandra,wanita berusia 27 tahun sudah menikah dengan suaminya yaitu Bagas berusia 30 tahun,dan usia pernikahannya sudah sampai di 4 tahun. Tetapi hingga kini mereka belum dikarunia seorang anak. Diandra dan Bagas bersabar karena mereka percaya semua itu adalah kehendak Tuhan. Tetapi tiba tiba Diandra merasa ada yang berubah dari suaminya terutama sikap Bagas. Diandra mencoba menepis perasaannya itu dan masih berpikir positif pada suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yasmin Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 Sinta Bertemu Diandra

Senin datang lagi. Diandra sudah bangun dari tidurnya dan bergegas ke dapur untuk menyiapkan sarapan Bagas. Kali ini Diandra membuatkan Bagas nasi goreng dan berharap Bagas mau memakan sarapannya.

Selesai menyiapkan semua Diandra mandi,setelah itu membangunkan Bagas yang masih terlelap.

"Mas bangun,kamu kerja kan hari ini?" kata Diandra pelan.

Bagas nampak menggeliatkan tubuhnya dan masih bermalas malasan untuk segera bangkit dari tempat tidurnya.

"Mas,,,sudah hampir jam setengah tujuh ni"

"Hemmm,,,yaaaa ini aku bangun" jawab Bagas akhirnya sambil mulai menegakkan tubuhnya dan bersandar disandaran tempat tidur.

"Kamu buatkan aku sarapan? Tanya Bagas.

"Iya,aku buat kan kamu nasi goreng"

"Wahhh enak tuh sepertinya" seru Bagas kemudian turun dari atas ranjang dan bergegas mandi.

Diandra mulai merapikan tempat tidurnya dan membersihkannya. Setelah itu keliar kamar menuju arah ruang makan.

Tidak lama Bagas sudah rapi dengan pakaian kerjanya dan ikut menyusul Diandra ke ruang makan.

Wajahnya tampak tersenyum saat melihat hidangan nasi goreng spesial sudah tersedia di atas piringnya.

"Sudah berapa lama aku gak makan nasi goreng spesial ini ya?" tanya Bagas sambil duduk dan mulai menyantap sarapannya.

"Entahlah,yang pasti sudah lama banget" jawab Diandra.

"Hehehehe,,,maaaf ya sayangku,tapi sekarang aku makan lagi kan,dan ini enak sekali sayang" puji Bagas.

"Hari ini kamu lembur lagi mas?" tanya Diandra.

"Enggak sayang,tapi mungkin pulang agak telat"

"Kenapa?"

"Ada acara sepulang kantor,teman mau adain perpisahan karena resign" jawab Bagas menjelaskan.

"Oooohhh"

Bagas selesai juga sarapan kemudian bersiap siap berangkat ke tempat kerja.

"Aku berangkat dulu ya" pamit Bagas pada Diandra setelah selesai memakai sepatu nya dan berdiri menghampiri Diandra.

Diandra hanya mengangguk dan membiarkan Bagsa mencium keningnya.

Tidak lama Bagas pun menghilang dari pandangan Diandra dengan mengendarai motornya.

Diandra masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu. Dia bergegas ke dapur untuk membereskan Meja makan dan alat alat yang dia pakai untuk masak tadi dan juga piring bekas sarapan Bagas. Diandra mencuci piring dan sedikit melamun,pikirannya kembali dipenuhi oleh bayang bayang hubungan Bagas dan Sinta. Diandra geram,meremas spon yang dia pakai mencuci piring,nafasnya menderu cepat,tetapi tidak lama Diandra tersadar kemudian mengucap istigfar.

Diandra menyelesaikan pekerjaan rumahnya yang tidak begitu banyak,kemudian mandi dan bersiap untuk pergi. Kali ini Diandra ingin pergi menenangkan hati dan pikirannya di sebuah taman yang biasa dia datangin dikala dirinya butuh ketenangan. Kali ini dia ingin pergi ke sana lagi

1 jam kemudian Diandra siap,dia pergi ke taman tujuan dengan mengendarai motor maticnya. Cuaca hari sedikit sendu,awan sedikit berwarna abu abu,dan semakin membuat Diandra semangat memacu motornya untuk cepat sampai di tempat tujuannya.

