NovelToon NovelToon
Ladylove Lord Noble

Ladylove Lord Noble

Status: tamat
Genre:CEO / Menantu Pria/matrilokal / Anak Genius / Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Pengawal / Tamat
Popularitas:156.6k
Nilai: 5
Nama Author: sofy adisty

#2 My Daddy

Damian Xe Axelle Defron, bangsawan tampan yang mengalami kecelakaan hebat yang membuat matanya buta sebelah kanannya. sebenarnya ia bisa membuat matanya melihat kembali tapi ia harus melakukan sesuatu sebelum membuat matanya kembali normal.

Kelly De Savillion, gadis cinta pertamanya. Kini ia menemukan gadisnya di waktu yang tepat namun dengan matanya yang cacat.

"Gadis kecil, kita bertemu lagi. apa kau merindukan ku?" ujar Damian.

"Dami?"

"Yes, i am,"

Namun kali ini pertemuan mereka menghadapi situasi yang sangat sulit. seorang pria yang terobsesi dengan Kelly salah satu musuh Damian dan juga merupakan bangsawan ternama Calvin Molive Defron, memiliki marga yang sama dengan Damian karena mereka masih memiliki hubungan darah. sangat terobsesi gila dengan Kelly, gadis manis milik keluarga Xander dan Xavellion.

"Oh Damn! You touched something you shouldn't, you bastard!" Damian murka

Calvin menyeringai. "Why not? I'm crazy about that woman."

"She's mine dammit!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sofy adisty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10.

Damian mengelus pelan rambut Kelly saat gadis itu tengah tertidur pulas di dalam mobil, ia mengusap pipi Kelly dengan lembut. Ia tersenyum tipis sambil memegang ujung rambut Kelly lalu mengecupnya perlahan.

"Aku tidak akan melepaskan mu lagi Kelly," lirih Damian, ia menggenggam tangan Kelly dan kembali fokus menyetir mobilnya. "Mine!"

Ponselnya berdering, ia menoleh sekilas dan mematikan ponselnya kembali sambil fokus untuk menyetir mobilnya. Lalu, ponselnya kembali berdering membuatnya berdecak kesal, ia pun mengangkatnya sambil mendengus kesal.

"Apa?" tanya Damian kesal membuat seseorang yang ada di telfon terkejut mendengarnya.

"Wow, wow! relax dude," ucap seseorang di sebrang sana sambil terkekeh pelan. "Apa aku mengganggumu?"

"Ya, kau sangat menggangguku," ucap Damian sambil menekan kata yang di ucapkannya dengan kesal.

"Jahat sekali. apa kau sedang kencan?" tanyanya penuh selidik. "Kau berkencan ya?"

Damian mendengus. "Apa kau menelfonku sekarang hanya untuk bertanya masalah pribadiku?" tanyanya dengan datar. "Ada apa? Aku tidak ada waktu untuk meladenimu!"

"Aku hanya bercanda. Kau sensitif sekali. Aku menelfon mu ingin membicarakan dengan Calvin," ucapnya.

Damian mengerutkan keningnya. "Ada apa?" tanyanya penasaran.

"Aku dapat kabar kalau Calvin sudah mulai bergerak, dan melakukan transaksi rahasia yang masih aku selidiki," ucapnya.

Damian menatap dengan pandangan tertarik. "Kau serius dengan perkataan mu, ini bisa kau pastikan hal itu dengan benar Dylan?" tanyanya dengan serius. Ia menoleh menatap Kelly sambil menghela nafas pelan.

Dylan berdeham. "Kau bisa pastikan informasi ku ini seratus persen benar," ucapnya dengan yakin.

Damian berdeham. "Bagus. Tetap pantau gerak geriknya dan laporkan kembali padaku kalau kau dapat sesuatu yang menarik," ucapnya.

Dylan bersiul senang. "Tentu saja. Nantikan kabar baik dariku," ucapnya dan telfon pun terputus.

Damian meletakkan kembali ponselnya kembali dan menatap Kelly sambil tersenyum tipis. Damian mengecup punggung tangan Kelly. "Semua yang berbahaya akan aku singkirkan agar kau tetap baik baik saja Kelly," ucapnya.

"Apapun untukmu semuanya akan aku lakukan,"

...◇◇◇...

Damian menggendong tubuh Kelly perlahan keluar dari mobil, ia pun berjalan dengan pelan sambil tersenyum tipis menatap Kelly yang tetap tertidur lelap di pelukannya.

"Apa kau begitu lelah? Kau bahkan tidak bangun saat aku menggendongmu," lirih Damian sambil berdecak. "Seperti beruang yang hibernasi," sambungnya.

Damian berjalan masuk ke dalam mansion keluarga Kelly. Tadi, ia bermaksud untuk membiarkan Kelly tidur di rumahnya namun Xander, ayah angkat Kelly sudah memberikan peringatan kelima untuknya. Jika Damian berbuat macam macam di pastikan Damian tidak akan bertemu dengan Kelly lagi.

Damian mendengus saat mengingat hal itu. Tentu saja ia masih bisa bertemu dengan Kelly walaupun harus menghadapi hal seperti ini adalah hal biasa menurut Damian.

Xander yang tadinya sibuk dengan kopi di tangannya sekarang menoleh dan kembali meletakkan gelas nya lalu mendekati Damian dan mengambil alih tubuh Kelly dari gendongan Damian.

"Apa kau melakukan sesuatu pada putriku?" tanya Xander menyelidik, ia menyipitkan matanya.

Damian mengangkat bahunya dengan acuh. "Lagi pula aku bisa bertanggung jawab jika hal itu terjadi," balasnya dengan santai.

