NovelToon NovelToon
AKU GENDUT, TERUS KENAPA?

AKU GENDUT, TERUS KENAPA?

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:607.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Yuli Susilowati

Nama Davina Ane Birawa
Berat Badan 80kg, Tinggi 150cm

Gendut itu yang pertama kali orang lihat dari diriku, bukan kepintaranku, kepandaianku atau kesuksesanku, bahkan wajah manisku ini hilang karena berat bandanku. Ya karena Aku Gendut, terus kenapa?..........


Nama Dipa Madaharsa
Tampan, wibawa, pintar, pandai, dan sukses. Namun angkuh.......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli Susilowati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu pria tampan

Pagi hari Ane sudah siap-siap untuk mengikuti acara pembukaan kompetisi merancang busana, dia terlihat cantik dan imut saat memakai mini dress rancangannya sendiri. Belahan dada V memperlihatkan sedikit belahan payudaranya, bagian lengan yang di buat mengembang dan ada potongan dibagian nya, yang memperlihatkan lengan atasnya sedikit. Ane juga merias wajahnya minimalis, tidak berlebihan dan sangat cocok dengan gaunnya hari ini. Tema pembukaan kompetisi ini adalah garden party, jadi Ane memilih sepatu yang tidak terlalu tinggi. Penampilan Ane hari ini bisa dikatakan sempurna.

"Wah cantik sekali anak ibu hari ini" ucap Bu Suci saat melihat anaknya.

"Ibu bikin kaget aja" ucap Ane. "Ada apa Bu" tambahnya.

"Itu taksi mu sudah datang" ucap Bu Suci.

"Ya Bu, Ane sudah siap kok" ucap Ane.

"Sini ibu bantu bawakan koper mu" ucap Bu Suci.

"Makasih Bu" jawab Ane.

Bu Suci kemudian keluar dari kamar Ane, beliau langsung memberikan kepada sopir taksi yang sedang menunggu diluar rumah.

"Ini pak, tolong dimasukkan ke dalam dan mohon ditunggu sebentar ya, anak saya sudah siap tinggal pamit saja" ucap Bu Suci.

"Ya Bu, tidak apa-apa saya tunggu kok, tenang saja" ucap sopir itu.

"Makasih pak" ucap Bu Suci yang kemudian masuk menemui Ane.

Di dalam rumah Ane sudah berpamitan kepada ayah dan adiknya, serta minta doa juga. Melihat ibunya masuk Ane memeluknya.

"Minta doanya ya Bu, semoga Ane memiliki ide banyak dalam kompetisi ini" ucap Ane sambil melepas pelukannya.

"Iya sayang doa ibu selalu menyertaimu dan seluruh keluarga ini, lalukan yang terbaik menang kalah ibu selalu mendukungmu" ucap Bu Suci.

"Kalau ada apa-apa telepon ayah" ucap Pak Indra saat Ane mencium punggung telapak tangannya.

"Iya Ayah" ucap Ane.

Ane kemudian berangkat menuju ke hotel dimana dia akan mengikuti kompetisi merancang baju. Ane merasakan gugup, setelah tiba di loby hotel. Sambil menunggu gilirannya turun Ane memperhatikan setiap mobil yanh menurunkan peserta kompetisi. Banyak butik-butik terkenal yang mengirimkan perancang-perancang terbaiknya untuk mengikuti lomba.

"Ane kamu pasti bisa, Ayo Semangat" batin Ane.

Setelah giliran Ane turun, salah satu pegawai hotel membantunya menurunkan koper dari dalam taksi.

"Nona, koper ini biar saya bawa ke dalam kamar anda. Tolong tunjukan berapa no peserta Anda, karena kamar Anda sesuai dengan no peserta Anda" ucap pegawai hotel.

"Oh ini" ucap Ane sambil mengambil no peserta didalam tas mininya.

"Baik Nona, silahkan ada mengikuti arahan panah itu. Anda akan dituntun ke pesta nya nanti" ucap pegawai itu.

"Baik, terima kasih" ucap Ane sopan.

Ane kemudian mengikuti arahan yang sudah disiapkan oleh pihak hotel. Dia dengan seksama melihat arahan itu dan sampai lah dia di sebuah taman yang sudah dihias dengan begitu cantiknya.

Di pintu masuk taman, Ane harus mengisi buku pesertanya, yang bertanda dia hadir dalam acara pembukaan. Ane kemudian melangkahkan kakinya menuju taman, sudah banyak tamu yang hadir di acara itu. Merasa belum mengenali sosok di dalam pesta Ane memilih untuk duduk di salah satu bangku sambil membawa segelas minuman dan sepiring buah-buahan. Sambil memperhatikan tamu-tamu yang datang Ane memakan buah yang ada dipiring nya.

"Hai Nona, bisa gabung duduk" ucap laki-laki tiba-tiba.

"Oh silahkan" ucap Ane.

"Kamu peserta atau tamu di acara ini" tanya laki-laki tersebut.

"Saya peserta Tuan" jawab Ane yang masih sibuk menikmati dengan buahnya.

"Oh, saya pikir kamu tamu di pesta ini" ucap laki-laki tersebut. "Habisnya kamu terlihat bukan sebagai peserta sih" tambahnya. "Kamu cantik" tambahnya lagi.

Ane tersedak setelah mendengar pujian dari orang yang tidak dia kenal. Laki-laki itu kemudian membantu Ane mengambilkan minuman.

"Hati-hati makannya" ucap laki-laki itu.

"Terima kasih" ucap Ane sambil memperhatikan wajah laki-laki yang sedang duduk disebelahnya.

"Tampan sekali, kenapa dari tadi aku tidak memperhatikan dia, malah sibuk makan saja" batin Ane kesal.