25 menit Diandra sampai,dia segera memarkir motornya,melepas helm dan setelah menaruh helm diatas motornya,dia berjalan masuk ke taman yang rindang oleh pepohonan berdaun lebat,mencari kursi taman yang kosong. Setelah celingak celinguk mencari akhirnya Diandra menemukan kursi yang kosong dan terlihat sangat sejuk karena tepat berada dibawah pohon yang rindang.

Diandra berjalan pelan ke arah kursi itu dan langsung saja duduk dikursi panjang itu. Diandra mengeluarkan ponselnya,dan terlihat beberapa pesan masuk diaplikasi hijau. Dia membuka salah satunya yaitu dari sahabatnya Nina.

*Di,apa kabarmu?*

*kamu baik baik aja kan Di?*

*Bagaimana Bagas sekarang ini?*

*Apa dia masih melakukan hal hal yang semakin membuatmu curiga?*

Diandra tersenyum membaca pesan dari sahabatnya itu. Sebegitu khawatirnya Nina dengan dirinya.

*Nin,maaf aku baru membuka pesanmu*

*Aku baik baik saja Nin*

*Bagas juga baik baik saja denganku*

*Hari ini Bagas pergi kerja dan seperti biasa dia pulang malam lagi,alasan dia ada acara bersama teman temannya*

Diandra membalas pesan Nina

Tidak lama tampak Nina mengetik balasan

*Oh ya,,,ya sudah biarkan aja kalau dia pulang malam lagi*

* Kamu sedang apa sekarang Di?*

Diandra membalas lagi pesan Nina.

*Iya Nin,biarkan aja apa mau Bagas*

*Aku di taman Nin,bosan di rumah.

*Oh ya,,kamu sendirian?* balas Nina

*Iya aku sendiri,memang mau sama siapa? Diandra membalas pesan sambil tersenyum karena merasa aneh dengan pertanyaan Nina.

*Ooo,,,kirain* balas Nina singkat.

*Ya udah Di,aku lanjut kerjaan aku dulu ya,kalau laper pulang deh kamu* ledek Nina

Diandra membalas sambil tersenyum.

*okeee Nin*

Diandra mematikan layar ponselnya dan memasukkannya ke dalam tas. Diandra ingin menikmati udara lagi yang sejuk karena cuaca masih terlihat sendu di taman ini.

Tiba tiba mata Diandra tertuju kepada seorang wanita yang berpakaian jogging berlari mendekat ke arahnya.

Deg,,jantung Diandra sejenak terasa terhenti. Diandra melihat Sinta sedang berlari menuju ke arahnya,entah apakah Sinta tau dirinya sedang duduk dikursi taman ini atau Sinta tidak menyadarinya. Diandra hanya diam tidak ingin menyapa andai saja Sinta tidak tau kalau dirinya ada di sini. Tetapi setelah semakin mendekat rupanya Sinta berhenti tepat dihadapan Diandra,Diandra menahan nafas dan menatap Sinta.

"Hei Di,kamu ada di sini?" sapa Sinta bertanya.

Diandra masih terdiam karena saat ini dia tidak tahu apa yang ada dipikirannya. Hanya saja dia hanya ingat kalau Sinta adalah orang yang sudah menyakitinya.

"Heii,,kok diam aja Di?"

Diandra masih tetap diam dan tidak habis fikir dengan sikap Sinta yang biasa saja,seperti tidak sedang terjadi sesuatu. Memang Sinta tidak tahu kalau dirinya sudah tahu,entah sebenarnya juga sudah merasa karena pertemuan mereka waktu itu di Mall,dan entah kenapa dia seperti tidak tahu malu,atau sungkan kepada dirinya.

"Hei Di,,kok kamu diam aja,apa yang kamu pikirin?" Sinta bertanya lagi kemudian duduk disebelah Diandra.

"Apa kabarmu Di? Oh iya maaf waktu kita ketemu di Mall itu aku gak menghampiri kamu sama Nina,aku buru buru Di" tiba tiba Sinta mengingatkan kejadian waktu itu di Mall.

Diandra menatap tajam sinta karena merasa kesal,kesal dengan kepura puraan Sinta.

"Bener bener gak bisa buat ngobrol bareng kamu sama Nina,sorry ya Di" jelas Sinta lagi.

