NovelToon NovelToon
HANTU TAMPAN

HANTU TAMPAN

Status: tamat
Genre:Fantasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.5
Nama Author: Ucu Irna Marhamah

Sequel DIA HANTU

Yoona ingin menemukan ayahnya sejak kecil. Akhirnya, ketika dewasa, Yoona memulai perjalanan panjang untuk menemukan ayahnya.
Tapi entah kenapa, Yoona malah terjerat oleh pria asing.
Ke mana pun dia pergi, pria itu ada di sana. Yoona tidak dapat melarikan diri.
Teknik membaca pikiran yang dibanggakan oleh Yoona juga tidak berhasil untuk pria itu!
Yoona melarikan diri dengan segala cara yang mungkin namun hanya untuk tersudut oleh perangkap pria itu lagi. Pria itu menatapnya dengan muram, "Jangan lari!"
Yoona menghela nafas dalam-dalam, karena dia tidak dapat melarikan diri, itu adalah takdirnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ucu Irna Marhamah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERLATIH

"Memangnya apa yang sudah kau lakukan pada Yoona, Alex? " tanya Shiray menyelidik. "Tidak ada, Yoona yang tiba-tiba marah padaku" jawab Alex.

"Kau punya adik selain aku? Iya? Heh? " gerutu Yoona. "Apa yang membuatnya tahu yang ku pikirkan? " batin Alex.

"Aku mendengarnya Kak Alex" gerutu Yoona. "Memangnya kau tidak tahu kalau Yoona bisa membaca pikiran orang lain? " tanya Shiray.

"Oh, pantas saja" kata Alex seolah tidak terkejut padahal sebenarnya dia sangat terkejut.

"Aku pergi " kata Alex kemudian berlalu. "Ah, menyebalkan sekali dia" gerutu Yoona.

Alex memasuki kamarnya. Dia kesal sekali. "Untuk apa juga Yoona kemari, kalau begini, aku tidak bisa bermain dengan Shiray " gerutu Alex.

"Apalagi Yoona bisa membaca pikiran orang lain, aku harus merencanakan sesuatu agar gadis manis ibu itu tidak menggangguku" Alex tampak berpikir. Dan ide jahil pun muncul dikepalanya.

"Paman Refano! Iya paman Refano bisa menolongku! " Alex beranjak ke kamar Refano.

♡♥♡♥♡♥♡

Refano membaca laporan kerajaan dikamarnya. Tiba-tiba terdengar pintu ganda kamarnya di ketuk.

"Siapa? " tanya Refano.

"Ini aku " terdengar suara Alex menjawab.

"Masuk " kata Refano. Pintu ganda kamar itu terbuka. Masuklah Alex kemudian duduk berhadapan dengan Refano.

"Apa aku mengganggu? " tanya Alex. "Katakan saja jika tidak lama" jawab Refano tanpa mengalihkan pandangannya dari kertas-kertas laporan.

"Emm.. Paman tahu kan Yoona bisa mengendalikan air?" tanya Alex.

"Iya, lalu? "

"Aku ingin paman melatihnya jika paman tidak sibuk. Bagaimana pun dia harus bisa menjaga dirinya sendiri kan? " kata Alex.

Refano mendongkak menatap Alex. "Kenapa tidak kau saja? " tanya Refano.

"Ah? Malah berbalik? " batin Alex.

"Emm.. Kan paman lebih senior, iya kan? "

"Kau saudara kandungnya lebih bisa mengatasinya, karena aku yakin, kekuatan kalian bisa menjadi kolaborasi yang bagus apabila sering berlatih bersama" kata Refano.

"Menyesal aku mengatakan ini" batin Alex. Alex membungkukkan badannya kemudian berlalu.

"Ada-ada saja anak itu " gumam Refano kemudian melanjutkan aktifitasnya.

♡♥♡♥♡♥♡

Kini, Yoona dan Alex sedang berdiri berdampingan di padang rumput di sekitar istana. Alex mengajarkan bagaimana cara mengendalikan kekuatan Yoona dengan baik dan benar. Yoona senang sekali karena Alex perhatian.

Yoona disuruh membekukan air danau didekat padang rumput itu, namun dia tidak bisa dan malah dia yang tercebur kedalam air.

Shiray memperhatikan mereka sambil tersenyum manis. "Semoga mereka selalu bahagia dengan begitu, Yoona tidak akan sedih lagi" gumam Shiray.