Ane baru sadar kalau laki-laki yang mengajaknya berbicara adalah laki-laki tampan.

"Hai kenapa malah melamun" ucap laki-laki itu yang membuyarkan lamunan Ane.

"Tidak" jawab Ane yang kembali fokus.

"Para hadirin sekalian yang saya hormati fan para peserta acara pembukaan kompetisi merancang busana yang akan di adakan oleh perusahan PT. Fashion Xx akan segera dimulai, dimohon untuk perhatiannya" ucap pembawa acara.

Ane berdiri dan mendekati sumber pembawa acara, dia tidak mau ketinggalan poin-poin penting yang dibacakan pembawa acara nantinya. Ane pergi begitu saja tanpa berpamitan dengan lelaki tadi.

"Cantik" ucap laki-laki yang duduk bersama Ane tadi, setelah melihat punggung Ane menjauh.

Pembawa acara memberikan sambutan, yang kemudian dilanjutkan dengan pidato pemilik, sponsor, dll. Kemudian pembawa acara memberikan waktu sejenak kepada peserta untuk melanjutkan makannya.

Ane merasa lapar, jadi dia tidak mau melewatkan kesempatan untuk makan. Sepiring nasi dengan lauk dan sayur sudah Ane dapat, dia melirik untuk melihat apakah tempat duduknya tadi masih kosong.

Bruk

Ane ditabrak seseorang tiba-tiba, makanan yang dia bawa tumpah mengenai bagian dada mini dress nya.

"Hai jalan pakai mata, jangan lihat makanan saja" teriak seseorang yang menabrak Ane.

"Maaf Nona, saya jalan sudah sewajarnya. Dan bukannya Nona yang menabrak saya kenapa malah memarahi saya" ucap Ane sambil membersihkan dress nya yang terkena tumpahan kuah dengan tisu basah.

Orang-orang yang melihat kejadian itu, mulai bergosip.

"Hai wanita gendut, jalan ini sempit seharusnya kamu lewat jalan yang besar supaya kamu tidak membuat kita-kita susah berjalan. Aku tidak mau tahu kamu harus mengganti gaun mahal ku ini" ucap kesal wanita itu.

"Apa yang kau bilang?" ucap Ane dengan kesalnya.

"Iya kamu wanita gendut seharusnya mencari jalan yang lebih luas" ucap teman wanita yang menabrak Ane tadi.

Ane merasa sangat sakit hati mendengar ucapan wanita-wanita itu.

"Maaf ya nona-nona, tolong jaga mulut kalian. Jangan memandang rendah kepada orang dengan berat badan lebih. Kalian wanita-wanita cantik yang terhormat seharusnya mempunyai sopan santun yang baik. Jika saya benar-benar menabrak anda saya akan mengganti gaun anda, tapi terlebih dulu saya mau melihat adegan ulang kita bagaimana?" ucap Ane dengan tegas.

"Apa maksudmu" ucap wanita itu.

"Lihat di atas sana" ucap Ane sambil melihat ada kamera pengintai di taman hotel ini.

Wanita itu kemudian sedikit merasakan malu, karena memang benar dia yang menabrak duluan.

"Ayo kita pergi, lebih baik aku mengganti gaunku daripada bicara sama wanita gendut ini" ucap wanita itu kepada teman-temannya.

Ane hanya geleng-geleng kepala, kenapa setiap ada masalah bentuk badannya selalu dijadikan olok-olok orang-orang.

Ane kemudian pergi ke toilet untuk membersihkan mini dress nya. Untung Ane tadi membawa blezer di dalam tasnya, sehingga dia bisa menutupi noda makanan yang tidak bisa hilang di mini dress nya. Selesai merapikan dirinya Ane, kemudian keluar dan kembali mengambil makanan lagi, karena perutnya sudah tidak bisa ditahan.

.

.

.

.

.

bersambung.

1
Jasmin Melor
Luar biasa
zalilah Omar
sebelumnya adena anak yatim piatu..kenapa sekarang bisa ada ibubapa.dia jugak pernah hamilkan.
Adin Da
salut msh adA yg sprti ni visual biasa jd ptkn
Adin Da
Luar biasa
Neng Mufah Slluskithati
ko semakin kesini g suka sikapnya ane yha mgkin karir penting tapi ap yha ada yg lebih penting dari keluarga,,,,ap LG Dipa cinta ane tanpa syarat,,ini malah KB g Konsul dulu sama suami ane mementingkan egonya sendiri,,,ok semangaaaaaatttt Thor lanjut
Rierudi Laras
😍😍😍 so sweet
Rierudi Laras
😍😍😍😍 wah Dipa jatuh cinta
ha?
mampir thor
Widya Setyorini
lanjut th9ur
Widya Setyorini
suka kok thour
tuhkan amnesia.mending dibikin koma atau lumpuh sementara
jangan dibikin amnesia...jng ky cerita2 yg lain
dipa strong,kuat gendong ane yg berbobot 80kg.
iin_andiniip
namanya ke balik2 thor..
Erna Ninink Ndutzansya
kenapa Ane jadi nggak tau kamar Dipa? padahal Ane sudah pernah kekamar Dipa, ngerawat Dipa waktu sakit. lupa ya, tor???
Hera sasuwe
sedih banget kan ane pastinya
Hera sasuwe
baru terasa nih kangen ane sama dipa aduhhh rindunyaa
🦂📻°Mommo Immo°🗣️🦂
kayaknya habis ini nulis cerita anjar ama ella.. 🤭🤭🤭
Hera sasuwe
jodoh tu dipa
Hera sasuwe
temuin dg dipa adeknya bagas aja tuh ane
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!