Xander membulatkan matanya saat mendengar ucapan Damian. "Sial--"

"Sudahlah!" potong Xavellion. "Biar aku saja yang membawa Kelly ke kamar. Terima kasih Damian, Kelly terkadang merepotkan mu," balasnya sambil mengambil alih tubuh Kelly dengan pelan dari tangan Xander.

Damian hanya tersenyum tipis. "Tidak masalah untukku," balasnya. Xander hanya mencibir mendengar ucapan Damian.

Tidur Kelly sedikit terusik namun ia kembali tertidur membuat Xavellion menggelengkan kepalanya dengan heran. "Bahkan kalau terjadi gempa kau tidak akan bangun ya sayang," gumamnya. Xavellion menatap Xander yang tengah menatap Damian dengan pandangan membunuh.

Xavellion hanya menghela nafas pelan. "Aku akan mengantar Kelly dulu. Kalian lanjutkan saja berbincangnya," ucapnya lalu berjalan menuju kamar Kelly.

Dan hanya tersisa Xander dan Damian di ruangan tersebut. "Untuk apa kau masih disini? Mansionku tidak menerima mu disini. Pergi sana!" ucap Xander dengan sinis.

Damian memutar bola matanya dengan malas. "Aku juga tidak mau melihat wajahmu yang menyebalkan itu paman," balas nya dengan ketus lalu berjalan keluar dari ruangan tersebut.

"Bocah sialan!"

...◇◇◇...

Kelly menyipitkan matanya saat merasakan cahaya matahari mengusik tidurnya, ia pun mengerjapkan matanya sambil mengusapnya. Ia menatap sekelilingnya, ini kamarnya.

"Kau sudah bangun sayang?" tanya Xavellion yang baru datang dengan nampan segelas susu dan roti tawar di tangannya.

"Ayah, apa Damian yang mengantarkan ku?" tanya Kelly.

Xavellion menganggukkan kepalanya. "Tentu. memang nya siapa lagi?" tanyanya heran. "Kau lapar kan putriku? Makan ini untuk mengisi perutmu sementara," sambungnya.

"Kau tertidur sangat pulas. Jika ada gempa, kau pasti tetap tidak akan terbangun," ucap Xavellion membuat wajah Kelly memerah.

Kelly menunduk malu. "Ma-maaf," cicitnya.

Xavellion tertawa. "Tidan apa apa sayang," balasnya. "Makanlah. Nanti susu ini akan dingin kalau kau tidak minum dengan cepat," sambungnya.

Xander pun datang masuk ke dalam kamar Kelly. "Kau sudah bangun akhirnya," ucapnya.

"Morning dad," ucap Kelly sambil tersenyum.

Xander tersenyum tipis. "Too, baby girl. Kau butuh asupan. Makanlah roti itu agar perutmu terisi," ucapnya.

Kelly menganggukkan kepalanya, ia pun mulai memakan sarapan yang di buatkan oleh ayahnya dengan lahap.

"Apa kau sesuka itu dengan bocah tengik itu?" tanya Xander membuat Kelly menoleh.

"Bocah tengik?" tanya Kelly heran.

Xavellion menghela nafas pelan. "Damian sayang," ucapnya.

Kelly menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Namanya Damian Dad. Kenapa bocah tengik?" tanyanya heran.

Xander memutar bola matanya dengan malas. "Namanya terlalu bagus, tidak seperti sifatnya yang menjengkelkan," ucapnya dengan kesal.

Xavellion mendengus. "Walaupun begitu. Kau suka kalau dia jadi menantu mu kan? mengaku saja!" ledeknya.

Xander menatap melotot kearah Xavellion. "Kau! jangan bercanda! Kapan aku bilang begitu?!" teriaknya tidak terima.

Xavellion tertawa pelan. "Kau jangan pura pura lupa. Kau bilang kalau Damian adalah calon yang pas untuk Kelly," ucapnya dengan jahil.

"Brengsek! Kapan aku bilang itu sialan?!"

...◇◇◇...

...TBC...

1
Susi Andriani
dan cinta juga bisa membunuhku😍😍😍
Aghitsna Agis
tjor gimana kelanjutan dami sm kellyna
yesi suhendri
buat season 2 nya kak
Mimi rachmah
seandainya karakter Kelly seorang yg mandiri dan pinter bela diri pasti tambah seru... disini Kelly terkesan lemah...
Tira Aneri
suuukaaa
Rahmayani kautshar
lha si kakak ditungguin dari kemaren belom muncul juga ini....🙏🙏
Atik Marwati
keren abis bikin penasaran
Atik Marwati
deg degan
Herni Marianty
sangat bagus
Rahmat
extra part siiiap qu tggu jangan lama thor baru up
Yuli Yanti
eh thor tega bener sekali nya up lngsung tamat ja,oke lah tak tunggu ekstra part nya
evita19
aku baru selesai baca Kelly kecil lanjut kesini kirain udah tamat gak sabar pengen baca kelanjutannya, ternyata masih on going, nabung chapter dulu biar puas baca, semangat kk 💪
apiii
Selamatkan dami thor🥲
Githa Anggraeni
dan papa ter posesif jatuh pada Xander🤣🤣
Githa Anggraeni
lucu bgt dami
❥␠⃝ ͭ🍁by-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
kapan konflik nya🤔🤔🤔🤔
masa Damian hanya tau bucin doank
qu pikir bakal langsung perang saudara gitu
Uri
menegangkan
Uri
duh semangkin menengangkan
Randa kencana
Ceritanya sangat menarik
Yuli Yanti
thor kmu kmna ja sih ko bru up? udh ini jangan ilang lgi ya thor,soal nya cerita bgs
sofy: iya hehe aku gak ilang lagi kok maaf ya buat nunggu🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!