"Ini sulit sekali kakak, tega sekali kau menyuruhku membekukan danau seluas ini, kita pakai kulkas saja ya" kata Yoona dengan polosnya. Shiray tertawa mendengar ucapan Yoona.

"Mana muat seluruh air ini didalam kulkas" gerutu Alex.

"Tuh kan, kulkas saja yang bentuknya seperti itu tidak mampu, apalagi aku yang cantik dan seksi" gerutu Yoona 

Alex tertawa terbahak-bahak. Shiray melihat Alex tertawa seperti itu, membuat hatinya bergelenyar aneh. Ternyata pria sedingin dia bisa tertawa juga karena adik tersayangnya ah bukan maksudku adik kandungnya.

"Kenapa malah tertawa, jangan mengejekku, atau akan ku laporkan pada ibu" ancam Yoona.

"Haha, siapa yang bilang kau cantik dan seksi? " tanya Alex yang masih tertawa.

"Ryuga" jawab Yoona. Seketika senyuman Alex pudar dan kini wajahnya kembali dingin.

"Baiklah, kita lanjutkan, ehm, tentu saja kulkas tidak bisa membekukan semua air di danau ini dan aku percaya kau bisa lebih baik dari kulkas" kata Alex.

Yoona kembali berusaha, hasilnya, sebagian danau ada yang membeku. Shiray merasa kedinginan. Dia mengusap-usap kedua lengannya sendiri.

"Bagus, itu awal yang bagus" kata Alex "lalu, apa kau bisa? " gerutu Yoona.

"Tidak, karena keahlianku api, seperti paman Refano " jawab Alex. Yoona mengalihkan pandangannya seolah tidak percaya.

Alex mengeluarkan api dari kedua telapak tangannya di tujukan pada danau yang membeku sebagiannya oleh Yoona. Seketika bongkahan es itu mencair.

Yoona melongo. "Ba..baiklah baiklah, kau hebat kak" kata Yoona sambil menelan air liurnya.

"Ya sudah sekarang giliran terbang" kata Alex. "Terbang? Kemana? " tanya Yoona. "Kita terbang di udara dengan menggunakan sayap naga kita" jawab Alex.

"Apa kau bilang? Aku tidak bisa terbang, pakai helikopter saja kak" gerutu Yoona.

"Itu namanya bukan terbang, tapi naik helikopter" gerutu Alex sambil menarik tangan Yoona menuju jurang yang tinggi. Shiray mengerutkan dahinya.

"Kenapa mereka berdiri disana? Apa yang akan mereka lakukan? " gumam Shiray.

"Lihat aku ya " kata Alex kemudian melompat kebawah dan sayap naganya muncul di punggungnya. Dia terbang. Shiray dan Yoona terkesiap melihat  itu.

"Dia Hantu!! Tidak dia.. Diaa... Hantu Tampan " gumam Shiray pelan dengan pipi merona.

Alex kembali mendarat di jurang itu menghampiri Yoona. Sayapnya menghilang dengan sendirinya.

"Sekarang coba" kata Alex. "Demi tuhan, mana ada seorang kakak menyuruh adiknya loncat dari jurang setinggi ini, dan ini.. " gerutu Yoona.

"Tentu saja ada kakak semacam itu, dan itu adalah aku" jawab Alex.

"Kau kakak tergila yang pernah kutemui" gerutu Yoona. Yoona berjalan perlahan menuju tepi jurang.

"Kau harus yakin kalau kau bisa, maka kau akan bisa terbang " kata Alex.

"Sesederhana itu? " tanya Yoona. "Iya, semudah itu " jawab Alex. "Itu tidak mudah" kata Yoona.

Yoona pun meloncat. Shiray membulatkan matanya. "What the hell!! " teriak Shiray.

"Aaaa!! Sayap sayap!!! " teriak Yoona. Yoona akan menyentuh tanah.

"Yoona!! " teriak Shiray sambil berdiri. Yoona menutup matanya.

Grepp

Seseorang menangkap tubuhnya sebelum dia benar-benar akan menyentuh tanah. Ternyata Alex.

Alex membawa Yoona ke dekat Shiray. Shiray memeluk Yoona yang gemetar ketakutan.

"Apa yang kau lakukan? Dia manusia" gerutu Shiray. "Aku tahu " jawab Alex.

"Dasar menyebalkan" gerutu Shiray kemudian berlalu sambil membopong Yoona.