Padahal Diandra gak butuh penjelasan itu sama sekali. Diandra diam saja,sama sekali tidak ingin menanggapi penjelasan Sinta.

"Kamu kenapa sih Di dari tadi diem aja,mamu marah sama aku?" tanya sinta yang mulai sadar dengan sikap dingin Diandra padanya.

"Hahhh,,,marah?" tanya Diandra sedikit terkejut dengan pertanyaan Sinta tadi. Ya dia memang matah,tapi bukan marah karena Sinta tidak mau menemui dirinya dan Nina saat bertemu di Mall waktu itu,bukan itu masalahnya. Diandra marah pada Sinta karena Sinta sudah menghianati dirinya dengan menjalin hubungan dengan Bagas suaminya,bukan hanya marah Diandra juga benci pada Sinta. Tapi Diandra belum bisa berbuat apa apa karena dia belum punya banyak bukti untuk menangkap basah mereka berdua.

"Iya,kamu marah karena waktu itu?" tanya sinta lagi.

"Aduhhh kenapa aku harus marah hanya karena masalah itu,paham aku Sin kamu buru buru,yang ada diotakku mungkin kamu sedang ada yang menunggu makanya kamu terburu buru" sekak Diandra kemudian dengan sedikit ketus. Ya Diandra tidak bisa menahan emosinya sebenarnya,tapi dia harus bisa menahan diri,karena episode ini belum berakhir.

"Enggak ada sih Di,aku terburu buru karena aku sedang ada kerjaan" jawab Sinta,entahlah apa memang ada kerjaan juga selain dia bertemu dengan Bagas.

"Iya Sin aman aja,kenapa kamu harus repot ngejelasin hal itu sih padahal aku sama Nina gak apa apa,karena kita berpikir positif aja ke kamu"

"Iya Dia,tapi aku gak enak banget "

"Aman Sin,gak usah kamu jadiin beban deh"

"Iya Di...oh iya gimana kabarmu dan Bagas?" tanya Sinta merubah topik,kali ini bertanya keadaan Bagas pula.

"Baik" jawab Diandra singkat.

"Oh iya Sin maaf aku mau pulang,sudah mulai siang aku juga sudah lama di sini" pamit Diandra tiba tiba tanpa basa basi kemudian bergegas pergi meninggalkan sinta.

"Eh iya Di,hati hati" seru Sinta dan Diandra tidak menanggapi seruan itu,Diandra terus melangkah menuju parkiran motor dengan hati kesal dan penuh amarah,tapi Diandra berusaha meredakan emosinya itu dengan beristighfar.

1
Yuni Ngsih
Rasain lu bagas nikmati selingkuhmu itu ahkirnya bakal menjadi karma buatmu....si Sinta tdk sebaik istrimu rasain ...eh Thor ko ku ngenes pdhal ini cuma ceritra he abis ceritramu bgs bangeeeet ok lanjut
Ambar Trijasmine: terimakasih ya reader tersayangku,,,author bakal lanjut lg ceritanya 🥰
total 1 replies
Cha Libra
kapan karma bagas ma sinta thour ko hidupnya enak mlu
Ambar Trijasmine: mashaa Allah pembaca setiaku, terimakasih atas atensinya,,sabarrr yaaa sayang,,🥰
total 1 replies
falea sezi
jalang berlagak korban🤣
falea sezi
harusnya di jual lah bodoh🤣
Ratiabil Ibrahim
Thor up date nya kok.lama...
Cha Libra
enak bnget hidup s bagas ma sinta kga ada Karma nya thour ...
Ambar Trijasmine: cerita kita masih panjang 😍 kita buat yang seru nanti yaaa, tetep tongkrongin novel author yaaa ❤️
total 1 replies
falea sezi
🤣🤣 kapok rmh tanggamu hambar
Neng Anggun
gk up kh
Ambar Trijasmine: Ditunggu ya kelanjutannya 🥰
total 1 replies
falea sezi
lanjut banyak q kirim bunga lagiii🤭
Ambar Trijasmine: terimakasih yaaa
total 1 replies
falea sezi
lanjut donk tak ksih bunga🤭
Ambar Trijasmine: ditunggu ya kelanjutannya 🥰
total 1 replies
Neng Anggun
update
Ambar Trijasmine: siap, terimakasih atensinya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!