Alex tersenyum. "Tidak akan terjadi apa-apa pada Yoona karena dia gadis yang kusayangi.. Begitu pun dengan dirimu" kata Alex.

Entah kenapa dia bisa mengatakan itu, padahal dalam hatinya, tidak ada cinta untuk Shiray.  Mungkin karena napsu, jadi napsu bisa mengalahkan segalanya ya? Atau Alex memang mencintai Shiray.

"Yoona, disini kau harus memakai pakaian ini, karena kau seorang putri" kata Alex sambil memberikan sebuah dress pada Yoona.

"Ini? Baiklah " Yoona berlalu ke kamarnya untuk berganti pakaian. Alex melirik Shiray. "Kau juga" Alex memberikan sebuah dres juga pada Shiray.

"Tapi aku bukan putri" kata Shiray. "Pakai saja, kau kan calon istriku" kata Alex. "Ok" Shiray menerimanya kemudian berlalu juga ke kamar yang dia tempati.

Beberapa menit kemudian Yoona keluar. Dia memakai dress hitam yang indah.

"Kau cantik sekali sayang " kata Alex. "Oh, tentu saja" kata Yoona. Alex hanya menggeleng geli melihat  tingkah kekanakan adiknya itu.

Shiray keluar dari kamar. Dia cantik sekali dengan dress yang memiliki warna serupa dengan dress yang dikenakan Yoona.

Alex terpana begitu pun dengan Yoona. "Oowwhh kau cantik sekali kakak ipar" Yoona memeluk Shiray.

"Apa? Kakak ipar? " tanya Shiray. "Iya, kak Alex yang bilang" jawab Yoona.

"Tapi, aku belum... "

"Sudahlah, daripada kau menikah dengan kak Ryujin, apalagi dia sekarang tinggal di apartemen milik Ryuga" kata Yoona memotong ucapan Shiray.

"Kau tahu? " taya Shiray. "Iya, jadi lebih baik kau menikah dengan kakakku saja agar kau makin dekat denganku" kata Yoona. Alex hanya tersenyum melihat  tingkah adiknya.

"Tapi.. "

"Jangan pake tapi, dia tampan, baik dan kuat dia juga kakakku oh aku masih belum percaya aku memiliki seorang kakak" kata Yoona dengan ekspresi menggemaskan.

"Dia itu mesum Yoona " batin Shiray. Yoona menatap Shiray. "Kak Alex" kata Yoona. "Apa sayang? " tanya Alex.

"Kakak mesum ya? "

♡♥♡♥♡♥♡

By

Ucu Irna Marhamah

1
niken babyzie
kenapa bisa sakit sih thor.. kan mereka gak bisa sakit thor
indy
b
Indra Nur Laraswati
Aq suka cerita yg g berbelit"
jd enak di bacanya
semangat thor💪💪💪🙏
Indra Nur Laraswati
tegang bacanya thor🤭
Indra Nur Laraswati
lucu yooana
aq juga mau klau punya kk seperti Alex🤭🙏
Indra Nur Laraswati
Aq mampir thor
semoga bgus ceritanya🙏💪💪💪
karenina
wkkwkkwkk
Nyonya Dhanu
mungkin gerald pas gigit mangsa yg kena kanker jd ketularan 😁
Tiara Mutia
druckless...benaran ada to cuma halu
mamanya aisyah
smpe saat ini aku masih nunggu season 2 nya ,ttng kisah cinta Yoona dan jg Gerald , krna kata author ny akan ada ,aku baca ini Thun 2021 skrng dah 2022 msih setia mnunggu kisah cinta yoona dan jg Gerald ..,
Danah
ko ga ada s2 y si
Ayunelyta Herianto
god
Carissa Fanis
hadew...buat film seru ini...jantung hampir hilang😆😆😆
Oi Min
Happy ending
Oi Min
Anna keras kepala
Oi Min
Yang slah itu ibu tiri jalang mu itu..... Knp Alex yg kmu salahkan????
Oi Min
Anna jka kmu tau sakitnya klo ada orang ketiga.....knp kmu sekarang jga ingin sprt ibu tirimu?? Jadi orang ketiga.....bhkn kmu lebih parah...... Kmu menggangu rumah tangga orang lain
Oi Min
Mngkin kasih sayang Nura yg bsa mnyadarkan Sam
Oi Min
Adikmu sdah di tandai Gerald..... Lex.....
Oi Min
Alex kek Devano yg dulu jga maksa Naru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!